Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Tarif Pajak, Kualitas Layanan Pajak, Dan Kesadaran Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan Sektor P2 Di Kecamatan Labuan, Banten Periode 2022 Novitasari, Selvi; Asalam, Ardan Gani
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakRendahnya kepatuhan terhadap PBB Sektor P2 di Kecamatan Labuan dapat menghambat optimalisasi pendapatandaerah yang sangat penting bagi pembangunan masyarakat, sehingga kepatuhan masyarakat terhadap PBB Sektor P2masih menjadi masalah. Untuk mengetahui pengaruh tarif pajak, pemahaman wajib pajak, dan kualitas pelayananpajak terhadap PBB, penelitian ini akan menganalisis PBB Sektor P2 masyarakat Labuan, Banten pada tahun 2022.Sebagai sampel kebetulan, penelitian ini terdiri dari 100 wajib pajak PBB dari sektor P2. Data dievaluasi denganmetode deskriptif dan regresi linier berganda setelah dikumpulkan melalui kuesioner. Terdapat pengaruh tarif pajak,kualitas pelayanan pajak, dan pengetahuan wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar PBB sektorP2. Dalam hal pembayaran PBB sektor P2, kepatuhan wajib pajak tidak dipengaruhi oleh kualitas pelayanan pajak.Namun, tarif pajak dan pengetahuan wajib pajak merupakan faktor utama dalam kepatuhan wajib pajak. Kata Kunci-kepatuhan wajib pajak, kesadaran pajak, kualitas layanan pajak, pajak bumi dan bangunan sektor p2, tarifpajak
Pengaruh Tarif Pajak, Tunneling Incentive, Dan Mekanisme Bonus Terhadap Transfer Pricing (Studi pada Perusahaan Sektor Energy yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022) Brata, Muhammad Ariq Widyawan; Asalam, Ardan Gani
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan perusahaan ialah memperoleh laba yang optimal, sehingga perusahaan melakukan startegi usaha yangberbeda dalam menaikkann laba. Transfer pricing merupakan istilah yang dimaknai sebagai harga yangditetapkan atas transaksi dua entitas bisnis yang terafiliasi dengan dasar prinsip harga wajar (Arm’s LengthPrinciple). Praktik ini sendiri sudah diatur untuk disimpan informasinya di TP doc sehingga pemerintah dapatmemantau perusahaan, dimana tindakan ini tidak dilakukan sebagai tindakan kecurangan. Maksud daripenelitian ini ialah untuk membuktikan bagaimana pengaruh tarif pajak, tunneling incentive, dan mekanismebonus terhadap praktik transfer pricing. Perusahaan sektor energy yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode2018-2022 menjadi populasi yang akan diteliti. Teknik sampling menggunakan purposive samplingmemperoleh 70 data observasi dan 5 data outlier dan metode analisis yang diterapkan untuk meneliti yaituregresi logistik dengan memakai aplikasi SPSS 27. Temuan pada penelitian ini mengungkapkan bahwa variabeltarif pajak, tunneling incentive, dan mekanisme bonus berpengaruh secara serentak terhadap praktik transferpricing. Mengaju pada hasil pengujian dari masing-masing variabel, terungkap bahwa variabel tarif pajakberpengaruh positif terhadap aksi transfer pricing, selanjutnya variabel tunneling incentive dan mekanismebonus tidak berpengaruh terhadap aksi transfer pricing. Kata Kunci-tarif pajak, tunneling incentive, mekanisme bonus, transfer pricing.
