Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Blended Learning: Konsep. Manfaat, dan Tantangannya, Serta Implikasinya Dalam Pembelajaran PAI Astriani, Nurul; Anbiya, Bakti Fatwa
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 2, No 1 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v2i1.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknologi pendidikan berbasis blended learning ditinjau dari konsep, kelebihan dan tantangan serta dampaknya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Pendekatan studi pustaka melibatkan analisis literatur dari berbagai sumber seperti buku, artikel, jurnal, dan dokumen yang relevan dengan topik penelitian, untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknologi terus mengalami kemajuan pada masa ini, pendidikan juga terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Metode blended learning banyak memiliki keuntungan dan kelebihan tetapi dalam implementasinya juga mempunyai tantangan tersendiri. Namun berbagai tantangan tersebut dapat diatasi dengan persiapan yang matang, mulai dari mempersiapkan alat hingga melatih guru, siswa, bahkan orangtua siswa. Blended learning dapat efektif dan efisien apabila seluruh persiapan yang cukup dan tepat. Pendidik dan peserta didik didorong untuk memperluas penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran.
Strategi Guru dalam Pembentukan Karakter Profil Pelajar Pancasila pada Mata Pelajaran Fikih Dyah Tri Setyorini; Bakti Fatwa Anbiya; Nasirudin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru Fikih dalam membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas X di MA NU 03 Sunan Katong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Profil Pelajar Pancasila dipahami sebagai upaya menyeluruh dalam mengembangkan siswa yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Strategi guru Fikih dalam pembentukan karakter ini meliputi penerapan strategi pembiasaan, keteladanan, diskusi, refleksi diri, pemberian nasihat, dan strategi integrasi nilai karakter pelajar pancasila pada pelajaran fikih. Strategi disesuaikan dengan dimensi profil pelajar pancasila yang diharapkan. Materi fikih dikontektualisasikan sehingga tidak hanya berdimensi keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia namun bisa mengembangkan dimensi profil pelajar pancasila yang lain. Variasi strategi guru Fikih dalam membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila berdampak pada penguatan profil pelajar pancasila dalam diri siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan metode pembelajaran Fikih yang relevan dengan pembentukan karakter.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM PEMBELAJARAN PAI Rian Dwi Saputra; Rezki Kaela Febriyani; Najwa Azwina; Bakti Fatwa Anbiya
MUMTAZ : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2024): December 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/mumtaz.v4i1.2771

Abstract

Learning continues to experience development and variation, including in Islamic Religious Education (PAI), so that innovative strategies are needed that suit the needs of students. One of the strategies that can be implemented is project-based learning. This study aims to systematically analyze relevant literature regarding the implementation of the strategy in Islamic Education learning. The method used is systematic literature review, which aims to summarize research results from literature sources related to this topic. Data were collected through information searches from scientific journal articles that have been determined by the criteria. The data obtained were organized in the form of interrelated narratives to provide a comprehensive picture of the development of research in this field. The results showed that project-based learning in PAI involves structured stages, namely planning, implementation and monitoring, and evaluation. The implementation of this strategy is proven to have a positive and significant impact on student learning outcomes, thus supporting the effectiveness of PAI learning. This study serves as an important guide for educators, policy makers, and researchers in organizing more meaningful learning.
Analisis Historis Pembentukan UUD NRI 1945 Ghisna Ainuttaqiyyah; Azzahra Nurul Fathia; Fatih Ilham Yonri; Bakti Fatwa Anbiya
Prabayaksa: Journal of History Education Vol 4, No 2 (2024): Prabayaksa: Journal of History Education (September)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pby.v4i2.12559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan UUD NRI 1945 dari beberapa sudut pandang, antara lain latar belakang sejarah politik, ekonomi, dan sosial, peran tokoh dalam proses tersebut, serta proses penyusunan dan pengesahan UUD NRI 1945. Saat itu, sebelum proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia mengalami perlawanan politik dari tokoh-tokoh seperti Sukarno dan Mohammad Hatta, serta ketidakpuasan sosial dan ekonomi dari sistem kolonial Belanda. Dalam Rancangan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI), kaum nasionalis berperan penting dalam merumuskan visi negara melalui Badan Pengkajian Upaya Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). . Konferensi BPUPKI dan PPKI menjadi forum utama pengesahan dan pengundangan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945 dan menjadi titik tolak negara baru merdeka. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan historis yang melibatkan analisis terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai bagaimana proses terbentuknya UUD NRI Tahun 1945, yang menitik beratkan pada latar belakang pembentukannya, peran tokoh-tokoh yang terlibat dalam perumusannya, serta latar belakangnya. proses penyusunannya hingga disahkannya UUD NRI Tahun 1945. Selain memahami proses terbentuknya UUD NRI 1945. Penelitian ini juga melihat kontribusi tokoh terhadap perkembangan sistem politik dan hukum di Indonesia.
MEMBANGUN KEBHINEKAAN DI ERA DIGITAL: PERAN PLATFORM MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MULTIKULTURAL Auliyasyahda Allathief; Alfina Rohmanina Arifah; Bakti Fatwa Anbiya
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.113

