Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Intercropping and farmer income: a case study of onion farmers in Tawangmangu Agung Prasetyo; Mahananto; Suswadi; Kusriani Prasetyowati; Norbertus Citra Irawan; Eko Hartoyo; Nadian Nur Aulia
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol. 22 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/afp.v22i2.2028

Abstract

Onion farmers in Tawangmangu are currently experiencing difficulties due to changes in rainfall. As a result, they are planting garlic and then intercropping with shallots. This decision will have a direct impact on farmers' income. This study aims to determine the effect of farmers' decisions in intercropping garlic with shallots on farmers' income in the Tawangmangu District. This research was conducted in Tawangmangu District with a simple random sampling method to determine the sample size of 49 respondents. The method of data analysis used a two-stage least square. The decision to intercrop shallot and garlic does not affect farmers' income. The age of the farmer influences the decision to do intercropping. A farmer's income is influenced by land area and the use of Phonska fertilizer. To increase farmers' income, using fertilizers with similar elements must be paid more attention to when fertilizing plants.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN DAN DONASI: STUDI KASUS YAYASAN INDAH BERBAGI Whinda Heryawan; Ahmad Iswanto; Eko Hartoyo; Hardiansyah , Hardiansyah
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 5 No. 1: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v5i1.10672

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mentransformasi lanskap filantropi, menempatkan media sosial sebagai instrumen vital bagi organisasi nirlaba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas strategi media sosial yang diimplementasikan oleh Yayasan Indah Berbagi dalam meningkatkan kesadaran publik dan menggalang donasi. Melalui pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menginvestigasi jenis konten yang paling resonan dengan audiens di platform Instagram, TikTok, dan Facebook, serta menganalisis bagaimana mekanisme interaksi online berkontribusi pada pencapaian tujuan filantropis yayasan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi sistematis dan pengarsipan konten media sosial, yang kemudian ditriangulasi dengan data laporan keuangan internal yayasan periode Januari 2023 hingga Desember 2024. Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa strategi konten yang berpusat pada storytelling emosional, transparansi operasional, dan interaksi yang responsif merupakan pilar utama keberhasilan kampanye digital. Ditemukan korelasi positif yang kuat antara intensifikasi kampanye media sosial dengan peningkatan volume donasi secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan media sosial yang strategis tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga membangun modal sosial dan kepercayaan yang esensial bagi keberlanjutan organisasi. Wawasan dari studi ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi para praktisi filantropi dalam mengoptimalkan potensi media sosial untuk amplifikasi dampak sosial.