Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi 6-Benzyl Amino Purine (BAP) dan Sukrosa terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Subkultur Anggrek Dendrobium Sp. Woo Leng secara In Vitro Rahmawidowati, Fetri; Nurliana, Steffanie; Satriawan, Dedi; Astuti, R. R. Sri; Marlin, M
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2022: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi BAP dan sukrosa terhadap pertumbuhan dan perkembangan subkultur anggrek Dendrobium sp. Woo Leng secara in vitro. Bibit berasal dari Laboratorium Bioteknologi Hortikultura, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Penelitian ini RAL faktorial terdiri dari 2 faktor, yaitu BAP 0, 1, 2 ppm dan sukrosa 10, 20, 30, 40 g/L. Data dianalisis dengan analisis varian (ANOVA) dan jika terdapat data yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rentang perlakuan BAP 0 ppm (2,08 akar) dan BAP 1 ppm (2,66 akar) merupakan perlakuan yang lebih baik dibandingkan BAP 2 ppm (0,97 akar) pada jumlah akar, rentang perlakuan BAP 0 ppm (1,22 cm) dan BAP 1 ppm (1,73 cm) merupakan perlakuan yang lebih baik dibandingkan BAP 2 ppm (0,97 cm) pada panjang akar, rentang perlakuan BAP 1 ppm 7,94 daun) dan BAP 2 ppm (8,17 daun) merupakan perlakuan yang lebih baik dibandingkan BAP 0 ppm (7,22 daun) pada jumlah daun, perlakuan BAP 1 ppm (1,63 tunas) merupkan perlakuan terbaik pada jumlah tunas. Perlakuan sukrosa 40 g/L (2,66 akar) merupakan perlakuan terbaik pada jumlah akar, sukrosa 40 g/L (1,77 cm) merupakan perlakuan terbaik pada panjang akar. Interaksi BAP dan sukrosa pada rentang perlakuan BAP 1 ppm dan sukrosa 30 g/L (8,88 daun), BAP 2 ppm dan sukrosa 10 g/L (8,44 daun), BAP 0 ppm dan sukrosa 40 g/L (8,22 daun), BAP 1 ppm dan sukrosa 40 g/L (8,22 daun), BAP 2 ppm dan sukrosa 30 g/L (8,22 daun), BAP 2 ppm dan sukrosa 20 g/L (8,00 daun), daun), BAP 1 ppm dan sukrosa 20 g/L (7,56 daun), BAP 2 ppm dan sukrosa 40 g/L (7,56 daun) merupakan konsentrasi yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya pada jumlah daun Dendrobium sp. Woo Leng.
Penerapan Komunikasi Bisnis Islam pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dedi Satriawan
Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia bisnis di masa depan dihadapkan pada persaingan yang ketat, perusahaan yang memiliki pengelolaan yang matang akan lebih unggul dan dapat bertahan lama. Pada dasarnya bagi umat Islam ketika berbisnis bukan hanya untuk mendapatkan profit berlimpah. Tetapi juga mendapatkan keberkahan akan setiap transaksi yang ada. Oleh karena itu perlu adanya etika dalam berkomunikasi di dalam bisnis. Yang mana etika ini adalah cerminan integritas pelaku bisnis dalam menentukan sikap dan perilaku untuk berinteraksi dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan komunikasi bisnis Islami pada UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data-data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, artikel, dan sumber lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi bisnis Islami dapat diterapkan pada UMKM melalui beberapa aspek, seperti transparan, jujur, bertanggung jawab, dan mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam berbisnis. Penerapan komunikasi bisnis Islami pada UMKM ini dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan usaha, seperti membangun kepercayaan pelanggan, meningkatkan citra perusahaan, dan menciptakan hubungan bisnis yang berkelanjutan.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DIGITAL, HERDING, DAN OVERCONFIDENCE TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI EMAS DIGITAL DI APLIKASI DOMPET DIGITAL DANA DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM: (Studi Pada Investor Emas Digital Generasi Z Aplikasi DANA Di Bandar Lampung) Rendi Aditya Putra; Siska Yuli Anita; Dedi Satriawan
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v5i3.6487

