Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS PERUBAHAN LINGKUNGAN PANAS BUMI TINGGI RAJA KABUPATEN SIMALUNGUN Domini Lestari Sinaga; Togi Tampubolon
EINSTEIN (e-Journal) Vol 8, No 1 (2020): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.92 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v8i1.14098

Abstract

Telah dilakukan analisi perubahan lingkungan menggunakan penginderaan jauh di panas bumi Tinggi Raja kabupaten Simalungun dengan tujuan untuk perubahan tutupan lahan lingkungan panas bumi Tinggi Raja. Penelitian dilaksanakan dengan metode penginderaan jauh untuk tutupan lahan lingkungan panas bumi. Hasil penelitian berdasarkan penginderaan jauh menunjukkan bahwa perubahan lingkungan telah terjadi di wilayah Tinggi Raja yang ditunjukan dengan hasil perubahan luas setiap penggunaan lahan disetiap tahunnya mulai dari kawah (sumber panas yang masih mengeluarkan air panas) luas lahan tertinggi pada tahun 2017 yaitu 0,968769 Ha , kawah yang sudah tidak mengeluarkan air panas lagi (kawah mati) luas lahan tertinggi berada pada tahun 2015 yaitu 4,243947 Ha, hutan dengan luas lahan tertinggi berada pada tahun 2016 yaitu 68,16347 Ha , kebun sawit dengan luas lahan tertinggi berada pada tahun 2016 yaitu 3,369885 Ha, danau permukiman dengan luas lahan tertinggi berada pada tahun 2019 yaitu 0,398692 Ha , jalan dengan luas lahan tertinggi berada pada tahun 2019 yaitu 1,128608 Ha, lahan kosong dengan luas lahan tertinggi berada pada tahun 2019 yaitu 0,504278 Ha, dan semak belukar dengan luas lahan tertinggi berada pada tahun 2019 yaitu 1,424057 Ha.Kata kunci : Penginderaan Jauh, Panas Bumi, Perubahan Lingkungan
ANALISA KANDUNGAN AEROSOL DI LAPISAN TROPOSFER MENGGUNAKAN DATA TERRA/AQUA MODIS DIKOTA MEDAN Cindy ,; Togi Tampubolon
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 2 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.427 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i2.36266

Abstract

Aerosol, umumnya dikenal sebagai Partkel (PM), adalah salah satu yang utama spesies polusi udara. Aerosol dalam troposfer dapat mempengaruhi iklim bumi secara langsung dan tidak langsung. Tergantung pada ukuran, jenis, dan lokasi, aerosol dapat mendinginkan permukaan, atau menghangatkannya. Mereka dapat membantu awan terbentuk, atau dapat menghambat pembentukan awan. Dan jika terhirup, aerosol bisa berbahaya bagi kesehatanmanusia. Dan penelitian ini menggunakan metode penginderaan jauh pada satelit Modis dengan melakukan pemodelan probability Matlab framework dan probability distribution untuk penyebaran aerosol setiap pixel, dan melakukan pemodelan pemetaan penyebaran aerosol average untuk 12bulan. Parameter terukur yang diamati adalah aerosol optical depth (AOD), merupakan ukuran seberapa banyak sinar matahari yang dapat menembus atmosfer. Semakin besar nilai suatu aerosol optical depth akan mempengaruhi suatu iklim. Aerosol yang lebih banyak menyerap radiasi dari pada memantulkannnya, dapat menghangatkan lapisan atmosfer. Namun, juga mampu menghalangi radiasi sehingga mendinginkan. Semakin besar nilai suatu AOD menandakan semakin besar suatu konsentrasi aerosol di atmosfer.
ANALISIS INTRUSI AIR LAUT DAN KANDUNGAN LOGAM BERAT PADA SUMUR GALI DAN SUMUR BOR DI KECAMATAN HAMPARAN PERAK Grace Lamtiar M Silitonga; Togi Tampubolon
EINSTEIN (e-Journal) Vol 2, No 3 (2014): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.145 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v2i3.5311

