Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

IMPLEMENTASI CHATBOT PADA TELEGRAM UNTUK MENDETEKSI SPAM MENGGUNAKAN METODE XGBOOST Juliyanto, Fery; Husain; Lilik Widyawati; Khairan Marzuki; I Made Yadi Dharma
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 8 No. 2 (2025): MISI Juni 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/misi.v8i2.1681

Abstract

Meningkatnya pemakaian aplikasi Telegram sebagai sarana komunikasi mendorong kebutuhan akan sistem otomatis yang bisa mendeteksi pesan spam secara langsung, karena pesan spam dapat mengganggu kenyamanan pengguna dan bahkan menyebabkan kerugian. Studi ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan chatbot di Telegram untuk mengidentifikasi pesan spam dengan metode XGBoost. Proses pengembangan mengikuti langkah-langkah CRISP-DM, yang mencakup business understanding, data preparation, modeling, evaluation, dan deployment. Dataset terbagi menjadi dua bagian, yaitu data pelatihan dan data pengujian, untuk mengukur kinerja model. Model XGBoost dilatih menggunakan data training dan diuji dengan data testing pada tiga skenario pembagian proporsi, yaitu 70% - 30%, 80% - 20%, dan 90% - 10%, guna menghitung tingkat akurasi dalam mengklasifikasikan pesan sebagai spam atau non spam (ham). Hasil penerapan menunjukkan bahwa chatbot mampu mengenali pesan spam dengan baik dan dapat melakukan tindakan seperti memberikan peringatan, menghapus pesan spam, serta memblokir pengirim jika ada pengulangan pesan spam yang sama lebih dari dua kali. Oleh karena itu, sistem ini dapat mempertahankan kenyamanan komunikasi di platform Telegram dengan cara yang otomatis dan fleksibel. Tingkat akurasi tertinggi yang diraih dari semua pengujian adalah 0.9656 atau 96.57%. Rata-rata precision untuk pesan ham dan spam adalah 96% dan 97%, recall masing-masing sebesar 96% dan 97%, serta F1-score masing-masing 96% dan 97%. Matriks kebingungan pada setiap skenario menunjukkan akurasi yaitu 94.86% (70% - 30%), 94.42% (80% - 20%), dan 94.87% (90% - 10%). Kontribusi utama dari studi ini adalah hadirnya sistem chatbot berbasis XGBoost yang terintegrasi dalam aplikasi Telegram, yang dapat mendeteksi dan menangani pesan spam secara langsung. Sistem ini membantu menciptakan suasana komunikasi yang lebih aman, nyaman, dan secara otomatis terhindar dari gangguan spam.
Pendampingan Dan Pelatihan Digital Marketing UMKM Desa Batu Asak - Lombok Tengah adil, ahmat; Tajuddin, Muhammad; Anas, Andi Sofyan; Muhid, Abdul; Pribadi, Agus; Dharma, I Made Yadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4765

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan suatu bentuk usaha kecil masyarakat yang sangat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Indonesia karena dapat menyerap banyak tenaga kerja. UMKM di Desa Batu Asak terdiri dari beragam usaha, seperti makanan tradisional, kerajinan tangan dan lain-lain, yang pelakunya adalah sekumpulan ibu rumah tangga. Terdapat banyak permasalahan dalam mengembangkan usaha mereka, terutama menyangkut pemasaran produk yang hanya dijual dilingkungan sekitar atau menerima pesanan saat ada kegiatan pernikahan dan keagamaan. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan pelaku usaha terhadap pemasaran produk termasuk kurang memahami pemanfaatan teknologi dalam memasarkan produk. Oleh karena itu, dibutuhkan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mitra dibidang digital marketing. Hasil akhir yang diharapkan dari kegiatan ini adalah, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang strategi digital marketing seperti SEO, SEM, pemasaran media sosial, dan email marketing, dan menggunakan alat-alat digital marketing seperti Google Analytics, Google Ads, dan platform media sosial.
Analisis Pengamanan File Menggunakan Enkripsi dan Dekripsi dengan Algoritma AES-GCM-SIV Asgap Putra Zulian, Asgap; Kartarina, Kartarina; Dharma, I Made Yadi
Edu Elektrika Journal Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduel.v13i1.26826

