Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : ELECTRA : Electrical Engineering Articles

PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DI GEDUNG LAB TERPADU UNIVERSITAS PGRI MADIUN Prasetya, Hangga; Sunaryantiningsih, Ina; Yuniahastuti, Irna Tri
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v4i2.13711

Abstract

Energi merupakan kebutuhan dasar semua manusia. Sebagian besar kebutuhan energi saat ini dipenuhi oleh energi dari bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas alam. Namun, pasokan energi saat ini menurun. Jika tidak segera ditangani, tidak menutup kemungkinan akan terjadinya krisis energi. maka tujuan dari penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk merancang sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di gedung Lab Terpadu Universitas PGRI Madiun sebagai langkah pemanfaatan sumber EBT. Metode pengumpulan data berupa observasi di Lab Terpadu Universitas PGRI Madiun. Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ini meliputi pemilihan panel surya, inverter, dan kerangka kaki-kaki panel surya. Kemudian dilakukan perhitungan daya output PLTS dan juga penghematan biaya perbulan. Hasil perhitungan dalam perencanaan PLTS ini menunjukkan bahwa daya yang terpasang di Lab Terpadu Universitas PGRI sebesar 197 kVA, sedangkan pemakaian daya di gedung Lab Terpadu Universitas PGRI Madiun dalam sebulan sebesar 15.236 kWh/bulan. PLTS ini mampu membangkitkan daya sebesar 378,8 kWh/hari,yang berarti dimana PLTS mampu membangkitkan daya sebesar 11.364 kWh/bulan. Apabila di asumsikan harga listrik dari PLN saat ini adalah ,berarti PLTS ini telah menghemat sebesar  dari biaya tanggungan listrik di gedung Lap Terpadu UNIPMA untuk setiap bulannya.
PERANCANGAN SISTEM MONITORING PANEL SURYA DENGAN BERBASIS IOT MENGGUNAKAN BLYNK Akbar, Dian Faisal; Yuniahastuti, Irna Tri; Sari, Churnia
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknologi yang sangat potensial untuk menghasilkan energi matahari adalah teknologi panel surya, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia. Saat ini, teknologi pemanen energi berbasis panel surya/photovoltaic (PV) sangat maju dan banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan. Tujuan Dari penelitian ini untuk mengetahui luaran dari panel surya. Pengujian ini di lakukan selama 7 hari dengan 7 kali pengukuran yaitu pada jam 09.00 hingga jam 15.00. Alat pengujian menggunakan sensorINA219 dan watt meter. Hasil pengujian mendapatkan hasil rata rata daya harian yaitu 11,14 watt pada pengukuran menggunakan Watt meter. Sedangkan hasil rata rata daya yang di peroleh sensor INA219 adalah 7,77 watt. Untuk melakukan pengujian arus dan tegangan pada panel surya, penelitian ini menggunakan panel surya 50 wp jenis pollikristalin, mikrokontroler NodeMCU ESP8266 dan sensor INA219. Data kemudian dikirim ke aplikasi Blynk melalui internet. One technology that has great potential for producing solar energy is solar panel technology, especially in tropical countries like Indonesia. Currently, energy harvesting technology based on solar panels/photovoltaic (PV) is very advanced and widely used for various needs. The aim of this research is to determine the output of solar panels. This test was carried out for 7 days with 7 measurements, namely from 09.00 to 15.00. The testing tool uses an INA219 sensor and a watt meter. The test results showed that the average daily power was 11.14 watts when measured using a Watt meter. Meanwhile, the average power results obtained by the INA219 sensor were 7.77 watts. To test the current and voltage on solar panels, this research uses a 50 wp polycrystalline solar panel, a NodeMCU ESP8266 microcontroller and an INA219 sensor. The data is then sent to the Blynk application via the internet.
ANALISIS PENGUJIAN RELAY DISTANCE BERDASARKAN REKOMISIONING RELAY DISTANCE MENGGUNAKAN ISA DRTS 64 Kusuma, Feldinando Altalarik; Sunaryantiningsih, Ina; Yuniahastuti, Irna Tri
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.20781

