Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Masker Jagung Nurhijrah; A. Nur Maida
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 13 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v13i3.54074

Abstract

Masalah kulit terutama pada wajah merupakan hal yang dianggap mengurangi penampilan dan harus mengeluarkan banyak biaya padahal merawat wajah dengan bahan alami lebih aman karena tidak mengandung campuran bahan kimia. Bahan alami yang dimaksud adalah jagung mengandung berbagai vitamin A, B, B1, C, E, dan K, karbohidrat, protein, dan mineral yang baik untuk kesehatan kulit. Jenis penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui 1. Jenis kulit wajah yang dapat digunakan untuk mengaplikasikan masker jagung 2. Hasil penggunaan masker jagung pada kulit wajah ibu-ibu di Kab. Gowa. Pengumpulan data melalui observasi, FGD, dokumentasi, angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Dinyatakan dari persentase skala likert, hasil penelitiannya adalah 1. Untuk mengaplikasikan masker jagung dapat digunakan pada jenis kulit kering dan berminyak, untuk kulit kering setelah 1 bulan perawatan hasilnya terlihat lebih lembut, cerah dan terjadi pelembab sedangkan untuk kulit berminyak efeknya masih belum maksimal dan masih memakan waktu lebih lama karena pori-pori besar dan kandungan minyak berlebih. 2. Hasil penggunaan masker jagung pada kulit wajah wanita di Kab. Gowa pada jenis kulit kering dan berminyak merasakan tekstur yang lembut, aroma khas jagung manis. Aroma masker jagung ini dapat bertahan dalam kondisi kering selama kurang lebih 3 bulan dan setelah lebih lama, aromanya akan berubah menjadi apek dan tidak segar
PKM PEMBUATAN BUNGA NIGUBAH SEBAGAI AKSESORIS PENGANTIN BUGIS MAKASSAR PADA REMAJA PUTRI Nurhijrah Nurhijrah; A. Nur Maida; Izmi Burhanuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Mitra dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah remaja putri. Masalahnya adalah: (1) kurangnya pengetahuan tentang pembuatan bunga nigubah sebagai aksesoris pengantin bugis makassar, (2) kurang memahami peralatan yang dipergunakan untuk membuat bunga nigubah, (3) kurang memahami bahan yang dipergunakan untuk pembuatan bunga nigubah (4) belum  terampil  menggunakan  peralatan  dan bahan untuk pembuatan bunga nigubah (5) belum terampil membuat bunga nigubah. sebagai aksesoris pengantin bugis makassar Sasaran eksternal adalah aksesories pengantin bugis makassar yaitu bunga nigubah dengan 5 jenis bunga warna-warni terlihat cantik dipasang diantara sanggul pengantin yang berada dibelakang daun telinga. Metode yang dipergunakan adalah: ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan tentang pembuatan bunga nigubah sebagai aksesoris pengantin bugis makassar (2) mitra sudah memahami peralatan yang dipergunakan untuk membuat bunga nigubah, (3) mitra sudah memahami bahan yang dipergunakan untuk membuat bunga nigubah, (4) mitra sudah terampil  mempergunakan  peralatan  dan bahan untuk merangkai bunga nigubah dan (5) mitra sudah dapat terampil membuat bunga nigubah sebagai aksesories pengantin bugis makassar . Kata kunci: bunga nigubah, aksesories pengantin, remaja putri
Pengaruh Blended Learning dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Rias Wajah Jurusan Tata Kecantikan SMKN 8 Makassar Wilda Uriksaputri; Andi Nurmaida; Rika Riwayani
HomeEC Vol 17, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v17i2.38777

Abstract

ABSTRAK - penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui gambaran blended learning dengan model pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran rias wajah jurusan tata kecantikan SMKN 8 makassar. 2) mengetahui pengaruh blended learning dengan model pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran rias wajah jurusan tata kecantikan SMKN 8 makassar. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes (pretest & post-test), dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji normalitas, uji liniearitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan 1) Pembelajaran blended learning dengan model problem based learning dengan adanya tindakan siklus I ke siklus II pada mata pelajaran rias wajah di SMK Negeri 8 Makassar dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan/tindakan, evaluasi, dan refleksi mengalami peningkatan sebesar 6,44%. 2) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan dalam kriteria sangat lemah pada blended learning dengan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa. Dari data yang ada menunjukan pengaruh sebesar 0,005 (0,05%), dengan diketahui pula nilai signifikansi sebesar 0,722 > 0,05 dimana variabel (X) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa (Y). Maka thitung > ttabel dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci - Blended Learning, Problem Based Learning, Hasil Belajar, Rias Wajah