Pengaruh Transfer Pricing, Leverage, Komite Audit, dan Capital intensity Terhadap Tax Avoidance (Studi Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Putri, Risty Widyana; Asalam, Ardan Gani
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari peneliti|an ini y|aitu untuk meng|an|alisis peng|aruh tr|ansfer pricing, lever|age, komite |audit, d|an c|apit|alintensity terh|ad|ap t|ax |avoid|ance p|ad|a perus|ah|a|an sektor energi y|ang terd|aft|ar di Burs|a Efek Indonesi|a t|ahun 2016-2023. Peneliti|an ini menggun|ak|an pendek|at|an ku|antit|atif seb|ag|ai metode peneliti|an. Peneliti|an ini berfokus p|ad|apopul|asi perus|ah|a|an-perus|ah|a|an di sektor energi y|ang terd|aft|ar di Burs|a Efek Indonesi|a periode 2016-2023. D|al|ampeneliti|an ini etode pemilih|an s|ampel y|ang diter|apk|an |ad|al|ah pusposive s|ampling mengh|asilk|an tot|al 80 s|ampel,y|ang terdiri d|ari 10 perus|ah|a|an deng|an kurun w|aktu sel|am|a 8 t|ahun. |An|alisis dil|akuk|an mel|alui regresi d|at|a p|aneldeng|an b|antu|an per|angk|at lun|ak E-Views 12. Temu|an peneliti|an mengungk|apk|an b|ahw|a tr|ansfer pricing, lever|age,komite |audit, d|an c|apit|al intensity berpeng|aruh signifik|an sec|ar|a simult|an terh|ad|ap t|ax |avoid|ance. |Ad|apun h|asilpeneliti|an mengungk|apk|an b|ahw|a tr|ansfer pricing, lever|age, d|an komite |audit tid|ak berpeng|aruh signifik|an sec|ar|ap|arsi|al terh|ad|ap t|ax |avoid|ance, sert|a c|apit|al intensity memiliki peng|aruh signifik|an positif terh|ad|ap t|ax |avoid|ance,studi p|ad|a perus|ah|a|an sektor energi y|ang terd|aft|ar di Burs|a Efek Indonesi|a t|ahun 2016-2023. Dih|ar|apk|an b|ahw|apeneliti|an y|ang tel|ah dil|akuk|an d|ap|at memberik|an perspektif b|aru kep|ad|a |ak|ademisi, pr|aktidi d|an pembu|atkebuj|ak|an d|al|am mem|ah|ami f|aktor-f|aktor y|ang d|ap|at mempeng|aruhi penghind|ar|an p|aj|ak di sektor energi. Sel|ainitu, dih|ar|apk|an h|asil peneliti|an ini d|ap|at menj|adi referensi penting bagi peneliti di masa yang akan datang apabilaingin mengembangkan topik serupa. Kata Kunci - Tax Avoidance, Transfer Pricing, Leverage, Komite audit, Capital Intensity
Perencanaan Keuangan Bagi Karang Taruna Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat Yuliandhari, Willy Sri; Asalam, Ardan Gani; Wulansari, Puspita
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.1923

Abstract

This community service activity was carried out as a form of contribution to enhancing the understanding of the members of Karang Taruna in Kertawangi Village, Cisarua District, West Bandung Regency, consisting of youths under the age of 35, in the field of organizational financial planning. The limited knowledge of effective financial management has often become an obstacle in implementing work programs and ensuring the sustainability of Karang Taruna activities. Therefore, this activity aimed to provide basic training on financial literacy, budget preparation, cash recording, and transparent and accountable fund management. The implementation methods included counseling, interactive discussions, and simulations of preparing simple financial reports based on the Karang Taruna cash book in Kertawangi Village. The activity involved 31 participants consisting of administrators and active members of Karang Taruna, held on June 16, 2025. The results indicated an improvement in participants’ understanding of the importance of both short-term and long-term financial planning, as well as their ability to prepare organizational budgets and financial reports. In addition, participants were encouraged to develop creative economic potential as an alternative source of funding for the sustainability of Karang Taruna activities. On average, participants expressed a high level of satisfaction with the activity and acknowledged that the material delivered was well received. This activity is expected to serve as a model of youth