Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN: PERAN STRATEGIS PELATIHAN GURU fitriyani, fitriyani; Novalia, Ratih Juwita
Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jpvs.v3i1.2768

Abstract

Pendidikan yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul, dengan guru sebagai komponen kunci dalam proses transformasi pengetahuan. Penelitian ini mengkaji secara mendalam mengenai peran strategis pelatihan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di institusi pendidikan. Melalui pendekatan tinjauan pustaka yang komprehensif, penelitian ini menganalisis berbagai literatur dan hasil penelitian terdahulu untuk memahami dampak program pelatihan guru terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi akademik siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan guru yang efektif memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi pedagogis, yang pada gilirannya berdampak positif terhadap prestasi akademik siswa dan penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Temuan ini menegaskan pentingnya investasi berkelanjutan dalam program pengembangan profesional guru sebagai strategi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
KRINOK RANTAU PANDAN SEBAGAI TRADISI LISAN MASYARAKAT ADAT MELAYU JAMBI: KAJIAN BUDAYA DAN PELESTARIANNYA Novalia, Ratih Juwita; Prahagia, Yelvia; Wulan Sari, Suci; Marisa, Reva
Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jpvs.v4i1.3526

Abstract

Krinok merupakan salah satu tradisi lisan yang hidup dalam masyarakat adat Melayu Jambi, khususnya di wilayah Rantau Pandan, Kabupaten Muara Bungo. Tradisi ini berbentuk syair atau pantun yang dilantunkan dengan irama khas, dan digunakan dalam berbagai acara adat seperti pernikahan, penyambutan tamu, serta ritual budaya lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Krinok serta upaya pelestariannya di tengah tantangan modernisasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Krinok tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga memuat nilai moral, sosial, dan edukatif yang penting dalam membentuk karakter masyarakat. Namun, keberadaan tradisi ini semakin terancam karena minimnya regenerasi dan kurangnya dokumentasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui pendidikan berbasis budaya lokal, penguatan peran komunitas adat, serta dukungan dari lembaga pendidikan dan pemerintah daerah.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha di Bidang Jasa Boga pada Siswa Kelas XI Jurusan Tata Boga SMK Negeri 6 Bungo Aisy, Rihhadatul; novalia, ratih juwita; wicaksono, Yelvia
Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jpvs.v4i1.3634

Abstract

This study aims to determine: the factors that influence the interest in entrepreneurship in the field of Culinary Arts in Culinary Arts students of SMK Negeri 6 Bungo in terms of intrinsic factors, extrinsic factors, and the most dominant factors influencing the interest in entrepreneurship in the field of Culinary Arts in Culinary Arts students of SMK Negeri 6 Bungo. This research is descriptive research with a quantitative approach. The study was conducted from April 14th to 16th, 2025, at Vocational High School 6 Bungo. The population consisted of 103 Culinary Arts students at Vocational High School 6 Bungo, and 30 students were selected using purposive sampling. Data collection techniques used questionnaires and documentation. Validity testing used product moment correlation technique with a value > 0.361, while reliability testing used Alpha Cronbach technique with a reliability coefficient of 0.845. Data analysis used quantitative descriptive analysis. The results of the study show that: the factors that influence the interest in entrepreneurship in the field of Culinary Arts in Culinary Arts students of SMK Negeri 6 Bungo are reviewed from intrinsic factors in the sub-variable of the need for income, it has a high tendency, from the sub-variable of feelings of happiness, it has a low tendency, and the sub-variable of self-esteem has a high tendency, the factors that influence the interest in entrepreneurship in the field of Culinary Arts in Culinary Arts students of SMK Negeri 6 Bungo are reviewed from extrinsic factors in the sub-variable of opportunity, it has a moderate tendency, from the sub-variable of education, it has a moderate tendency, and the sub-variable of family environment has a moderate tendency, the most dominant factor influencing the interest in entrepreneurship in the field of Culinary Arts in Culinary Arts students of SMK Negeri 6 Bungo is the intrinsic factor. Keywords: Factors, Entrepreneurial Interest, Culinary Services.
Potensi Jajanan Tradisional Dalam Mendukung Wisata Kuliner Di Kabupaten Bungo Setiani, Rina Tri; wicaksono, nurzahra fathiyanabila; novalia, ratih juwita
Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jpvs.v4i1.3654