Abstract

Telah dilakukan penelitian di daerah Kecamatan Hamparan Perak dengan metode konduktivitas Listrik untuk mengetahui nilai daya hantar listrik (DHL), keadaan kandungan logam berat pada sumur gali (SG), sumur bor (SB) dan hubungan jarak terhadap DHL. Cara pengambilan sampel air laut dimulai dari bibir pantai hingga ke air laut murni dan sampel air sumur dimulai dari letak sumur yang dekat dengan bibir pantai. Hasil penelitian diperoleh SG12, kedalaman 2m, jarak 21604m dari garis pantai dengan DHL 2520.325µmho/cm,250C. SG2 dengan jarak 20703m, kedalaman 2m dengan DHL 610.7955µmho/cm,250C. Pada SB15 jarak 21402m, kedalaman 20m dengan DHL 9500.00µmho/cm,250C. SB9 pada jarak 21592m, kedalaman 72m dengan DHL 687.74µmho/cm,250C. Semua sampel air sumur telah mengandung logam berat Kadmium. Dari hasil penelitian didapatkan semua sampel air sumur telah terintrusi air laut, ada 1 sampel air sumur yang bisa dikonsumsi manusia dan tidak ada hubungan jarak dan DHL. Kata Kunci : Hamparan Perak, Intrusi Air Laut, Knduktivitas Listrik
IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DAN CITRA SENTINEL-1 DI PANTAI SITIRIS-TIRIS KABUPATEN TAPANULI TENGAH Togi Tampubolon; Junisa Perbina Br Barus
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 3 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.582 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i3.39513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode Geolistrik dengan citra sentinel- 1 dalam mengidentifikasi struktur bawah permukaan tanah di daerah Pantai Sitiris-Tiris Kabupaten Tapanuli Tengah. Berdasarkan analisa nilai resistivitasnya penelitian ini menggunakan metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger dengan 16 elektroda berjumlah dua lintasan dengan panjang masing-masing lintasan 75 meter menggunakan alat Ares-G4 v 4.7 (Automatic Resistivity System). Data yang diperoleh menggunakan alat Geolistrik berupa nilai resistivitas semu, kemudian diubah menjadi nilai resistivitas, data yang diperoleh dibuat menjadi gambar model penampang dua dimensi dengan menggunkan software Res2Dinv untuk menampilkan penampang kontur nilai resistivitas perlapisan batuan. Hasil penelitian Geolistrik menunjukkan bahwa daerah pesisir pantai Sitiris-Tiris memiliki nilai resistivitas 2,00 Ωm – 2,14 Ωm pada lintasan pertama dan 1,69 Ωm – 2,77 Ωm pada lintasan kedua. Berdasarkan dari nilai resistivitas yang diperoleh daerah tersebut mengandung Alluvium Muda yang terdiri dari tanah lempung, lanau dan pasir pada kedalaman 1,25 – 9,26 meter. Interpretasi litologi berdasarkan citra Sentinel-1 didapatkan satu macam satuan litologi di daerah penelitian yaitu Alluvium Muda dan terdapat tuffa toba disekitarnya pada kedalaman 0-10 meter. Alluvium muda merupakan endapan permukaan muda yang terdiri atas lempung, lanau kerikil dan pasir.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCIENTIFIC INQUIRY BERBANTU PICTORIAL RIDDLE TERHADAP PENGETAHUAN KONSEPTUAL SISWA PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS DI KELAS X SMA NEGERI 1 SILIMA PUNGGAPUNGGA T.P 2018/2019 Erika Marpaung; Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 1 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.71 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v9i1.23765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran scientific inquiry  berbantu pictorial riddle terhadap pengetahuan konseptual siswa pada materi momentum dan impuls. Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi eksperimen dengan two group pretest-posttest design. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Silima Punggapungga dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling didapatkan kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 orang dan kelas X MIA 4 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes pengetahuan konseptual berupa pilihan ganda yang berjumlah 15 soal yang telah dinyatakan valid oleh tim ahli dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata postes kelas eksperimen adalah 82,67 dan kelas kontrol adalah 69,56. Hasil analisis data menggunakan uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan atau ada pengaruh model pembelajaran scientific inquiry berbantu pictorial riddle terhadap pengetahuan konseptual siswa pada materi momentum dan impuls.Kata Kunci: Scientific Inquiry, Pictorl Riddle, Pengetahuan Konseptual, Aktivitas
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN TEKNIK POLYA TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI DI KELAS X SEMESTER II SMAN 1 BATANG KUIS T.P 2018/2019 Yola Heldianty; Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 3 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.827 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v9i3.27799

