Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : AGROTEKBIS

INVENTARISASI PREDATOR HAMA Helopeltis spp. (HEMIPTERA: MIRIDAE) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI Panggalo, Nova Alvianita; Yunus, Moh.; Khasanah, Nur
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis predator hama Helopeltis spp. pada tanaman kakao (Theobroma cacao). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2013, pada perkebunan kakao rakyat di Desa Sejahtera Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Metode penilitian dilakukan dengan survei dan dua cara yakni, dilakukan secara langsung di lokasi survei, dengan mengamati predator yang ditemukan sedang memangsa hama Helopeltis spp., pengamatan dilakukan terhadap perilaku dan kemampuan dalam menanggapi mangsanya, dan juga secara sengaja diberikan mangsanya pada jaring jenis laba-laba. Pengamatan selanjutnya dilakukan dengan menggumpulkan predator dari lokasi penelitian dengan menggunakan plastik bening dan kuas. Sampel yang terkumpul dibawa ke Laboratorium Untad untuk dilakukan pengamatan perilaku dan kemampuan dalam menanggapi mangsanya dan selanjutnya predator tersebut diidentifikasi berdasarkan ciri morfologinya dengan menggunakan mikroskop binokuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama pengamatan berlangsung (4kali pengamatan), didapatkan 5 spesies predator hama Helopeltis spp. pada pertanaman kakao, yakni Oecophylla smaragdina, Gastercantha spp., Leucauge venusta, Cycloneda spp., dan Forticula auricularia. Dari kelima spesies tersebut yang paling berpotensi dalam menangani mangsanya yakni Oecophylla smaragdina dan disusul spesies predator lainnya. Kelima spesies predator tersebut memiliki perilaku dan kemampuan yang berbeda dalam menanggapi mangsanya.
POTENSI Trichoderma sp. DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT VASCULAR STREAK DIEBACK (Oncobasidium theobroma) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao) H., Herman; Lakani, Irwan; Yunus, Moh.
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan antagonis Trichoderma sp. dalam mengendalikan Oncobasidium theobromae penyebab penyakit VSD  (Vascular Streak dieback)  pada tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan  Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Pada bulan  Oktober - Desember 2013. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan diulang sebanyak 6 kali sehingga terdapat 18 unit percobaan.  Pada perlakuan ini digunakan 3 isolat Trichoderma sp. yaitu,isolat Astra A, Isolat Astra B berasal dari PT Astra dan isolat Untad dari laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.  Variabel yangdiamati adalah pertumbuhan koloni jamur O. theobromae dan Trichoderma sp., setiap 2 hari selama 8 hari. Pengukuran dilakukan terhadap: a. Jari-jari koloni O. theobromae yang tumbuh menjauhi Trichoderma sp (R1) dan yang mendekati jamur Trichoderma sp. (R2). b. Daya hambat jamur Trichoderma sp. Data yang diperoleh jari-jari hifa O.theobromae tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan Trichoderma.sp. Daya hambat  ketiga  spesies Trichoderma menunjukkan pengaruh yang nyata selanjutnya dianalisis dengan Uji  BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jamur Trichoderma isolat Untad lebih efektif untuk menekan pertumbuhan O.theobromae dengan persentase 85,78% disusul Trichoderma isolat Astra A dan Isolat Astra B dengan persentase 45,66% dan 30,58%.
