Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Science and Engineering

ANALISIS KUALITAS DAN KUANTITAS UDARA PADA SISTEM VENTILASI TAMBANG BAWAH TANAH KENCANA DI PT. NUSA HALMAHERA MINERALS Iksan Muksin Adam; Nurany Nurany; Anas Abdul Latif; George Belly Sahetapy
Journal of Science and Engineering Vol 6, No 1 (2023): JOURNAL OF SCIENCE AND ENGINEERING (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v6i1.5777

Abstract

Dalam metode tambang bawah tanah penting adanya sistem ventilasi yang baik, ventilasi merupakan upaya pengontrolan terhadap kualitas dan kuantitas udara pada aliran udara di penambangan bawah tanah. Pengukuran dilakukan secara kuantitatif di lapangan berupa data Psikometri, luas lubang bukaan, velocity, dan Pressure Vent duct. Kualitas dan kuantitas udara di tambang bawah tanah kencana dikaji dengan memperhitungkan nilai Thermal Work Limit, debit udara yang masuk dan keluar serta kehilangan energi (head loss) pada secondary fan. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh, ada 7 front yang berada pada zona aklimatisasi yang berada pada rentang nilai 140 – 219 dan 2 front yang berada pada zona buffer yang berada pada rentang nilai 116 – 139, 2 front berada pada zona buffer dikarenakan win speed yang sampai ke face rendah. Hasil pengolahan data debit udara secara kondisi aktual dan simulasi diperoleh udara di jalur exhaust lebih besar dibandingkan dengan udara di jalur fresh air, hal ini dikarenakan adanya kebocoran pada vent door yang membatasi antara jalur fresh air dan exhaust. Hasil pengolahan data pressure Vent duct pada 4 front diperoleh adanya banyak perubahan lintasan dan kebocoran serta jarak motor fan ke face yang jauh secara aktual hal ini menyebabkan udara yang sampai di face juga berkurang, hasil secara aktual dan teori jika dikomparasikan akan mengalami perbedaan karena secara teori jalur Vent duct lurus hasilnya yaitu pada teori di front KNF SB14B SILL dengan jarak 400 m dan pada kondisi aktual adalah 309 m, udara yang seharusnya sampai di face secara teori adalah 35.21 m3/s namun pada kondisi aktual adalah 15.05 m3/s. pada front K1 SB07B UC01 Teori 400 m dan 35.21 m3/s, aktual 320 m dan 13.66 m3/s, front KL SB10A UC03 Teori 400 m dan 26.72 m3/s, aktual 382 m dan 13.66 m3/s  dan front K2 SB09H UC01 Teori 350 m dan 28.62 m3/s, aktual 331 m dan 12.16 m3/s.Kata kunci: Ventilasi, Psikometri, Debit Udara, Vent duct, Head Loss   
ANALISIS POTENSI PEMANFAATAN BATU GAMPING DI DESA DAEO, KABUPATEN PULAU MOROTAI Firman, Firman; Bundang, Syarifullah; Sahetapy, George Belly
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.9060

Abstract

Secara geologi, Pulau Morotai khusushnya Desa Daeo didominasi oleh batu gamping. Batu gamping banyak dijumpai tersingkap di beberapa titik pada Desa Daeo dengan ketebalan singkapan bervariasi. Batu gamping sebagai batuan karbonatan dapat dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, seperti bahan baku semen, bahan konstruksi, pupuk pertanian, penjernih air, kosmetik, bahan pengolahan biji logam dan lain-lain. Metode pengumpulan data pada penelitian dengan melakukan observasi lapangan berupa pengambilan titik koordinat, pengambilan sampel batu gamping, preparasi sampel dan pengujian sampel dengan X-Ray Fluorescence (XRF). Data penelitian kemudian diolah dan dianalisis untuk mengetahui potensi pemanfaatan batu gamping di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 3 sampel batuan dengan komposisi kimia batuan masing-masing sampel MRT 1             0.52% Fe2O3, 4.56% MgO, 40.32% CaO, 0.28% SiO2, 0.01% MnO, MRT 2 0.36% Fe2O3 ,4.42% MgO, 43.53% CaO, 0.17% SiO2, 0.01% MnO dan MRT 3 0.50% Fe2O3 , 4.88% MgO, 40.08% CaO, 0.25% SiO2,0.01% MnO. Potensi pemanfaatan batugamping di Desa Daeo, Morotai untuk bahan bangunan, bahan penstabil jalan, dan bahan baku pupuk di sektor pertanian.
ANALISIS POTENSI PEMANFAATAN BATU GAMPING DI DESA DAEO, KABUPATEN PULAU MOROTAI Firman, Firman; Bundang, Syarifullah; Sahetapy, George Belly
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.9060

