Claim Missing Document
Check
Articles

KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN IKAN BETUTU (Oxyeleotris marmorata) YANG DIBERI PAKAN HIDUP DAN PAKAN BUATAN DI KARAMBA JARING APUNG WADUK CIRATA Asep Imam Warsono; Titin Herawati; Ayi Yustiati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan Unpad
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan betutu tertinggi. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2016 di karamba jaring apung Balai Pelestarian Perikanan Perairan Umum dan Ikan Hias Waduk Cirata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan tersebut adalah A (pemberian pakan benih ikan nila hasil dari pemijahan induk yang dipelihara bersama dengan betutu (sistem polikultur)), B (pemberian pakan benih nila sebesar 5% dari biomassa betutu) dan C (pemberian pakan ikan kaca sebesar 5% dari biomassa betutu), D (pemberian pakan komersial sebesar  5% dari biomassa betutu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan hidup dan pakan komersial meningkatkan laju pertumbuhan harian, laju pertumbuhan bobot mutlak dan efisiensi pakan ikan betutu. Pemberian pakan hidup berupa ikan kaca sebesar 5% dari  biomassa ikan betutu, memberikan hasil pertumbuhan yang dapat menghasilkan Kelangsungan Hidup sebesar 82,5%, Pertumbuhan Harian sebesar 0,56%/hari, Pertumbuhan Mutlak sebesar 305,33 gram dan Efisiensi Pakan sebesar 11,87%.
PENGARUH PENAMBAHAN KOMBINASI EKSTRAK ENZIM KASAR PAPAIN DAN BROMELIN PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Demas Faisal; Rita Rostika; Ayi Yustiati; Yuli Andriani; Irfan Zidni
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan Unpad
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.277 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak enzim kasar papain dan bromelin dalam pemanfaatan pakan dan pertumbuhan tertinggi pada benih ikan nila. Penelitian dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2017 di karamba jaring apung BPPPU Waduk Cirata. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan A (tanpa EEKP & EEKB), B (EEKP 3,25% & EEKB 2,50%) C (EEKP 3,50% & EEKB 2,25%), D (EEKP 3,75% & EEKB 2%), E (EEKP 4% & EEKB 1,75%) dan F (EEKP 4,25% & EEKB 1,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kombinasi dosis ekstrak enzim kasar papain sebanyak 3,25% dan ekstrak enzim kasar bromelin sebanyak 2,5% yaitu SR 96%, EP 91.13%, LPH 3,61% dan PER 3,61%.
Dampak Budidaya Keramba Jaring Apung Terhadap Produktivitas Primer Di Perairan Waduk Darma Kabupaten Kuningan Jawa Barat Hilman - Heriyanto; Zahidah - Hasan; Ayi - Yustiati; Isni - Nurruhwati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.219 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari budidaya ikan keramba jaring apung terhadap produktivitas primer serta kualitas perairan di Waduk Darma Kabupaten Kuningan ditinjau dari parameter fisik-kimiawi yang mempengaruhi produktivitas primer. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2017 sebanyak empat ulangan pada empat lokasi penelitian di perairan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling,  dengan penentuan stasiun pengambilan sampel berdasarkan faktor masuknya bahan organik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Darma berpengaruh terhadap produktivitas primer fitoplankton, hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata produktivitas primer pada lokasi penelitian kepadatan KJA tertinggi sebesar 1161,74 mgC/m3/hari dan pada lokasi dengan kepadatan KJA terendah sebesar 1195,52 mgC/m3/hari. Sedangkan pada inlet waduk memiliki nilai rata-rata 575,24 mgC/m3/hari dan outlet waduk memiliki nilai rata-rata 851,13 mgC/m3/hari. Namun peningkatan jumlah KJA tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produktivitas primer. Kualitas perairan berada dalam kondisi stabil, dalam arti beberapa parameter yang mempengaruhi produktivitas primer tersebut masih dalam kisaran optimum dalam mendukung kegiatan budidaya perikanan. Beberapa parameter tersebut adalah konsentrasi amonia, konsentrasi nitrat, dan konsentrasi fosfat.
