Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Persepsi Apoteker dan Perawat tentang Efektivitas Pelatihan Aseptik Secara Daring: Studi Kualitatif Wasir, Riswandy; Apriningsih, Apriningsih; Ardhiyanti, Lusyta Puri
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v6i1.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi apoteker dan perawat mengenai efektivitas pelatihan secara daring dalam teknik aseptik. Dua puluh lima apoteker dan perawat yang telah menyelesaikan pelatihan daring dalam teknik aseptik direkrut untuk berpartisipasi dalam penelitian kualitatif ini. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasilnya mengungkapkan bahwa partisipan melihat beberapa keuntungan dari pelatihan secara daring, seperti fleksibilitas dalam hal waktu dan lokasi, penghematan biaya dan waktu, dan peningkatan aksesibilitas pelatihan. Namun, mereka juga mengidentifikasi beberapa kekurangan, termasuk interaksi yang terbatas dengan pelatih dan rekan, kesulitan teknis, dan kekhawatiran tentang validitas penilaian. Partisipan juga memberikan saran untuk meningkatkan kualitas pelatihan secara daring, seperti menggabungkan elemen interaktif dan latihan praktis, dan memastikan kredibilitas pelatih dan penilaian. Temuan ini memberikan wawasan tentang potensi manfaat dan tantangan pelatihan daring dalam teknik aseptik dan memberikan informasi dalam pengembangan program pelatihan daring yang efektif.
EFEKTIVITAS PERMAINAN ENGKLEK MODIFIKASI DALAM MENCEGAH PELECEHAN SEKSUAL SISWA SEKOLAH DASAR: EFFECTIVENESS OF MODIFIED HOPSCOTCH GAMES IN PREVENTING SEXUAL VIOLENCE OF STUDENTS ELEMENTARY SCHOOL Zahra, Bella Aprilia; Herbawani, Chahya Kharin; Ardhiyanti, Lusyta Puri; Kurnaesih, Een
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i2.1824

Abstract

Usia sekolah dasar adalah masa ketika pertumbuhan dan perkembangan anak berlangsung sangat cepat dan memiliki dampak jangka panjang. Berdasarkan Catatan Tahunan (CATAHU) 2023, terdapat 553 kasus kekerasan berbasis gender yang melibatkan anak usia 6–12 tahun. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melaporkan bahwa Kota Depok menduduki peringkat kedelapan dengan jumlah korban tertinggi, yakni 75 korban dari Januari hingga September 2023. Hal ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan yang efektif melalui media yang menarik. Bermain sangat penting untuk kebahagiaan dan membantu penerimaan anak terhadap pembelajaran, oleh karena itu penggunaan permainan engklek, tidak hanya memberikan kesenangan tetapi juga membantu mengembangkan keterampilan motorik kasar. Permainan tersebut dimodifikasi sehingga menjadi permainan engklek batasan diri (entari). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas permainan entari dalam mencegah pelecehan dan kekerasan seksual. Penelitian dilakukan pada 312 siswa kelas 1–3 di SDN Bedahan 1 Depok, dan melalui metode stratified random sampling, diperoleh sampel sebanyak 73 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar checklist pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan dan sikap siswa. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai P-value sebesar 0,024 untuk pengetahuan dan 0,001 untuk sikap, keduanya kurang dari 0,05, yang mengindikasikan adanya pengaruh permainan engklek terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa. Kesimpulannya, media edukasi permainan engklek batasan diri (entari) efektif digunakan sebagai upaya pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar peneliti selanjutnya dapat mengembangkan promosi kesehatan reproduksi pada anak melalui media yang menyenangkan untuk mengoptimalkan fungsi preventif.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Kelompok Usia Dewasa di Kota Jakarta Pusat Tahun 2024 Hanifah, Laily; Hanifah, Fahma Fadila; Apriningsih; Ardhiyanti, Lusyta Puri
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v9i2.15606

