Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI EDUKASI TERSTRUKTUR DAN LATIHAN YOGA PADA PASIEN DIABETES DI INDONESIA Ni Kadek Diah Purnamayanti; Dewa Agung Gde Fanji Pradiptha; Ni Made Juliani; Ida Ayu Diah Purnama Sari; Oka Udrayana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 2 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i2.42

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang tidak menular memerlukan perawatan sepanjang hayat. Pendekatan perawatan jangka panjang pada pasien diabetes tidak dapat hanya berfokus pada kemampuan pasien merawat diri sendiri namun memerlukan dukungan keluarga. Keluarga yang dapat dilibatkan tidak hanya pasangan pasien namun juga anak kandung. Anak kandung pasien diabetes merupakan sumber daya potensial yang dapat diberdayakan tidak hanya sebagai caregiver yang emiliki kemampuan koginitif dan literasi digital yang baik untuk mengakses informasi. Namun pada sisi lain pemberdayaan anak pasien diabetes dapat menurunkan risiko kejadian diabetes di masa depan karena factor keturunan. Program Young Leader Diabetes -Support Oline Class (YLD-SOC) merupakan bentuk pendekatan intervensi berbasis edukasi dan insersi latihan yoga untuk pasien dan keluarga diabetes yang diberikan secara daring. Program pengabdian ini diharapkan dapat menyentuh pasien dan keluarga untuk lebih berdaya dalam menjaga status kesehatan. Pemberdayaan dilakukan dengan pembekalan edukasi komprehensif dan latihan yoga yang dapat meredakan stress dan kecemasan sehingga kualitas hidup pasien dan keluarga dapat ditingkatkan.
EFEKTIFITAS INTERVENSI BERBASIS SPIRITUAL DALAM MENGURANGI GEJALA ANGINA PADA PENDERITA PENYAKIT ARTERI KORONER (CAD) Alit Suriyasmini; Ni Kadek Diah Purnamayanti
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.55063

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Arteri Koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan terus meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup dan faktor risiko lainnya. PJK terjadi akibat penyempitan arteri koroner yang menghambat suplai darah ke jantung sehingga memicu gejala seperti angina. Meskipun terapi farmakologis umum digunakan untuk mengatasi nyeri angina, banyak pasien yang masih mengalami gejala berulang. Oleh karena itu, pendekatan nonfarmakologis seperti intervensi berbasis spiritual mulai mendapat perhatian. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teknik spiritual, seperti doa dan relaksasi berbasis spiritual, dapat membantu mengurangi gejala angina dan meningkatkan kesejahteraan pasien. Namun, masih terbatasnya bukti ilmiah yang mengkaji efektivitas intervensi tersebut, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi potensinya dalam penatalaksanaan PJK. Tujuan: Untuk mengidentifikasi efektivitas intervensi spiritual dalam mengurangi gejala angina pada pasien PJK. Metode: Tinjauan pustaka ini disusun berdasarkan literatur dari basis data jurnal yang mencakup tahun 2019-2024 termasuk PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan adalah “Intervensi spiritual” ATAU “Dzikir” ATAU “AL-Quran” DAN “Gejala angina” ATAU “Nyeri dada” DAN “Penyakit arteri koroner” ATAU “STEMI” ATAU “Penyakit jantung koroner” ATAU “Infark miokard”. Artikel yang diperoleh dipilih dan ditinjau menggunakan pedoman dan diagram alir PRISMA. Sembilan artikel asli digunakan. Hasil: Sebanyak 245.009 artikel yang dipublikasikan diidentifikasi dan sepuluh artikel dipilih sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil sintesis data menggunakan metode deskriptif menunjukkan bahwa semua penelitian terbukti lebih efektif, fleksibel, dan memiliki aksesibilitas yang lebih tinggi dalam mengurangi gejala angina pada PJK dengan intervensi spiritual. Kesimpulan: Terapi berbasis spiritual, seperti dzikir, murottal Al-Qur'an, dan relaksasi Benson dapat mengurangi tingkat nyeri pada pasien PJK.
Intervention with the wellness therapy spiritual emotional freedom technique (SEFT) in cancer patients and with chemotherapy: A scoping review Gayatri, Galih; Ni Kadek Diah Purnamayanti
Svāsthya: Trends in General Medicine and Public Health Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : PT. Mega Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70347/svsthya.v1i2.2