empowerment based on financial literacy that can be replicated in other rural youth communities. Collaboration between academics, village governments, and youth communities is key to realizing an independent and sustainable Karang Taruna organizationABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan pemahaman para anggota Karang Taruna Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang terdiri dari pemuda dan pemudi dalam range umur usia di bawah 35 tahun dalam bidang perencanaan keuangan organisasi. Minimnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang efektif kerap menjadi hambatan dalam pelaksanaan program kerja serta keberlanjutan kegiatan Karang Taruna. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dasar terkait literasi keuangan, penyusunan anggaran, pencatatan kas, serta pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, serta simulasi penyusunan laporan keuangan sederhana berbasis buku kas Karang Taruna Desa Kertawangi. Kegiatan ini melibatkan 31 orang peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota aktif Karang Taruna yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang, serta kemampuan dalam menyusun anggaran dan laporan keuangan organisasi. Selain itu, peserta juga didorong untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif sebagai sumber pendanaan alternatif bagi keberlangsungan kegiatan Karang Taruna. Karang Taruna Desa Kertawangi rata-rata menyatakan sangat puas telah mengikuti kegiatan abdimas tersebut, dan dapat menerima materi yang kami berikan dengan baik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan pemuda berbasis literasi keuangan yang dapat direplikasi pada komunitas pemuda lainnya di wilayah pedesaan. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan komunitas pemuda menjadi kunci dalam mewujudkan organisasi Karang Taruna yang mandiri dan berkelanjutan.
Pengaruh Jumlah Penduduk, Investasi Infrastruktur, Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penerimaan Pajak Daerah Di Bali The Influence of Population, Infrastructured Investment, and Economic Growth on Regional Tax Revenues in Bali Suciantara, I Putu Oki; Asalam, Ardan Gani
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerimaan pajak daerah merupakan sumber pendapatan utama bagi pemerintah daerah untuk dapat membiayaipembangunan infrastruktur serta menyediakan pelayanan publik untuk mensejahterakan penduduk. Penerimaan pajakdaerah dipengaruhi oleh berbagai macam factor seperti, jumlah penduduk, investasi infrastruktur, dan pertumbuhanekonomi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kebijakan pajak daerah, investasi infrastruktur, dan pertumbuhanekonomi memengaruhi penerimaan pajak daerah di Bali. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif. Data yangdigunakan dalam penelitian ini bersifat sekunder. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh yang dimana semuapopulasi digunakan sebagai sampel, sehingga memperoleh 90 sampel dari 9 kabupaten dan kota yang diteliti dariperiode 2014 hingga 2023.Hasil dari penelitian ini menunjukkan jumlah penduduk, investasi infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi secarasimultan berpengaruh terhadap penerimaan pajak daerah. Hasil investasi infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi secaraparsial berpengaruh positif terhadap penerimaan pajak daerah. sementara jumlah penduduk secara parsial tidakberpengaruh terhadap penerimaan pajak daerah.Penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk pemerintah daerah, investor, serta masyarakat dengan memeberikaninformasi melalui penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari jumlah penduduk, investasi infrastruktur, danpertumbuhan ekonomi dalam peningkatan penerimaan pajak daerah. penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untukpeneliti selanjutnya dalam memberikan informasi tambahan.Kata Kunci- penerimaan pajak daerah, jumlah penduduk, investasi infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, Provinsi Bali
