Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Bio Sediment Trap Untuk Penanganan Erosi di DAS Citanduy Hulu dalam Lingkup Bendungan Leuwikeris Syifa Octaviani Putri; Pengki Irawan; Novia Komala Sari; Hendra Hendra; Empung Empung; Fitriana Sarifah; Mohammad Syarif Al Huseiny
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11845

Abstract

DAS Citanduy merupakan salah satu daerah aliran sungai di Jawa Barat yang kondisinya kritis dan terdiri dari 5 (lima) sub-DAS, yaitu Citanduy Hulu, Cimuntur, Cijolang, Ciseel, dan Cikawung. DAS Citanduy Hulu memiliki luas sebesar 71,443.30 ha dengan panjang rata-rata sungai utama sekitar 7.4 km. Erosi pada lahan menyebabkan produktivitas lahan pertanian berkurang dan sedimentasi berlebihan pada sungai atau waduk. Erosi dan sedimentasi berlebihan dapat mengancam fungsi dan umur dari layanan Bendungan Leuwikeris yang berada dalam lingkup DAS Citanduy Hulu. Analisis nilai laju erosi dilakukan menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dan didapat nilai rerata erosi pada DAS Citanduy Hulu sebesar 136.34 t/ha/th. Metode yang digunakan dalam upaya penanganan erosi dan sedimentasi di DAS Citanduy Hulu, yaitu metode pemanfaatan jebakan sedimen pada alur erosi atau teknologi bio sediment trap. Pemanfaatan bio sediment trap menggunakan bahan dasar bambu Ampel, diterapkan untuk penanganan erosi yang terjadi pada lahan curam serta dimodelkan secara 2D dan 3D. Hasil penelitian sebelum menggunakan bio sediment trap menunjukkan total volume erosi di DAS Citanduy Hulu sebesar 3,186,053.8 m³/ha. Setelah menggunakan bio sediment trap dengan efektivitas penurunan erosi 40% dan asumsi umur rencana 2 tahun dapat menurunkan volume erosi menjadi 1,274,421.5 m³/ha. Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dikeluarkan untuk membuat 1 (satu) buah bio sediment trap, yaitu sebesar Rp 400,445.82 dan untuk total harga pembuatan bio sediment trap dengan luas total DAS Citanduy Hulu 71,443.30 ha, yaitu sebesar Rp 141,761,424,292.38.
Perencanaan Struktur Portal Beton Bertulang Menggunakan Metode Elemen Hingga Nur Ilham Sulaeman; Yusep Ramdani; Mohammad Syarif Al-Huseiny; Intan Nuriskha Rachma
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v7i1.17630

Abstract

Tingkat pertumbuhan penduduk Kota Tasikmalaya pada tahun 2022–2023 mengalami peningkatan signifikan, sehingga pembangunan gedung bertingkat diimplementasikan sebagai solusi ekspansi vertikal guna memitigasi kepadatan bangunan. Analisis perencanaan struktur diperlukan untuk memastikan kapasitas daya dukung sebelum konstruksi dilaksanakan. Penelitian ini memanfaatkan perangkat lunak Metode Elemen Hingga (MEH) Sederhana dan MEH Tingkat Lanjut guna mengoptimalkan desain struktur melalui penerapan Metode Elemen Hingga (MEH). MEH Tingkat Lanjut dipilih untuk meningkatkan efisiensi perencanaan struktur kompleks dengan kemampuan pemodelan material lanjut. MEH sebagai basis metodologi memodelkan struktur melalui asemblase elemen-elemen sederhana, yang diimplementasikan secara lebih granular dalam MEH Tingkat Lanjut. Hasil verifikasi komparatif antarperangkat lunak menunjukkan reaksi pada perletakan struktur sebesar 2,14% (FX) dan 5% (FY). Deviasi tegangan rata-rata tercatat 4,40% (pelat), 3,28% (balok), dan 5,13% (kolom), dengan displacement tiap lantai di bawah 5%. Variasi ini disebabkan perbedaan parameter input, khususnya penambahan properti plastisitas pada MEH Tingkat Lanjut, perbedaan pemodelan geometri, serta divergensi konfigurasi mesh. Dimensi elemen final yang dihasilkan meliputi kolom 650×650 mm (lantai 1–2) dan 500×500 mm (lantai 3–5), balok 350×500 mm, serta pelat 120 mm. Material struktur menggunakan beton fc' 29,05 MPa (K350), tulangan utama fy 420 MPa (D26 untuk kolom-balok; D16 untuk pelat), dan tulangan sengkang fy 280 MPa (D16).
Comparative Analysis on Structural Behaviour of Steel Structure Using Different Types of Bracing Due to Dynamic Earthquake Loads Nursani, Rosi; Al Huseinny, M Syarif; Hidayanto, Hidayanto
INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 21 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/inersia.v21i2.85479

Abstract

Earthquake-resistant steel structures must have adequate strength and serviceability to withstand and distribute seismic forces throughout the structure. The structure should not be too stiff or too ductile. High structural stiffness causes small deformations in the structure and affects the absorption of seismic energy. On the other hand, structures that are too flexible can cause deformations beyond the structural limits. One effective approach to enhance earthquake resistance in high-rise buildings is the incorporation of lateral bracing. This study outlines a numerical simulation of a five-story steel building, employing various bracing types using specialized software. The objective is to assess the structural behavior of the building both with and without bracing, specifically analyzing three configurations: V-bracing, inverted V-bracing, and two-story X-bracing. Key aspects of the structural behavior examined include natural periods, internal forces, inter-story drift, and overall stiffness. All models maintain consistent dimensions for structural elements, loading conditions, and the placement of bracing, positioned in the building's weak direction. A dynamic analysis was conducted utilizing the response spectrum method. The findings reveal that structures equipped with inverted V-bracing and two-story X-bracing exhibit superior performance compared to those with V-bracing, while the V-bracing still offers enhancements over structures lacking any bracing.