Analisis Blus Dan Rok Suai dengan Penerapan Teknik Smock Melati Jinan Jalilah; Rosmiaty Rosmiaty; Andi Nur Maida
HomeEC Vol 18, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v18i1.45647

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian rekayasa atau eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui 1) desain penerapan teknik smock melati pada blus dan rok suai; dan 2) proses pembuatan teknik smock melati pada blus dan rok suai. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, dokumentasi, focus group discussion, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan menggunakan perhitungan skala likert. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu 1) desain penerapan teknik smock melati pada blus dan rok suai menggunakan leher bulat, lengan lonceng, terdapat lipitan pada salah satu bagian sisi blus sehingga berbetuk asimetris, dan menerapkan tiga teknik smock melati yang berbeda pada rok suai yang berbentuk model A; dan 2) proses pembuatan teknik smock melati yaitu membuat pola smock melati, menentukan ukuran bahan utama, memindahkan pola smock melati ke bahan utama, menjahit handmade smock melati sesuai pola, dan merapikan bahan utama yang telah berbentuk smock melati. Hasil penilaian 20 orang panelis terhadap penerapan teknik smock melati pada blus dan rok suai dengan hasil uji skala likert dari 19 item pertanyaan menunjukkan persentase pada angka 86,05% dengan kriteria interpretasi sangat baikKata Kunci: Analisis, Teknik Smock, Melati, Blus, Rok Suai
Relevansi Kompetensi Lulusan D3 Tata Busana dengan Kebutuhan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA) Hamidah Suryani; A Nur Maidah; Irmayanti Irmayanti
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.001 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan kompetensi lulusan D3 Tata Busana FT UNM yang dibutuhkan oleh dunia industri, menguraikan relevansi bidang kerja lulusan dengan latar belakang pendidikannya, dan memetakan relevansi kompetensi D3 Tata Busana di dunia kerja dengan kompetensi D3 Tata Busana di FT UNM. Jenis penelitian adalah penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah lulusan Program Studi D3 Tata Busana FT UNM pada wisuda tahap I dan tahap II tahun 2013 -2016 dengan jumlah 30 responden dan stakeholder ditempat lulusan bekerja kemudian dilakukan teknik sampling dengan jenis random Sampling sehingga berjumlah 15 rang. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri membutuhkan kompetensi lulusan baik secara teknis maupun nonteknis. Kompetensi teknis terkait dengan technical skills, dan kompetensi non teknis terkait dengan employability skills. Secara umum, relevansi kompetensi di dunia kerja dengan kompetensi lulusan yang merupakan hasil dari perguruan tinggi pada aspek technical skills termasuk kategori cukup relevan sebesar 73,68%, namun masih terdapat 26,32% yang tidak relevan lagi. Employability skills sebagian lulusan telah mencapai tingkat ahli, hanya saja mereka lebih banyak mendapatkan hal tersebut bukan melalui pembelajaran dikampus melainkan setelah mereka bekerja. Kata Kunci: Relevansi, Kompetensi, IDUKA
Pengaruh Gaya Hidup Hedonis Terhadap Perilaku Berbusana Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Andi Nur Maida
