Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pendampingan Kader Kesehatan Jiwa dalam Melakukan Home Visit di Desa Siaga Sehat Jiwa Zaini, Mad; Komarudin, Komarudin
Abdi Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v1i1.12

Abstract

Masalah kesehatan jiwa di masyarakat disebabkan oleh berbagai persoalan kehidupan mulai dari persoalan ekonomi, sosial sampai dengan persoalan interaksi antar sesama anggota masyarakat. Pendampingan kader Kesehatan jiwa dalam melakukan kunjungan rumah/home visite merupakan bagian dari kegiatan yang ada di desa siaga sehat jiwa. Permasalah yang terjadi di wilayah mitra adalah kader kesehatan jiwa belum pernah dilakukan pendampingan dalam melakukan home visite sehingga belum diketahui kemampuan kader dalam melakukan home visite dan jumlah pasien/keluarga yang telah di visite. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui dan meningkatkan ketrampilan kader dalam melakukan home visite. Selain itu, melalui kegiatan pendampingan akan diperoleh gambaran kondisi kesehatan jiwa masyarakat di wilayah mitra. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah role play dan praktik melakukan home visite di masyarakat. Melalui kegiatan pendampingan kader diperoleh informasi tentang jumlah kader kesehatan jiwa di wilayah mitra adalah sebanyak 30 kader kesehatan jiwa telah mendapatkan pelatihan kesehatan jiwa, namun pada saat dilakukan kegiatan pendampingan kader yang hadir sebanyak 18 kader kesehatan jiwa. Latar belakang usia dan pendidikan kader kesehatan jiwa bervariasi mulai dari usia 25 tahun sampai dengan lebih dari 45 tahun. Mayoritas kader kesehatan jiwa berusia 25-35 tahun (43,8%). Sedangkan latar belakang tingkat pendidikan mulai dari sekolah dasar sampai dengan lulusan perguruan tinggi. Mayoritas kader kesehatan jiwa adalah lulusan SMA/SMK (50%).
Penerapan Teknik Relaksasi Benson Untuk Menurunkan Nyeri Akut Pada Pasien Gastritis Regita Chatalia; Mad Zaini
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 2 No 8 (2025): JKRI - Juli 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang sering menimbulkan nyeri epigastrik dan mengganggu aktivitas pasien. Teknik relaksasi Benson merupakan metode nonfarmakologis yang menggabungkan latihan pernapasan dan repetisi frasa untuk menurunkan tingkat nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik relaksasi Benson dalam mengurangi nyeri akut pada pasien gastritis. Desain penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Intervensi dilakukan selama tiga hari pada satu pasien dengan evaluasi intensitas nyeri menggunakan Numerical Rating Scale (NRS). Hasil menunjukkan penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 2 setelah intervensi. Teknik ini juga meningkatkan kenyamanan pasien dan kualitas tidur. Kesimpulan, teknik relaksasi Benson efektif sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis dalam manajemen nyeri gastritis
Penerapan Kompres Hangat Untuk Mengatasi Nyeri Abdomen Pada Penderita Gastritis Dipuskesmas Nogosari Habibatun Abawaini; Mad Zaini
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 2 No 8 (2025): JKRI - Juli 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang sering terjadi dan ditandai dengan nyeri abdomen akibat inflamasi mukosa lambung. Nyeri abdomen yang dialami pasien gastritis dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk mengurangi intensitas nyeri pada pasien gastritis adalah kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan kompres hangat dalam mengatasi nyeri abdomen pada pasien gastritis di Puskesmas Nogosari. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif mendalam pada Ny.S berusia 48 tahun dengan keluhan nyeri abdomen. Intervensi dilakukan dengan memberikan kompres hangat pada area abdomen selama 15 menit setiap hari selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 5 pada hari pertama, 3 pada hari kedua, dan 2 pada hari ketiga. Penerapan kompres hangat terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri abdomen dan meningkatkan kenyamanan pasien. Intervensi ini dapat menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang mudah diterapkan oleh perawat maupun keluarga pasien.
Gambaran Pola Makan dan Aktivitas Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Rumah Sakit Daerah Kalisat Jember Firdaus Maulana; Mad Zaini
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebida
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v3i4.1850

Abstract

Background: Type 2 Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disease characterized by elevated blood glucose levels due to insulin resistance and impaired insulin secretion. One of the influencing factors for this condition is lifestyle, particularly dietary patterns and physical activity. Objective: This study aims to describe the dietary patterns and physical activities of Type 2 Diabetes Mellitus patients at Kalisat Regional Hospital (RSD), Jember. Method: The research design used is a case study involving two patients diagnosed with Type 2 Diabetes Mellitus. Data were collected through interviews, observations, and documentation studies, and analyzed using nursing care stages. Results: The study found that both patients consumed high amounts of simple carbohydrates such as sugar, sweet cakes, and noodles, exceeding the normal daily intake limits. Physical activity was minimal, limited to light household chores like cleaning and short-distance walking. Conclusion: Both patients were diagnosed with ineffective health management. Nursing interventions focused on behavioral health education to improve patients’ knowledge and motivation in managing Diabetes Mellitus independently.
Peranan Keluarga yang Tinggal di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan dalam Mencegah Masalah Psikososial Zaini, Mad; Komarudin
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i1.3202

