Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MENDIDIK ANAK USIA DINI UNTUK CINTA TERHADAP LINGKUNGAN DENGAN MENANAM TANAMAN SAYURAN ORGANIK SECARA VERTIKULTUR DI PAUD MUTIARA HATI, SOKARAJA Tini, Etik Wukir; Suharti, Woro Sri; Oktavilia, Ernasiwi Astri
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v6i2.11337

Abstract

ABSTRAK Periode usia dini merupakan masa penting bagi perkembangan anak. Salah satu karakter yang dapat ditanamkan saat periode anak usia dini adalah peduli terhadap lingkungan meliputi peduli lingkungan sosial dan lingkungan alam Peduli lingkungan alam dideskripsikan sebagai sikap dan tindakan yang menunjukkan perhatian dan menjaga lingkungan alam sekitar.  Implementasi karakter peduli lingkungan bertujuan membentuk proses pembiasaan pada anak agar terbiasa berperilaku baik terhadap lingkungan sekitar. Khalayak sasaran mitra adalah PAUD Mutiara Hati, Sokaraja baik murid, orang tua murid, dan gurunya. Kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2020 adalah, transfer pengetahuan dan teknologi dengan cara penyuluhan dan praktek langsung berupa pelatihan meliputi: parenting cara mendidik anak usia dini untuk cinta lingkungan yang akan diberikan oleh psikolog (anggota tim), praktek pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit nanas, dan demplot tanaman sayuran organik dengan vertikultur. Metode yang diterapkan adalah ceramah, praktek langsung, dan pelatihan secara online serta dipantau dengan media sosial. Kegiatan pengabdian berbasis riset dapat terlaksana dengan baik dengan dukungan mitra sasaran meliputi murid, guru, kepala sekolah PAUD Mutiara Hati, dan orang tua murid. Penanaman kecintaan anak usia dini terhadap tanaman untuk turut serta dalam kelestarian lingkungan baik di sekolah maupun di rumah telah mulai dilakukan. Peningkatkan pengetahuan anak terhadap cara budidaya tanaman sayuran mencapai 85%, melakukan praktek menanam 85%, dan melakukan pemeliharaan tanaman 82%. Kata kunci: Anak usia dini, kelestarian lingkungan.   ABSTRACT Early childhood is an important period for child development. One of the characters that can be introduced during the early childhood period is caring for the environment, including the social environment and the natural environment. Caring is described as an attitude and action that shows concern and protects the surrounding environment. The implementation of the character of caring for the environment aims to form habits in children so that they are accustomed to behaving well in their surroundings. The target audience for partners is PAUD Mutiara Hati, Sokaraja, both students, parents and teachers. Activities carried out in 2020 were the transfer of knowledge and technology by means of direct counseling and practice in the form of training including: parenting how to educate early childhood to love the environment which will be provided by a psychologist (team member), the practice of making liquid organic fertilizer from pineapples skin waste, and a demonstration plot of organic vegetable crops with verticulture. The methods applied are lectures, direct practice, and online training and monitored by social media. Research-based service activities can be carried out well with the support of target partners, students, teachers, principals of PAUD Mutiara Hati, and parents of students. Cultivation of early childhood love for plants to participate in environmental preservation both at school and at home has been started. Increasing children's knowledge on how to cultivate plants reached 85%, doing planting practices of 85%, and doing plant maintenance of 82%. Keywords: Early childhood, environmental sustainability.
SALICYLIC ACID EFFECTIVENESS AS RESISTANCE INDUCER OF RICE PLANT AGAINST SHEATH BLIGHT PATHOGEN Suharti, Woro Sri; Nur Hibah, Feby Laelia; Wiyantono, Wiyantono
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2439

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of salicylic acid in inhibiting the growth of Rhizoctonia solani in vitro and to determine the effect of salicylic acid in increasing rice plants' resistance to rice sheath blight disease. In the in vitro research stage, the antifungal activity of salicylic acid was assayed with 5 levels of concentration. The observed variable was the percentage of R. solani mycelium growth inhibition. The next stage of research was carried out in planta. The observed variables in the resistance assay were the pathosystem, growth, morphological, and physiological components. Based on the observed variables of pathosystem components, salicylic acid can reduce the intensity of rice sheath blight both on an in vitro and in planta. Based on observations of morphological and physiological components, the salicylic acid was able to increase plant resistance by thickening of the leaf epidermis and increase the phenolic compounds.
Pengaruh Ragam Sumber Silika Terhadap Pertumbuhan dan Ketahanan Tanaman Padi Terinfeksi Rhizoctonia solani Suharti, Woro Sri; Bahtiar, Juvri; Kharisun, Kharisun
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 1 Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v9i1.297

