Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Kesehatan tentang Bahaya Pergaulan Bebas terhadap Pengetahuan pada Remaja Wiwik Widiyati; Ratna Sari Rumakey
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v2i4.342

Abstract

Promiscuity is a form of deviant behavior that crosses the boundaries of obligations, demands, rules, conditions and feelings. If this interaction and experimentation is without limits, teenagers can be dragged into negative or promiscuous relationships. Teenagers who fall into promiscuity are usually due to their lack of knowledge about the dangers and impacts of promiscuity both on their health and their future. The aim is to find out the effect of health education. about the dangers of promiscuity on knowledge among teenagers at SMA Negeri 2 Buru. This type of research is quantitative pre-experiment with the design used is one group pretest-posttest design. The sampling technique is purposive sampling technique. Data analysis using the Wilcoxon test. The results of this research showed that there was an increase in knowledge after being given health education about the dangers of promiscuity on knowledge among teenagers at SMA Negeri 2 Buru p-value = 0.000, where the α value <0.05. This shows that Ho was rejected and Ha was accepted, which means there is an influence of health education about the dangers of promiscuity on the knowledge of teenagers at SMA Negeri 2 Buru. Based on the research results, it shows that there is an influence of health education about the dangers of promiscuity on knowledge among teenagers at SMA Negeri 2 Buru with a p value = 0.000
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN LANSIA DALAM PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA: DUKUNGAN KELUARGA Rumakey, Ratna Sari; Soulissa, Fathmy Fitriany
Nursing Arts Vol. 18 No. 1 (2024): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut Usia merupakan Seseorang yang telah memasuki 60 tahun dan mengalami berbagai perubahan baik secara fisik, mental maupun Sosial. Posyandu Lansia merupakan program Puskesmas meliputi pemeriksaan kesehatan fisik,dan mental emosional yang dicatat dan dipantau dengan kartu  Menuju Sehat (KMS). Dukungan Keluarga erat hubungannya dengan keaktifan lansia dalam memanfaatkan posyandu lansia, untuk meningkatkan status kesehatan pada lansia dalam memanfaatkan posyandu lansia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia dalam pemanfaatan Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Ohoitahit 2023. Metode Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan Sampel berjumlah 90 orang. Hasil uji statistik chi-square didapatkan ρ value = 0,000, yang jika dibandingkan dengan nilai α = 0,05, maka ρ value ≤ 0,05. Hasil uji statistik Chi Square didapatkan ρ value = 0,000, lebih kecil dari α = 0,05 menunjukkan ada hubungan Dukungan keluarga dengan Keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu di Puskesmas Ohoitahit.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Ambon Suryanti Tukiman; Ratna Sari Rumakey
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk314

