Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Reformulation of Da’wah Communication Paradigm in the Post-Pandemic Era Ries Dyah Fitriyah; Sokhi Huda; Abd. Mujib Adnan; Tantan Hermansah; Athik Hidayatul Ummah
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 12 No. 2 (2022): December
Publisher : Departement of Islami Comuunication and Broadcasting, Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2022.12.2.190-219

Abstract

This study focuses on examining the challenges and needs for the reformulation of the da'wah and communication paradigm in the post-pandemic era. Through a qualitative approach, the results of this study show that in the post-pandemic era, da'wah requires a redefinition and reformulation of paradigms, known as the happy da'wah paradigm, namely placing happiness in the experience of the da'wah process and the practice of religious teachings, not on the purpose of da'wah. The performance of the activity system is directed to "offer" the da'wah message, not to "impose" the message. The appearance and performance of this system is packaged in an attractive, creative, innovative, supportive and affirmative communication pattern by utilizing information technology as an efficient communication medium.
Generative Artificial Intelligence Integration for the Education of Islamic Communication and Broadcasting Hartati, Rahmi; Fujiantie, Jerina; Ries Dyah Fitriyah
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 14 No. 2 (2024): December
Publisher : Departement of Islami Comuunication and Broadcasting, Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2024.14.2.345-365

Abstract

This research aims to explore the use of Generative Artificial Intelligence (AI) in lectures, examine the changes in learning culture and its impacts, and provide recommendations for optimizing the integration of Generative AI for students of Islamic Communication and Broadcasting at UIN Antasari Banjarmasin. The study involves lecturers and students as research subjects. Data collection techniques include in-depth interviews and documentation. The findings have revealed that students’ use of Generative AI for completing academic assignments has led to significant changes in lecture culture and dynamics. Students have become more active in asking questions and engaging in discussions. However, the use of Generative AI also presents various challenges and negative impacts, such as a decline in literacy skills and critical thinking. Therefore, it is crucial to provide lecturer guidance and mentorship, training on AI utilization, and policies that encourage collaboration between traditional and modern learning approaches.
Eksplorasi Peta Jalan Penelitian Skripsi Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Sunan Ampel Surabaya: Sebuah Analisis Kualitatif dalam Perspektif Integrasi Twin Towers: Sebuah Analisis Kualitatif dalam Perspektif Integrasi Twin Towers Fitriyah, Ries Dyah; Falasifah, Nihlatul; Arida, Vera
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 4 (2024): Volume 9 Nomor 4, November 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i4.1681

Abstract

The twin towers paradigm in the Islamic Community Development Study Program at UIN Sunan Ampel Surabaya emphasizes Islamic integration and community empowerment. This research designs a road map that suits the paradigm and needs of the community, so that the results meet academic standards while directly benefiting the community as empowerment partners. The method used in this research uses a qualitative approach through the results of FGD (Focus Group Discussion) and interviews. The research results show that there are strategic issues being developed in line with the strategic issues of UIN Sunan Ampel Surabaya, such as basic scientific research for scientific development in the Islamic Community Development Study Program to strengthen study program competencies, community-based research (community engagement research) in the field of community service with various community-based research approaches and methods such as Participatory Action Research (PAR) and Asset Based Community Development (ABCD), environmental issues including the themes of environmental conservation, natural disasters and eco-tourism using an Islamic perspective.
Diversifikasi Pengelolaan Hasil Tangkap Nelayan Dusun Kaligung Pasuruan sebagai Upaya Ketahanan Ekonomi Keluarga Pesisir: Diversification of Fishermen's Catch Management in Kaligung Pasuruan Hamlet as an effort to Strengthen the Economy of Coastal Families Fitriyah, Ries Dyah; Ansori, Teguh
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i2.2093

