Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PELATIHAN IMPELEMTASI ASESMEN DIAGNOSTIK MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TALIWANG Sri Sugiarto; Adnan; Rini Qurratul Aini; Riadi Suhendra; Ubaidullah
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pelatihan ini adalah (1) memberikan pemahaman kepada guru tentang prinsip pelaksanaan asesmen diagnostik, (2) memberi pengalaman kepada guru menggunakan instrument asesmen diagnostik kombinasi instrument Plataform Merdeka Mengajar (PMM) dan Teaching at Raigh Level (TaRL), dan (3) memberi pengalaman kepada guru mengelolah hasil asesmen. Model pelatihan yang digunakan adalah model partisifatif. Peserta yang dilibat dalam pelatihan ini sebanyak 23 orang yang terdi atas guru Fase A dan Fase B jenjang satua pendidikan dasar Gugus 2 Kecamata Taliwang. Hasil dari pelatihan ini telah meningkatkan pengatahuan peserta tentang implementasi asesmen diagnostik mata pelajaran bahasa Indonesia yang semula berkategori sangat kurang menjadi cukup baik. meskipun demikian para peserta masih perlu mengembangka diri secara mandiri melalui pemanfaatan PMM, mengikuti pelatihan, seminar, maupun sumber lainnya.
BENTUK-BENTUK INTERFERENSI DAERAH BUGIS TERHADAP BAHASA INDONESIA PADA SISWA MTs MUHAMMADIYAH LABUHAN LIANG Sulikha Yunia Irdani; Sri Sugiarto; Ubaidullah Ubaidullah; Riadi Suhendra; Adnan Adnan
Jurnal Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah Penelitian kualitatif yang menggunakan latar ilmiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif karena meneliti setiap aspek dari penggunaan bahasa yang berhubungan dengan fungsi sosial dan fungsi budaya. Sumber data penelitian ini adalah siswa MTs Muhammadiyah Labuhan Liang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan dokumen dan wawancara. Instrument pengumpulan data penelitian ini berupa pedoman wawancara. Tekhnik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk interferensi bahasa Bugis terhadap bahasa Indonesia adalah interferensi fonologi (pelepasan atau penghilangan fonem), morfologi (partikel /ki/, /mi/, /pi/, /ji/) (2) faktor penyebab terjadinya interferensi bahasa Bugis terhadap bahasa Indonesia pada siswa adalah faktor kedwibahasaan dan kebiasaan.
BIMBEL BAGI KELOMPOK SISWA DESA JOROK DALAM UPAYA PEMULIHAN PEMBELAJARAN PASCA PANDEMI Syafruddin Syafruddin; Eryuni Ramdhayani; Rini Qurratul Aini; Riadi Suhendra; Sri Sugiarto; Ade Safitri
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa Pandemi yang telah terjadi di Indonesia selama tiga tahun menuntut pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengubah proses pembelajaran tatap muka ke pembelajaran daring. Pembelajaran daring yang dilaksanakan secara mendadak menimbulkan permasalahan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kendala yang dirasakan dari dampak pembelajaran daring ini adalah terbatassnya perangkat dari pembelajaran daring, keterbatasan kuota, jaringan internet yang kurang memadai, kurangnya interaksi antara siswa dan guru sehingga siswa kesulitan dalam membuat tugas, karena siswa kurang paham tentang materi yang sudah diberikan oleh gurunya. Tujuan dari program kerja ini sendiri adalah untuk membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami materi-materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Manfaat dari program kerja kami tentunya dapat memudahkan peserta didik dalam memahami materi serta membantu siswa dalam mengerjakan tugas-tugas rumah, sehingga dampak dari pembelajaran daring akibat pandemi yang terjadi dapat diminimalisir dengan adanya pendampingan belajar ini. Adapun hasil dari kegiatan ini misalnya Siswa-siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan. Ini dilihat dari keikutsertaan siswa saat kegiatan bimbingan belajar. Bertambahanya pengetahuan kelompok siswa tentang materi pelajaran yang dipelajari.
Analisis Perubahan Penggunaan Variasi dan Simbol Bahasa Indonesia Pada Media Sosial Facebook Ubaidullah Ubaidullah; Adnan Adnan; Riadi Suhendra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i2.1463

Abstract

Perubahan dan perkembangan bahasa baik secara nasional maupun internasional sulit dihindari. Hal tersebut terjadi sebagai akibat terbentuknya budaya baru dari percampuran budaya yang masuk, kemudian mengalami proses perpindahan penutur suatu bahasa ke lingkungan penutur bahasa yang lain, sehingga terjadilah perubahan dialek-dialek baru, penciptaan kata-kata baru, penggunaan kaidah bahasa, dan sering terjadi perubahan susunan sintaksisnya. Namun demikian, bahasa bisa berubah dan berkembang dengan sendirinya secara perlahan, karena menyesuaikan perkembangan dan perubahan pola dan sistem kehidupan masyarakat penuturnya, seperti tingkat pendidikan, sosial, budaya dan bahkan penguasaan iptek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa Indonesia yang terjadi dalam media sosial Facebook. Metode dalam penelitian ini adalah Data berupa hasil wawancara, analisis dokumen, lembar observasi dan Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif, Jenis penelitian yang digunakan adalah netnografi. Netnografi merupakan penelitian observasional berbasis pada kerja lapangann online yang menggunakan komunikasi dan dimediasi komputer, telepon genggam sebagai sumber data, sehingga peneliti dapat berkomunikasi dengan informan melalui online, mendeskripsikan variasi bahasa dan simbol bahasa Indonesia yang terjadi pada media sosial.. Hasil penelitian ini menunjukkan munculnya variasi bahasa Indonesia berupa perubahan tanda baca, kata dasar menjadi kata slank, kata dasar menjadi kata singkatan, dan Perubahan kata atau kalimat dalam bahasa Indonesia menjadi simbol emoji. Simpulan dari penelitian ini adalah variasi bahasa Indonesia pada media sosial Facebook yang ditemukan peneliti yaitu perubahan tanda baca, perubahan kata dasar menjadi kata slank atau kata gaul dan kata dasar yang disingkat. Peneliti menemukan emoji yang memiliki arti yang berbeda-beda, emoji tersebut yaitu simbol mata jantung yang berarti ucapan kasih sayang, simbol hati ungu berarti kedamaian dan ucapan kebanggaan, simbol hati hijau berarti semangat, simbol cium berarti perasaan ingin mencium dan kasih sayang, simbol awan hujan tentang cuaca, simbol senyum berarti perasaan bahagia dan bersyukur, simbol tertawa berarti kata atau kalimat tentang perasaan merasa lucu dan bahagia, simbol ibu jari dan telunjuk melingkar berarti tentang kata atau kalimat setuju.
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA NOVEL LAUT BERCERITA KARYA LAILA S. CHUDORI Rini Qurratul Aini; Riadi Suhendra
Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Laut Bercerita karya Leila S.Cudori dengan menggunakan teori psikologi sastra. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrument kartu data. Adapun hasil penelitian ini yaitu bahwa novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori menyuguhkan suatu cerita yang inspiratif, menyentuh perasaan, dan memberikan nilai positif dalam pendidikan. Novel ini mengandung unsur intrinsik, diantaranya tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, sudut pandang, gaya bahasa. Adapun hasil analisis konflik batin pada tokoh utama dama cerita novel yaitu ditemukan beberapa konflik internal pada diri tokoh utama dalam cerita yaitu adanya rasa taku, rasa tidak aman rasa marah depresi dan obsesi yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam cerita.
PELATIHAN PENYUSUNAN INTRUMEN PENELITIAN SURVEI BAGI CALON GURU Sri Sugiarto; Riadi Suhendra; Adnan
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v2i2.84

Abstract

Kemampuan peneliti menyusun desain instrumen penelitian yang baik dan berkualitas akan menjamin data yang berkualitas pula. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkat pengetahuan dan kemampuan calon guru menyusun dan menggunakan instrumen pengumpulan data dalam penelitian survei. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari pada bulan Spetember 2019. Yang menjadi sasaran kegitan pelatihan ini adalah mahasiswa atau calon guru. Metode kegiatan ini dilakukan dengan metode ToT dengan tahapan (1) penyampaian materi, diskusi, latihan pengambangan instrumen, unjuk kerja dan diskusi, uji coba instrumen dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menjukkan hasil adanya pemahaman dan kemampuan yang baik dalam menyusun dan mempraktik menggunakan instrumen penelitian, namun ada beberapa cacatan yang perlu diperbaiki diantaranya (1) pertanyaan yang disusun masih banyak mengirig pada jawaban tertentu, (2) masih terdapat pertanyaan yang ambigu, (3) masih ada pertanyaan yang menggunaakan akronim yang tidak lazim. Begitu juga halnya dengan hasil evaluasi praktik uji coba instrumen, terdapat beberapa catatan yang perlu diperbaiki diantaranya, (1) peserta masih terlalu kaku pada saat memulai penyampaian pendahuluan, (2) beberapa peserta lupa menyampaiakan pendahuluan, (3) peserta masih terlalu kaku saat melakukan wawancara, (4) beberapa peserta lupa melengkapi alat atau kebutuhan dalam melakukakan wawancara.
Analisis Strukturalisme Naratologi Legenda Tanjung Menangis Andi Pranata; Juanda; Riadi Suhendra
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v1i1.41

