Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Constructing the Validity of a Reading Assessment Model for 21st Century Education with a Focus on Self-Directed Learning Yulmiati; Purba, Andiopenta; Harisnawati; Akhyaruddin; Adrias, Adrias; Nazhifah; Yulastri, Weni
Jurnal Arbitrer Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.12.1.96-113.2025

Abstract

The purpose of this study is to validate a theoretically based blended assessment model with SDL and to show empirical validation of it. The study materials developed include a Model Book, a Students’ Book, and a Lecturer’s Book modeled on an authentic blended assessment framework for Basic Reading. A mixed-methods approach was used, and the validation process involved six expert validators. one-on-one evaluations were conducted with ten students and one lecturer who were purposively selected to be part of the study. The data were collected from validation sheets as well as semi-structured interviews. The results of statistical analysis performed on expert validation showed that the evaluation model has achieved high validity (i.e., content, construct, criteria, and face validity), producing a highly valid prototype of instruction. The findings indicate that there is no need for any further refinements,  and the model is thus ready for immediate implementation. Moreover, the intrinsic and impact validity of the authentic blended assessment model was corroborated with the support of empirical user validation (lecturer and students) feedback. This describes the inherent characteristics that include main usability elements like clarity, easy usage, logical mapping, and completeness of learning content. The impact aspect highlights the effectiveness and worthiness of using the products in real-world learning environments. The study addresses an important gap in reading assessment and presents a practical and effective solution for educators and institutions looking to leverage Basic Reading assessor skills within a Self-Directed Learning principles approach. The results can provide an important link to promote autonomous learning, develop evaluation methods, and, finally, enhance students’ independent learning ability and academic achievement.
Bentuk, Makna, dan Fungsi Bahasa Gaul Remaja Desa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi Citra Adea Darna; Akhyaruddin; Hilman Yusra
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.7443

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk, makna, dan fungsi bahasa gaul yang digunakan oleh remaja di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada maraknya penggunaan bahasa gaul sebagai bentuk ekspresi identitas, solidaritas, dan kreativitas linguistik remaja di tengah pesatnya arus globalisasi dan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung dan dokumentasi terhadap percakapan remaja berusia 12–21 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bahasa gaul terdiri atas singkatan, pemenggalan, kontraksi, akronim, dan bentuk campuran yang menunjukkan modifikasi kreatif. Secara semantik, terjadi berbagai perubahan makna seperti perluasan, penyempitan, pergeseran, penguatan/pelemahan, dan asosiasi makna. Fungsi bahasa gaul yang ditemukan mencakup fungsi emotif, referensial, fatik, dan konatif. Temuan ini mengungkap bahwa bahasa gaul tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai refleksi dinamika sosial, budaya populer, dan strategi komunikasi kelompok remaja dalam membentuk identitas sosial mereka. Bahasa gaul menjadi media penting dalam interaksi sosial antar remaja sekaligus penanda eksistensi generasi muda di era digital.
PENGGUNAAN BENTUK-BENTUK KESANTUNAN PRAGMATIK DALAM BAHASA MELAYU DI SENGETI KABUPATEN MUARO JAMBI Wandira, Ayu; Akhyaruddin; Arum Gati Ningsih; Andiopenta Purba
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v8i1.3297

Abstract

Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk kesantunan pragmatik dalam bahasa Melayu di Sengeti Kabupaten Muaro Jambi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kompleksitas sistem kesantunan yang mencerminkan nilai budaya masyarakat setempat. Kesantunan verbal terwujud melalui sistem sapaan hierarkis ("wak", "miicik", "bang"), ungkapan hormat ("dengan izin Datuk", "terima kasih belambon atas budi baik nyo"), dan diksi diplomatik ("dak biso", "nampak nyo biso kito pertimbangkan dulu"). Sistem pronomina hormat dengan gradasi "Man", "Kulo", dan "Sayo" menunjukkan sensitivitas linguistik terhadap aspek sosial-kultural. Kesantunan non-verbal memperkuat komunikasi melalui gesture, intonasi, dan ekspresi wajah. Terdapat tiga tingkatan ragam bahasa: formal, semi-formal, dan informal yang dipengaruhi faktor usia, status sosial, kedekatan hubungan, pendidikan, dan jenis kelamin. Pola penggunaan menunjukkan konsistensi tertinggi pada penanda leksikal, sedang pada strategi struktural, dan terendah pada aspek non-verbal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman sistem kesantunan bahasa daerah Indonesia dan memberikan wawasan pelestarian budaya linguistik di era globalisasi.
Peningkatan Literasi STEM melalui Pelatihan Pemanfaatan Candi Muaro Jambi sebagai Sumber Belajar di SMAN 2 Tanjung Jabung Barat Padhil Hudaya; Akhyaruddin; Deri Rachmad Pratama; Rahmawati; Nurfadilah
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.87

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut penerapan kurikulum dan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan kontekstual peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan dengan tuntutan tersebut adalah STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Namun, selama ini STEM sering dipahami hanya untuk bidang eksakta, padahal prinsip integratifnya juga dapat diterapkan dalam bidang non-eksakta seperti sejarah, bahasa, dan ilmu sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi STEM guru melalui pelatihan pemanfaatan Candi Muaro Jambi sebagai sumber belajar berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 2 Tanjung Jabung Barat dengan melibatkan 32 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan meliputi workshop, diskusi lintas bidang, dan pendampingan dalam perancangan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning). Guru dilatih untuk mengintegrasikan konsep sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan nilai budaya dan sejarah yang terkandung dalam Candi Muaro Jambi sebagai laboratorium belajar terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penerapan literasi STEM lintas disiplin, baik eksakta maupun non-eksakta. Guru berhasil merancang model pembelajaran adaptif yang menghubungkan konsep ilmiah dengan konteks budaya lokal, seperti proyek analisis arsitektur candi, pelestarian material bangunan, serta penulisan reflektif sejarah peradaban.