Abstract

Silica (Si) has ability to increase the plant resistance against pathogen infections. The research was aimed to determine the effect of various sources of Si in increasing resistance of rice plants infected by R. Solani and the plant growth. The Si sources were consisted of control (without silica source), rice husk ash, rice straw ash, hydrophilic silica (SiO2), and silica sand. The observed variables were incubation period, disease intensity, infection rate, AUDPC, plant height, number of leaves, number of tillers, root length, root fresh weight, saponin content, tannin content, total phenol content, epidermal thickness, and stomata density. The result showed that Si application from several ingredients was not able to increase the plant growth, but it was able to support the development of root and leaf. Meanwhile, silica application from several materials was able to increase the resistance of rice plants to against the pathogen R. solani, although it was unable to suppress the incubation period. Rice straw ash was able to increase various kinds of growth variables such as number of leaves, root length, root fresh weight and was able to increase the phenolic compound content and thickness of the epidermis of rice leaves, but had not been able to suppress the pathogen R. solani. SiO2 is able to suppress the development of sheath blight, which is able to reduce the incubation period of up to 5.5 days, a low infection rate of 0.0418 / day, and a relatively low disease intensity of 9.26%.
Penerapan Teknologi Pupuk Organik Cair dan Agensia Hayati untuk Tanaman Hortikultura di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Banyumas Tini, Etik Wukir; Prihatiningsih, Nur; Suharti, Woro Sri; Kurniawan, Rifqi Raditya
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i2.11171

Abstract

Pertanian organik merupakan suatu teknik budidaya pertanian tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sintesis dengan mengandalkan bahan-bahan alami. Kelompok Tani Karya Budi Utama sebagai bagian dari masyarakat Desa Cindaga telah melakukan kegiatan pengembangan komoditas hortikultura namun belum adanya penerapan teknologi secara optimal yang diaplikasikan pada budidaya tanaman tersebut. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat berbasis riset ini diharapkan dapat mengenalkan penerapan teknologi pembuatan pupuk organik cair fermentasi dengan pemanfaatan limbah pertanian dan penggunaan agensia hayati diaplikasikan pada tanaman hortikultura untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil. Tujuan kegiatan adalah memberikan dan mengenalkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat Desa Cindaga konsep pertanian organik dan pengaplikasiannya terhadap pengembangan komoditas hortikultura menuju desa swasembada. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah kelompok Tani Karya Budi Utama yang merintis pengembangan tanaman hortikultura menuju desa swasembada. Kegiatan alih teknologi berupa penyuluhan, pelatihan, praktek langsung, dan pembuatan demplot di lokasi mitra. Kegiatan yang telah dilakukan antara lain: pelatihan pembuatan pupuk organik cair kulit nanas dan praktik perbanyakan serta aplikasi agensia hayati pada tanaman penanaman semangka dan bawang merah.
Penerapan Teknologi Pemupukan untuk Meningkatkan Produksi Tanaman dan Kualitas Buah di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Sumbang Suharti, Woro Sri; Tini, Etik Wukir; Supartoto, Supartoto; Kurniawan, Rifqi Raditya
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i2.11172

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan keberlanjutan desa binaan fakultas pertanian yang telah dilaksanakan pada tahun 2022 sampai dengan 2023. Kegiatan yang telah dilakukan pada tahun 2022 dan 2023 adalah transfer pengetahuan dan teknologi tentang “Pengembangan Tanaman Hortikultura di Market Farm Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas Menuju Desa Wisata”. Kegiatan pengabdian berbasis riset tahun pertama yang telah dilaksanakan pada tahun 2024 adalah pelatihan sosialisasi teknik pemupukan NPK dan pupuk daun pada tanaman buah, upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi pada tanaman jambu biji kristal dan jeruk lemon. Kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2025 adalah aplikasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT), perbanyakan lemon dengan stek, dan pasca panen jambu biji kristal. Tujuan kegiatan ini adalah mentransfer pengetahuan serta keterampilan kepada masyarakat Desa Banjarsari Wetan dengan praktik langsung pada demplot untuk mengaplikasikan teknologi aplikasi ZPT dalam rangka meningkatkan produksi Banjarsari Wetan, Kecamatan Sumbang, Banyumas yang menanam tanaman buah-buahan agar dapat meningkatkan produksi dan kualitasnya. Perbanyakan lemon dengan stek untuk menyediakan bibit lemon berkualitas, dan pasca panen jambu biji kristal.