Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Promotif Preventif

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Inovasi Desa (PID) di Desa Lipu Kecamatan Kadatua Kabupaten Buton Selatan Abdul Majid; La Ode Muhammad Arsal; Wa Ode Arsyiah
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i3.828

Abstract

Desa dengan keidentikanya akan keterbelakangan serta penumpukan angkatan kerja produktif yang menganggur. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menghadirkan program inovasi desa (PID). Secara teoritis hadirnya PID merupakan upaya dalam menuntaskan problem ketimpangan serta kemiskinan khususnya di Desa. Penelitian ini secara spesifik ingin melihat sejauh mana implementasi serta angka keberhasilan program PID di Desa Lipu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif yaitu dengan mendiskripsikan fakta-fakta serta hubungan antara fenomena yang diteliti, termasuk hubungan kegiatan, sikap, pandangan serta proses yang sedang dilakukan dan pengaruh dari fenomena untuk menentukan hubungan tertentu antara suatu gejala dengan gejala lain. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Inovasi Desa (PID) di Desa Lipu Kecamatan Kadatua Kabupaten Buton Selatan belum dilakukan dengan maksimal, yakni kualitas dan kuantitas masyarakat partisipasi masyarakat yang mulai menurun, baik dari mengikuti kegiatan langsung maupun dalam pengambilan keputusan.
Pengelolaan Kawasan Permukiman Suku Bajo di Desa Balimu Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton Majid, Abdul; Arsyiah, Wa Ode; Arsal, Laode Muhammad; B, Jasir; Safitri, Novalia
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1303

Abstract

Perubahan kawasan permukiman suku bajo di Desa Balimu berdampak pada penimbunan laut secara terus-menerus untuk merubah bentuk kawasan permukiman mereka. Penimbunan laut tersebut menggunakan batu-batu karang maupun jenis batu timbunan dapat menimbulkan ekosistem laut menjadi terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengelolaan Kawasan Permukiman Suku Bajo Di Desa Balimu Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengelolaan kawasan permukiman di desa Balimu telah merusak ekosistem disekitanya seperti kerusakan terhadap kawasan hutan mangrove akibat adanya penimbunan yang dilakukan secara terus- menerus. Beberapa lokasi didalam permukiman terlihat kumuh akibat tidak adanya tempat penampungan sampah sehingga masyarakat desa Balimu melakukan pembuangan sampah secara bebas kelaut. Dalam upaya pengelolaanya pemerintah desa selalu melibatkan partisipasi dari masyarakat agar adanya keterbukaan dan kejelasan dalam kegiatan didalam desa. Serta belum adanya pemanfaatan untuk mengolah sampah agar jumlah sampah yang dibuang kelaut dapat berkurang.
Implementasi Nilai-Nilai Tradisi Kabuenga Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Majid, Abdul; Ilham, Ilham; Saputri, Indriani; Arsal, La Ode Muhammad; Arsyiah, Wa Ode
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1742

Abstract

Gloalisasi memberi dampak degradasi pada budaya lokal, dan kurangnya kesadaran dalam pelestarian budaya serta nilai-nilai kearifan lokal. Salah satu budaya lokal yang menjadi dampak dari globaliasasi adalah Tradisi Kabuenga Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi nilai-nilai tradisi kabuenga sebagai kearifan lokal Masyarakat Desa Sombu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan implementasi nilai-nilai Tradisi Kabuenga sebagai kearifan lokal masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi belum maksimal, ini dapat dilihat: 1) To Carry Out (Melaksanakan) Masyarakat sebagian belum memahami nilai dalam tradisi kabuenga sehingga mereka blum bisa mengimplementasikanya dalam kehidupan sehari-hari. 2) To Accomplish (Menyelesaikan) tujuan masyarakat desa sombu yaitu memelihara, melestarikan budaya yang ada dan bisa mengimplementasikan nilai-nilai kabuenga. 3) To Fulfill (Mengisi) Tujuan dan harapan dalam pelaksanaan tradisi kabuenga dalam masyarakat desa sombu. 4) To Produce (menghasikan) Implementasi nilai Tradisi kabuenga oleh masyarakat desa sombu dalam konteks nilai ekonomi. 5) To Complete (Melengkapi) menunjukan bahwa implementasi nilai-nilai tradisi kabuenga tidak hanya tentang memulai tetapi juga menyelesaikan setiap proses.