Pengaruh Leverage, Capital Intensity, dan Political Connections Terhadap Tax Avoidance (Studi Kasus pada Perusahaan Basic Materials yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023) Dariadi, Annisa Faza Husna; Asalam, Ardan Gani
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpajakan merupakan pungutan imperatif yang dibebankan oleh perorangan atau kelompok (badan) kepada negara,yang berfungsi sebagai mekanisme utama untuk membiayai pengeluaran nasional dan inisiatif pembangunan. DalamKonteks Indonesia, pajak merupakan sumber utama pemasukan pemerintah; namun, upaya untuk mengoptimalkanpengumpulan pajak sering kali terhambat oleh perilaku TA yang dilakukan oleh kelompok usaha tertentu. Biarpunpenerapannya tersebut diizinkan secara hukum, penerapan tersebut memakai sela regulasi yang ada untukmemangkas kewajiban pajak, sehingga merusak aliran pendapatan negara. Riset ini bertujuan untuk mendapatkanhasil uji pengaruh LEV, CI, dan PC terhadap perilaku TA di antara perusahaan yang beroperasi di sektor BM yangterdaftar di BEI dari tahun 2019 hingga 2023, dengan mempertimbangkan efek kolektif serta individu. Denganmenerapkan pendekatan kuantitatif, analisis regresi data panel digunakan dalam riset ini. Data diperoleh dari laporankeuangan tahunan 18 entitas atau korporasi yang dipilih melalui teknik purposive sampling, sehingga menghasilkantotal 90 observasi selama lima tahun. Analisis data dilakukan melalui penggunaan statistik deskriptif dan regresi datapanel yang diterapkan dengan model efek acak (REM). Temuan menunjukkan bahwa ketiga variabel X secarakolektif memberikan pengaruh signifikan terhadap TA. Ketika dianalisis secara individual, hanya LEV yangmenunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan TA, sedangkan CI dan PC tidak menunjukkan pengaruh yangsignifikan secara statistik. Wawasan dari studi ini bertujuan untuk berperan pada wacana akademis, membantupraktisi dalam pengambilan keputusan strategis, dan mendukung perancang kebijakan didukung dalam penyusunankebijakan pajak yang lebih efektif dan jernih.Kata kunci: capital intensity, leverage, political connections, tax avoidance
Pengaruh Pajak Daerah, Retribusi Daerah Dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Yang Dipisahkan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Medan Tahun 2019-2024 Fatmayani, Dhea Putri; Asalam, Ardan Gani
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desentralisasi fiskal memberi otoritas kepada pemerintah daerah agar mengatur keuangan secara mandiri dalamrangka meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pelayanan publik. Salah satu tolok ukur keberhasilannya adalahPendapatan Asli Daerah (PAD). Kota Medan, pusat ekonomi di Sumatera Utara memiliki prospek PAD yangbesar, tapi ternayta realisasinya belum maksimal. Penelitian ini menganalisis pengaruh pajak daerah, retribusidaerah, serta pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap PAD Kota Medan. Metode yang dipakaiadalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear berganda berdasarkan data sekunder dari tahun 2019–2024yang diperoleh melalui laporan realisasi angagaran dengan jumlah 72 sampel. Hasil menampilkan pajak danretribusi daerah berkontribusi dengan positif dan sig. terhadap PAD, sedanggkan pengelolaan kekayaan daerahyang dipisahkan tidak ada pengaruh yang berati. Temuan ini menyoroti pentingnya peningkatan kepatuhan pajakserta evaluasi kinerja BUMD guna mengoptimalkan penerimaan daerah. Upaya ini diharapkan dapat memperkuatimplementasi desentralisasi fiskal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Medan.Kata kunci: Desentralisasi Fiskal, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah, Kontribusi, Pajak Daerah, PendapatanAsli Daerah, Retribusi Daerah.