Abstract

Patients with cancer undergoing chemotherapy often experience psychological and physical symptoms that affect their quality of life. The Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) is a potential nonpharmacological intervention to address these issues. This study aimed to determine the effects of SEFT therapy in patients with cancer undergoing chemotherapy. A scoping review was conducted via Google Scholar to search for articles published between 2020 and 2024 with keywords related to SEFT, cancer, and chemotherapy. Eleven articles that met the inclusion criteria were analyzed. The review analyzed 11 studies published between 2020 and 2024, focusing on the impact of SEFT on various psychological and physical outcomes. The findings consistently demonstrate that SEFT therapy significantly reduces anxiety, stress, depression, and pain levels while improving sleep quality and overall quality of life in cancer patients receiving chemotherapy. The therapy typically involves 10-20 min sessions conducted 2-3 times per week, consisting of setup, tune-in, and tapping phases. SEFT's mechanism of action is theorized to involve the modulation of the hypothalamic-pituitary-adrenal axis and influencing neurotransmitter activity through the stimulation of acupressure points.  SEFT therapy shows promise as a complementary intervention for improving the well-being of patients with cancer undergoing chemotherapy. It addresses both psychological and physical symptoms and potentially enhances overall quality of life. Further research should compare the effectiveness of SEFTs with that of conventional methods and evaluate its long-term impact on cancer patients undergoing chemotherapy.
PENGARUH EDUKASI TERSTRUKTUR DAN LATIHAN YOGA BERSAMA CAREGIVER TERHADAP PENGETAHUAN DAN KECEMASAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI INDONESIA Ni Kadek Diah Purnamayanti; Alfonsius Ade Wirawan; Made Juliani; Ida Ayu Diah Purnamasari; Made Satya Nugraha Gautama; Ratna Wirawati Rosyida
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i05.p12

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang memerlukan resiliensi dalam perawatan sepanjang hayat. Dalam upaya peningkatan kepatuhan manajemen diri diperlukan edukasi terstruktur dan intervensi holistik untuk meningkatkan pengetahuan dan kecemasan pasien diabetes. Intervensi holistik yang direkomendasikan untuk pasien dan keluarga sebagai caregiver adalah yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terstruktur dan yoga bersama caregiver terhadap pengetahuan dan kecemasan pasien diabetes melitus tipe II. Jenis penelitian adalah Kuasi eksperimental pre dan posttest design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Intervensi edukasi terstruktur dan yoga menggunakan media WhatsApp berlangsung selama 5 minggu. Luaran yang diukur adalah pengetahuan (DKQ-24) dan kecemasan (ZSAS score). Hasil uji beda mengenai skor DKQ-24 pada pasien diabetes tipe II adalah p = 0,0001. Hasil uji beda mengenai skor ZSAS pada pasien diabetes tipe II adalah p = 0,056. Edukasi terstruktur dan yoga bersama caregiver berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan pasien namun tidak terhadap kecemasan pasien. Peran dukungan keluarga sebagai caregiver menjadi penting dalam perawatan pasien.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar Mahasiswa Olahraga Undiksha Luh Ita Mahendrayani; Made Ririn Sri Wulandari; Ni Kadek Diah Purnamayanti
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 4 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/9t5gpf55

