Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI KEBIJAKAN ORGANISASI SEKTOR PUBLIK MENUJU TERWUJUDNYA GOOD PUBLIC POLICY GOVERNANCE Ahmad Sururi
Jurnal Good Governance Vol 15, No 1 (2019): Maret
Publisher : Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/gg.v15i1.96

Abstract

Inovasi Kebijakan sebagai prasyarat penting memiliki posisi yang menentukan bagi organisasi sektor publik dalam mendukung aspek kemajuan dan keberlanjutan demi terwujudnya good public policy governance, hal tersebut sejalan dengan konsep bahwa setiap organisasi sektor publik dituntut untuk melakukan proses adaptasi dan adopsi sesuai dengan perubahan lingkungan. Kebijakan organisasi sektor publik dapat diukur melalui pendekatan kepemimpinan, keuangan, sumber daya manusia, budaya dan tanggung jawab pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review di bidang inovasi kebijakan public dan penelusuruan dari berbagai sumber cetak dan elektronik melalui dokumen resmi pemerintah maupun media massa. Untuk selanjutnya dilakukan intrepretasi dan dideskripsikan melalui berbagai teori dan praktek-praktek inovasi kebijakan organisasi sektor publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi kebijakan organisasi sektor publik masih belum optimal dan menjadi faktor prioritas stakeholder kebijakan publik. Mendorong implementasi inovasi kebijakan dengan tiga faktor determinan penentu yaitu :internal determinant, eksternal determinant dan regional difusion secara komprehensif dan tidak terbatas pada tataran teknis harus dilakukan dengan berbagai upaya-upaya yang dapat membuka peluang bagi stakeholder kebijakan dalam mengambil kebijakan-kebijakan yang strategis.Kata Kunci : Inovasi Kebijakan, Organisasi Sektor Publik, Good Public Policy Governance
Inovasi Kebijakan dalam Perspektif Administrasi Publik Menuju Terwujudnya Good Public Policy Governance Ahmad Sururi
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.308 KB) | DOI: 10.20961/sp.v12i2.16236

Abstract

Kebijakan publik sebagai instrumen yang mensinergikan peran pemerintah dan publik belum berjalan secara optimal. Terjadinya fenomena beberapa kebijakan yang dibatalkan atau direvisi oleh Pemerintah merupakan indikasi masih adanya tumpang tindih kebijakan dan rendahnya kemampuan berinovasi (ability to innovate) dan kemauan berinovasi (willingnes to inovate) pejabat publik. Untuk itu diperlukan inovasi kebijakan yang secara substantif dapat memberikan penguatan dalam menyelesaikan permasalahan ditengah masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan melakukan analisis bagaimana inovasi kebijakan dalam perspektif pendekatan administrasi pubik dan menganalisis inovasi kebijakan menuju terwujudnya good public policy governance. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik yang dilakukan adalah survei literatur akademis di bidang keilmuan kebijakan publik guna memperoleh konsep-konsep yang relevan dengan kajian inovasi kebijakan publik. Teknik pengumpulan data melalui penelusuran berbagai sumber dan literatur baik dari dokumen pemerintah maupun pemberitaan media massa cetak dan elektronik, jurnal dan buku-buku yang terkait dengan administrasi pubik dan inovasi kebijakan. Penerapan prinsip-prinsip inovasi melalui NPS adalah representasi dari penerapan inovasi kebijakan. Publik dipandang secara utuh, manusiawi dan humanis melalui pendekatan yang memberikan space kepada publik untuk berkolaborasi dan berorientasi pada peningkatan kinerja. Good public policy governance akan terwujud melalui pendekatan 1) Jenis dukungan; 2) Manajemen Inovasi; 3) Karakteristik dalam penerapan nilai.Kata Kunci : Inovasi Kebijakan, Administrasi Publik, Good Pubic Policy Governance
INOVASI KEBIJAKAN PARTISIPASI PUBLIK DALAM PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA (STUDI PADA KAWASAN EKOWISATA SITUTERATE DESA SITUTERATE KECAMATAN CIKANDE KABUPATEN SERANG) Ahmad Sururi
Jurnal Administrative Reform Vol 6, No 3 (2018): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.674 KB) | DOI: 10.52239/jar.v6i3.1905

