Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW: FAKTOR ORANG TUA TENTANG KEJADIAN KARIES PADA ANAK PRA-SEKOLAH Angen Indra Wicaksono; Ida Chairanna Mahirawatie; Sri Hidayati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 3 (2021): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i3.775

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan mulut yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Kejadian karies gigi banyak dialami baik oleh anak-anak maupun orang dewasa Karies gigi umumnya terjadi di negara berkembang. Masalah : Di indonesia prevalensi karies pada anak umur 3-4 mencapai (81,1%),karies akar (13,3%) dan Umur 5-9 karies mencapai (92,6%),karies akar (28,5%) yang menandakan dalam kategori tinggi. Tujuan : Menjelaskan Faktor-faktor orang tua tentang kejadian karies pada anak prasekolah. Metode : jenis penelitian ini adalah Systematic Literatur Review . Pencarian artikel dilakukan tahun 2015-2020 pada database Google Scholar, Garuda dan Research Gate dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Hasil : berdasarkan hasil literature review pada empat belas artikel menunjukan bahwa faktor faktor orang tua tentang kejadian karies adalah faktor pengetahuan, sikap, dan pendidikan orang tua.
PENGETAHUAN TENTANG KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK TUNANETRA DITINJAU DARI PENGGUNAAN DENTAL BRAILLE EDUCATION (DBE) DAN DENTAL AUDIO EDUCATION (DAE) (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW) Dyah Ayu Tri Astuti; Sri Hidayati; Imam Sarwo Edi
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i2.706

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut merupakan suatu keadaan yang menunjukkan rongga mulut seseorang terbebas dari kotoran seperti debris, plak dan calculus. Status kebersihan gigi dan mulut anak tunanetra dipengaruhi oleh pengetahuan anak tunanetra. Peggunaan Dental Braille Education (DBE) dan  Dental Audio Education (DAE) merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan kebersihan gigi dan mulut pada anak tunanetra. Masalah : Status kebersihan gigi dan mulut anak tunanetra dalam kategori buruk. Tujuan: Menjelaskan pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut anak tunanetra ditinjau dari penggunaan  Dental Braille Education dan  Dental Audio Education. Metode: Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review. Hasil: Hasil review menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan kebersihan gigi dan mulut anak tunanetra setelah diberikan penyuluhan dengan Dental Braille Education (DBE), Dental Audio Education (DAE) dan kombinasi keduanya. Penggunaan kombinasi media braille dan audio menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan dibandingkan penggunaan media braille dan audio saja.
PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENURUNAN INDEKS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT TAHUN 2020 Lambang Bagus Riadi; Sunomo Hadi; Sri Hidayati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 1, No 3 (2020): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v1i3.551

Abstract

Pendahuluan: Masalah penelitian ini adalah tingginya indeks kebersihan gigi dan mulut (PHP-M) pada siswa kelas 2 SDN Wonorejo 1 Surabaya. Tujuan : untuk diketahuinya pengaruh penyuluhan menggunakan media video animasi terhadap penurunan indeks kebersihan gigi dan mulut. Metode : jenis penelitian ini menggunakan pre dan post test dengan sasaran penelitian pada siswa kelas 2 yang berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan teknik analisa menggunakan uji paired sample t test. Hasil : diperoleh angka Significany 0.000 terdapat perbedaan hasil sebelum dan sesudah diberi penyuluhan menggunakan media video animasi.
IMPROVING THE PROFESSIONAL ABILITY OF NURSES IN NURSING INTERVENTIONS IN HOSPITALS THROUGH EVIDENCE-BASED NURSING PRACTICE WORKSHOP Adin Mu'afiro; Joko Suwito; Kiaonarni Ongko Waluyo; Sri Hidayati; Supriyanto Supriyanto; Hepta Nur Anugrahini
Frontiers in Community Service and Empowerment Vol. 2 No. 1 (2023): March
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ficse.v2i1.21