Abstract

This study aims to analyze the influence of digital financial literacy, herding behavior, and overconfidence on digital gold investment decisions through the DANA application, viewed from the perspective of Islamic business ethics. A quantitative approach was employed using a survey method and purposive sampling technique. The sample consisted of 100 Generation Z respondents (aged 19–25) residing in Bandar Lampung who have experience investing in digital gold via the DANA platform. Data were collected using a structured Likert-scale questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0 software. The results show that all independent variables have a positive and significant effect on investment decisions: digital financial literacy (β = 0.375; p < 0.001), herding (β = 0.262; p = 0.009), and overconfidence (β = 0.302; p = 0.001). These findings highlight that young investors’ behavior is influenced not only by cognitive rationality but also by psychological and social dynamics. From an Islamic business perspective, investment decisions must be free from excessive speculation and carried out with fairness and transparency. Therefore, integrating digital literacy with Islamic ethical values is essential to shape investment decisions that are not only financially beneficial but also morally responsible and spiritually rewarding. Investment decisions, in this context, should be grounded in the principles of prudence, justice, and the avoidance of gharar (excessive uncertainty). Thus, it is crucial for the younger generation to enhance their financial literacy and ethical awareness to ensure their investment behavior aligns with Islamic values.
Analysis of Mercury Concentration in Food Crops Around the Lebong Regency Gold Mine Fatimatuzzahra, Fatimatuzzahra; Sri Astuti, RR; Satriawan, Dedi; Sipriyadi, Sipriyadi; Istikhomah, Sekar; Eva Nadya Purba, Juwita; Farid Fadhlullah, Muhammad; Wahyu Nengsih, Anisa; Shofi, Muh.; Saputra, Alanindra
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 16 No 2 (2025): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v16i2.29163

Abstract

This study aims to inventory the types of food crops growing around tailings ponds and to quantify mercury concentrations in food crop tissues growing in the area around the gold mine. The samples taken are plants consumed by residents. Mercury content testing uses a mercury analyzer. The results of the study showed that from 4 observation locations, a total of 11 types of food crops were found, all of which contained mercury (Hg) with a concentration range of 0.01-0.54 mg/kg. Similarly, the soil as a growing medium contains quite high levels of mercury at location 1, namely 54.36 mg/kg, and the lowest at location 3 at 0.12 mg/kg. The concentration of mercury in vegetable leaves is much higher than in other organs such as tubers, flowers, and fruits. Furthermore, to plant plants for consumption, it is best to pay attention to the condition of the growing medium, as a prevention of heavy metal (mercury) contamination, such as the environment (air, soil, water) that is far from waste retention ponds or waste discharge streams containing heavy metals (mercury). Analisis Konsentrasi Merkuri pada Tanaman Pangan di Sekitar Tambang Emas Kabupaten Lebong ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis tanaman pangan yang tumbuh disekitar kolam penampungan limbah (tailing) dan untuk mengkuantifikasi konsentrasi merkuri dalam jaringan tanaman pangan yang tumbuh di area sekitar tambang emas. Sampel yang diambil merupakan tanaman yang memang dikonsumsi oleh warga setempat. Uji kandungan merkuri menggunakan mercury analyzer. Hasil penelitian menunjukkan dari 4 lokasi pengamatan, ditemukkan Sebanyak 11 jenis tanaman pangan yang semuanya mengandung merkuri (Hg) dengan kisaran konsentrasi 0,01-0,11 mg/kg. Demikian pula, tanah sebagai media tanam mengandung kadar merkuri yang cukup tinggi di lokasi 1, yaitu 54,36 mg/kg, dan paling rendah dilokasi 3 sebesar 0,12 mg/kg. konsentrasi merkuri dalam daun sayuran jauh lebih tinggi dibandingkan organ lain seperti tuber, bunga, dan buah. Selanjutnya, untuk menanam tanaman yang akan dikonsumsi sebaiknya memperhatikan kondisi media tumbuh, sebagai pencegahan dari kontaminasi logam berat (merkuri), seperti lingkungan (udara, tanah,air) yang jauh dari kolam penampungan limbah maupun aliran pembuangan limbah yang mengandung merkuri.
Kajian Adaptasi Nymphaea pubescens, Salvinia molesta, Rhizophora mucronata, dan Eleocharis dulcis di Rawa Kumayan Sulistiyani, Ani; satriawan, Dedi; Mubarokah, Arin Ulfiana; Amelia, Eda; Napitupulu, Jesica Laura
Konservasi Hayati Vol 22 No 01 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/hayati.v22i01.46738