Abstract

Dengue hemorrhagic fever is one of the most common tropical diseases affecting humans, which has become an international disease in recent decades. This study aimed to determine the factors that influence the incidence of dengue hemorrhagic fever in Ambon City. This research was an observational study with a cross-sectional design. The research was conducted in Ambon City from May to June 2022. This research involved 136 respondents who were determined using a total sampling technique. Data was collected by filling out a questionnaire, then analyzed descriptively in the form of frequencies and proportions, then continued with hypothesis testing using the Chi-square test. The results of the analysis showed the p-value for each factor of the incidence of dengue hemorrhagic fever, namely: knowledge = 0.021, habit of hanging clothes = 0.018, frequency of draining water reservoirs = 0.037, availability of water reservoir covers = 0.234 and house density = 0.562. It was concluded that the factors influencing the incidence of dengue hemorrhagic fever in Ambon City were lack of knowledge, the habit of hanging clothes and the lack of frequency of draining water reservoirs. It is hoped that the public will be more active in hygiene measures to avoid dengue hemorrhagic fever.Keywords: dengue hemorrhagic fever; knowledge; hanging clothes; draining water reservoirs ABSTRAK Demam berdarah dengue adalah salah satu penyakit tropis yang paling umum mempengaruhi manusia, yang telah menjadi penyakit berskala internasional dalam beberapa dekade terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian demam berdarah dengue di Kota Ambon. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Kota Ambon pada bulan Mei sampai Juni 2022. Penelitian ini melibatkan 136 responden yang ditentukan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, selanjutnya dianalisis secara deskriptif berupa frekuensi dan proporsi, lalu dilanjutkan pengujian hipotesis menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan nilai p untuk masing-masing faktor dari kejadian demam berdarah dengue yaitu: pengetahuan = 0,021, kebiasaan menggantung pakaian = 0,018, frekuensi pengurasan tempat penampungan air = 0,037, ketersediaan tutup tempat penampungan air = 0,234 dan kepadatan rumah = 0,562. Disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi kejadian demam berdarah dengue di Kota Ambon adalah kurangnya pengetahuan, kebiasaan menggantung pakaian dan kurangnya frekuensi pengurasan tempat penampungan air. Diharapkan agar masyarakat agar lebih giat dalam tindakan kebersihan agar terhindar dari demam berdarah dengue.Kata kunci: demam berdarah dengue; pengetahuan; menggantung pakaian; pengurasan tempat penampungan air
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAITAWA Ratna Sari Rumakey; Wiwik Widiyati; Nurja Detek
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Posyandu lansia adalah salah satu cara untuk mengantisipasi perubahan degeneratif yang terjadi pada lansia. Meningkatnya jumlah lansia perlu terus diantisipasi karena akan membawa implikasi luas dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan negara. Karena itu, lansia perlu mendapatkan peningkatan jenis dan kualitas pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh lansia itu sendiri maupun oleh keluarga atau lembaga lain seperti posyandu lansia. Tujuan untuk mengetahui Faktor – faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia di Wilayah kerja Puskesmas Waitawa Kabupaten Buru Selatan Tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 46 orang dengan Teknik total sampling. Istrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagaian besar responden 38 (82,6%) memanfaatkan posyandu lansia dan 8 (17,4%) responden tidak memanfaatkan posyandu lansia. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,017 (p > 0,05) yang berarti ada hubungan pengetahuan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia, untuk dukungan keluarga menunjukan menunjukkan nilai p = 0,011 (p > 0,05) dan peran kader menunjukan nilai p = 0,013 (p > 0,05) yang berarti ada hubungan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga, dukungan kelurga dan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WALANG KECAMATAN BANDA NEIRA Fathmy Fitriany Soulissa; Ratna Sari Rumakey
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan infeksi penyakit yang menyerang pada balita yang terjadi pada saluran napas dan kebanyakan merupakan infeksi virus. Penderita akan mengalami demam, batuk, pilek berulang serta anoreksia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Pengetahuan dan Sikap Orang Tua Dengan Kejadian ISPA pada balita di wilayah Kerja Puskesmas Walang Kecamatan Banda Neira. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskiptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian adalah orang tua yang memiliki anak balita yaitu 79 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 responden dengan menggunakan Accidental sampling yaitu Teknik penentuan sampel secara kebetulan, siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dan dapat dijadikan sampel dan orang yang di temui tersebut cocok sebagai sumber data. Hasil: menunjukan bahwa dari 2 variabel yang di teliti yaitu pengetahuan dan Sikap orang tua dengan kejadian ISPA didapatkan hasil uji chi square diperoleh nilai p-value <0.01, jika dibandingkan dengan derajat kemaknaan (p-value <0.05) maka Ha diterima artinya ada hubungan pengetahuan dan Sikap orang tua dengan Kejadian ISPA pada balita. Kesimpulan: dai hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Pengetahuan dan Sikap orang tua dengan Kejadian ISPA pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Walang Kecamatan Banda Neira tahun 2024.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Pengendalian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Kecamatan Nusaniwe Ambon Indonesia. : Dukungan Keluarga Dengan Pengendalian Hipertensi Pada Lansia Rumakey, Ratna Sari
Journal Kiara : Nursing and Midwifery Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1: Agustus (2024)
Publisher : Journal Kiara : Nursing and Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Support from the family is needed in the treatment of hypertension sufferers. The family is a support system in the life of people with hypertension, so that their condition does not get worse and avoid complications due to hypertension. If people with hypertension do not prevent and treat their hypertension optimally, people with hypertension will be at risk of experiencing complications. This study was to determine the relationship between family support and hypertension control in the Benteng Health Center area, Nusaniwe District, Ambon City. This study uses a quantitative method, this type of research is analytic with a cross sectional approach. The population of this study were 80 hypertensive patients in the Benteng health center area. The sample of this research is 63 respondents. Most of the elderly received good family support, namely 38 elderly (60.3%) and most of the elderly had good hypertension control, namely 44 elderly (69.8%). The p value is 0.008, which means p <0.05 and the correlation coefficient is 1.000, which means that there is a relationship between family support and hypertension control in the elderly. Control of hypertension must at least be accompanied by a good family and also good motivation from the family. The advice given to the family is that it is hoped that the family will increase support for the elderly who suffer from hypertension, so that hypertension control is better.
Penghambat Peran Komite Keperawatan dalam Tata Kelola Klinis Talaohu, Inyalebe; Rumakey, Ratna Sari; Ahmad, Irhamdi
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 1, No 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh1103