PENGARUH PERBEDAAN WARNA CAHAYA LAMPU TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN NILEM (Osteochilus hasselti) Banu Sulistyo Utomo; Ayi Yustiati; Indah Riyantini; Iskandar -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.825 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari warna cahaya lampu yang optimal terhadap laju pertumbuhan ikan nilem (Osteochilus hasselti). Penelitian ini dilaksanakan selama 45 hari  pada bulan Februari 2017 hingga bulan April 2017 di Laboratorium Fisiologi Hewan Air Gedung 2 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perlakuan A tanpa pemberian cahaya, perlakuan B dengan warna cahaya putih, perlakuan C dengan warna cahaya biru, perlakuan D dengan warna cahaya merah, dan perlakuan E dengan warna cahaya kuning. Padat tebar sebanyak 40 ekor/akuarium dengan pemberian pakan sebesar 5% dari biomassa ikan nilem. Parameter yang diamati yaitu derajat kelangsungan hidup, laju pertumbuhan harian, dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa warna cahaya biru menghasilkan derajat kelangsungan hidup tertinggi sebesar 19,17% diikuti warna cahaya putih sebesar 11,67%, warna merah sebesar 10%, warna kuning 10%, dan tanpa pemberian cahaya sebesar 3,33% . Warna cahaya putih dan biru menghasilkan laju pertumbuhan harian yang lebih tinggi dari perlakuan lain yakni sebesar 1,89% diikuti warna kuning sebesar 1,80%, warna merah sebesar 1,74%, dan tanpa pemberian cahaya sebesar 0,63%.  Warna cahaya kuning memberikan nilai konversi pakan terendah sebesar 0,64 diikuti warna cahaya biru sebesar 0,81, warna cahaya putih sebesar 0,83, warna cahaya merah sebesar 0,86, dan tanpa pemberian cahaya sebesar 0,99.
Pengaruh Penambahan Tepung Biji Turi Hasil Fermentasi pada Pakan Komersial Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Rambo -; Ayi Yustiati; Yayat Dhahiyat; Rita Rostika
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Dan Kelautan Vol. IX No. 1 /Juni 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.466 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimum penambahan tepung biji turi hasil fermentasi pada pakan komersial untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni sampai dengan Oktober 2017 di Hachery Gedung Perikanan dan Ilmu Kelautan  Universitas Padjadjaran. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan dosis penambahan tepung biji turi hasil fermentasi pada pakan komersial yang terdiri dari perlakuan tanpa penambahan tepung biji turi (0%) , 1%, 2%, 3% dan perlakuan 4% sebagai pakan uji yang bertujuan untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung biji turi hasil fermentasi pada pakan komersial berpengaruh terhadap laju pertumbuhan ikan nila. Penambahan tepung biji turi hasil fermentasi dengan dosis sebanyak 3% menghasilkan rata-rata laju pertumbuhan harian ikan nila tertinggi yaitu 3,51% selama 40 hari.  
TINGKAT KEBERHASILAN PEMIJAHAN IKAN KORIDORAS ALBINO (Corydoras aeneus) DENGAN SUBSTRAT YANG BERBEDA PADA KOLAM SEMEN Jamil Amjad; Ayi Yustiati; Asep Agus Handaka Suryana; Rosidah -; Irfan Zidni
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.326 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan derajat pemijahan tertinggi menggunakan substrat yang berbeda pada kolam semen. Penelitian ini dilaksanakan di Labolatorium Basah dan Kolam Percobaan, Ciparanje, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari 2017 sampai Mei 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan tersebut adalah A (Substrat Paralon), B (Substrat Fiber) C (Substrat Kaca), D (Substrat Keramik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa substrat terbaik untuk pemijahan ikan koridoras albino pada kolam semen adalah substrat paralon dengan jumlah telur 2.303 butir, jumlah telur terbuahi terbanyak 484 butir, jumlah telur menetas 376 larva, dan kelangsungan hidup tertinggi 248 ekor.
Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) Yang Diberi Kentang Pada Media Pemeliharaan Dwi Suci Ayu Irianti; Ayi Yustiati; Herman Hamdani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            Penelitian  tentang  Kelangsungan  Hidup  dan  Pertumbuhan  Udang  galah (Macrobrachium rosenbergii) Yang Diberi Kentang Pada Media Pemeliharaan telah dilaksanakan pada bulan Juni – Juli 2015 di Hatchery Ciparanje Universitas Padjadjaran Bandung, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pemberian kentang untuk menghasilkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan udang galah tertinggi. Bobot udang galah yang digunakan adalah 2 – 3 g/ekor. Udang galah didapat dari BPPI Sukamandi, Subang, Jawa Barat. Wadah penelitian berupa bak fiber sebanyak 12 buah dengan ukuran 70 x 70 x 70 cm3. Setiap bak fiber diisi udang galah 50 ekor dan air tawar sebanyak 258 L. Perlakuan yang diberikan adalah perlakuan A (kontrol), perlakuan B (pemberian kentang 2  g/ekor), perlakuan C (pemberian kentang 3 g/ekor), perlakuan D (pemberian kentang 4 g/ekor). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kentang 3 g/ekor menghasilkan  kelangsungan  hidup  tertinggi  dibandingkan  dengan  kontrol. Kelangsungan  hidup  pada  udang  galah  pada  masing-masing  perlakuan  adalah  A 41,33%, B 38,00%, C 51,33% dan D 33,33%. Pemberian kentang juga meningkatkan pertumbuhan panjang pada udang galah. Perlakuan penambahan kentang pada pemeliharaan udang memiliki nilai pertumbuhan yaitu perlakuan A 2,50 cm, B 2,97 cm, C 3,23 cm, dan D 3,47 cm.