Abstract

Pulau Kumayan merupakan kawasan rawa di Kota Bengkulu dengan kondisi ekologi yang kompleks, namun kajian adaptasi flora akuatik terhadap perubahan lingkungan masih terbatas. Urgensi penelitian didasari oleh meningkatnya degradasi rawa dan perubahan iklim yang mengancam biodiversitas flora akuatik, sehingga pemahaman mengenai mekanisme adaptasi menjadi penting untuk upaya konservasi. Penelitian bertujuan mengkaji strategi adaptasi morfologi dan anatomi empat flora akuatik: Nymphaea pubescens, Salvinia molesta, Rhizophora mucronata, dan Eleocharis dulcis, serta keterkaitannya dengan fisiologi tumbuhan dan  faktor abiotik lingkungan. Metode penelitian melalui jelajah, pengamatan morfologi, dan analisis deskriptif anatomi preparat mikroskopis organ daun, batang, dan akar. Data abiotik lingkungan menunjukkan intensitas cahaya tinggi (88–98%), suhu air 27,0–28,0°C, pH asam (5,5–6,0), dan salinitas rendah (0,2–0,3 ppt). Hasil kajian menunjukkan bahwa spesies di zona floating (N. pubescens dan S. molesta) mengembangkan adaptasi morfologi berupa perluasan lamina daun, modifikasi trikoma dan kutikula sebagai mekanisme evaporative cooling untuk menjaga stabilitas suhu enzim fotosintesis. Spesies zona emergent (E. dulcis dan R. mucronata) ditemukan mengalami reduksi helaian daun dan perkembangan jaringan klorenkim korteks batang guna optimalisasi asimilasi. Secara anatomis, keempat spesies mengembangkan sistem aerenkim dan sklerenkim terlignifikasi untuk memberikan integritas mekanik pada substrat lumpur sekaligus memfasilitasi transportasi oksigen longitudinal guna mencegah kekurangan oksigen. Selain itu, ditemukannya stomata tipe kriptofor dan xilem yang luas pada R. mucronata menunjukkan mekanisme konservasi air meskipun berada pada lingkungan salinitas rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi flora akuatik pada setiap zonasi ditentukan oleh interaksi sinergis antara morfologi dan anatomi dalam merespons stres abiotik di ekosistem rawa.
Language Property in Speech Acts Language Activities in Speech Program Indonesian Lawyers Club (ILC) TV ONE Dedi Satriawan
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 10 No. 1 (2023): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v10i1.2390

Abstract

This study aims to identify, describe the use of locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts and describe the deviations from the use of politeness and cooperation principles in the three types of speech acts on the Indonesia Lawyers Club program on TV One episode Is It Necessary to Declare Total War and Badr War using a descriptive-qualitative approach, so that the speech acts used and deviations from the politeness and cooperation principles used by speakers or resource persons in the event can be identified. This study uses a descriptive-qualitative research method, namely by using content analysis techniques. This means that by using this method the data that has been obtained from the video shows is then transcribed and analyzed, described and interpreted with the stated objectives and then concluded. In analyzing the data, a series of activities were carried out, namely 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) drawing conclusions. The results of the study show that the most widely used speech act is perlocutionary speech act, and if it is associated with the use of the principles of politeness and cooperation, then most of the speakers violate the maxims of wisdom, humility and consensus. Meanwhile, when viewed from the violation of the principle of cooperation, speakers often violate the maxim of quality and method.
Digital Learning Literacy and Business Education from an Islamic Perspective at High School in Malaysia Iqbal Alan Abdullah; Putri Allana Abdullah; Abaidullah Bin Mustaffa; Dedi Satriawan; Basrowi Basrowi; Pertiwi Utami; Nur Azizah Zuhriyah
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v5i3.9179

Abstract

Partners in this program are teachers from the National High School or Bukit Katil State School (SMK) in Ayer Keroh, Melaka, Malaysia. The problem faced by partners is that there is still not optimal knowledge about the use of digital learning and business education from an Islamic studies perspective. Apart from that, several teachers have never attended seminars on developing business education which is very important for increasing their insight as teachers at the vocational school level. The teachers have never held discussion activities related to this topic face to face with lecturers or delegates from international universities. In relation to these problems, the problems are efforts to increase literacy, knowledge and insight of teachers regarding the use of digital learning and development of buying and selling businesses from an Islamic perspective through seminars and joint discussions, and efforts to increase Islamic economic and financial literacy, communication skills within the scope of business education development, for teachers together with lecturers from various universities in Indonesia. This activity purposes to identify partners' knowledge and insight in utilizing digital learning and business education effectively from an Islamic perspective. This activity is very useful for expanding and strengthening relationships between teachers and lecturers in related fields. This activity was carried out using the Forum Group Discussion method. After carrying out this international community service activity, the knowledge, literacy and understanding abilities of the teachers increased. This is demonstrated by their ability to answer various questions in the discussions held. The teachers are also quite enthusiastic in establishing good relationships with lecturers from various disciplines
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM), PROMOSI, DAN KEAMANAN APLIKASI TERHADAP MINAT PENGGUNA BANK DIGITAL (STUDI PADA MAHASISWA GENERASI Z PENGGUNA SEABANK DI KOTA BANDAR LAMPUNG) Melati Istiani; Erike Anggraeni; Dedi Satriawan
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i1.721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM), promosi, dan keamanan aplikasi terhadap minat penggunaan bank digital SeaBank di kalangan mahasiswa Generasi Z di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkembangnya layanan perbankan digital serta pentingnya memahami faktor-faktor yang memengaruhi minat generasi muda terhadap bank digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 96 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS melalui uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan aplikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan bank digital, sementara E-WOM dan promosi tidak berpengaruh signifikan. Dalam perspektif ekonomi Islam, keamanan dan kejujuran dalam promosi menjadi aspek penting dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam layanan keuangan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif dan sesuai prinsip syariah dalam industri perbankan digital.