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sistem proteksi yang efektif untuk melindungi jaringan listrik dari terjadinya gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem proteksi pada distribusi tenaga listrik dengan fokus pada penyesuaian setting relai distance dan pengujian menggunakan standar ISA DRTS 64. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan fokus pada pengukuran dan analisis data numerik untuk memperoleh informasi yang akurat. Hasil fasa-fasa menunjukkan bahwa relay distance beroperasi dengan akurasi tinggi, dengan kesalahan impedansi maksimum 0,61% pada zona 3 fasa T dan kesalahan impedansi minimum 0,33% pada zona 1 fasa R. Hasil fasa-ground Zona 1 pengujian dilakukan dengan kombinasi tiga fasa netral R,S,T menggunakan impedansi terukur konstan sebesar 1,846 Ω kesalahan pengukuran sebesar 0,33% menunjukkan akurasi yang sangat baik, waktu pengoperasian antara 15,3 ms dan 54,9 ms. Hasil pengukuran metering 1 menunjukkan pembacaan semua fasa sangat mendekati 200,5 A, dengan error 0,2% hingga 0,3%. Menunjukkan akurasi yang sangat baik dalam pengukuran saat ini. Untuk pengujian tegangan , nilai injeksi tiap fasa sebesar 63,509 V  dengan sudut yang sama dengan pengujian arus. Hasil pengukuran menunjukkan pembacaan sekitar 38 kV pada semua fasa, dengan error konstan sebesar -0,1%. Hasil pengukuran metering 2 menunjukkan pembacaan berkisar antara 400,8 A hingga 401,5 A di semua fasa. Kesalahan pengukuran arus bervariasi antara 0,2% dan 0,4%, dengan kesalahan terbesar terjadi pada fase R. Hasil pengujian relay distance pengukuran dan relay distance uji synchrocek terdapat perbedaan sudut antara sisi R, S, T di Main VT (Voltage Transformer) dan VT Synchro Line, dengan nilai 240°, 240°, 240° dan 240°, 230°, 218°, Kondisi ini menghasilkan status "Synchro".
ANALISIS PENGUJIAN RELAY DISTANCE BERDASARKAN REKOMISIONING RELAY DISTANCE MENGGUNAKAN ISA DRTS 64 Kusuma, Feldinando Altalarik; Sunaryantiningsih, Ina; Yuniahastuti, Irna Tri
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.21267

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sistem proteksi yang efektif untuk melindungi jaringan listrik dari terjadinya gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem proteksi pada distribusi tenaga listrik dengan fokus pada penyesuaian setting relai distance dan pengujian menggunakan standar ISA DRTS 64. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan fokus pada pengukuran dan analisis data numerik untuk memperoleh informasi yang akurat. Hasil fasa-fasa menunjukkan bahwa relay distance beroperasi dengan akurasi tinggi, dengan kesalahan impedansi maksimum 0,61% pada zona 3 fasa T dan kesalahan impedansi minimum 0,33% pada zona 1 fasa R. Hasil fasa-ground Zona 1 pengujian dilakukan dengan kombinasi tiga fasa netral R,S,T menggunakan impedansi terukur konstan sebesar 1,846 ? kesalahan pengukuran sebesar 0,33% menunjukkan akurasi yang sangat baik, waktu pengoperasian antara 15,3 ms dan 54,9 ms. Hasil pengukuran metering 1 menunjukkan pembacaan semua fasa sangat mendekati 200,5 A, dengan error 0,2% hingga 0,3%. Menunjukkan akurasi yang sangat baik dalam pengukuran saat ini. Untuk pengujian tegangan , nilai injeksi tiap fasa sebesar 63,509 V dengan sudut yang sama dengan pengujian arus. Hasil pengukuran menunjukkan pembacaan sekitar 38 kV pada semua fasa, dengan error konstan sebesar -0,1%. Hasil pengukuran metering 2 menunjukkan pembacaan berkisar antara 400,8 A hingga 401,5 A di semua fasa. Kesalahan pengukuran arus bervariasi antara 0,2% dan 0,4%, dengan kesalahan terbesar terjadi pada fase R. Hasil pengujian relay distance pengukuran dan relay distance uji synchrocek terdapat perbedaan sudut antara sisi R, S, T di Main VT (Voltage Transformer) dan VT Synchro Line, dengan nilai 240°, 240°, 240° dan 240°, 230°, 218°, Kondisi ini menghasilkan status "Synchro".
Perancangan Sistem Monitoring Panel Surya Dengan Berbasis IoT Menggunakan Blynk Akbar, Dian Faisal; Yuniahastuti, Irna Tri; Sari, Churnia
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v5i1.21271