Abstract

The evidence-based approach in Indonesia has not yet developed, including the use of research results in practice. Thus it is necessary to grow the attitude, willingness, awareness, and ability to develop EBNP or transform research results into practice so that nurses can improve the "quality of care" for patients. The purpose of community service activities is to improve the professional ability of nurses at RSUD Dr. Sososdoro Djatikoesoemo Bojonegoro in providing Nursing Care through an Evidence-based Nursing Practice (EBNP) workshop. The workshop took place on May 24-25, 2022, and was attended by 30 nurses from the Inpatient Installation. Nurses' knowledge was measured by an evaluation that use pre-test and post-test methods. The skills evaluation was conducted online on July 23, 2022, by presenting the EBNP project plan to be carried out. Community service participants are nurses at RSUD Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro who has characteristics of most (45%) nurses having an age between 41-50 years and having a working period of 11-20 years (44%), and most (67%) educated in Nurses. The functional positions of the most community service participants are Associate Expert nurses at 37% and there are Main Expert Nurses as much as 4%. The results of the activities through the Workshop showed an increase in the capacity of nurses regarding EBNP who previously had very poor knowledge of 19 people (63.3%) and increased to very good knowledge of 12 people (40.0%). Nurses who initially lacked knowledge increased to 3 people (10.0%) with good knowledge, but there were still 7 people (23.3%) who lacked knowledge. However, not all nurses have participated in the EBNP workshop, so it is necessary to conduct a workshop for the next generation so that all nurses can carry out nursing interventions based on evidence-based.
Pemanfaatan Media Video Animasi Tentang Karies Gigi Pada Pengetahuan Siswa Kelas V dan VI MIS Rodhotus Salafiyah Kota Pasuruan Tahun 2023 Intan Nurul Kusumawati; Sri Hidayati; Siti Fitria Ulfah
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v1i2.10

Abstract

Pendahuluan: Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang serius pada anak-anak. Terutama kelompok anak usia (6-12 tahun). Masalah penelitian ini adalah tingginya prevalensi karies gigi pada siswa kelas V dan VI di MI Roudhotus Salafiyah Kota Pasuruan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan siswa kelas V dan VI MI Roudhotus Salafiyah Kota Pasuruan sebelum dan sesudah menggunakan video animasi tentang karies gigi. Metode: Jenis penelitian ini adalah Deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menghitung rata-rata jawaban dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil: Hasil penelitian tingkat pengetahuan siswa kelas V dan VI MIS Roudhotus Salafiyah sebelum menggunakan video animasi berada pada kategori cukup dan sesudah menggunakan video animasi berada pada kategori baik.
Perilaku Menyikat Gigi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 28 Surabaya Tahun 2023 Tasya Salshabilla; Imam Sarwo Edi; Sri Hidayati
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v1i2.14

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan gigi pada remaja yang sering terjadi adalah kebersihan gigi dan mulut. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan bahwa prevalensi nasional masalah kesehatan gigi dan mulut adalah 57,6% dari penduduk Indonesia. Jawa Timur menempati urutan ke-30 provinsi yang memiliki prevalensi nasional sebesar 54% dengan dengan proporsi gigi berlubang sebesar 42,44%. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kebersihan gigi pada siswa kelas VII di SMP Negeri 28 Surabaya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku cara menyikat gigi pada siswa kelas VII siswa kelas VII di SMP Negeri 28 Surabaya. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penilaian menggunakan menggunakan lembar observasi. Teknik Analisis Data dengan menghitung nilai rata-rata yang diperoleh berdasarkan skoring dari setiap hasil penilaian lembar observasi dari responden. Hasil: Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa cara menyikat gigi siswa kelas VII SMP N 28 Surabaya memiliki kriteria buruk, dari 52 siswa-siswi hanya 3 siswa yang memiliki sedikit pemahaman tentang cara menyikat gigi yang benar, sedangkan 49 siswa lainnya menyikat gigi yang salah dengan kriteria buruk.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Video Edutainment Terhadap Pengetahuan Penambalan Gigi Pada Siswa Smp Baiturrahman Surabaya 2024 Renanda Dwi Augista Merdiana; Sri Hidayati; Isnanto
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v2i2.29

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pengetahuan kesehatan dapat ditingkatkan dengan penyuluhan kesehatan menggunakan media. Tingkat pengetahuan siswa SMP Baiturrahman Surabaya Tahun 2024 mengenai penambalan gigi kurang sebesar 40%, cukup sebesar 30%, dan baik sebesar 30%. Sehingga masalah penelitian ini adalah rendahnya pengetahuan siswa mengenai penambalan gigi di SMP Baiturrahman Surabaya Tahun 2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan video edutainment terhadap pengetahuan penambalan gigi pada siswa SMP Baiturrahman Surabaya tahun 2024. Metode : Menggunakan penelitian True Eksperiment. Populasi pada penelitian ini adalah 42 siswa dengan sampel penelitian ini adalah 38 siswa menggunakan simple random sample. Lembar kuesioner sebagai sarana untuk mengumpulkan data. Penyuluhan menggunakan video edutainment dengan menggunakan jenis Pretest-Posttest Control Group Design analisis data yang digunakan dengan uji T, menghitung rata-rata, dan menampilkan hasilnya dalam bentuk tabel. Hasil : (1) pada kelompok kontrol nilai rata-rata pre-test sebesar 48.9 sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 47.8 masih lebih rendah dibandingkan kelompok intervensi, (2) pada kelompok intervensi nilai rata-rata pre-test sebesar 59,5 sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 77.8 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, (3) rata-rata nilai post-test kelompok intervensi > kelompok kontrol yaitu 77.8 > 47.8 yang berarti terdapat pengaruh peningkatan pengetahuan penambalan gigi pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, pada uji T hasil yang didapat yaitu sig.2 tailed sebesar 0,000 < 0,05 terdapat pengaruh setelah penyuluhan. Kesimpulan : Penyuluhan dengan video dapat meningkatkan pengetahuan siswa.
KNOWLEDGE ABOUT DENTAL HYGIENE MAINTENANCE AND THE MOUTH OF THE TEENAGE STUDENTS OF THE Islamic Boarding School AL IKHLAS PURBOYO SIDOARJO DISTRICT: PENGETAHUAN TENTANG PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT SANTRI REMAJA PONDOK PESANTREN AL IKHLAS PURBOYO KABUPATEN SIDOARJO SALSABILLA FIRDAUS; Isnanto; Sri Hidayati
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v2i2.30