Abstract

This study aimed to describe the potential of traditional snacks in supporting culinary tourism in Bungo Regency, as well as to identify the challenges and preservation strategies. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques through direct field observation, in-depth interviews with MSME actors, consumers, and the younger generation, as well as documentation related to the history and existence of traditional snacks. The data obtained were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study showed that traditional snacks such as kue muso, padamaran, takik beruk, kubang boyo and dodol tai minyak possess unique flavors, appearances, and cultural values that have the potential to become tourism attractions. These snacks are still used in traditional and official ceremonies, while also serving as the culinary identity of the region. The challenges faced include the influence of globalization, declining interest among the younger generation, limited innovation, and inadequate digital promotion. The suggested strategies include product and packaging innovation, digital-based promotion, culinary festivals, and the involvement of the younger generation.
FUNGSI PERTUNJUKAN DABUIH DALAM ACARA MALEWA GALA PENGHULU DI NAGARI TALAOK KECAMATAN BAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN Novalia, Ratih Juwita
Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jpvs.v1i1.809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menjelaskan mengenai fungsi dari pertunjukan kesenian dabuihdalam acara melawa gala penghulu di Nagari Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Bentuk yang dipertunjukan dengan berbagai unsur dari pertunjukan dabuihmenjadi wilayah kajian dalam penelitian ini. Pada penyajian dan fungsi keberadaan pertunjukan kesenian dabuihyang berkonstribusi dalam acara malewa galapenghulu menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif. Data dihimpun dengan teknik observasi, srudi kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri sebagai instrumen kunci. Lokasi penelitian berada di kawasan Nagari Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan.Informan penelitian adalah tetua dabuih, wali nagari, datuak/penghulu dan pemuka masyarakat.Teknik analisis data yang akan digunakan adalah analisis data model Miles dan Huberman dalam Sugiyono. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertunjukan kesenian dabuih merupakan kesenian tradisional yang berumur cukup lama. Mulai perkembangan dabuihdari Makkah sampai di sebar luaskan dan dikembangkan di Nagari Talaok, kesenian dabuihcukup eksis dan selalu ditampilkan dalam berbagai acara di Nagari Talaok salah satunya dalam acara malewa gala penghulu. Kesenian dabuihmerupakan kesenian yang mempunyai bentuk penyajian fungsionalis. Fungsi kesenian dabuihmerupakan fungsi yang tidak mengikat dan sebagai sarana pelestarian kesenian dan hiburan estetis bagi masyarakat Nagari Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Kesenian dabuihjuga sudah menjadi media pendidikan tradisional bagi masyarakat Nagari Talaok dan sekitarnya.
PROFIL PEDAGANG MAKANAN KAKI LIMA KABUPATEN BUNGO UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN PARIWISATA KABUPATEN BUNGO Novalia, Ratih Juwita
Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jpvs.v1i2.1188

Abstract

Banyaknya pedagang makanan kaki lima yang ada di Kabupaten menjadi salah satu potensi pengembangan pariwisata kuliner di Kabupaten Bungo. Dengan adanya pedagang makanan kaki lima di Kabupaten Bungo dapat dijadikan sebagai daya tarik untuk menarik wisatawan pecinta kuliner. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil, kenanekaragaman, jenis makanan yang dijual, serta sarana berdagang yang ada di pedagang makanan kaki lima di Kabupaten Bungo dalam mendukung pengembangan pariwisata kuliner Kabupaten Bungo. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei. Lokasi dari penelitian ini adalah pedagang makanan kaki lima di Kota Muara Bungo tepatnya di Taman Pusparagam (lapangan smagor) yang mana ditempat ini banyak terdapat pedagang makanan kaki lima. Teknik pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tabulasi tunggal. Data yang disajikan berupa gambaran tentang profil pedagang makanan kaki lima kemudian dideskripsikan profil, keanekaragaman, jenis makanan yang dijual, serta sarana berdagang yang di pakai oleh pedagang makanan kaki lima Kabupaten Bungo untuk menunjang pengembangan wisata kulier di Kabupaten Bungo.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS MENGGUNAKAN MODEL SCAFFOLDED WRITING PADA SISWA KELAS V SDN 118/II CANDI Novalia, Ratih Juwita; Guswita, Reni; Prahagia, Yelvia
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pti.v3i01.754

Abstract

The problem of this research is that students have difficulty writing, students have difficulty in composing words in their own language and students are less developed in writing because of limited ideas, opinions and students' writing knowledge. When students are asked to write stories, students actually tell their ideas to their friends. This type of research is classroom action research (CAR). The data analysis technique of this research is qualitative data obtained from the results of teacher observation sheets and student observations, while quantitative data is learning outcomes obtained from learning outcomes tests. Based on the results of this study, it can be seen from the increase in the learning process with the percentage of teaching educators, namely cycle I meeting 1 66.66%, cycle I meeting 2 76.19% and cycle II meeting 1 85.7%, cycle II meeting 2 92, 30% and an increase in the learning process of students in cycle I meeting 1 53.84%, cycle I meeting 2 62.17% and cycle II meeting 1 73.07%, cycle II meeting 2 95.2% and the percentage of completeness of the number of students who achieved The KKM in the initial conditions was 36.3% or 8 students out of 22 students who achieved the KKM, in the first cycle the students who achieved the KKM were (54.5%) or (12) students from 22, and in the second cycle the students who achieved the KKM were ( 81.81%) or 18 of the 22 students. It can be concluded that the application of the Scaffolded writing model can improve the writing skill process of fifth grade students at SD Negeri 118/II Candi.