Jambura: Jurnal Seni dan Desain Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Jambura: Jurnal Seni dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian regresi dengan pendekatan penelitian kuantitatif untuk mengetahui: (1) gambaran gaya hidup hedonis mahasiswa; (2) gambaran perilaku berbusana mahasiswa; (3) pengaruh yang signifikan antara gaya hidup hedonis terhadap perilaku berbusana mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif angkatan 2016, 2017, 2018 yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji hipotesis menggunakan metode produc moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) adanya Gaya Hidup Hedonis yang tergolong sedang yang ditunjukkan dengan frekuensi 43,7% sebanyak 14 mahasiswa yang menghasilkan nilai pada interval 30,61 – 34,79. (2) adanya Perilaku Berbusana Mahasiswa dengan kategori sedang yang ditunjukan dengan frekuensi sebanyak 50% sebanyak 16 mahasiswa yang menghasilkan nilai pada interval 38,66 – 44,9. (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Gaya Hidup Hedonis dengan Perilaku Berbusana Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga dengan hasil yang diperoleh pada nilai konstanta sebesar 7,371 dan nilai koefisien regresi prediktor sebesar 1,050.Kata kunci: Gaya Hidup Hedonis, Perilaku Berbusana, Mahasiswa.
ANALISIS KESIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA DI ERA SOCIETY 5.0 PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI D3 TATA BUSANA St. Aisyah; Rosmiaty; Kurniati; Andi Nur Maidah
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Program D3 Tata Busana sebagai jenjang penididikan vokasi yang luarannya dipersiapkan untuk bekerja, maka kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh peserta didik untuk bersaing di era society 5.0 yakni berpikir kritis, bernalar, kreatif, berkomunikasi, kolaborasi serta memilik kemampuan problem soving. Berdasarkan dari hal tersebut dalam menghadapi era society 5.0 ada dua hal yang harus dilakukan yaitu adaptasi dan kompetisi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kesiapan Mahasiswa D3 Tata Busana dalam memamasuki dunia kerja di era society 5.0. Sampel dalam penelitian adalah mahasiswa D3 Tata busana yang berada di semester 6 yang telah melulusi seluruh rangkaian pembelajaran di Program Studi dan mempersiapkan diri untuk menyusun Tugas Akhir. Jumlah sampel adalah sebesar 29 orang mahasiswa. Hasil anlisis data yang diperoleh secara deskriptif menunjukkan tingkat kesiapan mahasiswa yang dilihat dari 7 indikator yaitu peningkatan skill, pengambilan keputusan komunikasi, analilitcal thinking,kreativitas, fleksibilitas dan keterampilan digital rata-rata diatas 90% yang berarti bahwa mahasiswa D3 Tata Busana memiliki kesiapan memasuki dunia kerja di era Society 5.0
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Kompetensi Keahlian Desain dan Produksi Busana di SMKN 8 Makassar Hamidah Suryani; A. Nur Maida
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out: 1) the implementation of the independent curriculum on the competence of clothing design and production expertise at SMKN 8 Makassar, 2) the constraints of implementing the independent curriculum on the competency of clothing design and production expertise at SMKN 8 Makassar, and 3) efforts to overcome these obstacles in the implementation of the independent curriculum on the competence of clothing design and production skills at SMKN 8 Makassar. The type of research used is qualitative research, the source of data is from the principal, vice principal, teacher of Fashion at SMKN 8 Makassar. Data collection techniques with document review, participatory observation and in-depth interviews. Data analysis techniques using interactive analysis by Miles and Huberman include data reduction, data display and conclusion. The results of this study indicate 1) The implementation of the independent learning curriculum in the competence of design expertise and clothing production at SMKN 8 Makassar has been applied to class XI and XII by carrying out seven stages of learning, namely: analyzing Learning Outcomes (CP) to develop learning objectives and learning objectives flow, Planning and implementing diagnostic assessments, Developing teaching modules, Adapting learning to the stages of achievement and characteristics of students, Planning, implementing, and processing formative and summative assessments, Reporting on learning progress and Evaluation of learning and assessment, 2) constraints of independent curriculum implementation on competency skills design and production of clothing at SMKN 8 Makassar on the competence