Abstract

Dalam era digital yang semakin terkoneksi, tantangan dalam membangun kebhinekaan dan kesadaran multikultural menjadi semakin mendesak. Artikel ini mengkaji peran yang dimainkan oleh platform media sosial dalam memfasilitasi proses ini. Dengan menganalisis berbagai studi dan tinjauan literatur, peneliti menjelajahi bagaimana platform-platform media sosial dapat menjadi alat efektif untuk memperkuat kesadaran multikultural di antara pengguna mereka. Peneliti membahas strategi-strategi yang telah digunakan, termasuk kampanye kesadaran, pemberdayaan kelompok minoritas, dan promosi dialog antarbudaya. Melalui analisis ini, peneliti menyampaikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana penggunaan yang cerdas dan strategis dari platform media sosial dapat berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat kebhinekaan dalam masyarakat digital saat ini.Abstrak ini menyajikan sebuah tinjauan tentang peran yang dimainkan oleh platform media sosial dalam memfasilitasi proses pembangunan kebhinekaan dan kesadaran multikultural di era digital yang semakin terkoneksi. Strategi-strategi yang dibahas termasuk kampanye kesadaran, pemberdayaan kelompok minoritas, dan promosi dialog antarbudaya. Hasil pembahasan menyoroti pentingnya penggunaan yang cerdas dan strategis dari platform media sosial dalam memperkuat kebhinekaan dalam masyarakat digital saat ini. Dengan demikian, artikel ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana platform media sosial dapat berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat kebhinekaan dan kesadaran multikultural di era digital.
KETAHANAN PANGAN : POLA HIDUP SEHAT MELALUI KEGIATAN SERVICE LEARNING Shela Ifda Aulia; Shinta Melani; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS)
Publisher : STIKES Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/abdimas.v4i1.69

Abstract

Latar Belakang: Hidup sehat dan ketahanan pangan sangat penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak usia sekolah. Artikel ini menjelaskan kegiatan service learning bertema "Ketahanan Pangan: Pola Hidup Sehat melalui Kegiatan Service Learning" yang dilaksanakan di SDN Ngaliyan 02, Semarang. Tujuan: Meningkatkan kesadaran akan ketahanan pangan dan pentingnya pola makan seimbang. Metode: Metode yang digunakan adalah service learning, yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan aksi sosial melalui edukasi, permainan interaktif, dan praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan 24 siswa kelas V. Pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep "Isi Piringku", diskusi kelompok, permainan edukasi, serta konsumsi buah bersama. Sebagian besar siswa mampu menerapkan konsep yang dipelajari dalam permainan edukasi. Kegiatan ini juga menumbuhkan antusiasme siswa terhadap pola makan sehat, yang menjadi langkah awal meningkatkan kesadaran ketahanan pangan pada tingkat individu dan keluarga. Hasil: Menunjukkan bahwa pendekatan service learning efektif dalam memberikan pemahaman mendalam dan melibatkan siswa secara aktif. Diharapkan dengan melibatkan orang tua dan berbagai tema yang lebih luas, kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala. Kata kunci: pendidikan anak, pembelajaran berbasis layanan, gizi seimbang, gaya hidup sehat, dan ketahanan pangan
SERVICE LEARNING: PENGUATAN KARAKTER WARGA NEGARA DAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI WORKSHOP ECO CRAFT DI SD NEGERI TAMBANGAN 02 KOTA SEMARANG Eka Silfia Arini; Galuh Arya Sandika; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di SD Negeri Tambangan 02 Kota Semarang menunjukkan rendahnya literasi lingkungan dan partisipasi siswa dalam aksi nyata. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter kewarganegaraan dan kesadaran ekologis melalui pendekatan service learning berbasis praktik eco craft. Pengabdian menggunakan desain studi kasus dengan melibatkan 56 siswa kelas IV melalui tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup pengadaan bahan daur ulang, penyusunan instrumen, serta koordinasi dengan pendidik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, kuesioner skala Likert, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan lingkungan, sikap kewarganegaraan, niat berperilaku pro-lingkungan, serta keterampilan praktis. Evaluasi menghasilkan skor 3.687 dari 3.840 (95,99%) dengan kategori “sangat baik”. Program ini terbukti efektif menumbuhkan budaya daur ulang, gotong royong, dan kepedulian ekologis di sekolah dasar, serta layak direplikasi untuk mendukung Kurikulum Merdeka, program Adiwiyata, dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Pembiasaan Tilawah Harian sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-Qur’an Siswa Madrasah Tsanawiyah Tsaqifa Qoniatuz Zahro; Nasirudin Nasirudin; Bakti Fatwa Anbiya; Lilif Muallifatul Khorida Filasofa
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 16 No. 1 (2026): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v16i1.8519

