Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perbandingan Kualitas Interior dan Eksterior Telur Ayam yang Beredar pada Pasar Modern dan Pasar Tradisional di Kota Makassar Miftha, Miftha Huljannah; Murniati, Tati; Idrus, Muhammad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Desember 2024
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v4i2.4586

Abstract

Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memiliki rasa yang lezat, mudah dicerna, bergizi tinggi, dan banyak dikonsumsi masyarakat karena mudah diolah, harganya murah dan memiliki kandungan zat gizi yang sempurna. Akan tetapi Kualitas telur dapat mengalami penurunan yang dipengaruhi oleh masuknya mikroba perusak kedalam telur melalui pori-pori kerabang telur, penguapan air, dan gas akibat pengaruh suhu lingkungan. Kualitas inilah yang harus dipahami agar dapat memilih jenis telur yang baik dan segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dari segi kualitas eksterior dan interior telur ayam ras yang beredar di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Makassar. Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi timbangan digital, jangka sorong, mikrometer sekrup, kaca datar, yolk colur, egg tray, spidol, pisau, dan tissu. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah telur sebagai sampel yang diambil secara acak dari Pasar Tradisional dan Pasar Modern yang beredar di Kota Makassar. Berdasarkan hasil dan pembahasan pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas eksterior dan kualitas interior telur ayam ras yang beredar di pasar tradisional dan pasar modern sesuai dengan mutu SNI dan telur termasuk kategori kualitas baik.
Pengaruh Penambahan Ramuan Herbal terhadap Pertambahan Berat Badan, Konsumsi Pakan dan Konversi Pakan Ternak Babi Landrace Di Peternakan Cempagaya, Kota Makassar Wiliboy, Evaristus Jefri; Murniati, Tati; Muchlis, Ahmad
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Desember 2024
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v4i2.4618

Abstract

Penelitian telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan produktivitas ternak babi Landrace yang diberi ramuan herbal. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan study eksperimental. Subjek penelitian adalah peternak babi dan sebagai obyek penelitian adalah ternak babi Landrace jantan berjumlah 6 ekor babi hog umur 4 bulan 2 minggu di Peternakan Cempagaya di Telo. Jenis pakan yang dijadikan bahan pakan adalah pakan basal seperti kangkung air, touge dan limbah warung makan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat pertambahan berat badan harian, tingkat konsumsi pakan dan konversi pakan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ramuan herbal pada ternak babi Landrace tidak ada perbedaan terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan, sedangkan untuk konversi pakan ada perbedaan.
Profil Metabolit Darah Kambing Kacang Bunting yang Diberi Pakan Suplemen Nutrition in Utero Pada Awal dan Akhir Kebuntingan Murniati, Tati; Dawanto, Jirpan; Sabrina, Falsya
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i3.8056