Abstract

Salah satu teknologi yang sangat potensial untuk menghasilkan energi matahari adalah teknologi panel surya, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia. Saat ini, teknologi pemanen energi berbasis panel surya/photovoltaic (PV) sangat maju dan banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan. Tujuan Dari penelitian ini untuk mengetahui luaran dari panel surya. Pengujian ini di lakukan selama 7 hari dengan 7 kali pengukuran yaitu pada jam 09.00 hingga jam 15.00. Alat pengujian menggunakan sensorINA219 dan watt meter. Hasil pengujian mendapatkan hasil rata rata daya harian yaitu 11,14 watt pada pengukuran menggunakan Watt meter. Sedangkan hasil rata rata daya yang di peroleh sensor INA219 adalah 7,77 watt. Untuk melakukan pengujian arus dan tegangan pada panel surya, penelitian ini menggunakan panel surya 50 wp jenis pollikristalin, mikrokontroler NodeMCU ESP8266 dan sensor INA219. Data kemudian dikirim ke aplikasi Blynk melalui internet.
Perhitungan Keandalan Pembangkit Loss of Load Probability (LOLP) untuk N unit Pembangkit Putra, Reza Aditya; Yuniahastuti, Irna Tri
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v1i2.8960

Abstract

Perhitungan keandalan sistem tenaga listrik dapat dianalisis dari seberapa sering suatu sistem mengalami gangguan/seberapa sering listrik padam. Data hasil gangguan suatu sistem dapat dihitung menggunakan rumus LOLP (Loss of Load Probability). Semakin kecil nilai LOLP berarti suatu sistem semakin sedikit peluang mengalami gangguan dan investasi yang diperlukan untuk mendukung juga akan semakin besar. PLN mematok nilai risk level LOLP satu hari per tahun. Untuk perhitungan LOLP dapat dihitung dengan cara manual ataupun dengan program  bantuan. Pada penelitian ini akan diusulkan program perhitungan menggunakan Matlab, dan  dilakukan perbandingan hasil perhitungan dan waktu operasi sistem dengan menggunakan Mic Excell dan program Matlab. Hasil perhitungan LOLP dengan Excell dan Matlab mempuyai deviasi dibawah 1%. Sehingga program yang diusulkan dinyatakan valid. Sedangkan waktu untuk memproses dengan Mic Excell dan Matlab didapatkan hasil yang sangat kontras. Hal ini disebabkan karena dengan penambahan unit pembangkit Mic Excell harus menghitung nilai LDC setiap penambahan pembangkit hal ini menyebabkan proses di excell membuat waktu lebih lama. Sedangkan waktu proses perhitungan dengan menggunakan Matlab didapatkan waktu yang lebih singkat dan input yang lebih sederhana. 
Perhitungan Keandalan Sistem Distribusi 20 kV Menggunakan Metode SAIDI dan SAIFI di PT. PLN (Persero) ULP Maospati Zaki, Ahmad; Yuniahastuti, Irna Tri; Sunaryantiningsih, Ina
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v2i2.12253

Abstract

Sistem distribusi memiliki peran yang sangat besar dalam memberikan jaminan serta kualitas penyaluran energi listrik, sehingga dapat memenuhi standart baik secara teknis maupun non teknis pada konsumen. Untuk melakukan perhitungan keandalan sistem pembangkit listrik salah satunya dengan menggunakan metode SAIDI dan SAIFI. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai SAIDI pada masing – masing penyulang di ULP Maospati dengan nilai 2,018480854 jam/pelanggan/tahun. Nilai SAIFI pada masing – masing penyulang di ULP dengan nilai 5,233709981 kali/pelanggan/tahun. Perhitungan nilai CAIDI, nilai tertinggi pada penyulang Tegalarum dengan nilai 0,914285714 jam/tahun serta nilai terendah pada penyulang Karas dengan nilai 0 jam/tahun
ANALISA POTENSI SUMBER DAYA AIR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) Anam, Muhammad Syafi'ul; Sunaryantiningsih, Ina; Yuniahastuti, Irna Tri
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v3i01.13485

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro adalah pembangkit listrik yang menggunakan air sebagai penggerak utama turbin dan generator. Daya yang dihasilkan oleh PLTMH bergantung dengan debit air yang mengaliri dan tinggi jatuh air yang tersedia pada Bendungan Gonggang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi daya pembangkitan listrik dengan memanfaatkan sumber daya air pada Bendungan Gonggang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan untuk mengetahui data sekunder dan data primer berdasarkan studi literasi yang sudah dilakukan. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai potensi daya pembangkitan listrik pada Bendungan Gonggang dengan melakukan observasi lapangan selama 4 bulan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil rata-rata potensi daya pembangkitan listrik di Bendungan Gonggang yaitu sebesar 492 kW
Rancang Bangun Automatic Emergency Berbasis Iot Menggunakan Sensor Infrared Barrier Dan Whatsapp Solikin, Nur; Sari, Churnia; Yuniahastuti, Irna Tri
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v3i2.13641