Abstract

ABSTRAK DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah kasus HIV terbanyak, mencapai 82.033 kasus dari tahun 2010 hingga Maret 2023. Kota Jakarta Pusat mencatatkan angka kumulatif kasus AIDS tertinggi, yaitu 1.284 kasus pada tahun 2021. Perilaku pencegahan individu memainkan peran penting dalam mengatasi kasus infeksi baru HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor - faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilaksanakan di Kota Jakarta Pusat pada Mei 2024. Populasi penelitian terdiri dari masyarakat berusia 19-59 tahun yang tinggal di Kota Jakarta Pusat. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling, melibatkan 158 responden dari delapan kecamatan. Analisis univariat menunjukkan proporsi perilaku pencegahan HIV/AIDS sebesar 54,4%. Perilaku pencegahan HIV/AIDS ditemukan secara signifikan berhubungan dengan pengetahuan, sikap, keterpaparan informasi, sarana dan prasarana kesehatan, dan peran keluarga, menurut analisis multivariat. Faktor yang paling berhubungan terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS adalah sarana dan prasarana kesehatan (AOR=2,9, 95% CI = 1,19-7,08). Dapat disimpulkan bahwa peningkatan faktor-faktor tersebut dapat secara signifikan berkontribusi dalam pencegahan HIV/AIDS, sehingga pemerintah perlu meningkatkan edukasi, akses sarana kesehatan, dan dukungan keluarga, serta memastikan penyebaran informasi yang kredibel dan komprehensif untuk mendukung perilaku pencegahan HIV/AIDS di masyarakat. Kata Kunci: Perilaku, HIV, AIDS, Kelompok Usia Dewasa
FACTORS INFLUENCING THE CHOICE OF FEMALE STERILIZATION AMONG WOMEN OF REPRODUCTIVE AGE IN BOJONGGEDE DISTRICT, BOGOR REGENCY Arimurti, Jazzy Dwi; Herbawani, Chahya Kharin; Hanifah, Laily; Ardhiyanti, Lusyta Puri
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37306/xxh0kd66

Abstract

The prevalence of female sterilization as a contraceptive method is significantly low in Bojonggede, Bogor Regency. Out of the 45,000 couples, merely 3% of women have chosen sterilization. This study aims to identify the factors influencing the choice of female sterilization among women of reproductive age in Bojonggede, Bogor Regency. The research utilized a quantitative study with a cross-sectional approach. The data was gathered through interviews using questionnaires distributed to 171 samples selected through purposive sampling. The Chi Square test was used to analyze the data aiming to examine the relationship between all of the independent variables concerning the choice of female sterilization among women of reproductive age in Bojonggede, Bogor Regency. The findings of this study found a significant association between age, parity, perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefit, perceived barriers, and cues to action based on husband support with the choice of female sterilization in Bojonggede. Hence, it is recommended to conduct unrestricted sterilization policy in response to increase the female sterilization selection rate in Bojonggede and ensure that all women are provided equally to access sterilization regardless their age and parity.
Hubungan Pengetahuan Tentang Gizi Dengan Kebiasaan Makan Anak Pada Usia Sekolah Di SDN BABAT 1 Lamongan Lusyta Puri Ardhiyanti
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi menimbulkan masalah pembangunan di masa yang akan datang dan berdampak pada menurunnya kualitas sumber daya manusia usia muda yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan bangsa, kebiasaan makan anak usia sekolah yang tidak baik tanpa memperhatikan kualitas dan kuantitas gizi akan makanan yang dikonsumsi akan mempengaruhi kesehatan. Anak sekolah dasar pembangunan bangsa Indonesia, Peningkatan pengetahuan kesehatan anak usia sekolah tentang gizi diharapkan dapat menciptakan peserta didik yang sehat, cerdas dan berprestasi. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi 65 siswa. Pengambilan sample dilakukan dengan tekhnik quota sampling diperoleh sample sebanyak 56 siswa. Variabel independennya adalah pengetahuan tentang gizi dan variable dependennya adalah kebiasaan makan. Data diperoleh melalui kuesioner, penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juni 2015 dan hasil penelitian disajikan dalam bentuk table distribusi dan dianalisa secara statistik dengan SPSS uji Kendal Tau dengan tingkat kemaknaan t > 0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H1 diterima dan Ho ditolak yang berarti ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan makan anak usia sekolah di SDN Babat 1 Lamongan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disinpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan makan. Semakin baik pengetahuannya tentang gizi, maka kebiasaan makannya juga semakin baik. Artinya terjadi hubungan yang positif antara pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan makan. Kata Kunci : Pengetahuan tentang gizi, Kebiasaan makan
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN IBU DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA BATITA UMUR 1-3 TAHUN (Di Bpm Ny.Hj.Ni’mah Madzumi,S.St,M.M.Kes Desa Bawangan Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang) Lusyta Puri Ardhiyanti
Jurnal Kebidanan Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v9i1.158

