Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Cendikia Pendidikan

PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 2 SDN NGLANDUK 01 Pratiwi, Dewi; Maruti, Endang Sri; Yani, Tri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i4.7015

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of grade 2 students at SDN Nglanduk 01 through the application of project-based learning. This research uses the Classroom Action Research (PTK) method which is carried out in three cycles, each consisting of planning, implementation, observation and reflection stages. The subjects of this research were 30 grade 2 students, with a focus on improving learning outcomes in core subjects such as Mathematics, Indonesian and Natural Sciences. Data was collected through observation, then analyzed descriptively qualitatively. The research results show that implementing project-based learning can increase active participation and student learning outcomes. Average test scores increased from 70 in Cycle 1 to 82 in Cycle 3. Students also demonstrated improved collaboration, communication, and problem-solving skills, as well as increased motivation and interest in learning. This research shows that project-based learning is an effective method and can be adopted as an innovative teaching strategy at the elementary school level to improve the quality of education. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pelajar kelas 2 SDN Nglanduk 01 melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 30 pelajar kelas 2, dengan fokus pada peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran inti seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Data dikumpulkan melalui observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar pelajar. Rata-rata nilai ujian meningkat dari 70 pada Siklus 1 menjadi 82 pada Siklus 3. Pelajar juga menunjukkan peningkatan keterampilan kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah, serta peningkatan motivasi dan minat belajar. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek merupakan metode yang efektif dan dapat diadopsi sebagai strategi pengajaran inovatif di tingkat sekolah dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V DI SDN NGLANDUK 01 Astomo, Arif Budi; Maruti, Endang Sri; Yani, Tri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i4.7016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas V SDN Nglanduk 01 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca siswa, dengan nilai rata-rata kelas meningkat dari 65,3 pada pra-siklus menjadi 81,2 pada siklus II, dan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 41,2% menjadi 88,2%. Model Talking Stick juga efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif dan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran. Tantangan awal seperti kecemasan siswa dan partisipasi yang tidak merata berhasil diatasi melalui penerapan strategi yang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Talking Stick efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan. This research aims to improve the reading skills of fifth-grade students at SDN Nglanduk 01 in Indonesian Language subjects through the implementation of the Talking Stick cooperative learning model. Using the Classroom Action Research (CAR) method, the study was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 17 fifth-grade students. The results showed a significant improvement in students' reading abilities, with the class average score increasing from 65.3 in the pre-cycle to 81.2 in cycle II, and the percentage of learning mastery increasing from 41.2% to 88.2%. The Talking Stick model was also effective in enhancing students' active participation and confidence in learning. Initial challenges such as student anxiety and uneven participation were successfully overcome through the application of appropriate strategies. This study concludes that the Talking Stick model is effective in improving reading comprehension skills and creating an interactive and enjoyable learning environment.
PENERAPAN TEAM WORK DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR KONSEP LISTRIK DAN SUMBER ENERGI LISTRIK SISWA KELAS 6 SDN NGLANDUK 01 Muttaqien, Choirul Rosyid; Maruti, Endang Sri; Yani, Tri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i4.7017

Abstract

This research aims to test the application of teamwork in the Natural Sciences (IPA) learning process with a focus on improving learning achievement in the concept of electricity and electrical energy sources in grade 6 students at SDN Nglanduk 01. It is felt that the usual learning methods are not able to optimally optimize students' learning potential. maximum. Therefore, innovation is carried out by integrating team work as an important part of the learning process. Reciprocity between team members is positioned to strengthen understanding of the concepts being taught. Learning activities are designed to promote collaboration, communication, and critical thinking among students. This research approach uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group to measure learning effectiveness. Data is collected through written tests, observations and questionnaires to assess improvements in student learning achievement. The research results are expected to show a significant increase in student learning achievement after implementing this method compared to conventional learning methods. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan kerja sama tim dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan fokus meningkatkan prestasi belajar konsep listrik dan sumber energi listrik pada siswa kelas 6 SDN Nglanduk 01. Metode pembelajaran yang biasa dilakukan dirasa belum mampu mengoptimalkan potensi belajar siswa secara maksimal. Oleh karena itu, diadakan inovasi dengan mengintegrasikan team work sebagai bagian penting dari proses pembelajaran. Timbal balik antaranggota tim diposisikan untuk memperkuat pemahaman konsep yang diajarkan. Kegiatan pembelajaran dirancang untuk mempromosikan kolaborasi, komunikasi, dan kritis berpikir di antara peserta didik. Pendekatan penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan kontrol grup pretest-posttest untuk mengukur efektivitas pembelajaran. Data dikumpulkan melalui tes tulis, observasi, dan angket untuk menilai peningkatan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan peningkatan signifikan dalam prestasi belajar siswa setelah menerapkan metode ini dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS 3 DI SDN NGLANDUK 01 Rohmawati, Aula; Maruti, Endang Sri; Yani, Tri
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i4.7019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Snowball Throwing dalam peningkatan hasil belajar PKN siswa kelas 3 SDN Ngladuk 01. Model ini dipilih untuk menstimulasi partisipasi aktif dari seluruh siswa yang berjumlah 13 orang, mengingat keterbatasan interaksi yang sering terjadi dalam kelas tradisional. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan dalam beberapa siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Snowball Throwing berhasil meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar dan memperbaiki pemahaman mereka tentang materi PKN, yang diukur melalui peningkatan skor pada evaluasi formatif dan sumatif. Refleksi yang dilakukan di akhir setiap siklus juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berpartisipasi dalam diskusi kelas. This research aims to determine the effectiveness of the Snowball Throwing method in improving PKN learning outcomes for grade 3 students at SDN Ngladuk 01. This method was chosen to stimulate active participation from all 11 students, considering the limited interaction that often occurs in traditional classes. The research was carried out using the Classroom Action Research (PTK) approach which was carried out in several cycles. Each cycle includes four stages: planning, action, observation, and reflection. The research results showed that the application of the Snowball Throwing method was successful in increasing student involvement in the learning process and improving their understanding of PKN material, as measured by increasing scores on formative and summative evaluations. Reflections carried out at the end of each cycle also show an increase in students' confidence in participating in class discussions.