Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK PADA MATERI SUHU DAN KALOR DI SMA Zebua, Fransiska Saputri; Tampubolon, Togi; Indriani, Yesi
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 12, No 1 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i1.57194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbantuan media PhET terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas XI. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian two group pretestposttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI-A dan kelas XI-B yang masingmasing terdiri dari 35 peserta didik, kemudian dipilih menggunakan teknik simple random sampling. instrumen pengumpulan data pada penelitian berupa tes essay yang terdiri dari 7 soal. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 23,18 dan rata-rata pretest kelas kontrol adalah 22,12., sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 77,02 dan rata-rata posttest kelas kontrol adalah 65,18. Hasil dari uji t menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan model problem based learning berbantuan media PhET terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi suhu dan kalor. Kata Kunci: problem based learning, media PhET, pemecahan masalah.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS GUIDED INQUIRY DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Giawa, Indah Mawati; Sirait, Motlan; Tampubolon, Togi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.50728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan, kepraktisan, keefektifan dan pengaruh pengembangan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester 2 jurusan MIPA di SMA Swasta Dwitunggal Tanjung Morawa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D), yaitu metode penelitian yang menghasikan sebuah produk dalam bidang keahlian tertentu. Tahapan perancangan pembelajaran dengan menggunakan model Borg and Gall. Penelitian menggunakan pendekatan dengan analisis secara kualitatif dan kuantitatif. instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ada tiga yaitu angket yang digunakan untuk validasi bahan ajar oleh tim ahli materi dan desain, penilaian guru fiiska dan respon siswa terhadap bahan ajar berbasis guided inquiry. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa uji kelayakan bahan ajar oleh validator memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 91,07%, persentase uji kepraktisan bahan ajar oleh validator sebesar 90,75% dengan kategori sangat praktis, persentase uji keefektifan bahan ajar oleh guru dan siswa sebesar 88,75% dengan kategori sangat efektif dan pengembangan bahan ajar berbasis guided inquiry berpengaruh pada peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa.
ANALYSIS OF GRANITE ROCK WEATHERING IN THE PARMONANGAN AREA USING LANDSAT 8 SATELLITE IMAGERY Juliani, Rita; Rahmatsyah, Rahmatsyah; Tampubolon, Togi; Halawa, Erniwati; Sari, Silvia Dona; Purba, Rama Yana
EINSTEIN (e-Journal) Vol. 12 No. 3 (2024): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eins.v12i3.63264

Abstract

 A research has been conducted to analyze the weathering of granite rocks in the Parmonangan area using Lansat 8 satellite imagery which aims to determine the distribution of rocks, weathering processes, and types of rock forming elements in Parmonangan District, North Tapanuli Regency. The method used is using shp geologic map data and Lansat-8 image data processed using Arcgis Map 10.6.1 to determine the distribution of rocks and land cover. XRF is used to identify compounds and rock-forming elements. The results obtained by the rock distribution of the parmonangan area are in the form of the Kluet Formation, Sibolga Complex and Toba Tuff. Land cover in the parmonagan area has differences from 2016 to 2024. Open land in 2024 has increased and the cloud cover obtained has also increased. The rock elements found are Al2O3 (25.31), SiO2 (24.97), K2O (1.56), TiO2 (0.81), Mn2O (30.66), Fe2O3 (4.66), ZrO2, (0.21), Sb2O3 (0.16), and BaO (0.17).
Utilizing of Geophysical Methods for Geothermal Exploration at Guru Kinayan Village, Tanah Karo Regency Kadri, Muhammad; Tampubolon, Togi; Hutahaean, Juniar; Muztaza, Nordiana Mohd; Nordin, Mohd Nawawi Mohd
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.9881