PENGARUH DAYA TARIK WARNA PERANGKAP TERHADAP HAMA LALAT BUAH (Diptera:Tephritidae) PADA PERTANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) Iklima, Ilma; Yunus, Moh.; Nasir, Burhanuddin
AGROTEKBIS Vol 6, No 5 (2018)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Of 19 types of vegetables, tomato was the one that produced the largest in 2014.  The production was 10,731 tons harvested from an area of 2,137 ha.  However, it is a decrease from the production in 2011 which was 65,120 tons from an area of 5,745 (BPS, 2015). The decline in yields and productivity of tomatoes is caused by Bactocera sp. fruit fly infestation. The purpose of this study was to determine the ability of various traps having different colors to capture fruit fly in tomato plants (Solanum lycopersicum L.). This research was done in Sidera village, Sigi Biromaru sub district, Sigi regency of Central Sulawesi province, from June to August 2016. This study used a Randomized Block design (RAK) consisting of five treatments with five replicates.  The yellow trap caught most fruit flies ranging from 9.60 to 48.00 flies leading to low intensity attacks of 14% to 18% with the tomato production of 0.58-0.95 tons/ha.  The lowest number of fruit flies caught was by the transparent trap ranging  from 3.40 to 15.60flies indicating a higher intensity attacks of 20% to 36% and resulting in lower tomato production of 0.46 to 0.60 tons/ha.
POTENSI Trichoderma sp. DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT VASCULAR STREAK DIEBACK (Oncobasidium theobroma) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao) H., Herman; Lakani, Irwan; Yunus, Moh.
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan antagonis Trichoderma sp. dalam mengendalikan Oncobasidium theobromae penyebab penyakit VSD  (Vascular Streak dieback)  pada tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan  Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Pada bulan  Oktober - Desember 2013. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan diulang sebanyak 6 kali sehingga terdapat 18 unit percobaan.  Pada perlakuan ini digunakan 3 isolat Trichoderma sp. yaitu,isolat Astra A, Isolat Astra B berasal dari PT Astra dan isolat Untad dari laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.  Variabel yangdiamati adalah pertumbuhan koloni jamur O. theobromae dan Trichoderma sp., setiap 2 hari selama 8 hari. Pengukuran dilakukan terhadap: a. Jari-jari koloni O. theobromae yang tumbuh menjauhi Trichoderma sp (R1) dan yang mendekati jamur Trichoderma sp. (R2). b. Daya hambat jamur Trichoderma sp. Data yang diperoleh jari-jari hifa O.theobromae tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan Trichoderma.sp. Daya hambat  ketiga  spesies Trichoderma menunjukkan pengaruh yang nyata selanjutnya dianalisis dengan Uji  BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jamur Trichoderma isolat Untad lebih efektif untuk menekan pertumbuhan O.theobromae dengan persentase 85,78% disusul Trichoderma isolat Astra A dan Isolat Astra B dengan persentase 45,66% dan 30,58%.
INVENTARISASI PREDATOR HAMA Helopeltis spp. (HEMIPTERA: MIRIDAE) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI Panggalo, Nova Alvianita; Yunus, Moh.; Khasanah, Nur
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis predator hama Helopeltis spp. pada tanaman kakao (Theobroma cacao). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2013, pada perkebunan kakao rakyat di Desa Sejahtera Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Metode penilitian dilakukan dengan survei dan dua cara yakni, dilakukan secara langsung di lokasi survei, dengan mengamati predator yang ditemukan sedang memangsa hama Helopeltis spp., pengamatan dilakukan terhadap perilaku dan kemampuan dalam menanggapi mangsanya, dan juga secara sengaja diberikan mangsanya pada jaring jenis laba-laba. Pengamatan selanjutnya dilakukan dengan menggumpulkan predator dari lokasi penelitian dengan menggunakan plastik bening dan kuas. Sampel yang terkumpul dibawa ke Laboratorium Untad untuk dilakukan pengamatan perilaku dan kemampuan dalam menanggapi mangsanya dan selanjutnya predator tersebut diidentifikasi berdasarkan ciri morfologinya dengan menggunakan mikroskop binokuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama pengamatan berlangsung (4kali pengamatan), didapatkan 5 spesies predator hama Helopeltis spp. pada pertanaman kakao, yakni Oecophylla smaragdina, Gastercantha spp., Leucauge venusta, Cycloneda spp., dan Forticula auricularia. Dari kelima spesies tersebut yang paling berpotensi dalam menangani mangsanya yakni Oecophylla smaragdina dan disusul spesies predator lainnya. Kelima spesies predator tersebut memiliki perilaku dan kemampuan yang berbeda dalam menanggapi mangsanya.