Abstract

Toilet training merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil dan buang air besar. Keberhasilan dalam pengajara toilet training pada anak membutuhkan persiapan baik secara fisik, psikologis maupun secara intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan ibu dengan keberhasilan toilet training pada batita usia 1-3 tahun di BPM Ny. Hj Ni’mah Madzumi,S.St,M.Mkes Desa Bawangan Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. Rancangan penelitian menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai anak usia 1-3 tahun sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara sampling jenuh yaitu 30 orang. Uji Analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan ibu dalam melakukan pengajaran toilet training pada anak, sebagian besar berhasil sebanyak 18 orang (60%), dan sebagian kecil gagal dalam melakukan pengajaran toilet training sebanyak 12 orang (40%). Hasil uji chi square diperoleh nilai r = 0,029. Hal ini bermakna ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dengan keberhasilan toilet training pada batita usia 1-3 tahun di BPM Ny. Hj Ni’mah Madzumi,S.St,M.Mkes Desa Bawangan Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. Dengan tingkat keeratan 0,437. Untuk itu di sarankan bagi para orang tua yang mempunyai anak batita agar lebih mempersiapkan fisik dan mental anak, serta memiliki kesabaran dalam memberikan contoh dan dukungan agar anak dapat melakukan toilet training secara mandiri.  Kata kunci: pendidikan, toilet training
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN HIPERTENSI MELALUI EDUKASI MEDIA LEAFLET PADA IBU PKK Angraeni, Fitri; Ardhiyanti, Lusyta Puri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.30261

Abstract

Abstrak: Salah satu PTM yang telah mendapatkan perhatian dalam perawatan kesehatan di Indonesia dan seluruh dunia adalah penyakit hipertensi. Hipertensi memiliki julukan penyakit "The Sillent Killer" karena sering terjadi tanpa adanya gejala. Kegiatan ini penting untuk dilakukan mengingat keterlibatan ibu PKK merupakan menjadi penggerak untuk menerapkan hidup sehat serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan pencegahan hipertensi dengan menggunakan media leaflet pada ibu PKK di Perumahan Lembah Griya Indah Citayam. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dengan media leaflet yang dilakukan pada 10 orang ibu PKK. Dalam melihat efektivitas edukasi menggunakan leaflet ini menggunakan angket pre-test dan posttest dengan dilakukan analisis statistik uji Wilcoxon. Rata-rata skor pre-test adalah 64 dan setelah diberikannya edukasi dengan media leaflet meningkat menjadi 90, yang menunjukkan dengan adanya pengabdian masyarakat berupa edukasi dengan media leaflet ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK terkait dengan pencegahan penyakit hipertensi sebesar 40,63%. Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan ibu PKK mengenai pencegahan terkait penyakit hipertensi. Dalam hal ini keterlibatan ibu PKK penting dalam menyebarluaskan informasi atau pengetahuan pencegahan hipertensi kepada masayarakat ataupun lingkungan sekitarnya.Abstract: One of the NCDs that has received attention in health care in Indonesia and around the world is hypertension. Hypertension has the nickname “The Sillent Killer” disease because it often occurs without any symptoms. This activity is important to do considering that the involvement of PKK mothers is a driving force for implementing healthy living and providing health education to the community as an effort to prevent and control hypertension. The purpose of this community service is to increase knowledge related to the prevention of hypertension by using leaflet media for PKK mothers in Lembah Griya Indah Citayam Housing. This community service uses a lecture method with leaflet media conducted on 10 PKK mothers. In seeing the effectiveness of education using this leaflet using a pre-test and posttest questionnaire with Wilcoxon test statistical analysis. The average pre-test score was 64 and after education with leaflet media increased to 90, which shows that community service in the form of education with leaflet media is effective in increasing the knowledge of PKK mothers related to the prevention of hypertension by 40.63%. The community service that has been carried out can increase the knowledge of PKK mothers regarding prevention related to hypertension. In this case, the involvement of PKK mothers is important in disseminating information or knowledge of hypertension prevention to the community or the surrounding environment.
Diseminasi Informasi Pendidikan Gizi Dalam Pencegahan Anemia Remaja Putri Di SMAIT RAFLESIA Kota Depok 2024 Ardhiyanti, Lusyta Puri; Setiaywati, Marina Ery
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.893