Abstract

Internet of Things juga dikenal sebagai IoT adalah konsep yang berguna untuk memperluas manfaat konektifitas internet yang terhubung secara terus menerus. Penelitian ini didapat dari beberapa permasalahan pada Lab Terpadu Universitas PGRI Madiun, dimana masih terdapat mahasiswa dan dosen yang terkunci di dalam Gedung Lab Terpadu Universitas. Pada penelitian ini dirancang sebuah alat automatic emergency berbasis IoT menggunakan layanan notifikasi WhatsApp dan mikrokontroler Wemos D1 R1 yang dikendalikan oleh sensor Infrared Barrier FC-51. Hasil dari pengujian menunjukan prototype yang dirancang berhasil mendeteksi objek dengan jarak 0-10 cm dengan 10 kali pengujian menggunakan sampel tangan manusia dan berhasil mendeteksi objek pada jarak 0-15 cm dengan 9 kali pengujian menggunakan sampel handphone serta prototype dapat memberikan respon notifikasi dengan rata rata delay 2.40 detik dan telah berhasil direspon oleh alat tersebut dengan berbunyinya Buzzer dan menyalanya LED pada sensor yang kemudian didapat respon notifikasi oleh pengguna Bot WhatsApp, maka prototype dinyatakan telah berhasil dibuat dan bekerja dengan baik.
ANALISIS OPTIMASI DAYA PLTS ON GRID PADA KANTOR JASAMARGA NGAWI KERTOSONO Indra, Yuli Indra Setiawan; Sunaryantiningsih, Ina; Yuniahastuti, Irna Tri
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/electra.v6i1.23065

Abstract

Abstrak Peningkatan kebutuhan energi listrik menuntut diversifikasi sumber energi dengan memanfaatkan energi terbarukan. Energi surya dipilih karena potensi radiasi matahari di Indonesia, khususnya Jawa Timur, sangat tinggi sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) on-grid di Kantor Jasa Marga Ngawi–Kertosono, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan September–Oktober 2024 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan meliputi multimeter untuk mengukur tegangan dan arus, data logger untuk merekam daya serta kondisi lingkungan, dan perangkat lunak Microsoft Excel untuk pengolahan data. Data penelitian terdiri atas hasil pengukuran lapangan serta catatan historis daya harian PLTS. Analisis dilakukan melalui perhitungan statistik deskriptif, visualisasi data, perbandingan antara daya aktual dan teoretis, serta evaluasi indikator performa seperti daya puncak, efisiensi konversi, fill factor (FF), dan performance ratio (PR). Hasil menunjukkan energi harian berkisar 40,2–69 kWh dengan rata-rata 52,9 kWh, total produksi 3.232,2 kWh, daya puncak 9,3 kW, efisiensi inverter 98–100%, serta FF rata-rata 0,792. Nilai PR mencapai 95% pada September dan 98% pada Oktober, dengan rata-rata 96%. Temuan ini membuktikan bahwa sistem PLTS beroperasi stabil, efisien, dan layak dijadikan model penerapan energi terbarukan di sektor publik, sekaligus dasar strategi pengembangan energi berkelanjutan di Indonesia. Abstract The increasing demand for electricity requires diversification of energy sources through the utilization of renewable energy. Solar energy is considered highly potential in Indonesia, particularly in East Java, which has high solar radiation throughout the year. This study aims to evaluate the performance of an on-grid Solar Power Plant (PLTS) installed at the Jasa Marga Ngawi–Kertosono Office, East Java. The research was conducted from September to October 2024 using a descriptive quantitative approach. The instruments employed included a multimeter to measure voltage and current, a data logger to record power and environmental conditions, and Microsoft Excel software for data processing. The dataset consisted of primary field measurements and secondary data of daily historical power records. Analysis was carried out using descriptive statistics, data visualization, comparison between actual and theoretical power, and evaluation of key performance indicators such as peak power, conversion efficiency, fill factor (FF), and performance ratio (PR). The results showed daily energy production ranging from 40.2 to 69 kWh with an average of 52.9 kWh, total output of 3,232.2 kWh, peak power of 9.3 kW, inverter efficiency of 98–100%, and an average FF of 0.792. The PR reached 95% in September and 98% in October, with an average of 96%. These findings confirm that the PLTS system operates stably, efficiently, and can serve as a model for renewable energy implementation in the public sector, while providing a basis for strategies to optimize sustainable energy development in Indonesia.