Abstract

Ketersediaan nutrisi pada induk baik melalui suplai dari makanan maupun hasil metabolisme induk mempunyai pengaruh sangat luas pada pertumbuhan fetus selama kebuntingan.  Sangat diperlukan upaya perbaikan ketersediaan nutrisi melalui peningkatan sekresi endogen hormon metabolisme dan metabolit penting dan faktor-faktor pertumbuhan lainnya.  Pengetahuan profil metabolit dapat berguna dalam memprediksi masalah metabolik.  Penelitian ini dirancang dimana Induk kambing dibagi kedalam 2 kelompok perlakuan induk berdasarkan status kebuntingan, dengan perlakuan waktu pemberian pakan suplemen dalam ransum, jumlah kambing yang digunakan sebanyak 36 ekor induk kambing. Perlakuan pemberian pakan nutrition in utero.  Induk kambing bunting dibagi dalam 2 perlakuan, yaitu: U1: induk bunting awal (umur kebuntingan 1 sampai 3 bulan); dan U2: induk bunting akhir (umur kebuntingan 3 sampai 5 bulan). Berdasarkan hasil penelitian maka didapat kesimpulan bahwa pemberian pakan suplemen UMMB dapat meningkatkan pertambahan berat badan induk bunting.  Waktu yang optimum pemberian pakan suplemen pada induk bunting memberikan pertambahan berat badan yang tinggi pada umur kebuntingan 3 sampai 5 bulan (akhir). Kandungan glukosa darah tinggi pada induk yang diberi pakan suplemen selama kebuntingan tetapi tidak berbeda pada kebuntingan awal dan akhir. Kandungan metabolit urea dan kreatinin tidak dipengaruhi oleh umur kebuntingan, dan kandungan metabolit darah relatif sama. The availability of nutrients to the doe, both through food supply and the doe's metabolic products, has a significant impact on fetal growth during pregnancy. Efforts to improve nutrient availability by increasing the endogenous secretion of metabolic hormones, essential metabolites, and other growth factors are essential. Knowledge of metabolite profiles can be useful in predicting metabolic problems. This study was designed to divide the mother goats into two treatment groups based on pregnancy status, with treatment timing of supplemental feed in the ration. A total of 36 goats were used. The treatment was in utero nutrition. Pregnant does were divided into two treatments, namely: U1: Early gestational ewes (1 to 3 months of gestation, and U2: Late gestational ewes (3 to 5 months of gestation. Based on the research results, the following conclusions were drawn that providing UMMB supplemental feed can increase weight gain in pregnant ewes. The optimal timing of supplemental feed administration to pregnant ewes results in high weight gain at 3 to 5 months of gestation (late). Blood glucose levels were high in ewes fed supplemental feed during pregnancy, but did not differ between early and late gestation. Urea and creatinine metabolite levels were not affected by gestational age, and blood metabolite levels were relatively similar.
Kualitas Telur Asin dengan Penambahan Daun Kemangi (Ocimum Bacilicum. L) Wahyuningrum; Tati Murniati; Asmawati
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/wjzt2k65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan daun kemangi terhadap mutu akhir telur asin. Proses pembuatan telur asin dilakukan pada tanggal 9 hingga 23 April 2025 di Jalan Poros Malino, Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Sementara itu, uji organoleptik dilaksanakan pada tanggal 25 April 2025 di Laboratorium Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa Makassar. Parameter yang diamati meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penambahan daun kemangi dengan konsentrasi 45% memberikan pengaruh yang sangat signifikan (P<0,01) terhadap warna dan rasa telur asin, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aroma dan tekstur (P>0,05). Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa aktif dalam daun kemangi, seperti eugenol, flavonoid, saponin, dan tanin, yang dikenal memiliki sifat antibakteri dan antioksidan. Senyawa-senyawa ini lebih berperan dalam memperbaiki penampakan visual dan cita rasa dibandingkan dengan memengaruhi struktur fisik telur asin.
Peningkatan Kualitas Daging Ayam Layer Afkir Dengan Perendaman Air Kelapa (Cocos nucifera) Fermentasi Pada Waktu Yang Berbeda Day Bahtiar; Asmawati; Tati Murniati
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/df3ft477

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan kualiatas daging ayam layer afkir dengan perendaman air kelapa fermentasi pada waktu yang berbeda terhadap pH dan keempukan daging ayam layer afkir. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10-22 April 2025 di Laboratorium Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian (POLBANGTAN) Gowa dengan menggunakan ayam layer afkir sebanyak 12 ekor (bagian paha kiri sebagai sampel). Parameter pengujian yang akan dilakukan yaitu Ph (Potential of Hydrogen), dan keempukan. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa perendaman air kelapa (cocos nucifera) dapat menurunkan pH, dan dapat memperbaiki keempukan daging ayam layer afkir. Oleh karena itu disarankan penelitian lebih lanjut dengan meningkatan waktu yang lebih lama terhadap daging ayam layer afkir agar dapat memberikan hasil yang lebih maksimal.