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang ditandai dengan perubahan besar baik secara fisik, psikis, maupun perilaku. Tahap ini ditandai dengan banyaknya perubahan yang dapat mempengaruhi kebutuhan nutrisi. Kebutuhan gizi yang tinggi pada masa remaja disebabkan oleh meningkatnya pertumbuhan, perkembangan dan aktivitas fisik Hal ini diperlukan agar potensi pertumbuhan dapat seimbang Status gizi yang baik penting untuk mencegah gangguan gizi dan mencegah terjadinya penyakit di kemudian hari (Azizah, 2020) Tujuan 1. Menyampaikan informasi mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan di UPN”veteran” jakarta pada remaja putri berkaitan dengan anemia pada remaja putri SMAIT raflesia depok. 2. Meningkatkan kerjasama UPN “veteran” jakarta dengan Dinas Kesehatan Kota Depok. Sasaran Kegiatan ini diikuti oleh para Siswa/i SMAIT raflesia Depok, metode pelaksanaannya yaitu Paparan materi anemia, diskusi tanya jawab, pemeriksaan BB,TB,Tekanan Darah dan HB, Alat yang digunakan laptop, lcd, sound system, kamera yang disediakan oleh UPN “ veteran “ jakarta alat kesehatan berupa TTV, tensimeter,pengukur TB,BB dan Hb, lokasi Kegiatan diselenggarakan di SMAIT Raflesia kota depok jawa barat. Para siswa/siswa SMAIT raflesia antusias dalam kegiatan karena mendapatkan informasi dan insight berkaitan dengan langkah penangan anemia yang komperhensif mulai dari hilir hingga hulu.
Pengabdian kepada Masyarakat berupa Pendidikan Kesehatan Terkait Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) : Pendidikan Kesehatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) kepada Masyarakat Pengunjung Puskesmas Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat Suratmini, Dwi; Jansen, Susiana; Ardhiyanti, Lusyta Puri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/jpmkt.v2i1.55

Abstract

Acute Respiratory Infections (ARI’s) is the most infectious disease in the world. ARI’s often attacks children, where ARI’s occupies the top 10 diseases that infect children. In Indonesia, ARI’s still requires special handling. Counseling inthe form of health education related to ARI’s in the community is expected to be able to increase public knowledge regarding ARI’s and influence public attitudes in preventing ARI’s. The results of community service activities at The Cinere Public Health Center, Depok City West Java are increasing knowledge and understanding of the community regarding ARI’s starting from the definition, causes, classification, signs and symptoms, risk factors and prevention ofARI’s.   Keywords: ARI’s; education; health; knowledge
Persepsi Apoteker dan Perawat tentang Efektivitas Pelatihan Aseptik Secara Daring: Studi Kualitatif Wasir, Riswandy; Apriningsih, Apriningsih; Ardhiyanti, Lusyta Puri
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v6i1.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi apoteker dan perawat mengenai efektivitas pelatihan secara daring dalam teknik aseptik. Dua puluh lima apoteker dan perawat yang telah menyelesaikan pelatihan daring dalam teknik aseptik direkrut untuk berpartisipasi dalam penelitian kualitatif ini. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasilnya mengungkapkan bahwa partisipan melihat beberapa keuntungan dari pelatihan secara daring, seperti fleksibilitas dalam hal waktu dan lokasi, penghematan biaya dan waktu, dan peningkatan aksesibilitas pelatihan. Namun, mereka juga mengidentifikasi beberapa kekurangan, termasuk interaksi yang terbatas dengan pelatih dan rekan, kesulitan teknis, dan kekhawatiran tentang validitas penilaian. Partisipan juga memberikan saran untuk meningkatkan kualitas pelatihan secara daring, seperti menggabungkan elemen interaktif dan latihan praktis, dan memastikan kredibilitas pelatih dan penilaian. Temuan ini memberikan wawasan tentang potensi manfaat dan tantangan pelatihan daring dalam teknik aseptik dan memberikan informasi dalam pengembangan program pelatihan daring yang efektif.