Abstract

The purpose of this study is to analyze how public participation in handling and management of Ecotourism Area and develop innovation model of public participation policy in Management and Development of Ecotourism Area Situterate Cikande Sub-District, Serang District. The research method used is descriptive qualitative with primary data collection techniques in the form of interview, observation and documentation. The results showed that public participation in tourism handling and management in the ecotourism area Situterate Cikande Serang Regency has not been done optimally, the public is still positioned as an object, passive and not yet have a high level of awareness in the management and development of ecotourism areas. Keyword: Policy Innovation, Public Participation, Tourism
Komunikasi Pemberdayaan dalam Program Urban Farming di Kampung Lukis Ramanuju Kecamatan Citangkil Kota Cilegon Banten Rahmi Winangsih; Rahmi Mulyasih; Marthalena; Rethorika Berthanilla; Ahmad Sururi
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2021): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v3i2.4055

Abstract

Program komunikasi pemberdayaan dalam program urban farming, merupakan program pemberdayaan yang dikhususkan untuk kaum perempuan Kampung Lukis Ramanuju. Tujuan dari program pemberdayaan ini adalah agar kaum perempuan di Kampung Ramanuju dapat berdaya untuk keluarga dan masyarakat sekitar dengan cara menanam tanaman seperti sayuran dan buah-buahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga dapat mencukupi kebutuhan pangan keluarga dan masyarakat. Hasil dalam program pendampingan ini, kelompok mampu menghasilkan tanaman yang dapat dikonsumsi secara pribadi dan kedepan akan dirancang untuk menghasilkan tanaman yang dapat diperjualbelikan pada masyarakat luas.
DECENTRALIZATION OF HOUSING POLICY FOR LOW-INCOME COMMUNITIES IN URBAN AREAS: AN ANALYSIS OF POLITICAL, FISCAL AND, ADMINISTRATIVE POLICY Ahmad Sururi
Jurnal Pengembangan Kota Vol 10, No 1: Juli 2022
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.451 KB) | DOI: 10.14710/jpk.10.1.10-22

Abstract

The purpose of this study is to discuss housing decentralization policies for urban Low-Income Communities based on three decentralization issues, namely politics, fiscal, and administration, and to recommend the concept of housing decentralization as an instrument and housing policy reform.  The idea of decentralization of housing policy can’t be separated from various problems such as the debate over the authority of housing policy, the dependence of the regional government's housing budget on the central government, and various other obstacles. This study employed academic literature review related to decentralization studies and housing policies. The results of the study show that the three decentralization issues that are correlated with urban housing policies for Low-Income Communities have not yet fully provided an optimal impact on the realization of the ideal and desirable urban housing policies for Low-Income Communities. However, the very strong relationship between the three issues of decentralization and urban housing policy can be an important idea and recommendation to promote housing decentralization as an instrument and direction of urban housing policy reform for Low-Income Communities in Indonesia in the future. 
IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN KAPASITAS AKTOR PERGURUAN TINGGI DI KOTA SERANG Ahmad Sururi; Budi Hasanah; Mayu Ma’lumatiyah; Annisa Dwianti
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Vol 6 No 1 (2022): Vol. 6 No. 1, November 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32630/sukowati.v6i1.330