ANALISIS PENDAPATAN DAN POLA PENGELUARAN RUMAH TANGGA NELAYAN BURUH DI WILAYAH PESISIR KAMPAK KABUPATEN BANGKA BARAT M. Agam Alpharesy; Zuzy Anna; Ayi Yustiati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 3. No. 1, Maret 2012
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan besarnya pendapatan rumah tangga nelayan buruh yang bersumber dari kegiatan penangkapan ikan dan kegiatan nonpenangkapan ikan melalui buruh penambangan timah. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pola pengeluaran rumah tangga serta kontribusi kegiatan penangkapan ikan terhadap tingkat pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga nelayan buruh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Parameter yang diukur adalah curahan kerja, pendapatan rumah tangga nelayan, pengeluaran rumah tangga nelayan serta tingkat pemenuhan kebutuhan dasar yang terdiri atas sandang, pangan, perumahan, pendidikan dan kesehatan. Hasil penelitian menunjukan kegiatan penangkapan ikan nelayan buruh menghasilkan pendapatan rata-rata lebih rendah dibandingkan pendapatan rata-rata kegiatan penambangan timah. Pendapatan rata-rata nelayan buruh dari kegiatan penangkapan ikan adalah Rp 1.650.000 per bulan sedangkan pendapatan rata-rata nelayan buruh sebagai buruh tambang timah adalah Rp 3.375.000 per bulan. Pengeluaran rumah tangga nelayan buruh terdiri atas pengeluaran pangan dan pengeluaran nonpangan. Rumah tangga nelayan buruh menghabiskan 83 % total pengeluaran rumah tangga untuk pengeluaran pangan dan sisanya digunakan untuk pengeluaran nonpangan seperti sandang, perumahan, pendidikan dan kesehatan.
EMBRIOGENESIS DAN KARAKTERISTIK LARVA PERSILANGAN IKAN PATIN SIAM (Pangasius hypophthalmus) JANTAN DENGAN IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus) BETINA Ardhardiansyah -; Ujang Subhan; Ayi Yustiati
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.181 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di kolam percobaan Ciparanje dan Laboratorium Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, mulai dari bulan Desember 2016 hingga Februari 2017. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perkembangan embriogenesis dan karakteristik perkembangan larva persilangan ikan patin siam jantan dengan ikan baung betina. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu eksperimetal dengan analisis deskriptif kuantitatif yaitu dengan menganalisis tingkat keberhasilan hibridisasi. Derajat pembuahan pada ikan patin siam, ikan hibrid dan juga ikan baung masing-masing 92,57%, 91,47% dan 46,20%. Proses embriogenesis sampai dengan penetasan larva pada ikan patin siam lebih cepat dibandingkan dengan ikan hibrid dan juga ikan baung yaitu dengan waktu berturut turut yaitu 19 jam 40 menit, 21 jam 10 menit, dan 23 jam 30 menit. Derajat penetasan telur pada ikan patin, ikan hibrid dan juga ikan baung masing-masing 86,12%, 80,93% dan 56,16%. Derajat kelulushidupan ikan patin siam, ikan hibrid, dan juga ikan baung masing-masing 76,30%, 24,69% dan 51,61%. Karakteristik morfologi larva hibrid meliputi bentuk kepala, bentuk tubuh, bentuk sirip ekor dan sirip adipose cenderung intermediate yang merupakan perpaduan dari kedua indukan, sedangkan bentuk sirip anal, sirip dada, sirip punggung lebih mengarah kepada ikan baung. Abnormalitas pada larva ikan hibrid terjadi pada bagian tubuh dengan persentase larva yang abnormal sebesar 34,75%.
