Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Lama Fermentasi Serbuk Gergaji dan Limbah Baglog Jamur Sebagai Campuran Media Tanam Pada Pertumbuhan dan Hasil Kubis (Brassica oleraceae var. Capitata L.) Amin Machfirdaus K.W; Sulistyawati Sulistyawati; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 1, No 2 (2017): DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi serbuk gergaji dan limbah baglog jamur sebagai campuran media tanam pada pertumbuhan dan hasil kubis. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Gading Rejo Kec. Gadingrejo, Kota Pasuruan pada ketinggian tempat ± 4 m dpl pada bulan April- Agustus 2015 dengan jenis tanah aluavial/ liat berpasir dan rata-rata curah hujan 1.337 mm tahun-1.Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan lima perlakuan media yang diujikan terdiri dari; M1: tanah, M2: tanah (1) + pasir (1) + limbah baglog Fer. 10 hari (2) , M3: tanah (1) + pasir (1) + limbah baglog Fer. 14 hari (2), M4: tanah (1) + pasir (1) + serbuk gergaji Fer. 10 hari (2), M5: tanah (1) + pasir (1) + serbuk gergaji Fer. 14 hari (2) dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak lima kali.Hasil penelitian menunjukkan perlakuan media limbah baglog dengan lama fermentasi 14 hari menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis yang lebih tinggi dan tidak berbeda dengan media tanah saja. Media limbah baglog jamur dengan lama fermentasi 14 hari memiliki bobot krop lebih tinggi yaitu sebesar 0,56 kg tanaman-1, media tanah memiliki bobot krop 0,54 kg tanaman-1. Media limbah baglog jamur dengan lama fermentasi 10 hari memiliki bobot krop sebesar 0,44 kg tanaman-1, media serbuk gergaji dengan lama fermentasi 14 hari memiliki bobot krop 0,40 kg tanaman-1 dan media serbuk gergaji dengan fermentasi 10 hari memiliki bobot krop yang lebih rendah yaitu sebesar 0,39 kg tanaman-1.
Pengaruh Pemupukan Kalium (K) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kubis (Brassica oleraceae var. capitata, L.) Indra Setya Rahmawan; A. Zainul Arifin; Sulistyawati Sulistyawati
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 3, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemupukan kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis yang dilaksanakan di Desa Tosari Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2012 hingga bulan Pebruari 2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan faktor percobaan terdiri dari 4 taraf dosis KCL, K1: 6 g tanaman-1 (200 kg ha-1), K2: 7,5 g tanaman -1 (250 kg ha-1), K3: 9 g tanaman-1 (300 kg ha-1), K4 : 10,5 g tanaman -1 (350 kg ha-1). Hasil penelitian menunjukkan pemupukan kalium menggunakan pupuk KCl dengan dosis 300 kg ha-1 menghasilkan berat segar kubis terbaik sebesar 2,17 kg atau 33,69 ton ha-1.
Pemanfaatan Jerami Padi (Oryza sativa), Bonggol Pisang (Musa paradiciata) dan Urin Kambing untuk Pembuatan Pupuk Organik dengan Penambahan Beka Dekomposer Abdun Nasir Al Amin; A. Zainul Arifin; Sulistyawati Sulistyawati
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 5, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui manfaat jerami padi, bonggol pisang dan urin kambing dalam pembuatan pupuk organik dengan penambahan BeKa dekomposer. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Pasuruan, Kota Pasuruan, Jawa Timur pada ketinggian 5 mdpl pada bulan April sampai Juni 2020. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan berupa perbandingan antara jerami padi (bagian) : bonggol pisang (bagian) dan urin kambing (ml), sebagai berikut P1 = 2 :1:100;P2=2:1:200;P3=2:1:300,P4=2:2:100;P5=2:2:200;P6=2:2: 300; P7= 2 : 3 : 100; P8 = 2 : 3 : 200; dan P9 = 2 : 3 : 300. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam, apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan uji BNJ 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan jerami padi, bonggol pisang dan urin kambing penambahan BeKa dekomposer menghasilkan pupuk organik yang tepat pada komposisi 2 bagian jerami padi, 2 bagian bonggol pisang, 200 ml urin kambing yang ditambahkan BeKa dekomposer (P5) dengan pH 7.0, aroma seperti tanah dan warna kehitaman. Pengaplikasian pupuk P5 yang dilakukan terhadap tanaman pacar air menunjukkan tanaman tersebut tumbuh baik, memiliki daun yang banyak sehingga terlihat lebih segar daripada tanaman yang lainnya.
Pengaruh Dosis Pupuk Nitrogen pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Varietas Samhong King Ichsan Fauzi; Sulistyawati Sulistyawati; Retno Tri Purnamasari
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 5, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pemberian pupuk N pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi varietas samhong king. Penelitian dilaksanakan di Desa Kalipang, Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan dengan ketinggian 12,5 m dpl, pada bulan Mei – Juli 2021. Tanah yang digunakan memiliki pH 5,8 dengan kandungan C-Organik 1,38 %, N 0,11 %, P2O5 124,03 ppm, dan K2O 2,61 ppm. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan meliputi berikut : P1 : Urea 100 kg ha??, P2 : Urea 200 kg ha??, P3 : Urea 300 kg ha??, P4 : Urea 400 kg ha??. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (uji F), apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk Nitrogen berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi. Pemberian pupuk N 400 kg ha-1 menghasilkan bobot segar tertinggi yaitu 18,17 ton ha -1 diikuti dengan perlakuan pemberian pupuk N 300 kg ha-1 menghasilkan bobot segar 14,12 ton ha-1, pemberian pupuk N 200 kg ha-1 menghasilkan bobot segar 11,96 ton ha-1dan hasil terendah pada pemberian pupuk N 100 kg ha-1, menghasilkan bobot segar 9,58 ton ha-1.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Pupuk NPK dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L.) Abdul Muis; Sulistyawati Sulistyawati; A. Zainul Arifin
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 2, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk NPK dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum. Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2018 di Desa Kalirejo, Kec. Gondang Wetan, Kab. Pasuruan yang terletak pada ketinggian 4 m dpl dengan jenis tanah vertisol. Suhu rata-rata 30oC – 37oC dengan curah hujan rata-rata 50 mm/bulan. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan yang terdiri dari C1: 300 kg ha-1 NPK, C2: 25 ton ha-1 pukan sapi, C3: 300 kg ha-1 NPK + 10 ton ha-1 pukan sapi, C4: 250 kg ha-1 NPK + 15 ton ha-1 pukan sapi, C5: 200 kg ha-1 NPK + 20 ton ha-1 pukan sapi, C6: 150 kg ha-1 NPK + 25 ton ha-1 pukan sapi. Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak empat kali.Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan 300 kg NPK dengan 10 ton pukan sapi dapat meningkatkan jumlah bulir malai-1, bobot bulir malai-1, bobot 1000 bulir dan bobot bulir hektar-1. Pemberian 300 kg NPK dengan 10 ton pukan sapi memberikan hasil yang lebih besar yaitu 2,79 ton ha-1 yang tidak berbeda nyata dengan kombinasi 250 kg NPK dengan 15 ton pukan sapi dengan hasil sebesar 2,68 ton ha-1. Hasil terendah terdapat pada perlakuan pukan sapi 25 ton ha-1 tanpa pupuk NPK sebesar 1,84 ton ha-1.