Abstract

Keamanan file pada aplikasi web merupakan aspek krusial dalam menjaga integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan data pengguna. Seiring meningkatnya ancaman keamanan digital, diperlukan pendekatan kriptografi yang mampu mengatasi kelemahan algoritma konvensional, terutama terhadap serangan akibat reuse nonce. Penelitian ini membahas implementasi algoritma AES-GCM-SIV sebagai metode enkripsi dan dekripsi file untuk meningkatkan perlindungan terhadap ancaman tersebut. Sistem dikembangkan menggunakan model SDLC Agile dan diimplementasikan pada framework Laravel untuk sisi back-end, serta React untuk front-end. Proses kriptografi dijalankan melalui binary eksternal berbasis bahasa pemrograman Rust guna memperoleh performa dan efisiensi optimal. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan performa dan tingkat keamanan antara algoritma AES-GCM-SIV dan AES-GCM. Hasil pengujian menunjukkan bahwa meskipun AES-GCM memiliki waktu eksekusi lebih cepat, AES-GCM-SIV memberikan keunggulan signifikan dari sisi keamanan, terutama dalam skenario penggunaan ulang nonce, di mana kerahasiaan data tetap terjaga. Dengan demikian, AES-GCM-SIV layak dipertimbangkan sebagai solusi kriptografi yang lebih aman untuk pengamanan file pada aplikasi web yang membutuhkan jaminan keamanan tingkat tinggi.  
Penerapan Media Promosi Desa Saribaye Sebagai Desa Agrowisata Berbasis Website Priyanto, Dadang; Dharma, I Made Yadi; Azhar, Raisul; Suriyati, Suriyati; Azwar, Muhamad; Khirullah, Zidan
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.741

Abstract

Desa Saribaye merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Saribaye memiliki potensi Agrowisata yang memanfaatkan sektor pertanian atau perkebunan sebagai destinasi wisata yang dapat menarik para wisatawan. Obyek wisata desa Agrowisata Saribaye yang utama ada dua yaitu Kebun Irup dan Satnite. Permasalahan yang dijumpai di Desa Agrowisata Saribaye adalah  belum banyak dikenal wisatawan, pengunjuang hanya berasal dari desa sekitar, dan Desa Saribaye belum mempunyai media promosi untuk memperkenalkan sebagai desa Agrowisata. Sehingga kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan solusi permasalahan di desa Saribaye dengan membuatkan media promosi dalam bentuk aplikasi website untuk mempromosikan sebagai desa Agrowisata. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Prapengabdian atau Persiapan pengabdian mulai dari survey sampai dengan pembuatan aplikasi website dengan metode Waterfall, dan metode kedua yaitu Pelaksanaan Pengabdian dengan melakukan Installasi Program Aplikasi dan melakukan pelatihan kepada petugas atau operator desa menggunakan program aplikasi. Hasil kegiatan pengabdian ini diterapkanya program aplikasi media promosi desa Agrowisata Saribaye berbasis website, dan telah dilakukan pelatihan penggunaan program aplikasi kepada aparat desa Saribaye. Kesimpulanya kegiatan ini dapat memberikan terobosan baru di desa Saribaye dalam mempromosikan sebagai desa Argrowisata di masyarakat luas dan dapat memudahkan para calon wisatawan mendapatkan informasi awal sebelum berkunjung dengan mudah dan terupdate.
Pelatihan Proxmox Infrastructure as Code dengan Ansible untuk Guru SMK TKJ Hariyadi, I Putu; Azwar, Muhamad; Azhar, Raisul; Dharma, I Made Yadi; Zulkipli, Zulkipli
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.770

