Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Youth-Oriented Digital Media Visibility on Instagram: A Multimodal Qualitative Analysis of USSFeeds Muhammad Rajwa Ridho; Iman Sumarlan
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 6 No 9 (2026): February 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/tin.v6i9.9272

Abstract

Social media platforms have reshaped how visibility is produced, sustained, and contested within contemporary digital media environments. Despite extensive research on social media branding and engagement, limited attention has been given to how youth-oriented digital media actors strategically construct visibility as an ongoing communicative process rather than mere exposure. This study aims to examine how a youth-oriented digital media account builds and maintains visibility on Instagram through everyday visual, narrative, and participatory practices. Employing a qualitative content analysis, this research analyzes selected Instagram posts published by USSFeeds between March and September 2025. The analysis focuses on three analytical dimensions: visual discourse, narrative framing, and participatory circulation. The findings indicate that visual coherence operates as a semiotic anchor that stabilizes media identity, while narrative framing grounded in youth culture enhances cultural resonance and interpretive alignment. The audience participation amplifies visibility by enabling relational circulation of meaning within platform-mediated and algorithmically structured environments. This study contributes to media and communication scholarship by conceptualizing digital visibility as a relational and processual phenomenon shaped by discourse, participation, and platform logics, thereby extending existing understandings beyond linear models of attention and reach.
Media Sosial Tiktok dan Dinamika Gaya Komunikasi Remaja Puji Wulandari; Iman Sumarlan
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7711

Abstract

Di era digital, media sosial telah menjadi ruang penting bagi remaja untuk berinteraksi, mengekspresikan diri, dan membentuk identitas sosial. Di antara berbagai platform yang berkembang, TikTok menjadi salah satu media yang paling populer karena format video pendek, tren viral, dan sistem algoritmanya yang berpotensi memengaruhi cara remaja berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media TikTok terhadap gaya komunikasi remaja di era digital, khususnya pada siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 5 Yogyakarta. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana intensitas penggunaan TikTok membentuk perubahan komunikasi verbal dan nonverbal remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memengaruhi gaya komunikasi verbal melalui penggunaan bahasa gaul, istilah viral, serta gaya bicara yang lebih singkat dan cepat. Selain itu, terjadi perubahan komunikasi nonverbal berupa peniruan ekspresi wajah, gesture, dan gaya komunikasi yang lebih performatif. Paparan konten yang intensif dan berulang, didukung oleh sistem algoritma TikTok, mendorong internalisasi pola komunikasi tertentu yang kemudian dianggap sebagai norma dalam pergaulan remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok berperan sebagai media yang mengultivasi gaya komunikasi baru yang lebih ekspresif, simbolik, dan berorientasi pada tren digital, sehingga membentuk identitas sosial remaja dalam lingkungan komunikasi modern.
Analisis Implementasi Dialogical Public Relations pada Konten Instagram dalam Membangun Loyalitas Konsumen Vionda Damara Putra; Iman Sumarlan
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1275-1281

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran komunikasi pemasaran digital dari pendekatan transaksional menuju relasional yang menekankan dialog dan keterlibatan audien di media sosial. Studi ini bertujuan menganalisis implementasi prinsip Dialogical Public Relations dalam konten Instagram Street Coffee 31 Bloc Yogyakarta serta implikasinya terhadap pembentukan loyalitas konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain theory-driven content analysis, dengan data berupa unggahan Instagram, caption, dan interaksi komentar yang dikumpulkan melalui dokumentasi digital. Analisis dilakukan berdasarkan lima prinsip dialogis: dialogic loop, usefulness of information, generation of return visits, ease of interface, dan conservation of visitors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip dialogis berada pada tingkat moderat dengan dominasi pada aspek informasional. Prinsip usefulness of information dan ease of interface terimplementasi tinggi melalui penyediaan informasi produk dan kejelasan profil akun, sementara dialogic loop dan generation of return visits belum optimal karena keterbatasan respons interaktif dan konten partisipatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa Instagram telah dimanfaatkan secara efektif sebagai media promosi, namun potensi dialogisnya sebagai sarana membangun relasi jangka panjang dan loyalitas konsumen masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, keberhasilan komunikasi digital tidak hanya ditentukan oleh penyampaian informasi, tetapi juga oleh konsistensi interaksi dua arah yang membangun keterikatan emosional dengan audiens