PENGARUH DOSIS MIKROORGANISME PROBIOTIK PADA MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH MAS KOKI (Carassius auratus) DENGAN PADAT PENEBARAN BERBEDA Gitarani Beauty; Ayi Yustiati; Roffi Grandiosa
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis mikroorganisme probiotik dan padat tebar yang tepat pada media pemeliharaan sehingga dapat meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih mas koki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial terdiri dari dua faktor. Parameter yang diamati yaitu kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan kualitas air. Analisis data tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan dilakukan dengan menggunakan uji F dengan taraf kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik EM4 pada media pemeliharaan dengan dosis 0,5 ml/L dengan kepadatan 2 ekor/L menghasilkan kelangsungan hidup sebesar 80,56 % sedangkan pertumbuhan bobot dan panjang tertinggi dengan dosis 1 ml/L dengan kepadatan 1 ekor/L sebesar 4,58 gr dan 1,62 cm. Kata kunci : kelangsungan hidup, mas koki, padat penebaran, pertumbuhan, probiotik
Co-Authors Achmad Rizal Achmad Rizal Afifah, Luthfiah Al Afisha, Fauziyah Nur Agung Meidito Nugroho Alifia Ajmala Palsa Ammar Fatalattof. A Angela Mariana Lusiastuti anggi nugraha anggi nugraha Ardhardiansyah - Arhab, Rizka Wachida Asep Anang Asep Imam Warsono Atikah Nurhayati Aulia, Halyda Auliya Akraboelittaqwa Ayuni Nasrunnisa Azizia, Annisa Dewi Nur Balqis, Rahma Bangkit, Ibnu Banu Sulistyo Utomo Brainerd, Eliazer Burhanuddin, Muhmmad Adhietya Ramadhani Bussalam, Rajib Cahya, Muhamad Dwi Damayanti, Regita Demas Faisal Desty Nurul Ulfa Dian Yuni Pratiwi Diani, Ahmad Fikry Dwi Suci Ayu Irianti Emma Rochima Evi Liviawaty Fatalattof. A, Ammar Fauziah Arini Shaqina Gilang Kodrat Hikmatullah Gitarani Beauty Gumelar, Muhammad Gugum Hafel, Aulia Putri Kapsari Halyda Aulia Handaka, Asep Agus Hariz, Shafwan Hasani, Fiza Jasmine Hasna Nabila Shobihah Herman Hamdani Herman Hamdani Hilman - Heriyanto Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ichsan Nurul Bari Iis Rostini Indah Riyantini Irfan Zidni Iskandar - Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Ismail, Muhammad Rudyansyah Isni Nurruhwati Izza Mahdiana Apriliani Izza Mahdiana Apriliani Jacinda, Adinda Kinasih Jamil Amjad Junianto Junianto JUNIANTO JUNIANTO Kamiswara, Rendika Kanna, Iskandar Katisya Abrina Prastyanti Kevin Aditya Khaerunissa, Nadia Kiki Haetami Lantun Paradhita Dewanti Liviawaty , Evi Lusia, Akira Luthfidianto, Iqbal M. Agam Alpharesy Maharani, Annisa Nur Maharani, Zahra Egidita Manik, Grace Sondang Rona Tama Masyitoh, Syifa Mega Fatimah Rosana Mohammad Badai Putra Surahman Muhamad Pauwwaz Mumtaz, Yasmin Muthia Nada Safitri Nasrunnisa, Ayuni Nugroho, Agung Meidito Nugroho, Andika Puspito Nur Asiah Nurussahra Sya'bani Pauwwaz, Muhamad Pribadi, Sofan Sidiq Putro, Reno Dwi Rahma Balqis Rajib Bussalam Rambo - Rendika Kamiswara Reno Dwi Putro Rita Rostika Roffi Grandiosa Roffi Grandiosa Herman Ropikoh, Ipik Rosidah - Rosidah - Rostika Rostika Rufi'i Rusky Intan Pratama Santi Rukminita Anggraeni Sartikasari, Dewi Astuti Sofan Sidiq Pribadi Sofi, Nunung Sri Astuty Sriati - Sugandhy, Rioaldi Sukahati, Dewi Widuri Sukendi Sukendi sunarto sunarto Sunarto Sunarto Surahman, Mohammad Badai Putra Suryadi, Ibnu Bangkit Bioshina Syaripudin Nur Tatang Supriatna Taufanputri, Melati Tia Rostiana Siti Maesaroh Titin Herawati Ucu Cahyadi Ujang Subhan Wahyuniar Pamungkas Walim Lili Walim Lili Wardatul Jannah Wildan Nururfan Aghnia Windarti Windarti Yayat Dhahiyat Yuli Andriani Yuli Andriani Yuliana Farahita Yuliana Farahita Zahidah Hasan Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah, Zahidah Zahra Egidita Maharani Zuzy Anna