Abstract

Masalah psikososial merupakan suatu perubahan psikologi, fisik atau sosial dalam kehidupan seseorang yang berpotensi mengakibatkan gangguan jiwa. Peran keluarga sangat penting dalam upaya pencegahan gangguan jiwa di Masyarakat pedesaan maupun perkotaan. Peran keluarga merupakan bagian dari model family centered care, dimana model ini menjelaskan bahwa peran kelaurga dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peran keluarga dalam pencegahan masalah psikososial di wilayah pedesaan dan perkotaan Kabupaten Jember dengan desain penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan multistage random sampling dengan jumlah sampel 216 responden. Kriteria inklusi yaitu keluarga dengan masalah psikososial, tinggal di wilayah kerja Puskesmas Panti, Sukorambi, Kaliwates dan Sumbersari serta mampu membaca dan menulis. Analisis data menggunakan uji statistic Mann Withney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga di wilayah pedesaan termasuk dalam kategori sangat baik dalam mencegah masalah psikososial (528%). Sedangkan keluarga di wilayah perkotaan, sebagian besar termasuk dalam kategori baik dalam mencegah masalah psikososial (50.9%). Analisis bivariat antara keluarga di wilayah pedesaan dan perkotaan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.27 (p value >0.05). Nilai signifikansi tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan peran keluarga di wilayah pedesaan dan perkotaan dalam melakukan pencegahan terhadap masalah psikososial. Kesamaan peran keluarga di wilayah pedesaan dan perkotaan dalam mencegah masalah psikososial cukup signifikan meskipun terdapat perbedaan kondisi sosial dan lingkungan seperti kesamaan nilai dan norma serta dukungan emosional.
Pengetahuan dan Minat Mahasiswa Keperawatan dalam Berwirausaha Bidang Kesehatan Supriyadi, Supriyadi; Zaini, Mad
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 5 No 2 (2024): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2024
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v5i2.5686

Abstract

Pendidikan tinggi harus mampu menjadi salah satu institusi yang mencetak wirausahawan, tidak hanya pada jurusan-jurusan tertentu tetapi niat untuk berwirausaha harus tertanam pada semua mahasiswa termasuk mahasiswa jurusan kesehatan atau keperawatan. Wirausahaan bidang kesehatan adalah sebagai usaha yang menghasilkan sesuatu dengan ide-ide kreatif dan inovatif, mempunyai nilai manfaat, ekonomi, serta memiliki nilai manfaat yang luas bagi masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah responden 140 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan skala linkert. Hasil penelitian terkait pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang kewirausahaan bidang kesehatan sebagai besar adalah mempunyai pengetahuan yang baik dalam berwirausaha (50%), sebagian besar mahasiswa minat berwirausaha (68%) serta tidak ada korelasi antara pengetahuan tentang kewirausahaan dengan minat berwirausaha di bidang kesehatan (p vaue >0,005). Minat berwirausaha dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu motivasi, ketertarikan, kesenangan, dan keinginan untuk berwirausaha. Sedangkan pengetahuan tidak menjadi faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha. Meskipun demikian, peningkatan minat berwirausaha dikalangan mahasiswa perlu ditumbuhkan karena memberikan kontribusi pada penciptaan lapangan kerja bagi lulusan perguruan tinggi.
Community Behavior in Choosing Health Services after the Covid-19 Pandemic Supriyadi, Supriyadi; Zaini, Mad
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 5 No 4 (2023): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v5i4.2638

Abstract

The decline in the number of visits at the FKTP Klnik Mitra Keluarga Sejahtera Sukowono after the COVID-19 pandemic in June 2022 was around 55% per month and tended to stagnate and even a downward trend in early 2023. So that it resulted in a decrease in the number of visits at Klnik and increasingly had an impact on public trust in services in the area around Sukowono Jember. This study aims to look at the behavior of choosing health services by the community in the post-Covid-19 pandemic period. This research method is an observational analytic research with a cross-sectional design. The sample size was 257 respondents with purposive sampling technique. Using questionnaire instruments and chi square test analysis and logistic regression test. Research Results Variables associated with behavioral patterns of choosing health services in this study are pain perception, accessibility, information, socioeconomics, and family support. Factors that influence the behavior of choosing health services are pain perception (p=0.026; Exp(B)=2.012), accessibility (p=0.019; Exp(B)=1.962), information quality (p=0.021; Exp(B)=1.974), socioeconomic (p=0.006; Exp(B)=0.149) and family support value (p=0.006; Exp(B)=0.149). Perception of illness, accessibility, quality of information are the factors that most influence the behavior of choosing health services during the post-COVID-19 pandemic.
Digital Based Early Detection of Mental Health in Mental Health Alert Village Zaini, Mad; Komarudin, Komarudin; Abdurrahman, Ginanjar
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 5 No 4 (2023): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v5i4.2641

