Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGGUNAAN BENTUK-BENTUK KESANTUNAN PRAGMATIK DALAM BAHASA MELAYU DI SENGETI KABUPATEN MUARO JAMBI Wandira, Ayu; Akhyaruddin; Arum Gati Ningsih; Andiopenta Purba
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v8i1.3297

Abstract

Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk kesantunan pragmatik dalam bahasa Melayu di Sengeti Kabupaten Muaro Jambi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kompleksitas sistem kesantunan yang mencerminkan nilai budaya masyarakat setempat. Kesantunan verbal terwujud melalui sistem sapaan hierarkis ("wak", "miicik", "bang"), ungkapan hormat ("dengan izin Datuk", "terima kasih belambon atas budi baik nyo"), dan diksi diplomatik ("dak biso", "nampak nyo biso kito pertimbangkan dulu"). Sistem pronomina hormat dengan gradasi "Man", "Kulo", dan "Sayo" menunjukkan sensitivitas linguistik terhadap aspek sosial-kultural. Kesantunan non-verbal memperkuat komunikasi melalui gesture, intonasi, dan ekspresi wajah. Terdapat tiga tingkatan ragam bahasa: formal, semi-formal, dan informal yang dipengaruhi faktor usia, status sosial, kedekatan hubungan, pendidikan, dan jenis kelamin. Pola penggunaan menunjukkan konsistensi tertinggi pada penanda leksikal, sedang pada strategi struktural, dan terendah pada aspek non-verbal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman sistem kesantunan bahasa daerah Indonesia dan memberikan wawasan pelestarian budaya linguistik di era globalisasi.
PENERAPAN ASESMEN UNJUK KERJA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 KOTA JAMBI TAHUN AJARAN 2022/2023 Ikram Azizul Hakim; Andiopenta Purba; Priyanto
Sasando Vol 6 No 1 (2023): SASANDO VOL 6 NO 1 APRIL 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i1.200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asesmen unjuk kerja dalam pembelajaran menulis teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kota Jambi Tahun Ajaran 2022/2023. Pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya menulis teks eksposisi merupakan kegiatan yang sulit dilakukan apa lagi seusia anak sekolah menengah pertama dan belum diketahui kualitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif karena pendekatan tersebut lebih tepat dalam memahami keadaan pada penelitian lapangan secara alamiah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penerapan asesmen unjuk kerja dalam menulis teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kota Jambi dalam bentuk teks eksposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asesmen unjuk kerja materi menulis teks ekposisi sudag dilaksanakan dengan baik berdasarkan teori asesmen unjuk kerja dalam persiapan merancang, menerapkan, dan mengevaluasi hasil penilaian. Bentuk asesmen unjuk kerja di terapkan pada penilaian produk dan portofolio. Terdapat kendala-kendala yang muncul dalam penerapan asesmen unjuk kerja menulis teks eksposisi kelas VIII SMP Negeri 3 Kota Jambi yang di sebabkan oleh faktor internal dan eksternal yaitu pengoptimalan waktu, kurangnya motivasi belajar dari peserta didik dan interpretasi siswa yang kurang.
Fungsi dan Makna Tindak Tutur Ilokusi dalam Parno Maloa Ijab Qobul pada Prosesi Akad Nikah Adat Masyarakat Kerinci di Kecamatan Koto Baru Dilsa Sismadika; Andiopenta Purba; Helty Helty
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3730

Abstract

Parno merupakan tradisi tutur yang hidup dalam masyarakat Kerinci dan digunakan dalam berbagai upacara adat, termasuk prosesi pernikahan. Salah satu bentuknya adalah Parno Maloa Ijab Qobul, yaitu rangkaian tuturan adat yang mengiringi pelaksanaan akad nikah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis, fungsi, dan makna tindak tutur ilokusi yang muncul dalam upacara adat tersebut. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka analisis pragmatic teori Searle, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan ninik mamak dan teganai rumah, serta dokumentasi teks Parno di Kecamatan Koto Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima kategori tindak tutur ilokusi representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif muncul secara dominan dalam tuturan Parno. Tuturan-tuturan ini tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi ritual, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai budaya, seperti tanggung jawab, kesopanan, penghormatan, dan legitimasi sosial. Dari segi makna, tindak tutur representatif merepresentasikan situasi adat secara faktual untuk meneguhkan kesadaran kolektif terhadap aturan turun-temurun, sedangkan tindak tutur lainnya berperan mengatur, mengesahkan, dan memperkuat hubungan sosial antarpelaku adat. Temuan ini menunjukkan bahwa Parno Maloa Ijab Qobul memainkan peran penting dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat Kerinci melalui bahasa yang kaya simbolisme dan nilai-nilai adat.