Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

FROM LOCAL HEALING TO GLOBAL READABILITY: EWTC AND MULTI STAKE HOLDER COLLABORATION FOR EMERGING WELLNESS TOURISM DESTINATIONS Dahlia Husain; Nirwanto Ma'ruf; Ana Mariana; Yumanraya Noho
English Review: Journal of English Education Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/englishreview.v14i1.195

Abstract

This study examines how English for Wellness Tourism Communication (EWTC) and multi-stakeholder collaboration contribute to transforming Gorontalo’s local healing practices into globally readable wellness tourism narratives. Positioned within the growing discourse on wellness tourism and English for Specific Purposes (ESP), the research addresses a critical gap in communication competence among emerging destinations seeking international visibility. Using a sequential explanatory qualitative design, data were collected through semi-structured interviews and focus group discussions involving government representatives, tourism businesses, community-based providers, and an expert validation panel. Thematic analysis identified recurring communication barriers, including limited wellness-specific vocabulary, weak cultural storytelling, inconsistent digital messaging, and low English-speaking confidence. Based on these findings, the study developed and validated a structured EWTC competency framework covering genre chains across the tourist journey, ethical messaging, intercultural explanation strategies, and digital promotion skills. The results demonstrate that improved clarity, cultural interpretability, transparency, and coordinated stakeholder messaging significantly strengthen destination image formation and global trust. The study contributes theoretically by positioning wellness tourism as a specialized ESP domain and practically by offering a context-sensitive communication model for community-based destinations. These findings highlight that global readability is not merely linguistic simplicity but a multidimensional construct linking language, ethics, culture, and collaboration in sustainable wellness tourism development.
PENGELOLAAN PRODUK PARIWISATA DESA DUNU MELALUI PELATIHAN DESAIN KONTEN PROMOSI DAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL Sri Ariyanti Sabiku; Meilinda Lestari Modjo; Krishna Anugrah; Poppy Arnold Kadir; Rendy Wijaya; Yumanraya Noho; Muhammad Rizq Gobel; Reinal Putalan
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v3i2.59

Abstract

Desa Dunu, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, memiliki beragam potensi alam yang dapat menjadi pilihan tujuan wisata. Pengelolaan produk pariwisata yang optimal merupakan kunci keberhasilan dalam meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan sebuah destinasi wisata. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan untuk menjangkau audiens lebih luas, pengelolaan produk pariwisata dapat menggunakan media digital untuk mendesain konten promosi dan memasarkannya. Tantangan yang dihadapi saat ini adalah terbatasnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Dunu terkait desain konten promosi dan strategi pemasaran digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar membuat desain konten promosi menggunakan aplikasi Canva dan mengenalkan strategi pemasaran digital. Selain itu, kegiatan ini juga mengukur efektifitas kampanye yang telah dipromosikan melalui akun media sosial Facebook menggunakan Meta Business Suite. Pelaksanaan kegiatan ditujukan untuk sepuluh anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Dunu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi melalui penyampaian materi secara teoritis, diskusi interaktif, demonstrasi dan simulasi video untuk memvisualisasikan penggunaan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukan adanya antusiasme dan keterlibatan aktif anggota Pokdarwis dalam pelatihan. Kegiatan ini berjalan baik dan berhasil menyosialisasikan teknik desain konten promosi dan strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan oleh anggota Pokdarwis dalam mempromosikan produk pariwisata di Desa Dunu. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar, diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan motivasi dan partisipasi aktif anggota Pokdarwis untuk menghasilkan jumlah konten promosi pariwisata yang menarik, dengan menerapkan berbagai desain kreatif dan strategi pemasaran digital. Keberlanjutan program ini didukung oleh adanya Perjanjian Kerjasama antara Jurusan Pariwisata Program Vokasi UNG dan Pemerintah Desa Dunu yang telah dijalin sejak tahun 2023. Pelatihan lanjutan juga didorong untuk memperbarui keterampilan dan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan desa, kondisi perkembangan teknologi serta tren pemasaran terbaru.
PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN DESA DENGAN PEMANFAATAN POTENSI PERIKANAN MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN PRODUK PERIKANAN BAGI MASYARAKAT DESA DUNU, KECAMATAN MONANO KABUPATEN GORONTALO UTARA Reinal Putalan; Muhammad Rizq Gobel; Erlansyah; Nisfa Daud Supu; Wila Rumina Nento; Meilinda Lestari Modjo; Krishna Anugrah; Sri Ariyanti Sabiku; Poppy Arnold Kadir; Rendy Wijaya; Yumanraya Noho
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v4i1.60

Abstract

The utilization of fisheries' potential as a source of animal protein needs to be developed to maximize fisheries’ potential, especially in North Gorontalo Regency. In addition to adding economic value, fishery product processing provides a positive impact in the form of knowledge for coastal communities. Fishery product processing Fishery products, especially fish, can be processed into various products such as nuggets. Nuggets are processed food products from animal protein sources popular with small children and adults. This service activity aims to increase homemakers' knowledge about fish processing innovation through fish nugget processing in Dunu Village, Monano District, North Gorontalo. The implementation of activities is aimed at homemakers, and the method of service activities is participatory learning and action through counseling accompanied by making fish nuggets. The activity went smoothly and was enthusiastically followed by the participants. The results were increased knowledge and understanding of homemakers about diversifying fishery processing products, namely fish nuggets. This activity is expected to increase the added value of fishery products through the diversification of processed fishery products to increase the added value of fishery products.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Olahan Hasil Perikanan dan Padi Berbasis Mina-Padi sebagai Strategi Ketahanan Pangan di Desa Pilolodaa, Kota Barat, Gorontalo Arfiani Rizki Paramata; Yumanraya Noho
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v5i1.115

Abstract

Desa Pilolodaa yang terletak di pesisir Danau Limboto memiliki potensi sumber daya ikan air tawar, terutama ikan mujair (Oreochromis mossambicus) dan ikan nila (Oreochromis niloticus), serta hasil pertanian berupa padi. Namun, pemanfaatan kedua komoditas ini masih terbatas pada penjualan dalam bentuk segar tanpa pengolahan lanjutan, sehingga nilai ekonominya rendah dan kurang berdampak terhadap ketahanan pangan masyarakat. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan pengolahan ikan air tawar menjadi bakso serta pembuatan tepung beras dari padi lokal. Kegiatan ini melibatkan ibu rumah tangga dan kelompok pemuda di Desa Pilolodaa sebagai mitra sasaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan air tawar (Chana Striata) dan padi menjadi produk bernilai tambah, sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya diversifikasi pangan lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang usaha berbasis potensi lokal pesisir Danau Limboto. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan pegawai kelurahan setempat. Pelatihan berupa pembuatan bakso dan nugget ikan gabus (Channa striata) berbahan dasar tepung padi. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta serta potensi pengembangan usaha pangan rumahan berbasis protein ikan dan bahan lokal. Kegiatan ini sejalan dengan program ketahanan pangan nasional dan agenda Sustainable Development Goals (SDGs).