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) dengan teknik Polya terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi pokok usaha dan energi di kelas X semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis T.P. 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperiment dengan desain two group pretest-posttest. Populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Batang Kuis yang terdiri dari lima kelas. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Penelitian melibatkan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diberi perlakuan berbeda. Kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing berjumlah 30 orang siswa. Kelas eksperimen diberi perlakuan model problem based learning (PBL) dengan teknik Polya dan kelas kontrol diberi perlakuan model pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar kognitif berbentuk masalah dengan jumlah 8 soal dengan pedoman penskoran teknik Polya dan lembar aktivitas siswa. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan pengujian hipotesis uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penggunaan model problem based learning (PBL) dengan teknik Polya terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi pokok usaha dan energi di kelas X Semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis T.P 2018/2019.Kata Kunci: problem based learning (PBL), teknik Polya, hasil belajar kognitif.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Riskandi S Hutasoit; Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 6, No 1 (2018): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.001 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v6i1.9495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model problem based learning (PBL) menggunakan media peta pikiran terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X-MIA semester II SMA Negeri 2 Tarutung T.A. 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan menggunakan two group pretest-postest design dengan populasi seluruh siswa kelas X MIA terdiri dari 4 kelas dengan teknik random sampling, yaitu kelas X MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa dalam bentuk essay sebanyak 10 soal dan instrumen lembar observasi aktivitas menyelidiki siswa. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata postest dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 77,1 dan kelas kontrol 72,3. Selama proses pembelajaran PBL menggunakan media peta pikiran berlangsung dilakukan pengamatan terhadap aktivitas siswa, dimana hasilnya dikategorikan aktif sejalan dengan peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil uji t diperoleh menunjukkan ada pengaruh yang signifikan model PBL menggunakan media peta pikiran terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor di kelas X-MIA semester II SMA Negeri 2 Tarutung T.A. 2016/2017.Kata Kunci : model problem based learning, hasil belajar, aktivitas.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI KELAS X SEMESTER II DI SMA NEGERI 1 HAMPARAN PERAK T.A 2018/2019 Netti Nainggolan; Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 10, No 1 (2022): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.543 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v10i1.33122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pokok usaha dan energi di kelas X SMA Negeri 1 Hamparan Perak T.A. 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan two group pretest-postest design dan populasi seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 8 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling dan diberikan perlakuan yang berbeda, kelas X-MIA2 sebagai kelas eksperimen dengan model inquiry training dan X-MIA1 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional yang masing-masing berjumlah 36 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan proses sains yakni tes uraian yang terdiri dari 8 item serta lembar aktivitas siswa dan diperoleh hasil postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 79,25 dan kelas kontrol 73,94. Hasil penelitian diperoleh ada pengaruh penerapan model pembelajaran pembelajaran inquiry training  terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pokok usaha dan energi di kelas X SMA Negeri 1 Hamparan Perak T.A. 2018/2019.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LABORATORIUM VIRTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI GERAK PARABOLA Fira Yulinar Sihite; Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 10, No 3 (2022): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v10i3.38231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan laboratorium virtual terhadap hasil belajar siswa pada materi Gerak Parabola di kelas X SMAN 1 Doloksanggul T.P 2020/2021. Jenis penelitan yang digunakan adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA N 1 Doloksanggul. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 6 kelas secara acak yaitu X IPA 5 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 36 orang dan X IPA 6 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 36 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar siswa. Pada penguiian normalitas nilai pretest pada kelas eksperimen diperoleh Lhitung < Ltabel , maka data kedua kelas berdistribusi normal. Pada uji homogenitas diperoleh Fhitung < Ftabel , maka kedua sampel berasal dari kelompok yang homogen. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model discovery learning berbantuan laboratorium virtual dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yang diperoleh lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol. Hasil uji t diperoleh thitung >ttabel maka ha diterima, dengan demikian diperoleh ada pengaruh model discovery learning berbantuan laboratorium virtual terhadap hasil belajar siswa pada materi gerak parabola di kelas X SMAN 1 Doloksanggul T.P 2020/2021.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI DI KELAS VIII SMP AL-HIDAYAH MEDAN T.P 2013/2014 Fadhli .; Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 1 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.799 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i1.5416

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan akibat model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division(STAD)terhadap hasil belajar fisikapada materi pokok Usaha dan Energi di Kelas VIII semester II SMP Al-Hidayah Medan T.P 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari 7 kelas. Dengan teknik cluster random sampling terpilih kelas VIII-2 dan VIII-3masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen berupa tes soal pilihan berganda. Data rata-rata pretes kelas eksperimen dan kelas kontrolmasing-masing adalah 35,46 dan 35,31. Pada pengujian data pretes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t pretes diperoleh kemampuan awal siswa pada kedua kelas sama. Kemudian diberikan perlakuan yaitu kelas eksperimen denganmodel kooperatif tipe STADdan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional.Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh data postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 70,15 dan 64,53. Pada pengujian data postes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen.Hasiluji t diperoleh bahwaada pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe STADterhadap hasil belajar siswa.   Kata Kunci : Kooperatif STAD, Hasil Belajar