Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL (Studi Kasus : Simpang Pall Jl. Raya Jakarta – Bogor – Akses UI) Wananda, Lia; Yuniarti, Sri
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang pall yang berlokasi di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok merupakan area yang terdapat pasar tradisional, pertokoan dan rumah makan. Persimpangan daerah ini tergolong cukup padat dan merupakan persimpangan tidak bersinyal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas Simpang Pall dengan pedoman PKJI 2023. Hasil analisis kondisi eksisting kinerja simpang tak bersinyal nilai kapasitas (C) = 2470 skr/jam, derajat kejenuhan (DJ) = 0,81, peluang antrian (PA) = 27% - 53%, dan tunda simpang (T) = 13,83 det/skr dengan Tingkat Pelayanan B.
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA KERETA API BATARA KRESNA DENGAN BUS AKDP PADA LINTAS SURAKARTA – WONOGIRI Saputra, Tedy; Yuniarti, Sri
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan transportasi massal, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi pilihan moda transportasi oleh masyarakat dan bagaimana pelayanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Penelitian ini membandingkan pemilihan moda antara Bus AKDP dan Kereta Api Batara Kresna lintas Surakarta-Wonogiri, fokus pada waktu, biaya, dan karakteristik pengguna. Tujuannya: mengidentifikasi pola perjalanan, karakteristik pengguna, serta menganalisis pemilihan moda.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif memilikitujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan suatu fenomena atau kejadian, termasuk karakteristik, preferensi, dan kecenderungan yang terkait dengan pemilihan moda transportasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Penelitian ini menyoroti dominasi preferensi pengguna terhadap Kereta Api dalam lintas Surakarta-Wonogiri, dengan 53,2% responden memilih kereta api setiap minggu. Meskipun Bus AKDP tetap digunakan secara rutin (55,6% responden), dominasi Kereta Api mencerminkan preferensi kuat. Analisis karakteristik pengguna menunjukkan distribusi jenis kelamin merata, mayoritas berusia kurang dari 20 tahun, dan profil pendidikan yang beragam. Faktor seperti status perkawinan, penghasilan bulanan, dan pekerjaan turut berkontribusi. Pemilihan moda dipengaruhi oleh biaya, waktu perjalanan, dan jadwal keberangkatan. Kesimpulan ini mendukung penyedia layanan dalam mengoptimalkan strategi pelayanan, penyesuaian jadwal, dan upaya pemasaran, sambil merinci faktor krusial untuk meningkatkan daya tarik moda transportasi umum di lintas tersebut