This community service activity was carried out as a form of contribution to enhancing the understanding of the members of Karang Taruna in Kertawangi Village, Cisarua District, West Bandung Regency, consisting of youths under the age of 35, in the field of organizational financial planning. The limited knowledge of effective financial management has often become an obstacle in implementing work programs and ensuring the sustainability of Karang Taruna activities. Therefore, this activity aimed to provide basic training on financial literacy, budget preparation, cash recording, and transparent and accountable fund management. The implementation methods included counseling, interactive discussions, and simulations of preparing simple financial reports based on the Karang Taruna cash book in Kertawangi Village. The activity involved 31 participants consisting of administrators and active members of Karang Taruna, held on June 16, 2025. The results indicated an improvement in participants’ understanding of the importance of both short-term and long-term financial planning, as well as their ability to prepare organizational budgets and financial reports. In addition, participants were encouraged to develop creative economic potential as an alternative source of funding for the sustainability of Karang Taruna activities. On average, participants expressed a high level of satisfaction with the activity and acknowledged that the material delivered was well received. This activity is expected to serve as a model of youth empowerment based on financial literacy that can be replicated in other rural youth communities. Collaboration between academics, village governments, and youth communities is key to realizing an independent and sustainable Karang Taruna organizationABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan pemahaman para anggota Karang Taruna Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang terdiri dari pemuda dan pemudi dalam range umur usia di bawah 35 tahun dalam bidang perencanaan keuangan organisasi. Minimnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang efektif kerap menjadi hambatan dalam pelaksanaan program kerja serta keberlanjutan kegiatan Karang Taruna. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dasar terkait literasi keuangan, penyusunan anggaran, pencatatan kas, serta pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, serta simulasi penyusunan laporan keuangan sederhana berbasis buku kas Karang Taruna Desa Kertawangi. Kegiatan ini melibatkan 31 orang peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota aktif Karang Taruna yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang, serta kemampuan dalam menyusun anggaran dan laporan keuangan organisasi. Selain itu, peserta juga didorong untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif sebagai sumber pendanaan alternatif bagi keberlangsungan kegiatan Karang Taruna. Karang Taruna Desa Kertawangi rata-rata menyatakan sangat puas telah mengikuti kegiatan abdimas tersebut, dan dapat menerima materi yang kami berikan dengan baik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan pemuda berbasis literasi keuangan yang dapat direplikasi pada komunitas pemuda lainnya di wilayah pedesaan. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan komunitas pemuda menjadi kunci dalam mewujudkan organisasi Karang Taruna yang mandiri dan berkelanjutan.