Abstract

The implementation of community empowerment has yet to provide a fully sustainable impact. In practice, it still uses the paradigm of tertiary institutions empowering the community and not universities together with the community to empower. This study aims to analyze how the implementation of community empowerment and the capacity of higher education actors are analyzed based on the stages of community empowerment, including planning, objectives, strategies, operational areas, and impact evaluation. This research method uses a qualitative approach through a case study at the University of Serang Raya. Data collection techniques using observation and interviews and data analysis using a data reduction approach, data presentation, and conclusion. The study results show that the implementation of community empowerment and the capacity of higher education actors has been running effectively. Research findings indicate that sustainable impact evaluation requires consistency in community empowerment and encourages innovative approaches to sustainable community empowerment models, monitoring and strengthening based on community participation and placing communities as crucial actors and innovative approaches to empowerment.
ANALISIS KINERJA ANGGOTA DPRD KOTA SERANG PERIODE TAHUN 2014-2019 DALAM PENYUSUNAN PERATURAN DAERAH Rapi Amin; Budi Hasanah; Ahmad Sururi
Jurnal Riset Inossa Vol. 4 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54902/jri.v4i1.69

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kinerja DPRD Kota Serang periode tahun 2014-2019 dalam penyusunan peraturan daerah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi sedangkan teknik pemilihan sumber data (sampel) yang digunakan adalah snow ball sampling, artinya dari seluruh sumber data kemudian dipilih dari sumber data tertentu yang dianggap mengerti permasalahan dan tujuan Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahapan reduksi, verifikasi dan kesimpulan. Analisis penelitian dilakukan berdasarkan dimensi responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja anggota DPRD Kota Serang periode tahun 2014-2019 dalam penyusunan peraturan daerah masih belum sepenuhnya efektif terutama dimensi responsivitas dan akuntabilitas, sedangkan dimensi responsibilitas sudah berjalan efektif. Hal ini berdampak pada terhambatnya berbagai program pemerintah daerah dan belum optimalnya penanganan aduan atau keluhan publik. rekomendasi penelitian ini adalah mendorong partisipasi public terutama dalam penyusunan peraturan daerah sehingga dapat meningkatkan kinerja anggota DPRD terutama dalam dimensi responsivitas dan akuntabilitas.
Efektivitas Implementasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan Perguruan Tinggi dalam Mendukung Dampak Pembangunan Berkelanjutan Ahmad Sururi; Budi Hasanah; Mayu Ma’lumatiyah; Annisa Dwianti
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sp.v17i2.64931

Abstract

The purpose of this study is to discuss how the implementation of community empowerment supports sustainable impacts. The research method uses a qualitative approach. Data collection techniques through interviews and observation. Data analysis includes reduction, data presentation and conclusion. The results of the research show that the implementation of community empowerment policies in tertiary institutions in supporting the impact of sustainable development has not been fully effective. Achievement of the level of effectiveness was only achieved in the aspect of the degree of change in the target group and the quality of the implementation process, while in the aspect of the final result/impact of the implementation it was still not in accordance with the desired expectations. The research findings show that the concept or formulation of community empowerment policies is still very much dependent on initiation from the university so that the orientation of the community is not yet fully in the context of actual empowerment so that the outcomes or outputs impacting the implementation of empowerment policies are still not sustainable. On the other hand, even though changes in the target group and the quality of the implementation process have shown improvement, they still require efforts that are holistic in nature in encouraging an effective implementation impact.
KEWIRAUSAHAAN SOSIAL: PARTISIPASI MASYARAKAT DAN EVALUASI DAMPAK SOSIAL-EKONOMI Budi Hasanah; Ahmad Sururi; Daffa Putri Prananda; Adam Maulana Noval
Jurnal Administrasi Negara Vol 28 No 3 (2022): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v28i3.1721