Impak Sosialisasi Kendaraan Bermotor, Kesadaran Wp, Kualitas Pelayanan, Dan Sanksi Mengenai Ketaatan Wp Kendaraan Bermotor (Studi Kasus Samsat Kabupaten Sleman 2024) Karima, Sekar; Asalam, Ardan Gani
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkajian diarahkan untuk mengkaji sejauh mana efek dari sosialisasi pkb, kesadaran wp, mutu layanan, danpemberlakuan sanksi mengenai tingkat ketaatan wp kendaraan bermotor di lingkungan SAMSAT Kab. Slemanpada tahun 2024. Ketaatan mengenai kewajiban pkb dipandang serupa elemen fundamental dalam menjagakesinambungan pendapatan asli daerah (PAD) serta serupa asal usul pembiayaan kemajuan yang berkelanjutan.Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui teknik survei, melalui teknik pengumpulan data berupapenyebaran kuisioner kepada responden yang merupakan wajib pkb di kawasan tersebut. Teknik penjabaran yangdigunakan meliputi statistik deskritif serta regresi linier berganda untuk mengetahui koneksi serta dampak aspekbebas mengenai aspek terikat berupa tingkat ketaatan pajak. Berdasarkan hasil penjabaran, ditemukan bahwaaspek sosialisasi, kesdaran pajak, dan kualitas layanan menyiratkan impak yang positif serta sig. mengenai tingkatketaatan wp. Temuan ini menyiratkan bahwa peningkatan intensitas edukasi serta penyediaan pelayanan yangberkualitas berperan krbayal dalam mendorong peningkatan kesadaran dan ketaatan pajak. Namun, aspek sanksipajak tidak memperlihatkan impak yang berarti secara statistik, yang menandakan bahwa perlu dilakukanpeninjauan ulang mengenai efektivitas mekanisme sanksi serupa alat pemaksaan hukum pajak. Implikasi dari hasilini mendorong pihak SAMSAT Kabupaten Sleman untuk mengutamakan strategi peningkatan kegiatan sosialisasidan perbaikan mutu layanan serupa sarana peningkatan ketaatan pajak yang lebih maksimal.Kata Kunci: Kepatuhan Wajib Pajak; Kesadaran Wajib Pajak; Kualitas Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor;Sanksi Perpajakan; Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor.
The Influence of Taxpayer Knowledge, Motor Vehicle Tax Socialization, Taxpayer Awareness, and Motor Vehicle Tax Amnesty Program on Motor Vehicle Taxpayer Compliance Hidayat, Panggita Mauli; Asalam, Ardan Gani
Smart Society Vol. 5 No. 2 (2025): Smart Society
Publisher : FOUNDAE (Foundation of Advanced Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/smartsociety.v5i2.821

Abstract

Motor vehicle tax is a key source of regional revenue, yet taxpayer compliance often remains low due to limited knowledge, weak socialization, low awareness, and the varied impact of tax amnesty programs. This study aims to analyze the influence of taxpayer knowledge, motor vehicle tax socialization, taxpayer awareness, and the motor vehicle tax amnesty program on motor vehicle taxpayer compliance at the Samsat Office of Subang Regency in 2024. A quantitative approach and descriptive method were employed, using questionnaires distributed to 104 respondents selected through incidental sampling. The data were analyzed using validity and reliability tests, multiple linear regression, t-test, and F-test. The results indicate that taxpayer knowledge, motor vehicle tax socialization, taxpayer awareness, and the motor vehicle tax amnesty program simultaneously have a significant effect on motor vehicle taxpayer compliance. Partially, taxpayer knowledge has a highly significant effect on taxpayer compliance, while motor vehicle tax socialization, taxpayer awareness, and the tax amnesty program do not have a significant effect on motor vehicle taxpayer compliance in the Subang Regency Samsat Office in 2024. This study implies that increasing knowledge about vehicle taxes should be prioritized as an effort to improve compliance and policy in Subang Regency, rather than simply using tax amnesty programs or socialization.
Transfer Pricing Decisions: Tax Income, Exchange Rate, Tunneling Incentive and Multinationality Ismi Raihan Nadhira; Ardan Gani Asalam
Jurnal Akuntansi Vol. 28 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ja.v28i3.1667

Abstract

Transfer pricing can be misapplied by the company by transferring taxable income to subsidiaries and companies with special relationships to significantly push down the tax expense. This research aims to determine factors that can affect transfer pricing decisions. Those factors include tax income, exchange rates, tunnelling incentives, and multinationals. The research object of this research is a company from the consumer non-cyclical sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2017 to 2021. The samples are eight companies selected with purposive sampling technique, resulting in 40 observation data. The analysis technique implemented in this research is panel data regression tested Eviews12. This research reveals that tax income and tunnelling incentives negatively influence transfer pricing decisions. At the same time, the exchange rate and multi-nationality do not affect transfer pricing decisions. Variable tax income, exchange rate, tunnelling incentives, and multinationals have simultaneously affected transfer pricing decisions.