Abstract

This study aims to identify and describe the level of BLS knowledge among sports students at Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). This research employed a descriptive design using a total sampling technique involving 120 sports student respondents. Data were collected in April 2026 using a validated questionnaire consisting of 18 items distributed via Google Forms and analyzed using descriptive statistics. The results showed that the respondents’ level of knowledge was categorized as very good, with 79.2% of respondents achieving this category. The study concludes that Undiksha sports students possess a very strong cognitive understanding of BLS principles and procedures, supported by their productive age and academic background, which is sensitive to injury risks. It is recommended that institutions integrate regular practical training to maintain this emergency preparedness. Keywords: Basic Life Support, Sports Students, Knowledge.
PENGKAPASITASAN IBU HAMIL MELALUI PROGRAM “BECOMING MOTHER AND NURTURING WOMEN’S HEALTH” Ni Kadek Diah Purnamayanti; Ida Ayu Diah Purnamasari; Hesteria Friska Armynia Subratha
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Institut Kesehatan Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i1.541

Abstract

Kayuputih Village is a tourist village in Buleleng Regency, located in the highlands overlooking Lovina Beach at the foot of the hill. This geographical contour presents unique issues related to healthcare access, particularly for vulnerable populations such as pregnant women. The goal of this community service activity is to increase the empowerment of all stakeholders to improve the status of mothers and children: families, village midwives, community health center programmers, and the village government. The program is designed to increase the knowledge, skills, and confidence of pregnant women in preparing for motherhood, while simultaneously improving women's overall health and well-being. Through a combination of health education, interactive discussions, and practical demonstrations, participants are empowered to understand maternal health, nutrition, mental readiness, and newborn care. The activity also highlights the importance of maintaining women's physical and emotional health as the foundation for healthy families and communities. Findings indicate that participants gained increased awareness and self-efficacy in managing pregnancy, childbirth, and early childhood care. This increased empowerment is evident in the 80 percent of participants who attended were willing and correctly carried out the stages of breast and newborn care according to the checklist. This initiative contributes to public health promotion by cultivating informed, resilient, and supportive mothers who can effectively nurture future generations.  
Efektivitas Terapi Herbal Dalam Menurunkan Resistensi Insulin pada Policystic Ovary Syndrome (PCOS): A Systematic Review Ida Ayu Jayasri Setiadewi; Ni Kadek Diah Purnamayanti; Komang Alit Suriyasmini; Putu Windy Astuti; Ketut Widya Sari; Kadek Ayu Martini
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i2.351

Abstract

Latar belakang: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan gangguan endokrin yang kompleks dan banyak dialami oleh wanita usia subur, dengan resistensi insulin (IR) sebagai salah satu komponen utama dalam patofisiologinya. Penggunaan terapi herbal sebagai alternatif atau komplementer untuk mengatasi IR pada PCOS semakin banyak diteliti karena dianggap lebih aman dan memiliki potensi efek farmakologis. Tujuan: Untuk mengevaluasi efektivitas berbagai jenis herbal dalam menurunkan resistensi insulin pada pasien dengan PCOS. Metode: Kajian ini merupakan tinjauan literatur sistematis dengan menggunakan pedoman PRISMA. Penelusuran dilakukan pada data base ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar dengan kata kunci yang relevan. Artikel yang diikutsertakan merupakan studi eksperimental dan RCT dalam lima tahun terakhir yang mengevaluasi efek intervensi herbal terhadap IR pada PCOS. Dari hasil penelusuran didapatkan total 8.190 artikel yang kemudian dilakukan hasil seleksi dengan menghilangkan duplikasi artikel dan menyesuaikan dengan kriteria inklusi yang telah disusun, hingga didapatkan 10 artikel (Pubmed = 5, Sciencedirect = 2, dan Google Scholar = 3). Hasil: dari 10 artikel yang direview, sebagian besar menunjukan bahwa herbal, seperti Moringa oleifera, Tinospora cordifolia, Rubus chingii, Liuwei Dihuang Pills, Woxuanzhongzhou Formula dan kombinasi herbal tertentu mampu menurunkan HOMA-IR, kadar insulin, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Mekanisme kerja herbal meliputi aktivasi regulasi ekspresi gen metabolik, antiinflamasi, antioksidan, serta perbaikan mikrobiota usus. Namun, salah satu herbal berupa Banxia Xiexin Decoction tidak menunjukan hasil yang signifikan dalam menurunkan IR pada PCOS, yang kemungkinan disebabkan akibat pemberian dosis yang rendah dan durasi intervensi yang tidak memadai. Kesimpulan: Penggunaan herbal berpotensi sebagai terapi komplementer dalam mengatasi resistensi insulin pada PCOS dilihat dari beberapa herbal menunjukkan penurunan indeks HOMA IR. Namun penggunaan untuk memberikan efek klinis pada manusia perlu dilakukan penelitian klinis dan standarisasi lebih lanjut.
EFEKTIVITAS GLOBAL POSTURAL RE-EDUCATION TERHADAP NYERI LEHER AKIBAT PENGGUNAAN GADGET: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Ni Putu Geg Mas Widya Candrapinasthy; Ni Kadek Diah Purnamayanti; Ni Kadek Diahwinny Indrayani; Putu Eri Kusuma Archa Yasa; Ageng Arya Agchani; Nyoman Indira Prameswari; Made Indira Prabandari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i2.1006