Abstract

Guru Kinayan, located at the foothills of mount Sinabung in Karo regency, is characterized by several geothermal manifestations, highlighting the necessity of studying its geothermal potential. This research aims to assess the geothermal prospects of the area through 2-D electrical resistivity, geomagnetic surveys, and (XRD) methods. To acquire 2-D resistivity data, a Wenner Schlumberger array with a 5-meter electrode spacing was utilized, and the data were processed using Res2Dinv. Geomagnetic surveys were conducted using a PPM, with the results analyzed using Mag2dc and Surfer 13 to determine susceptibility results. The analysis of rock composition was performed using XRD. The 2-D resistivity results indicated resistivity values ranging from 1 to 1250 Ωm. Values between 1 and 20 Ωm indicated as alluvium, indicating a reservoir for geothermal, while resistivity values >1000 indicates as limestone, which indicated as a heat conductor. The magnetic residual map shows geomagnetic values (20 to 380 nT), suggesting a geothermal source, and the susceptibility values ranging (0.0013 x 10³ to 0.0088 x 10³) indicates the presence of igneous rocks, specifically andesite lava and pyroclastic rocks. The XRD results show arsenopirit and quartz in the geothermal area. Based on the integrated results, the study area has significant geothermal potential.
ENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK PADA MATERI SUHU DAN KALOR DI SMA Zebua, Fransiska Saputri; Tampubolon, Togi; Indriani, Yesi
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 12 No. 1 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i1.57194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbantuan media PhET terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas XI. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian two group pretestposttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI-A dan kelas XI-B yang masingmasing terdiri dari 35 peserta didik, kemudian dipilih menggunakan teknik simple random sampling. instrumen pengumpulan data pada penelitian berupa tes essay yang terdiri dari 7 soal. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 23,18 dan rata-rata pretest kelas kontrol adalah 22,12., sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 77,02 dan rata-rata posttest kelas kontrol adalah 65,18. Hasil dari uji t menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan model problem based learning berbantuan media PhET terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi suhu dan kalor. Kata Kunci: problem based learning, media PhET, pemecahan masalah.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS GUIDED INQUIRY DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Giawa, Indah Mawati; Sirait, Motlan; Tampubolon, Togi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.50728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan, kepraktisan, keefektifan dan pengaruh pengembangan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester 2 jurusan MIPA di SMA Swasta Dwitunggal Tanjung Morawa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D), yaitu metode penelitian yang menghasikan sebuah produk dalam bidang keahlian tertentu. Tahapan perancangan pembelajaran dengan menggunakan model Borg and Gall. Penelitian menggunakan pendekatan dengan analisis secara kualitatif dan kuantitatif. instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ada tiga yaitu angket yang digunakan untuk validasi bahan ajar oleh tim ahli materi dan desain, penilaian guru fiiska dan respon siswa terhadap bahan ajar berbasis guided inquiry. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa uji kelayakan bahan ajar oleh validator memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 91,07%, persentase uji kepraktisan bahan ajar oleh validator sebesar 90,75% dengan kategori sangat praktis, persentase uji keefektifan bahan ajar oleh guru dan siswa sebesar 88,75% dengan kategori sangat efektif dan pengembangan bahan ajar berbasis guided inquiry berpengaruh pada peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa.
Analysis of Rare Earth Metal Potential of Parmonangan Area Using X-Ray Fluorescence Juliani, Rita; Rahmatsyah; Tampubolon, Togi; Halawa, Erni; Sari, Silvia Dona; Ismayana; Purba, Rama Yana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.10355

Abstract

Rare Earth Elements (REEs) are strategic commodities essential for various high-technology applications, including renewable energy, electronics, and defense systems. However, their uneven global distribution and increasing demand have intensified the need for exploration in undercharacterized regions. This study investigates the REE potential of weathered granitic rocks in the Pamonangan Sub-district, North Sumatra. A total of 200 mesh rock samples from outcrop and subsurface locations were analyzed using X-Ray Fluorescence (XRF) to determine their elemental composition. The geochemical results show high concentrations of SiO₂ and Al₂O₃ relative to Fe₂O₃, suggesting significant weathering of the granitic parent rocks. The combination of elevated SiO₂ and low P₂O₅ contents indicates a predominance of silica-hosted REE phases over phosphate-hosted minerals. Mineralogical analysis confirms the presence of cassiterite, chlorite, monazite, and zircon as secondary REE carriers, particularly of Ce and La. These findings point to a previously unrecognized potential for REE mineralization in the region. This research provides a geochemical and mineralogical framework for future exploration and highlights the importance of weathered granitoids as prospective REE sources in Indonesia.
Measuring The Spatio-Temporal Distribution of Sulfur Dioxide (SO2) with Copernicus Sentinel-5P Near Real Time in Medan City Yanti, Jeddah; Tampubolon, Togi; Liu, Chian-Yi; Alonge, Titus Adeyemi; Qaiyimah, Dinil; Abidin, Muh Rais; Mannan, Abdul; Saputra, Rizki Rachmad
JURNAL GEOGRAFI Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v16i1.55297

Abstract

This study aims to monitor the impact of sulfur dioxide (SO2), a significant contributor to atmospheric corrosion and associated with air pollution, in urban and industrial areas through empirical models of spatial distribution and temporal estimation in Medan. Datasets of Sentinel 5P NRTI are worth using to monitor the formation of sulfate aerosols or SO2 emissions from natural sources and anthropogenic origin in near real-time from 2019 until 2023 on the local scale, Medan. The source dataset covers 1,11 km of spatial image resolution on orbital in daily revisit time with a spectral bound between the ultraviolet and the shortwave infrared. The measurement of atmospheric SO2 concentrations is generated by enumerating the SO2 vertical column density technique at the soil surface with the cloud-based platform The Earth Engine (EE) Code Editor to handle large data sizes and produce interactive mapping. Based on the availability of auxiliary results, the number of spreading SO2 concentrations fell from 0,92 mmol/m2 in 2019 to 0,41 mmol/m2 in 2023, a reduction of 49.98 percent. The average of SO2 concentrations has decreased substantially over the years. Consequently, these pollutants have recorded long-term health and meteorological parameters impact that substances can rise or reduce acid rain.Keywords: Air pollution, Meteorological parameters, Sentinel 5P NRTI, SO2