Abstract

Dental and oral health problems are an important concern health development, one of which is caused by vulnerable groups school age children from dental health problems. School age is an age important in the growth and physical development of children. This period is also called as a critical period because at this time children begin to develop habits which usually tends to persist into adulthood. One of them is habit maintain dental and oral hygiene. Behavior of Indonesian children in caring oral health is still low. The problem with this study is the high scores OHI-S in teenage students at the Al Ikhlas Islamic Boarding School, Purboyo Regency Sidaorjo. The aim of this research is to gain knowledge about maintenance of oral hygiene of teenage students at the Al Ikhlas Islamic Boarding School Purboyo, Sidaorjo Regency. This research method is descriptive research. The target of this research is teenage students at the Al Ikhlas Islamic Boarding School Purboyo, Sidoarjo Regency, as many as 25 children. Instruments used in This research is in the form of a questionnaire. Data analysis techniques used in This research involves calculating the amount of data from a questionnaire and then creating it averages in the form of frequency distributions and percentages and are presented in table form. The research results show that knowledge about Dental and oral hygiene in adolescent students at the Al Ikhlas Purboyo Islamic Boarding School Sidoarjo Regency is in the deficient criteria. Keyword : knowledge; dental and oral hygiene; OHI-S; teenager
Pengolesan Sari Ubi Jalar Ungu untuk Deteksi Plak Gigi pada Remaja Salwa Razanah &#039;Azmi; Silvia Prasetyowati; Sri Hidayati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15325

Abstract

Common problems in dental health are dental caries and periodontal disease, which are triggered by poor conditions in the oral cavity. Plaque is the main factor that causes dental caries and periodontal disease. This study aimed to assess the effectiveness of applying purple sweet potato juice as a dental plaque detection agent in adolescents aged 17-19 years. This research was an experimental study involving 30 adolescents in Karang Taruna RT 10, RW 01, Ngagel, Surabaya, who were selected using a simple random sampling technique. After the application of purple sweet potato juice, dental plaque observations were carried out. Data were analyzed using a one-sample t-test to calculate the PHP (Personal Hygiene Performance) index. The results of the analysis showed a p value of 0.007, so it was interpreted that there was a significant difference. Furthermore, it was concluded that purple sweet potato juice is effective as a dental plaque detection agent in adolescents.Keywords: dental caries; dental plaque detection; purple sweet potato juice ABSTRAK Masalah yang umum terjadi pada kesehatan gigi adalah karies gigi dan penyakit periodontal, yang dipicu oleh kondisi yang tidak baik dalam rongga mulut. Plak adalah faktor utama yang menyebabkan karies gigi dan penyakit periodontal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas pengolesan sari ubi jalar ungu sebagai bahan deteksi plak gigi pada remaja karang taruna usia 17-19 tahun. Riset ini menrupakan studi eksperimental yang melibatkan 30 remaja di Karang Taruna RT 10, RW 01, Ngagel, Surabaya, yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Setelah dilakukan perlakuan pengolesan sari ubi jalar ungu, selanjutnya dilakukan observasi plak gigi. Data dianalisis dengan one-sample t-test untuk menghitung indeks PHP (Personal Hygiene Performance). Hasil analisis menunjukkan nilai p adalah 0,007, sehingga diinterpretasikan bahwa ada perbedaan signifikan. Selanjutnya disimpulkan bahwa sari ubi jalar ungu efektif sebagai bahan deteksi plak gigi pada remaja.Kata kunci: karies gigi; deteksi plak gigi; sari ubi jalar ungu