Abstract

Virtualization technology has been applied in the world of education including in Vocational High Schools (SMK) of Computer and Network Engineering (TKJ) to support the teaching and learning process in the laboratory. Teachers face challenges when preparing the virtual laboratory infrastructure, especially when used by many students. It is necessary to create containers, user accounts and set access permissions so that each student can use the virtual laboratory built using Proxmox. This process is generally done manually so it takes time and effort and is prone to errors. Infrastructure as Code (IaC) is an approach to managing and providing Information Technology (IT) infrastructure by writing and running code automatically to overcome manual configuration problems. Community service activities with this training method aim to provide insight and knowledge about IaC using Ansible on Proxmox so as to help teachers manage virtual laboratories more effectively and efficiently. The training was conducted online via Cisco Webex and each teacher who participated in the practice directly using a Virtual Private Server (VPS) with a Proxmox installation and received very positive feedback from the participants. Based on the results of the post-training questionnaire filled out by 17 participants, the information obtained was that participants were able to receive and apply the material related to IaC using Ansible on VPS Proxmox very well by 82% and well by 18%. This achievement is an indicator of the success of the objectives of the implementation of the community service activities that have been carried out.
Computerpedia (Sistem Informasi E-Commerce) dalam Pembelajaran MSIB di Perusahaan PT. Nurul Fikri Cipta Inovasi Putra, Muhammad Riyandana; Husain, Husain; Dharma, I Made Yadi
CORISINDO 2025 Vol. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional CORISINDO 2025
Publisher : CORISINDO 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/corisindo.v1.5536

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan signifikan dalam pola transaksi jual beli, termasuk di sektor penjualan produk elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi e-commerce bernama Computerpedia yang berfungsi sebagai media penjualan dan penyedia informasi produk elektronik seperti PC, laptop, dan handphone. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel, database MySQL, serta perancangan antarmuka berbasis UI/UX untuk memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mencari, memesan, dan melakukan pembayaran produk secara daring. Metode pengembangan yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan UML, implementasi, dan pengujian. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem yang dibuat dapat mempermudah pengguna dalam memperoleh informasi dan melakukan transaksi, serta memudahkan pengelola dalam mengelola produk, pesanan, dan laporan penjualan. Ke depannya, pengembangan fitur keamanan, integrasi dengan platform eksternal, dan peningkatan layanan interaktif direkomendasikan agar sistem dapat bersaing secara kompetitif di pasar e-commerce.
SISTEM INFORMASI PRESENSI SISWA BERBASIS QR CODE DENGAN APLIKASI MOBILE TERINTEGRASI Dharma, I Made Yadi; Adil, Ahmat; Hariyadi, I Putu; Husaeri, Muzammil; Husain, Husain; Alfiansyah, Muhamad Wisnu
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 9 No 2 (2025): JISICOM (December 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisicom.v9i2.2223

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem informasi presensi siswa berbasis QR code dengan aplikasi mobile terintegrasi untuk mengatasi tantangan pencatatan kehadiran manual di institusi pendidikan. Sistem menyediakan monitoring kehadiran real-time untuk guru, siswa, orang tua/wali, guru bimbingan konseling (BK), dan kepala sekolah melalui aplikasi mobile dan web berbasis peran. Menggunakan metodologi pengembangan Waterfall, sistem mengintegrasikan fitur generate dan scan QR code, validasi geolokasi, autentikasi perangkat, dan notifikasi real-time. Langkah keamanan mencakup QR code dinamis, autentikasi berbasis sesi, enkripsi database, dan implementasi firewall Software-Defined Network (SDN). Pengujian sistem menunjukkan akurasi 95% dalam pencatatan kehadiran, mengurangi waktu pencatatan 80% dibanding metode manual, dan mencapai rating kepuasan pengguna 91%. Aplikasi mobile berhasil menyediakan notifikasi kehadiran real-time untuk orang tua, memungkinkan guru BK melacak pola kehadiran siswa, dan memfasilitasi pelaporan komprehensif untuk administrator sekolah. Sistem ini mengatasi tiga masalah utama: lambatnya rekapitulasi presensi manual, kesulitan monitoring kehadiran siswa oleh guru BK, dan kurangnya kesadaran orang tua terhadap kehadiran anak di sekolah. Hasil implementasi menunjukkan sistem efektif meningkatkan efisiensi manajemen kehadiran sambil menyediakan informasi transparan dan real-time kepada semua pemangku kepentingan.
Digitalisasi Desa Wisata Untuk Peningkatan Ekonomi Desa Berkelanjutan Melalui Kemitraan Pokdarwis Lembar Selatan Widia Febriana; Husain; I Made Yadi Dharma; Lady Faerrosa
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i1.4151