Abstract

Penanganan permasalahan sosial ekonomi masih menjadi fokus perhatian baik pemerintah maupun masyarakat terutama di masa pandemi COVID-19 dan semakin meningkatnya angka masyarakat miskin di Kota Serang. Program UMKM model social enterpreneurship bertujuan tidak hanya fokus pada keuntungan ekonomi akan tetapi memecahkan permasalahan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi dan dampak sosial ekonomi dari program UMKM dengan model social enterpreneurship di Kota Serang khususnya pada jenis usaha design and fashion, crafting (handmade aksesoris dan supply bahan-bahan kerajinan), dan tour and travel. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi aktor UMKM kewirausahaan sosial sudah menunjukkan capaian yang efektif melalui keterlibatan mental dan emosi individu dalam melakukan aktivitas kelompok, motivasi individu untuk memberikan kontribusi dan rasa tanggung jawab dalam diri individu terhadap aktivitas kelompok dalam usaha pencapaian tujuan. Selain itu dampak sosial ekonomi dalam konteks kewirausahaan sosial telah menghasilkan kapasitas dan kemandirian dalam membuka peluang usaha. Temuan penelitian menunjukkan pentingnya dukungan pemerintah Kota Serang dan kebijakan yang mampu mengakomodir peluang ekonomi dan merepresentasikan nilai-nilai sosial kewirausahaan di masa depan secara berkelanjutan.  Rekomendasi penelitian ini adalah mendorong peningkatan UMKM melalui model kewirausahaan sosial sebagai upaya memecahkan permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat, peningkatan kemitraan dengan kewirausahaan yang lebih besar dan mendorong regulasi pemerintah untuk mengakomodir peluang dan partisipasi masyarakat dan dampak ekonomi dalam kewirausahaan sosial. Socioeconomic problem handling and the increasing number of poor people in Serang City are still the focus of attention of both the government and the community, especially during the COVID-19 pandemic. The Small, Micro, and Medium Enterprises social entrepreneurship model program aims not only to focus on economic benefits but also to solve social problems. This study aims to find out how the participation and socio-economic impact of the MSME program with the social entrepreneurship model in Serang City, especially in the types of business design and fashion, handcrafting, and tour and travel. The research method used in this study is qualitative descriptive. The results of this study indicate that the participation of MSME actors in social entrepreneurship has shown effective achievement through the mental and emotional involvement of individuals in group activities, individual motivation to contribute, and a sense of personal responsibility towards group activities to achieve goals. In addition, the socio-economic impact in the context of social entrepreneurship has resulted in capacity and independence in opening up business opportunities. The research findings show the importance of Serang City government support and policies that can accommodate economic opportunities and represent the social values ​​of entrepreneurship in a sustainable future. The recommendation of this research is to encourage the improvement of MSMEs through the social entrepreneurship model as an effort to solve social and economic problems of the community, increase partnerships with greater entrepreneurship and encourage government regulations to accommodate opportunities and community participation and economic impact in social entrepreneurship.
Pemberdayaan dan Pendampingan Anak Putus Sekolah Berbasis Pembelajaran Kelas Motivasi Dan Non Akademik di Kota Serang Rachmi Yulianti; Ahmad Zainuri; Ahmad Sururi
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v1i1.1041

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pemberian motivasi bagi anak-anak putus sekolah untuk dapat kembali ke sekolah melalui kegiatan pemberdayaan dan pendampingan berbasis pembelajaran kelas motivasi dan non akademik. Metode kegiatan yang digunakan adalah Participatory Learning and Action dengan menekankan pada kegiatan ceramah, diskusi, curah pendapat yang dilakukan secara interaktif dengan anggota kelompok dan dilanjutkan dengan aksi atau kegiatan riil yang relevan dengan materi pemberdayaan masyarakat. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ; Anak-anak putus sekolah dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan menerima materi pembelajaran meskipun masih perlu dilakukan bimbingan oleh fasilitator dengan tingkat keberhasilan pencapaian kegiatan berada pada kategori 71% atau skala very good. Rekomendasi dalam kegiatan ini adalah perlunya sinergisitas dengan dinas/instansi terkait agar anak-anak putus sekolah mempunyai kesempatan yang sama dalam mendapatkan akses pendidikan dasar