Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MEMBANGUN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI BANK SAMPAH PADA REMAJA SMAS GUPITA RAJA AMPAT PAPUA BARAT DAYA Ponisa Anggraini; Nasral; Irwandi; Hendri Padmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 4 No. 2 (2024): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian merupakan kegiatan yang dilakukan untuk melihat kontribusi sosial dari program bank sampah yang diterapkan di SMAS Gupita, Raja Ampat, Papua Barat Daya, untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa yang bertujuan untuk memberikan pendidikan tentang pengelolaan sampah, memfasilitasi pengumpulan dan daur ulang sampah, serta membangun sikap tanggung jawab terhadap lingkungan di antara remaja. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah, dan implementasi sistem bank sampah di sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang dampak sampah terhadap lingkungan tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pengelolaan sampah sehari-hari yang memperlihatkan bahwa penerapan bank sampah di sekolah dapat meningkatkan kesadaran lingkungan siswa, mengurangi volume sampah yang dibuang sembarangan, serta memupuk budaya peduli lingkungan di komunitas sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran lingkungan siswa setelah mengikuti program ini. Selain itu, siswa juga menunjukkan perubahan perilaku yang positif dalam hal pengelolaan sampah. Kegiatan yang sudah dilakukan diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Papua Barat Daya untuk mengimplementasikan inisiatif serupa, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan secara lebih luas.
SOSIALISASI PENTINGNYA HAK ASASI MANUSIA (HAM) BAGI SISWA SMPN 21 KOTA BENGKULU Muhammad Oktario Trias Saputra; Nasral
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.9745

Abstract

Hak asasi manusia (HAM) merupakan hak yang sudah melekat pada diri manusia sejak lahir dan bersifat universal. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada saat KKN di SMPN 21 Kelurahan Panorama permasalahan yang sama juga terjadi, siswa masih belum terlalu memperhatikan terkait dengan HAM dan cenderung kurang memahami apa itu HAM sehingga sering terjadi pelanggaran yang tidak disengaja. Tujuan dilakukannya sosialisasi terkait HAM kepada masyarakat di SMPN 21 Kelurahan Panorama adalah untuk memberikan pemahaman kepada Siswa tentang pentingnya HAM serta sebagai suatu upaya agar masyarakat dapat berhati-hati dalam berperilaku agar tidak melanggar HAM. Adanya penyuluhan ini bermaksud ingin menumbuhkan kesadaran bagi para Siswa agar dapat melindungi hak-hak yang dimilikinya agar tidak diganggu gugat oleh orang lain, begitupun sebaliknya. Hasil yang diperoleh adalah, rata- rata pertanyaan sudah dijawab benar oleh para siswa, mereka sudah mulai mamahami terkait HAM dan pelanggarannya. Masyarakat juga mengaku lebih peduli terhadap permasalahan HAM setelah dilaksanakan sosialisasi.
PENDAMPINGAN PRATIKUM BIOLOGI UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI PRATIKUM DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MA AL KARIM BENGKULU TENGAH Apriza Fitriani; Megasari Apriniarti; Nasral
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.10670

Abstract

Praktikum biologi merupakan komponen penting dalam pembelajaran yang berperan dalam mengembangkan kompetensi praktikum dan keterampilan proses sains peserta didik. Namun, hasil observasi awal di MA Al Karim Bengkulu Tengah menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum masih belum optimal akibat keterbatasan pengalaman siswa dalam menggunakan peralatan laboratorium dan rendahnya intensitas kegiatan praktikum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi praktikum dan keterampilan proses sains siswa melalui pendampingan praktikum biologi berbasis laboratorium di Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Juni 2025 dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri atas 16 guru, 7 siswa kelas X IPA, dan 12 siswa kelas XI IPA. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan alat laboratorium, pendampingan praktikum, serta evaluasi menggunakan lembar observasi keterampilan praktikum dan angket respons peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi praktikum peserta pada aspek penggunaan mikroskop, pengamatan preparat, pencatatan data, dan komunikasi hasil pengamatan, disertai tingkat kepuasan peserta sebesar 95% yang termasuk kategori sangat baik. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi laboratorium guru serta praktikum  siswa sehingga layak diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah.
PENTINGNYA MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA SMP NEGERI 21 DENGAN BELAJAR PUBLIC SPEAKING DI KELURAHAN PANORAMA KECAMATAN SINGARANPATI KOTA BENGKULU Wita Rahmadanti; Nasral; Hasmi Suyuthi; Dian Susyla; Muhammad Husni Rifqo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 5 No. 3 (2025): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jimakukerta.v5i3.9174

Abstract

Tujuan ini yakni meningkatkan rasa percaya diri siswa dengan belajar publicc speaking. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat dengan perencanaan pembelajaran melalui tiga tahap pendahuluan, inti dan penutup. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa melaksanakan pembelajaran public speaking. pembelajaran terdiri dari tiga tahap yakni pendahuluan berupa awal pembelajaran dengan cara memberikan salam, menanyakan keadaan dan absensi. Pada inti, mahasiswa KKN menyampaikan materi public speaking kepada siswa dengan berbagai metode dan media. Terakhir mahasiswa menutup dengan menyimpulkan materi dan mengevaluasi belajar siswa. Kemudian mahasiswa KKN meminta siswa untuk membuat pidato singkat. Terlihat pada program ini berjalan baik yakni siswa yang antusias untuk belajar dan mampu menanamkan rasa percaya diri akan kemampuan berbicara.