Abstract

Latar belakang: Komite Keperawatan merupakan organ non-struktural di rumah sakit yang memiliki peran strategis dalam menjamin dan mengawal profesionalisme praktik keperawatan agar selaras dengan standar kompetensi dan jenjang kewenangan klinis perawat. Komite Keperawatan terdiri atas tiga subkomite, yaitu subkomite kredensial, subkomite mutu, serta subkomite etika dan disiplin, yang secara kolektif berfungsi mendukung penerapan tata kelola klinis (clinical governance). Rumah sakit dituntut memiliki kebijakan yang jelas serta sumber daya manusia yang berpengetahuan dan kompeten guna menjamin mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Namun, dalam implementasinya, peran Komite Keperawatan seringkali menghadapi berbagai kendala yang berpotensi menghambat optimalisasi tata kelola klinis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat peran Komite Keperawatan dalam penerapan tata kelola klinis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Salim Alkatiri Namrole.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara faktor pengetahuan, kebijakan, dan sumber daya manusia dengan peran Komite Keperawatan dalam tata kelola klinis. Hasil: Hasil analisis menunjukkan nilai p-value sebesar 0,017 untuk faktor pengetahuan, 0,511 untuk faktor sumber daya manusia, dan 0,000 untuk faktor kebijakan. Berdasarkan derajat kemaknaan (p-value < 0,05), faktor pengetahuan dan kebijakan terbukti berhubungan secara signifikan sebagai faktor penghambat peran Komite Keperawatan, sedangkan faktor sumber daya manusia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap peran Komite Keperawatan dalam tata kelola klinis. Simpulan: Faktor pengetahuan dan kebijakan merupakan hambatan utama dalam optimalisasi peran Komite Keperawatan dalam penerapan tata kelola klinis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Salim Alkatiri Namrole, sementara faktor sumber daya manusia tidak terbukti sebagai faktor penghambat. Penguatan kebijakan serta peningkatan pengetahuan terkait fungsi dan peran Komite Keperawatan menjadi langkah strategis dalam mendukung penerapan tata kelola klinis yang efektif.
Sistem Imbalan Jasa Pelatihan dengan Kinerja Perawat di Puskesmas Perawatan Kaliky, Siti Umin; Kaliky, M Fadly; Rumakey, Ratna Sari Rumakey3 Sari; Umasugi, M Taufan; Fitriasari, Endah
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 3, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh3203