Abstract

Green mussels are the main commodity produced by kaligung fishermen who do not know the seasons and are one of the cultivation commodities of the Pasuruan Regency government. In a day Kaligung fishermen can get 10-25 Kilos of Green Mussels in season, and throughout the year it becomes the mainstay of Kaligung fishermen. The purpose of this study is to increase the income of fishing families. Capacity building of women in fishing families in improving the fisherman's economy. One of the processes carried out is the management of green mussels into nuggets that are loved by children. The assistance was carried out for two months, using a community-based participatory research (CBR) action research methodology. The use of green mussels into nuggets, can be a great attraction for Kaligung children to love local food products that come from the sea. By introducing local food, it is hoped that it can preserve green mussels and improve the economy of fishing families in Kaligung Pasuruan. Kerang hijau merupakan komoditas utama yang dihasilkan oleh nelayan kaligung yang tidak mengenal musim dan menjadi salah satu komoditas budidaya pemerintah Kabupaten Pasuruan. Dalam sehari nelayan Kaligung bisa mendapatkan 10-25 Kilo Kerang Hijau pada musimnya, dan sepanjang tahun menjadi andalan nelayan Kaligung. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pendapatan keluarga nelayan. Pengembangan kapasitas perempuan dalam keluarga nelayan dalam peningkatan ekonomi nelayan. Salah satu proses yang dilakukan adalah pengelolaan kerang hijau menjadi nugget yang di gemari anak-anak. Pendampingan dilakukan selama dua bulan, dengan menggunakan Metodologi penelitian aksi community based participatory research (CBR). Pemanfaatan kerang hijau menjadi nugget, mampu menjadi daya tarik yang luar biasa bagi anak-anak Kaligung untuk mencintai produk pangan lokal yang berasal dari laut. Dengan memperkenalkan makanan lokal, diharapkan bisa melestarikan kerang hijau dan peningkatan ekonomi keluarga nelayan di Kaligung Pasuruan.
Penerapan Teknologi Alternatif Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim untuk Peningkatan Ketahanan Pangan pada Lahan Kering Berbasis Pekarangan Shofiyani, Syakilla Asfin; Fitriyah, Ries Dyah; Hermawati, Hermawati
Journal of Islamic Community Development Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2025.5.2.1-12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi alternatif yang mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim guna meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga melalui optimalisasi lahan kering berbasis pekarangan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan dampak signifikan perubahan iklim terhadap ketersediaan pangan, terutama di wilayah lahan kering yang rentan terhadap kekeringan dan degradasi lahan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam seluruh tahapan penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, dengan lokasi penelitian di Dusun Sangeng, Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Implementasi program difokuskan pada penerapan sistem irigasi hemat air, budidaya tanaman adaptif terhadap kekeringan, dan pengelolaan pekarangan berbasis organik. Hasil proses pengorganisasian adalah perubahan pola pikir dan terbangunnya kemandirian serta penguatan ketahanan pangan rumah tangga melalui penerapan teknologi alternatif mitigasi dan adaptasi lahan kering, yang diwujudkan melalui pendidikan tentang sistem pertanian lahan kering, pembentukan kelompok peduli lahan kering, serta advokasi kebijakan lokal terkait program kemandirian pangan masyarakat dengan memanfaatkan lahan kering berbasis pekarangan. Perubahan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keberlanjutan pangan di tengah perubahan iklim. Temuan ini menegaskan bahwa metode PAR efektif dalam mengintegrasikan inovasi teknologi dengan pemberdayaan sosial, sehingga dapat menjadi model pengembangan ketahanan pangan yang relevan diterapkan di wilayah lahan kering lainnya dengan kondisi sosial-ekologis serupa.
UPAYA MEWUJUDKAN DESA RAMAH PEREMPUAN DAN PEDULI ANAK (DRPPA) DI DESA TROTOSARI, BONDOWOSO Muhammad Ainul Yaqin; Ries Dyah Fitriyah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Trotosari, Kabupaten Bondowoso, dihadapkan pada isu-isu sosial yang memerlukan perhatian serius, ditandai dengan indikasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, tingginya angka perkawinan anak, serta masalah pekerja anak. Pengabdian ini bertujuan untuk mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) sebagai respons terhadap kerentanan tersebut. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif dan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi asesmen aset dan isu, mapping, dan diskusi. Hasil pengabdian mengidentifikasi empat isu mendasar yang menghambat terwujudnya DRPPA: pola asuh yang kurang optimal, ketiadaan inisiatif pembentukan organisasi anak, nihilnya regulasi desa spesifik, serta infrastruktur yang kurang inklusif. Sebagai solusi, diterapkan empat program strategis utama: (1) Edukasi melalui "Seminar Parenting"; (2) Kelembagaan dengan pembentukan Forum Anak Desa (FAD); (3) Kebijakan melalui penetapan Peraturan Desa (Perdes) DRPPA; dan (4) Infrastruktur berupa penyediaan plang layanan (SAPA 129). Simpulan utama adalah intervensi ini merupakan langkah awal yang strategis dan esensial dalam meletakkan fondasi DRPPA, diwujudkan melalui sinergi stakeholder yang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan desa yang lebih aman dan sejahtera bagi perempuan dan anak.
EFEKTIVITAS PERAN KOMUNITAS RIDERS SCOOTER UNIT DJOMBANG DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LEWAT DJOMBANG VESPA KABUDAYANv Muchammad Zidan Chamdi; Ries Dyah Fitriyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/11g26147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas peran Komunitas Riders Scooter Unit Djombang (RSUD) dalam upaya pelestarian budaya lokal melalui program unggulan Djombang Vespa Kabudayan. Komunitas ini berakar dari gerakan Scooter Kocak Jombang yang telah aktif sejak tahun 2018 dan berkembang menjadi ruang kolektif yang memadukan hobi, edukasi, serta kepedulian sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap pengurus dan anggota komunitas, observasi partisipatif pada kegiatan budaya, serta analisis dokumentasi di basecamp RSUD Jombang–Tambakberas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD berperan signifikan dalam memperkuat modal sosial melalui pembentukan identitas subkultur, solidaritas kolektif, dan perluasan jejaring sosial. Program Djombang Vespa Kabudayan terbukti efektif dalam mengedukasi lebih dari 80 santri mengenai warisan budaya lokal, mempromosikan destinasi wisata daerah, serta mengintegrasikan nilai keselamatan berkendara dengan praktik budaya. Temuan ini menegaskan bahwa komunitas berbasis hobi memiliki potensi strategis sebagai agen pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal.