Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Bacterial Contaminations of Broiler Chicken Meat Marketed in Banjarbaru Herliani Herliani; Muhammad Ilmi Hidayat
TROPICAL WETLAND JOURNAL Vol 6 No 1 (2020): Tropical Wetland Journal
Publisher : Postgraduate Program - Lambung Mangkurat University (ULM Press Academic)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/twj.v6i1.77

Abstract

This research aims to find out how high the level of bacterial contamination found in broiler chicken meat sold at the Bauntung Market, Banjarbaru. The method used in this research is the sampling method to determine the sample using the random sampling method used to determine the experimental test sample. This sampling was carried out for three days at 8:00 AM and 11:00 PM. The variables observed in this study were physical observation, the number of bacteria (TPC), and the type of bacteria. The data obtained were then performed a t-test (paired samples test) using a variety of SPSS (Statistical Product and Service Solution) program analysis 18. Laboratory analysis was carried out in the Microbiology Laboratory of the Faculty of Agriculture, Lambung Mangkurat University. The results obtained indicate that there are significant differences in Sig. (2-tailed) (<0.05) between the collection times of the number of bacteria, so it can be concluded that the average level of bacterial contamination at the time of collection at 07.00 am lower than at 10:00 noon. Which is 2.13 x 109 cfu / g and 5.81 x 109 cfu / g. The whole sample taken at 07.00 am did not exceed the threshold, while taken at 10:00 noon had exceeded the threshold required by SNI. Bacterial contaminants that grow on EMBA and SSA media include Escherichia coli, Klebsiella sp., Citrobacter, Shigella sp., Salmonella sp., and Providencia.
Struktur Biaya Pedagang Buah Impor Di Kelurahan Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala Aulia Agustina; M. Ilmi Hidayat; Inda Ilma Ifada
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Nomor 1
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v6i1.33583

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kegiatan penjualan, struktur biaya, dan efisiensi biaya pedagang buah impor di Kelurahan Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus dengan jumlah 10 orang responden. Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan finansial. Ada 6 orang pedagang berjualan di toko dan ada 4 orang pedagang berjualan menggunakan mobil pick up. Struktur biaya yang dikeluarkan pedagang buah impor adalah sewa lahan, penyusutan alat, pembelian kantong plastik, pembelian buah impor, biaya listrik, biaya perawatan mobil pick up, tenaga kerja dalam keluarga, biaya keamanan dan kebersihan. Total biaya rata-rata pedagang buah impor yang berjualan di toko sebesar Rp 13.491.037 dan total biaya rata-rata pedagang yang berjualan di mobil pick up sebesar Rp 17.439.977, penerimaan rata-rata pedagang buah yang berjualan di toko sebesar Rp 20.010.000 dan penerimaan rata-rata pedagang yang berjualan di mobil pick up Rp 27.173.500, pendapatan rata-rata pedagang buah impor yang berjualan di toko sebesar Rp 7.488.630 dan pendapatan rata-rata pedagang yang berjualan di mobil pick up sebesar Rp 9.918.523, keuntungan rata- rata pedagang yang berjualan di toko sebesar Rp 6.519.296,7 dan keuntungan rata-rata pedagang yang berjualan di mobil pick up sebesar Rp 9.733.523.Kata Kunci: pedagang buah impor, struktur biaya, pendapatanAbstractThis study aims to determine the sales activity, cost structure, and cost efficiency of imported fruit traders in Handil Bakti Village, Barito Kuala Regency. The research method used is the census method with a total of 10 respondents. The analytical method used is to use descriptive and financial analysis methods. There were 6 traders selling at the shop and there were 4 traders selling using a pick up car. The cost structure incurred by imported fruit traders is land rent, depreciation of tools, purchase of plastic bags, purchase of imported fruit, consumption, electricity costs, maintenance costs for pick-up cars, labor in the family, security and cleaning costs. The average total cost of imported fruit traders selling in stores is IDR 13,491,037 and the average total cost of traders selling in pick-up cars is IDR 17,439,977, the average income of fruit traders selling in stores is IDR 20,010. 000 and the average income of traders selling in pick-up cars is IDR 27,173,500, the average income of imported fruit traders selling in shops is IDR 7,488,630 and the average income of traders selling in pick-up cars is IDR 9,918. 523, the average profit of traders selling in shops is IDR 6,519,296.7 and the average profit of traders selling in pick-up cars is IDR 9,733,523.Keywords: imported fruit traders, cost structure, income
ANALISIS TATANIAGA JERUK SIAM BANJAR (Citrus reticulata) DI DESA KARANG BUAH KECAMATAN BELAWANG KABUPATEN BARITO KUALA M. Ilmi Hidayat; Suslinawati .; Puput Andriani
AL-ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.423 KB) | DOI: 10.31602/ajst.v1i2.489

Abstract

The purpose of this study was to determine the trading system channel, knowing the margin marketing system, the farmer's share, marketing efficiency  and problems faced in marketing system Siam Banjar Orange (Citrus reticulata) in the Village Karang Buah Belawang District of Barito Kuala Regency. This study used survey method and data sources used are primary data and secondary data. Method of determination of farmers sampled using purposive sampling method and determination of trading system agencies using snowball sampling method. The result showed in the Village Karang Buah Belawang District of Barito Kuala Regency.  There are five marketing system channels, the most large margin system is on the channel III orange with big size, with a margin Rp.6000/kg, the largest farmer's share is on channel  system 1 measure orange Siamese large and small, with the value of the farmer's share  100%. While most  marketing system   efisien  located on the  marketing 1 system channel for sizes large and small . The constraints faced in marketing  is to maintain the quality of citrus from producer to consumer.
IbM PENGOLAHAN BUAH NAGA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NILAI TAMBAH DAN PENGENDALIAN HARGA BUAH NAGA DI KABUPATEN TANAH LAUT Muhammad Ilmi Hidayat; Inda Ilma Ifada; Gusti Khairun Ni&#039;mah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 3, No 2 (2018): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.591 KB) | DOI: 10.31602/jpai.v3i2.1329

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk :1) Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam mengolahan hasil buah naga dan manajemen usaha dalam rangka meningkatkan nilai tambah dari budidaya buah naga, 2) diharapkan mampu menyerap hasil budidaya buah naga yang ada di daerah tersebut, 3) membuka peluang usaha produksi pengolahan buah naga menjadi produk yang dapat dipasarkan dan sekaligus dapat dijadikan salah satu produk unggulan Kabupaten Tanah Laut. Metode kegiatan yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, dan pelatihan. Evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada aspek input, proses, produk, dan kepuasan peserta. Adapun peserta kegiatan IbM ini adalah ibu-ibu PKK, Desa Kunyit dan Tirta Jaya, Kabupaten Tanah Laut. Sedangkan waktu pelaksanaannya yaitu mulai bulan Juli sampai Nopember 2017. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa : 1) Buah naga dapat dibuat menjadi berbagai macam produk olahan yaitu aneka kudapan buah naga, sari buah naga, stik buah naga, selai buah naga, dan ice crem buah naga; 3) berdasarkan tingkat penerimaan konsumen produk olahan buah naga berkisar dari suka sampai sangat suka untuk warna dan ai suka untuk rasa, aroma dan keseluruhan; 4) pengabdian masyarakat ini, mampu memberdayakan, memotivasi, dan mendorong jiwa kewirausahaan para peserta.
BIMBINGAN PERENCANAAN USAHA BIDANG PERTANIAN PADA PETANI PESERTA PROGRAM “YESS” DI WILAYAH BINAAN BPP KECAMATAN PENGARON KABUPATEN BANJAR Ari Jumadi Kirnadi; Ilmi Hidayat; Ridho Fahlevie Pangestu
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 3 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.374 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i3.6873

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini di laksnakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan sasaran Petani milenial peserta program YESS Tahun 2021 Kecamatan Pengaron, bertujuan agar bertambahnya pengetahuan dan keterampilan petani Program Yess di Kecamatan Pengaron dalam membuat perencanaan usaha sehingga meningkatkan jumlah wirausahawan-wirausahawan muda di tingkat pedesaan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah meliputi : Presetasi, Tanya Jawab, Praktikum dan Pemantauan. Hasil kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Bimbingan Perencanaan Usaha Bidang Pertanian Pada Petani Proram Yess di Wilayah Binaan BPP Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar menunjukkan: Keterlibatan dan peran serta khalayak sasaran cukup tinggi terutama dilihat dari respons dan tanggapan yang diberikan baik saat presentase materi, tanya jawab maupun pada saat praktik pembuatan perencanaan usaha. Materi yang disampaikan dinilai sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan terutama dalam mendukung kebijakan pemerintah tentang menumbuhkan wirausahawan muda bidang pertanian di tingkat pedesaan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membawa prospek yang lebih baik dalam menumbuh kembangkan wirausaha dan upaya penciptaan lapangan kerja dari sektor pertanian dalam arti luas khususnya meningkatkan hilirisasi produk.
Analisis Pendapatan Usaha Tani Salak Bali (Sallacca edulis Reinw) di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Neni Widaningsih; Muhammad Ilmi Hidayat; Muhamad Musair
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 38, No 3 (2013)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v38i3.3

Abstract

This study aims to determine the technical know bali farming barking and barking analyzing farm income bali ( Sallacca edulis Reinw) in the village of Batu Nindan Basarang district . Time research was conducted from 4th June to 30th November 2012. The types of data collected in this study included primary data and secondary data. This research method using a survey method . Sampling was done using purposive sampling technique, 30 of 86 people barking bali farmer in the village of Batu Nindan . The variables observed in this study is technical farm income analysis barking and barking bali in the village of Batu Nindan. Research results indicate that farming Technical bali barking in the village of Batu Nindan done extensively . The average total cost of Farm bali barking amounted Rp.3.989.006 with average revenues of Rp.3.822.567 and the average income of Rp.3.400.324 . Bali barking farming held in the village of Batu Nindan inefficient or not feasible to be developed with an average value of RCR Rp.0 , 96 , - ( < 1 )
KAJIAN TEKNIS INTEGRASI SAWIT-ITIK (STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI TARUNA JAYA) PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT Ilmi Hidayat; Gusti Khairun Ni&#039;mah
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 41, No 3 (2016)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v41i3.542

Abstract

          This study aims to determine patterns rearing of ducks are integrated with the palm oil, and  know how contribution the maintenance of duck to palm plant.The method used in this research is a case study in Farmers Group Taruna Jaya Pelaihari, Tanah Laut district that maintain of ducks integrated with oil palm plantations. The results showed that rearing ducks effective on integrase with oil palms use a mixed pattern, with three segments, namely from DOD for one month in the enclosures with a dirt floor, at the age 1- 6 months duck removable to roam among oil palm trees, and when it begins to lay eggs 50% per day until late in the maintenance (+ 20 months) is raised on the stage enclosure. The results also showed that in addition to producing eggs, integrase duck with oil palm trees can be reduce maintenance costs on maintenance of oil palm, including free of weed, free of inorganic fertilizers except as much as 1.5 kg / tree / year of calcium oxida. The growth of oil palm production is better shown with a larger diameter trunk circumference and result production is higher than reared conventionally.
PENDAMPINGAN BUDIDAYA IKAN NILA DALAM KOLAM TERPAL DI PONDOK PASANTREN MU’ADALAH ALA GONTORAN-NAJAH CINDAI ALUS TUNGKARAN MARTAPURA Herliani Herliani; M. Ilmi Hidayat; Parwanto Parwanto; Rizal Ramadhan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i7.3685

Abstract

Mitra dalam program pengabdian ini adalah Ustaz dan santri Pondok Mu’adalah Ala Gontor An-Najah Cindai Alus Tungkaran Martapura. Program kemitraan masyarakat ini bertujuan mengenalkan dan memberikan keterampilan kepada ustaz dan santri bagaimana cara: 1) budidaya ikan nila kolam terpal 2) Merubah mindset ustaz dan santri supaya perduli pada bidang perikanan dan yang paling penting, 3) Menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada santri sejak dini. Kolam terpal dengan berbagai keunggulannya merupakan wadah yang cocok untuk pembesaran ikan nila, adapun keunggulan yang dimiliki kolam terpal antaralain mudah di pindahkan, keramahan terhadap konstruksi tanah, mudah membersihkan kolam dan pemanenan ikan, yang paling penting sesuai dengan karakteristik ikan nila. Pengabdian kepada masyarakat ini mencakup kunjungan lapangan (survei), penyuluhan, pelatihan, evaluasi, dan pemantauan pasca penyuluhan dan pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpulkan tercapainya transfer pengetahuan dan pemahaman teknis budidaya oleh mitra mengenai model dan konsep metode aplikasi teknologi budidaya ikan nila dalam kolam terpal relatif berjalan dengan baik dan mitra telah mengenal dan mampu membuat kolam terpal sesuai dengan desain yang sudah ada. Bahkan ada ustaz sudah mencoba membangun sendiri kolam terpal di rumahnya, indikasi tentang penerimaan dan keterbukaan para ustaz dan santri terhadap penerapan teknologi yang relatif baru untuk mereka cukup memuaskan.
Pathogenity Test Bacteria Pasteurella multocida Local Isolate Using Postulate Koch Herliani Herliani; Abrani Sulaiman; Muhammad Ilmi Hidayat; Ananda Mellyani Hidayat
Journal of Wetlands Environmental Management Vol 6, No 1 (2018): January-June
Publisher : Center for Journal Management and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.782 KB) | DOI: 10.20527/jwem.v6i1.161

Abstract

The study aimed to find out whether Pasteurella multocida bacteria isolated from buffalo in HSU (Hulu Sungai Utara) is the cause of SE (Septicema  epizootica) disease in swamp buffaloes using Koch Postulates. Total of 10 Balb-C mice aged 2 weeks were infected with 100 μl culture containing 4 x 108 CFU (1.5 McFarland Scale) P. multocida subcutaneously in the neck , and observed every 4 hours until the animal died. Samples were taken from the spleen, lungs, and heart with different times of death within 15 hours, 35 hours, and 59 hours with sterile swab cotton. Samples were grown on a nutrient broth medium (NB), inoculated on a soy trypticase agar (TSA), and incubated for 24 hours at 37 ° C. Separate colonies were stained with Gram and spore staining. The colonies were tested by catalase, biochemical, indol motility (SIM) sulfite, confectionary, and planted on Mac Conkey Agar media. P. multocida was identified following Carter's method of showing lung, spleen, and positively infected P. multocida samples. It was concluded that P. multocida bacteria isolated from buffalo in HSU are pathogenic and can cause SE disease.
PEMBINAAN DAN MANAJEMEN PENYEDIAAN PAKAN HIJAUN BERKECUKUPAN PADA KOMUNITAS PETERNAK KAMBING JALAN DURIAN DESA MANDIANGIN BARAT KECAMATAN KARANG INTAN Ari Jumadi Kirnadi; Arief Hidayatullah; Muhammad Ilmi Hidayat; Inda Ilma Ifada
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 3 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i3.8044

Abstract

Desa  Mandiangin Barat kecamatan Karang Intan merupakan salah satu desa, dimana mayoritas  ini adalah beternak kambing.  Usaha ternak kambing dilakukan oleh beberapa orang  yang tergabung dalam komunitas Peternak kambing dan terpusat di jalan Durian RT.02 Desa Mandiangin Barat. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pembinaan dan bimbingan teknis penyediaan  pakan hijauan berkualitas pada  komunitas peternakan kambing jalan Durian  Desa Mandiangin Barat Kecamatan Karang Intan ini dilaksanakan bertujuan agar anggota mampu mengembangkan  usaha ternaknya sehingga pendapatan  keluarga juga meningkat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini dalah  : Presentasi, Tanya jawab,  demonstrasi dan pembinaan terhadap peternak kambing. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan ini dapat disimpulkan keterlibatan dan peran serta khalayak sasaran cukup tinggi di lihat dari respon dan   tanggapan yang diberikan baik saat penjelasan materi, tanya jawab, demontrasi  lapangan maupun saat pemantauan dan pembinaan di lokasi perkandangan ternak.  Materi yang diberikan dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan dalam  pemeliharaan kambing, hanya saja teknik penyampaiannya disederhanakan melaui  gambar-gambar.  Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membawa prospek yang lebih baik dalam mengelola penyediaan pakan yang berkecukupan untuk kebutuhan ternak kambing.