of clothing design and production expertise at SMKN 8 Makassar namely teachers do not understand the substance of the Merdeka Curriculum, teachers still have difficulties in making CP (learning achievements), compiling TP (learning objectives from CP (learning achievements) which there are, difficulties in developing teaching modules, teachers do not understand the assessment standards on the independent curriculum, limited references, and time management, 3) efforts to overcome obstacles to the implementation of the independent curriculum, namely training in making teaching modules, teachers actively doing digital literacy, exploring references, dividing study hours for each element according to the difficulty level of the material
PERAN MODAL SOSIAL TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN PELAKU INDUSTRI RUMAHAN (PENJAHIT BUSANA) DI KOTA MAKASAR A. Nur Maida; St. Aisyah Hading; Hamida Suryani
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Micro-scale enterprises are one form of business venture to realize the level of community welfare in a non-formal environment. Home industry actors (fashion tailors) have their own ways of developing their businesses, for this reason this study aims to: 1. determine the transfer of knowledge obtained by home industry actors (fashion tailors) and 2. identify the role of social capital in the welfare level of home industry actors (fashion tailors) in Makassar City. The method in the research conducted was descriptive qualitative, namely with interview techniques, documentation, and questionnaires. The results of the research analysis show that 1. the transfer of knowledge obtained by home industry players (fashion tailors) in Makassar City in Parang tambung Village, Tamalate District is obtained from experience, knowledge and skills learned, attending training conducted by the Department of Labor and Cooperatives, courses and opportunities conducted by several free institutions, joining several tailoring communities and some of them continue the inheritance of parents' businesses that have been carried out, some open their own businesses with capital skills or loans based on education that is relevant to the field being run. And this industrial business is running well with promising profits. 2. the role of social capital on the welfare level of home industry actors (tailors).
Analisis Pengaplikasian Foundation Cair dan Foundation Padat pada Jenis Kulit Wajah Kombinasi Untuk Rias Wajah Cikatri di SMK Negeri 6 Makassar: Indonesia A.Nurmaida; Izmi Burhanuddin
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2407

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui hasil pengaplikasian foundation cair dan foundation padat untuk jenis kulit wajah kombinasi pada rias wajah cikatri. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 10 siswi-siswi dengan 2 Model yang akan diaplikasikan rias wajah cikatri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, focus group discussion (FGD), dokumentasi, dan angket, Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homoginitas dan hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaplikasian foundation cair dan foundation padat untuk jenis kulit wajah kombinasi pada rias wajah cikatri, terdiri 4 tingkatan yaitu: a. tingkat kerataan foundation cair dan padat dengan penilaian 85.20%, rata dipermukaan kulit wajah, b. tingkat kehalusan foundation cair dan padat dengan penilaian 95.01% halus karena dapat menutupi semua permasalahan wajah c. daya tahan dari foundation cair dan padat dinilai 87.50 % karena mampu bertahan ketika dibiarkan selama 3 jam di suhu ruangan yang tidak terlalu panas dan d. kesukaan panelis 95.23%. menyukai foundation cair dan padat dengan teknik memixing. Kesimpulannya bahwa foundation cair dan foundation padat yang dimixing antara warna gelap dan terang satu tingkat dari warna kulit wajah yang akan diaplikasikan pada jenis kulit kombinasi pada rias wajah cikatri dengan penggunaan sampai 2 lapis secara berulang diperoleh bahwa ada perbedaan dari kedua pengaplikasian kosmetik yang dipergunakan hasil akhirnya mampu menutupi bekas jerawat, jerawat, kecil, dan komedo sehingga masalah yang ada pada kulit wajah bisa disempurnakan.