Abstract

Nyeri leher merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering terjadi akibat penggunaan gadget dalam waktu lama dengan postur tidak ergonomis, terutama forward head posture. Global Postural Re-Education (GPR) merupakan pendekatan latihan yang bertujuan memperbaiki ketidakseimbangan rantai otot dan postur tubuh secara global. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas GPR dalam menurunkan nyeri leher akibat penggunaan gadget. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan penelusuran artikel berdasarkan pedoman PRISMA pada publikasi lima tahun terakhir. Studi yang memenuhi kriteria inklusi meliputi desain randomized controlled trial dan quasi-eksperimental. Sebanyak sepuluh artikel dianalisis secara kualitatif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa GPR efektif dalam menurunkan intensitas nyeri leher serta memperbaiki postur, yang ditunjukkan melalui peningkatan craniovertebral angle dan fungsi leher. Meskipun terdapat variasi durasi intervensi dan ukuran sampel antar studi, sebagian besar penelitian melaporkan hasil yang konsisten dibandingkan intervensi latihan konvensional. Disimpulkan bahwa GPR merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk menangani nyeri leher akibat penggunaan gadget dan dapat dipertimbangkan dalam praktik keperawatan berbasis postur dan ergonomi.
PERAWATAN IBU NIFAS POST SECTIO CAESARIA (SC) DI BALI: Ria Tri Harini Dwi Rusiawati; Ni Kadek Diah Purnamayanti
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v8i1.276

Abstract

Pendahuluan: Persalinan dengan metode SC saat ini menjadi tren di Bali. Tatalaksana SC dilakukan atas indikasi yang melibatkan faktor ibu dan janin. Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan perlu dilakukan analisis perawatan ibu nifas post SC yang efektif dan memuaskan. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilaksanakan di rumah sakit pemerintah kabupaten di Bali. Observasi dilakukan di ruang nifas pada September-November 2022 Hasil: Partisipan adalah 4 orang ibu nifas post SC dengan rentang rawat 2-3 hari. Indikasi SC sebagian besar karena malpresentasi letak janin, oligohidroamnion. Indikasi lainnya adalah faktor ibu yang mengalami infeksi. Dalam rentang perawatan di rumah sakit perawatan standar meliputi pemantauan tanda vital, manajemen nyeri, pemenuhan hygiene, mobilisasi dan perawatan luka. Peningkatan perawatan yang perlu menjadi perhatian adalah terkait nutrisi dan persiapan menyusui  Simpulan: Metode persalinan SC terkini melibatkan perawatan holistic dalam bentuk pemenuhan nutrisi dan konseling  untuk mempercepat pemulihan pasien. Deteksi dini saat antenatal berperan penting dalam menyiapkan pasien dan keluarga menghadapi persalinan SC yang terjadwal lebih baik.