Abstract

Mental health is an integral part of being healthy. Some mental health indicators are also indicators of a healthy state such as being free from pain or psychological distress, being productive and contributing to social life. This study aims to describe community mental health based on the results of early detection using the e-DSSJ application. The research design used is descriptive with a case study approach. The subjects used in this study were the people of Botolinggo village, Bondowoso district. The research sample of 1040 respondents was taken by purposive sampling with inclusion criteria, namely aged ≥ 15 years, domiciled in Botolinggo Village and willing to become research respondents. The instrument used in this study is the e-DSSJ application which adopts the Self Reporting Questionaire-29 (SRQ-29) instrument. The results of univariate analysis showed that most respondents were mentally healthy (73%), experienced anxiety (26.7%), mental disorders (0.09%) and no respondents experienced post-traumatic distress syndrome (PTSD) and drug abuse (0%). Through early detection of mental health based on the e-DSSJ application, it can be seen that people who are mentally healthy, at risk of mental problems and mental disorders with the hope that those who are mentally healthy remain healthy, those at risk of mental problems do not experience mental disorders and those with mental disorders can immediately get health services.
PERAN GURU PAI SD MUHAMMADIYAH 1 JEMBER PADA STABILITAS KESEHATAN MENTAL SISWA Huwaida, Hasna’; Zaini, Mad
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v7i1.705

Abstract

Dunia kini menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental. Hal ini bermula dari pandemi covid-19 yang mengakibatkan isolasi wilayah secara global, menjadikan pekerjaan-pekerjaan menumpuk di rumah, bukan di kantor ataupun lembaga lainnya. Kesadaran ini terus terpelihara hingga sekarang. Kesehatan mental yang tak kalah penting untuk dijaga di antaranya adalah kesehatan mental anak usia sekolah dasar pula. Melalui penelitian ini, penulis berusaha membeberkan bagaimana usaha guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Muhammadiyah 1 Jember dalam rangka menjaga stabilitas kesehatan mental siswa-siswanya. Guru PAI tak hanya menjalankan kewajibannya sebagai seorang guru saja, melainkan bagaimana ia menanamkan nilai-nilai keislaman dalam aktifitas sekolah. Tujuan dari penelitian ini yakni mengungkap peran dan usaha guru PAI SD Muhammadiyah 1 Jember dalam menjaga stabilitas kesehatan mental siswa. Merupakan penelitian lapangan, penelitian ini memaparkan hasilnya melalui data yang didapatkan dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari peneltian ini menyatakan bahwa guru PAI berperan sebagai mu’allim, murobbi, mursyid, edukator, pelatih, komunikator dan konsultan, serta role model bagi siswanya, sehingga stabilitas kesehatan mental siswa dapat terjaga dengan baik.
Zoom in Fatigue pada Mahasiswa Keperawatan selama Periode Pandemic Covid-19 Zaini, Mad; Supriyadi, Supriyadi
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 5 No. 1 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v5i1.257

Abstract

AbstrakKebijakan pembelajaran daring selama periode pandemi COVID-19 menjadi alternatif bagi perguruan tinggi supaya proses belajar mengajar dapat dilaksanakan. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran daring di perguruan tinggi memiliki dampak positif dan negatif terutama di bidang kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terjadinya zoom in fatigue pada mahasiswa keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember selama masa pandemic COVID-19. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa durasi waktu yang digunakan dalam pembelajaran daring memiliki korelasi yang signifikan terhadap terjadinya zoom in fatigue pada mahasiswa keperawatan selama periode pandemi COVID-19. Durasi waktu yang lama dalam pembelajaran daring membutuhkan perhatian yang lebih intens disertai informasi yang banyak melalui media daring menyebabkan beban kognitif dan energi yang lebih besar sehingga mengakibatkan terjadinya zoom in fatigue pada mahasiswa selama periode pandemi COVID-19.Kata kunci: daring, fatigue, pandemic  AbstractOnline learning policies during the COVID-19 pandemic period became an alternative for universities so that the teaching and learning process could be carried out. In its implementation, online learning in university has positive and negative impacts, especially in the health sector. The purpose of this study was to determine the occurrence of zoom in fatigue in nursing students of the Faculty of Health Sciences, University Muhammadiyah of Jember during the COVID-19 pandemic. The design of this study was cross-sectional. The results of this study indicate that the time duration of using online learning has a significant correlation with the occurrence of zoom in fatigue in nursing students during the COVID-19 pandemic period. The long time duration in online learning requires more intense attention accompanied by a lot of information through online media causing a greater cognitive load and energy, it leads to a zoom in fatigue among students during the COVID-19 pandemic period.Keywords: online learning, fatigue, pandemic