Abstract

Latar belakang: Kinerja perawat sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor,salah satunya sistem adalah imbalan jasa pelatihan. Sistem imbalan yang baik dapat meningkatakan motivasi dan produktivitasi kerja perawat. Namun, di beberapa fasilitas kesehatan, sistem ini belum optimal diterapkan.Tujuan : untuk mengatahui hubungan antara system imbalan jasa dengan pelatihan dengan kinerja perawat di Puskesmas Perawatan Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat ( SBB ) tahun 2022. Metode : Penelitian ini digunakan desain kuantitatifdengan pendekatan scroll-sectional.sampel terdiri dari seluruh perawat yang bekerja di Puskesmas Perawatan K ecamatan Kairatu,menggunakan teknik total sampling.instrumen yang di gunakan beruoa kesioner yang telah diuji validitas dan rehabilitas. Data dianilisis menggunakn uji chi-square Hasil : Hasil penelitian menunjuan adanya hubyngan yang signifikan antara system imbalan jasa pelatihan dengan kinerja perawat ( p-vlue<0,050 ). Perawat yang menerima imbalan jasa pelatihan yang memadai cenderung memiliki kinerja yang lebih baik di bandingkan dengan yang tidak. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara sistem imbalan jasa pelatihan dengan kinejra perawat. Di harapakan pihak manajemen Puskesmas dapat memperhatikan sistem imbalan sebagai strategis dalam meningkatkan kualitas layanan keperawatan.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Dengan Pencegahan Hipertensi Di Desa Luhu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat Fathmy Fitriany Soulissa; Ratna Sari Rumakey
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah. Tekanan darah seseorang meliputi tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan darah sistolik adalah tekanan darah saat jantung berdetak. Tekanan darah diastolik adalah tekanan darah saat jantung dalam keadaan istirahat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat dengan sikap dalam terjadinya  hipertensi  di  Desa  Desa  Luhu  Kecmatan  Huamual  Kab.  Seram  Bagian  Barat. Metode:Penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi di Puskesmas Luhu berjumlah 112 orang, Pengambilan sampling  mengguakan teknik  Purposive  Sampling  Hasil:  Berdasarkan  hasil  analisis  tingkat Pengetahuan masyarakat dengan pencegahan hipertensi kata kurang yang banyak dengan (47.2%), dan katagori baik untuk pengetahuan pencegahan hipertensi yang sedikit dengan (17.0%). sedangkan Sikap dan pencegahan dengan pencegahan hipertensi dipatkan sikap yang banyak katagori kurang dengan (45.3%), dan yang sedikit sikap pencegahan hipertensi dalam katagori baiak dengan (20.8%) hasil uji Chi Square didapatkan nilai p Value 0.000 atau ≤0.05, cukup alasan untuk menolak Ho dan Ha diterima. Kesimpulan: dapat  disimpulkan bahwa terdapay hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat dengan pencegahan hipertensi di Desa Luhu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat
Pengaruh Edukasi Audio Visual Terhadap Pengetahuan Tentang Anemia Pada Mahasiswi Fakultas Perikanan Universitas Pattimura Windarti Rumaolat; Idham Soamole; Ratna Sari Rumakey; Siti Rochmaedah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian anemia pada remaja putri disebabkan oleh asupan zat besi, asupan vitamin C, kebiasaan minum teh atau kopi, pengetahuan dan Pendidikan. Fenomena yang terjadi pada Mahasiswi Fakultas Perikanan Universita Pattimura yaitu banyak mahasiswi yang memiliki pengetahuan kurang tentang anemia disebabkan karena kurangnya pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan suatu cara untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan baik dari pengetahuan, perubahan pola pikir dan tindakan untuk tercapainya kehidupan yang sehat. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Audio Visual Terhadap Pengetahuan Tentang Anemia Pada Pada Mahasiswi. Desain penelitian menggunakan Pre Experimental dengan rancangan One group pre-post test design. Intervensi yang dilakukan dengan memberikan Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Audio Visual tentang Anemia. Populasi penelitian ini sebanyak 79 mahasiswi Semester II Fakultas Perikanan. Sampel penelitian ini berjumlah 79 responden. Teknik sampling menggunakan Total Sampling. Alat ukur penelitian lembar kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon, didapatkan yaitu p value = 0,000 atau tingkat signifikan < 0,05, maka H1 diterima sehingga ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan. Kesimpulan ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan mahasiswi semester II fakultas Perikanan Universitas Pattimura