Abstract

Secara geologi, Pulau Morotai khusushnya Desa Daeo didominasi oleh batu gamping. Batu gamping banyak dijumpai tersingkap di beberapa titik pada Desa Daeo dengan ketebalan singkapan bervariasi. Batu gamping sebagai batuan karbonatan dapat dapat dimanfaatkan di berbagai sektor, seperti bahan baku semen, bahan konstruksi, pupuk pertanian, penjernih air, kosmetik, bahan pengolahan biji logam dan lain-lain. Metode pengumpulan data pada penelitian dengan melakukan observasi lapangan berupa pengambilan titik koordinat, pengambilan sampel batu gamping, preparasi sampel dan pengujian sampel dengan X-Ray Fluorescence (XRF). Data penelitian kemudian diolah dan dianalisis untuk mengetahui potensi pemanfaatan batu gamping di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 3 sampel batuan dengan komposisi kimia batuan masing-masing sampel MRT 1             0.52% Fe2O3, 4.56% MgO, 40.32% CaO, 0.28% SiO2, 0.01% MnO, MRT 2 0.36% Fe2O3 ,4.42% MgO, 43.53% CaO, 0.17% SiO2, 0.01% MnO dan MRT 3 0.50% Fe2O3 , 4.88% MgO, 40.08% CaO, 0.25% SiO2,0.01% MnO. Potensi pemanfaatan batugamping di Desa Daeo, Morotai untuk bahan bangunan, bahan penstabil jalan, dan bahan baku pupuk di sektor pertanian.
Penentuan Kriteria Kemampugalian Massa Batuan Andesit Menggunakan Metode Geological Strength Index Sahetapy, George Belly; Nurany, Nurany
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 1 (2024): Journal Of Science And ENgineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i1.8073

Abstract

Massa batuan merupakan batuan utuh yang dipisahkan oleh struktur geologi seoerti kekar, sesar, perlipatan dan sebaginya. Kemampugalian merupakan kemampuan massa batuan untuk digali menggunakan alat gali mekanis maupun peledakan. Penentuan kriteria kemampugalian massa batuan andesit pada penelitian ini menggunakan metode Geological Strength Index (GSI) yang dipublikasikan oleh Marinos dan Hoek (2000). GSI merupakan metode empiris dengan memperhitungkan faktor peringkat struktur/structure rating dan peringkat kondisi permukaan/surface condition rating. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kriteria kemampugalian pada massa batuan Andesite Massive (AM) dengan nilai GSI Index 70 (S2D1), GSI 73 (S2D1) dan Point Load Index sebesar 2.795 MPa adalah peledakan/blasting.  Serta GSI 61 (S3D2), dan Point Load Index sebesar 2.795 MPa adalah pemukul/hammer. Kriteria kemampugalian pada massa batuan Andesite Fracture (AF) dengan nilai Nilai GSI 40-48 (S4D1 – S5D1) dan Point Load Index sebesar 2.131 MPa adalah penggaruan/ripping serta nilai GSI 29 (S5D3) adalah penggalian/digging.Â