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis (1) ceriteme atau miteme, (2) episode-episode dan (3) aspek sosial-budaya pada legenda Tanjung Menangis (TM) Sumbawa karya Aries Zulkarnain. Subjek penulisan adalah legenda TM yang diterbitkan oleh Penerbit Ombak pada tahun 2012, sedangkan objek penulisan adalah rangkaian struktur cerita dan aspek sosial-budaya. Jenis penulisan yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan content analysis. Teknik pengumpulan data, yaitu pencatatan dan dokumentasi, kemudian instrumen pengumpulan data menggunakan kartu pencatatan dan dokumentasi. Uji keabsahan adalah triangulasi teori. Adapun hasil penelitian menunjukkan: (1) ceriteme atau miteme yang ada dalam legenda TM dibagi menjadi tujuh puluh enam ceriteme atau miteme; (2) terdapat enam episode. Keenam episode tersebut merupakan rangkaian cerita yang mempunyai satu tema yang mewakili beberapa ceriteme atau miteme; (3) aspek sosial-budaya diklasifikasi menjadi dua, yaitu (a) aspek yang berhubungan dengan tata krama dan sopan santun; kemudian (b) aspek yang berhubungan dengan kerukunan antarsesama kerajaan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE EXPLICIT INSTRUCTION PADA KELAS X MIA 1 SMAN 1 MARONGE TAHUN AJARAN 2018/2019 Riadi Suhendra; Sri Sugiarto; Rini Qurratul Aini
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v2i2.74

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis puisi dan keterampilan menulis puisi melalui penerapan pendekatan kooperatif tipe explicit instruction. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, telaah dokumen, dan non tes. validasi data menggunakan triagulasi metode dan triagulasi sumber data. Teknik analisis data melalui teknik analisis kritis dan teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kooperatif tipe explicit instruction dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran menulis puisi siswa kelas X MIA 1 SMAN 1 Maronge yang dilakukan selama dua siklus. Pada siklus I jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM (65) 5 siswa (16,66%) dengan nilai rata-rata 59,00. Pada siklus II siswa tuntas meningkat menjadi 24 siswa (80%) dengan nilai rata-rata 71,66.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENDONGENG MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PUZZLE BAMBU PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 ORONG TELU Ayu Saputri; Rini Qurratul Aini; Riadi Suhendra
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v4i1.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mendongeng menggunakan media gambar puzzle bambu pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Orong Telu. Latar belakang diadakannya penelitian di SMP Negeri 1 Orong Telu adalah rendahnya kemampuan siswa dalam bercerita dongeng. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 1 Orong Telu. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-A yang terdiri dari 28 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan secara kolaborasi antara peneliti dan guru bahasa Indonesia. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa pedoman wawancara dan lembar observasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Data yang diperoleh, selanjutnya dianalisi secara deskriptif kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan mendongeng dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan media Gambar Puzzle Bambu. Peningkatan ini dapat dilihat dari proses maupun hasil. Berdasarkan hasil Proses observasi pembelajaran bercerita dongeng dengan memanfaatkan media Gambar Puzzle Bambu menunjukan bahwa siswa mengalami peningkatan yang tercermin dalam antusias siswa yang sudah mulai aktif, bersemangat serta berani tampil bercerita dongeng di depan kelas. Selain itu, guru juga memberikan respons positif karena media Gambar Puzzle Bambu dapat meningkatkan aktivitas siswa untuk lebih aktif dan kreatif. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat dilihat bahwa nilai rata-rata kelas pada siklus I yaitu 73,64 dan terdapat 10 siswa dari 28 siswa yang mendapat nilai di bawah KKM. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata kelas adalah 83,64, dan masih tersisa 2 siswa yang nilainya masih dibawah KKM dengan nilai 70.
TEKNOLOGI BAGI GURU PESISIR SMP NEGERI 2 MOYO UTARA Ramdhayani, Eryuni; Nurhairunnisah, Nurhairunnisah; Safitri, Ade; Merdekawaty, Ana; Suhendra, Riadi; Adnan, Adnan
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan Teknologi merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh guru di era ini. Hal ini sangat penting untuk mendukung kegiatan pembelajaran agar menjadi menarik, efektif dan efisien. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagodik guru dan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini diadakan di SMP Negeri 2 Moyo Utara dengan peserta semua Guru di sekolah tersebut. Indikator keberhasilan pelatihan ini adalah dilihat dari pelaksanaan pelatihan telah berjalan dengan baik, dimana sebagian besar peserta berpandangan bahwa pelaksanaan pelatihan telah memberikan manfaat yang sangat membantu dalam peningkatan kualitas diri Guru terutama dalam pemanfaatan teknologi dalam menunjang pembelajaran.