Abstract

The development of religious character in madrasah students still faces challenges, particularly in consistently cultivating the habit of reading and interacting with the Qur'an. This study aims to analyze how implementing a Qur'an recitation habit program contributes to the development of students' religious character. This study uses a qualitative approach. Data collection techniques involved interviews and observations, while data analysis followed the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the recitation activity was carried out in a structured manner every morning before class: reading the Qur'an together, guided by the teacher, accompanied by tajwid guidance, and with student reading monitored. The implementation of this program contributed to increased fluency in reading the Qur'an, greater discipline in participating in religious activities, and the creation of a religious learning atmosphere. The role of teachers in guiding, directing, and motivating students is an important factor in maintaining the program's sustainability. Supporting factors for program implementation include teacher commitment, student participation, and the Qur'anic culture that develops in madrasahs, while obstacles include differences in students' Qur'an-reading abilities and the need for ongoing supervision. The findings of this study indicate that the habit of reciting the Qur'an contributes to the development of students' religious habits and to the strengthening of Qur'anic culture, making it one of the strategies for strengthening religious character in Islamic education practices.
Pengutan Karakter Religius Melalui Strategi Pembelajaran Afektif di Sekolah Dasar Bakti Fatwa Anbiya
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 2 (2025): April -Juni
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i2.17607

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan paktik pengutan karater religius di Sekolah Dasar Negeri 2 karanggintung. Pendekatan dalam penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif analisis. Lokasi penelitan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kanggintung 2, teknik pengumpulan data mengunakan teknik wawancara dengan mewawancarai pihak - pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan pengutan karakter religius di Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung, selain wawancara pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap kegiatan penguatan karakter religius serta dilengkapi studi dokumentasi sebagi bahan pendukung hasil wawancara dan observasi. Adapaun hasil penelitian menyatakan bahwa pengutan karakter religius yang dilaksanakan Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung melaui strategi pembelajaran afektif yakni pertama model konsiderasi dalam muatan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. kedua pola pelakonan/keteladan dalam budaya sekolah yang teraktulisasi dalam kegiatan dalam bentuk kegitan terserbut berimplikasi pada upaya perubahan prilaku dengan pengutan karater religius pada peserta didik.
Analysis of Differentiated Learning Using Learning Technology Based on Discovery Learning Model in Elementary School Ihtasya Aulia Fathimatuz Zahra; Muhammad Aunur Rahman Suja'; Varicha Candra Dinata; Izza Mantasya Naufal; Bakti Fatwa Anbiya
Research Journal on Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2023): Geographical distribution of the author: Indonesia, Nigeria, Thailand
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze differentiated learning approaches through the use of learning technology based on the Discovery Learning model at the elementary school level. This research uses the literature review method, in which various literature sources related to the use of learning technology and the Discovery Learning model in differentiated learning are explored, analyzed, and synthesized to get a comprehensive picture of this topic. The results of the literature review show that the use of learning technology based on the Discovery Learning model has great potential in enhancing the learning potential of differentiation in elementary schools. This approach can stimulate students' interest and engagement in learning, as well as encourage the development of critical, collaborative and creative thinking skills. Learning technologies such as interactive software, educational applications and multimedia aids can facilitate a more engaging and personalized learning experience for each student.