Abstract

Abstract: Developing tourism villages is a crucial strategy for strengthening local economies, reducing urbanization, and maintaining cultural and environmental sustainability. This concept is increasingly relevant in the era of digital transformation, when tourism villages are required to adapt through technology-based smart tourism approaches, digital promotion, and information services. One area with significant potential is Lembar Selatan Village in West Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Surrounded by 70 hectares of mangrove forest, a coastline, marine life, and well-preserved local traditions, the village has the potential to be developed into a coastal ecotourism destination. The Lembar Selatan Ecotourism Awareness Group (Pokdarwis) has begun managing tourism based on conservation and environmental education. However, obstacles remain, such as low digital literacy, the lack of an online promotion and reservation system, and limited destination management training. These conditions impact market reach and low tourist visits. Therefore, Community Service (PKM) activities are designed to increase Pokdarwis capacity, strengthen tourism digitalization through websites and promotional media, and encourage local community empowerment. This program is expected to realize inclusive, participatory, and sustainable coastal ecotourism, as well as strengthen the competitiveness and branding of Lembar Selatan Tourism Village. Keyword: stourism village; tourism digitalization; coastal ecotourism; tourism group (pokdarwis); tourism digitalization; smart tourism; website. Abstrak: Pengembangan desa wisata merupakan strategi penting untuk memperkuat ekonomi lokal, mengurangi urbanisasi, serta menjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan. Konsep ini semakin relevan di era transformasi digital, ketika desa wisata dituntut beradaptasi melalui pendekatan smart tourism berbasis teknologi, promosi digital, dan layanan informasi. Salah satu wilayah yang memiliki potensi besar adalah Desa Lembar Selatan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Desa ini dikelilingi hutan mangrove seluas 70 hektare, garis pantai, biota laut, serta tradisi lokal yang masih terjaga, sehingga potensial dikembangkan menjadi destinasi ekowisata pesisir. Tahapan Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui identifikasi kebutuhan Pokdarwis, pengembangan website sistem informasi wisata, penguatan ekowisata mangrove, pemasangan lampu tenaga surya, penyediaan fasilitas kebersihan, penempatan papan informasi berbasis QR, serta pelatihan penggunaan megaphone untuk mendukung pelayanan wisata serta pelatihan manajement wisata. Kondisi ini berdampak pada rendahnya jangkauan pasar dan kunjungan wisatawan. Untuk itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dirancang guna meningkatkan kapasitas Pokdarwis, memperkuat digitalisasi pariwisata melalui website dan media promosi, serta mendorong pemberdayaan masyarakat lokal. Program ini diharapkan mewujudkan ekowisata pesisir yang inklusif, partisipatif, berkelanjutan, serta memperkuat daya saing dan branding Desa Wisata Lembar Selatan. Kata kunci: desa wisata; digitaisasi pariwisata; ekowisata pesisir; pokdarwis; digitalisasi pariwisata; smart tourism; website
Implementation of Neural Machine Translation in Translating from Indonesian to Sasak Language Helna Wardhana; I Made Yadi Dharma; Khairan Marzuki; Ibjan Syarif Hidayatullah
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v23i2.3465

Abstract

Language translation is part of Natural Language Processing, also known as Machine Translation, which helps the process of learning foreign and regional languages using translation technology in sentence form. In Lombok, there are still people who are not very fluent in Indonesian because Indonesian is generally only used at formal events. This research aimed to develop a translation model from Indonesian to Sasak. The method used was the Neural Machine Translation with the Recurrent Neural Network - Long Short Term Memory architecture and the Word2Vec Embedding with a sentence translation system. The dataset used was a parallel corpus from the Tatoeba Project and other open sources, divided into 80% training and 20% validation data. The result of this research was the application of Neural Machine Translation with the Recurrent Neural Network - Long Short Term Memory algorithm, which could produce a model with an accuracy of 99.6% in training data and 71.9% in test data. The highest ROUGE evaluation metric result obtained on the model was 88%. This research contributed to providing a translation model from Indonesian to Sasak for the local community to facilitate communication and preserve regional language culture.