Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Developing character education in Islamic primary schools through a teoanthropoecocentric paradigm Asy’ari, Moh.; Tohir, Badruddin; Dzat, Ahmad Faizal; Husnan, Riayatul
EDUCARE Journal of Primary Education Vol. 6 No. 2 (2025): EDUCARE Journal of Primary Education
Publisher : EDUCARE: Journal of Primary Education Published by Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Kiai Haji Achmad Siddiq State Islamic University of Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v6i2.310

Abstract

This study highlights the fragmented nature of character education in Madrasah Ibtidaiyah, which tends to emphasize normative moral–religious instruction while neglecting anthropological and ecological dimensions. The absence of an integrative paradigm weakens holistic character formation, social responsibility, and environmental awareness, necessitating a theoanthropoecocentric approach in educational practice. The study aims to examine the implementation of the theoanthropocentric paradigm in character education at Madrasah Ibtidaiyah through the integration of divine, human, and environmental values in learning processes and daily educational practices. Employing a literature review method, this research analyzes character education grounded in the theoanthropocentric paradigm through rigorous source selection and conceptual synthesis to strengthen the theoretical foundation of holistic character education integrating theocentric, anthropocentric, and ecocentric values. The findings indicate that the theoanthropoecocentric paradigm effectively fosters holistic character development among Madrasah Ibtidaiyah students by integrating divine, human, and environmental values. Character education extends beyond normative moral instruction toward lived religious practice, ethical social relations, and ecological responsibility, with effectiveness contingent upon implementation consistency, institutional support, and school culture. The implications underscore the need to strengthen policies, curricula, and school culture that consistently integrate divine, human, and ecological values, alongside enhancing teachers’ roles as role models in promoting sustainable and holistic character education in Madrasah Ibtidaiyah.
Manajemen Kurikulum Sistem Kredit Semester dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MAN 1 Kota Probolinggo Eko Wahyudi; Riayatul Husnan
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 3 No. 2 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v3i2.104

Abstract

Pendidikan yang berkualitas tentunya banyak aspek yang harus dipersiapkan, salah satunya adalah kurikulum,  kurikulum merupakan cara kongkrit yang harus dipersiapkan secara matang agar terciptanya pendidikan yang berkualitas. Saat ini ada beberapa lembaga pendidikan yang mengembangkan dan memaksimalkan kurikulum berbasis potensi-potensi peserta didik, salah satunya dengan kurikulum Sistem Kredit Semester (SKS). Fokus penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum SKS dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles Huberman dan Saldana. Hasil penelitian ini: pertama,  perencanaan kurikulum SKS yakni dengan mengadakan rapat bersama sumberdaya manusia yang ada di sekolah kemudian dilanjutkan dengan pengajuan proposal kegiatan workshop. Kedua, Pengorganisasian kurikulum SKS dengan membentuk tim pengembangan SKS dipilih berdasarkan musyawarah bersama. Ketiga, Pelaksanaan kurikulum SKS pihak madrasah mensosialisasikan kepada siswa dan orang tua siswa. Dan dalam penerapannya di kelas, menggunakan model klasikal heterogen. Ke empat, Evaluasi kurikulum SKS yaitu, evaluasi di kelas seperti penilaian ujian serta melalui rapot. Evaluasi pengelolaan kurikulum SKS dengan mengadakan rapat dengan departemen agama dan widyaswara terkait SKS dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kendala yaitu, guru dan siswa SKS dua tahun harus bekerja ekstra, letak lokasi madrasah tidak strategis.  KataKunci : Manajemen, kurikulum, Sistem Kredit Semester, Mutu Pendidikan