Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DAN DISTRIBUSI AIR BERSIH AIR BERSIH KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO Aldriansyah, Fawwas Cahya; Suhardono, Agus; Muharis, Chairul
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4410

Abstract

Kecamatan Sedati (79,26 km2) merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo yang membutuhkan pelayanan distribusi air bersih. Hal ini disebabkan meningkatnya kebutuhan air bersih seiring pertumbuhan penduduk, kualitas dan kuantitas debit sumber yang semakin berkurang. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui jumlah penduduk dan kebutuhan air bersih di Kecamatan Sedati pada tahun 2041, dimensi jaringan pipa, analisis jaringan menggunakan perhitungan manual, dimensi bangunan pelengkap, dan menghitung Rencana Anggaran Biaya. Data yang dibutuhkan jumlah penduduk tahun 2010-2021, data fasilitas umum, peta topografi, data debit sumber air, dan HSPK Sidoarjo 2022. Metode yang digunakan untuk perencanaan ini dengan survei, untuk menghitung proyeksi penduduk menggunakan metode aritmatika, geometrik, dan eksponensial. Hasil kajian menunjukkan jumlah penduduk pada tahun 2041 sebanyak 116.870 jiwa, debit kebutuhan air bersih 0,253 m3/dt, pipa transmisi dan distribusi menggunakan pipa HDPE, pipa transmisi Ø18 inci sepanjang 4.539 m dan pipa distribusi Ø16 inci sepanjang 7730,3 m, Ø12 inci sepanjang 2.449,8 m, Ø10 inci sepanjang 3.695,7 m, Ø8 inci sepanjang 6.667 m, Ø6 inci sepanjang 13.140,2 m, dan Ø4 inci sepanjang 7048,9 m. Biaya yang diperlukan sebesar Rp  40.845.181.000,00
OPTIMASI DAN EVALUASI JARINGAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI SUMBER NGEPOH KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG Apriliana, Yurike Dina; Harsanti, Winda; Suhardono, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4480

Abstract

Daerah Irigasi Sumber Ngepoh merupakan daerah yang berada di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Hasil pertanian dari Desa Sumber Ngepoh Kecamatan Lawang berupa tanaman padi dan palawija seperti jagung. Sebagian lahan pertanian yang berada pada Daerah Irigasi Sumber Ngepoh mengalami kendala dalam pendistribusian air yaitu, kecurangan dari oknum masyarakat yang sengaja membelokan dan memotong saluran tersier dan kurang memadainya saluran sekunder yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengoptimasi dan mengevaluasi kembali jaringan irigasi pada daerah tersebut. Data yang dibutuhkan berupa data curah hujan, data klimatologi, peta topografi, data HSPK Kabupaten Malang, dan data-data yang diperoleh langsung saat pengamatan di lokasi studi. Hasil analisis kebutuhan air tanaman dengan memperhitungkan efisiensi irigasi yaitu Alternatif I sebanyak 1251,548 m3/ha, Alternatif II sebanyak 1190,813 m3/ha, dan Alternatif III sebanyak 1126,095 m3/ha. Perumusan program fungsi kendala yaitu ketersediaan air dan lahan. Hasil optimasi lahan pertanian  dipilih alternatif III dengan hasil Musim hujan : luas padi 935 ha dan palawija 665 ha, Musim kemarau I : luas padi 284 dan palawija 0 ha, Musim kemarau II : luas padi 498 ha dan palawija 684 ha. Total keuntungan sebesar Rp 38.741.323.850,00. Hasil evaluasi dimensi jaringan irigasi yaitu, dengan lebar dan tinggi penampang terkecil b = 0,6 m dan h = 0,3 m, sedangkan untuk penampang terbesar b = 2,1 m dan h = 1,00 m. Di beberapa titik saluran yang terlalu curam membutuhkan bangunan terjunan seperti pada saluran RL 2 dengan ketinggian yang telah direncanakan. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan sebesar  Rp 25.203.648.494., dan lama waktu pengerjaan 504 hari kerja.
PERENCANAAN SISTEM AIR BERSIH DAN AIR BUANGAN PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR BCA KCU BUKIT DHARMO GOLF SURABAYA Pramadania, Degita Destiara; Harsanti, Winda; Suhardono, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5082

Abstract

Gedung Kantor BCA KCU Bukit Dharmo Golf Surabaya yaitu gedung kantor 10 lantai dan 2 basement mempunyai luas total 21.356 m2. Bagian gedung yang terpenting adalah sistem penyediaan air bersih dan pengumpulan air buangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengaliran air yang dapat memenuhi kebutuhan air bersih di setiap lantai dan mengatur sistem pengumpulan air buangan agar dapat mengalir dengan lancar menuju tempat pengolahan khusus. Data yang diperlukan melibatkan gambar proyek dan daftar harga satuan Kota Surabaya tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih gedung ini mencapai 414 m3 per hari, dengan volume air kotor sebesar 24,34 m3 per hari, dan volume air bekas sebesar 6,87 m3 per hari. Dimensi pipa air bersih berkisar antara 1 ½ inci hingga 6 inci, sedangkan pipa air hydrant memiliki dimensi 4 inci hingga 6 inci, dan pipa air kotor berukuran 2 ½ inci hingga 4 inci. Kapasitas ground water tank disetel sebesar 150 m3, roof tank sebesar 32 m3, dan septic tank sebesar 5 m3. Total biaya yang diperlukan untuk instalasi air bersih dan air buangan pada Pembangunan Gedung Kantor BCA KCU Bukit Dharmo Golf Surabaya mencapai Rp 1.243.795.501.
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN DONGKO KABUPATEN TRENGGALEK JAWA TIMUR Rahmasari, Lusi; Suhardono, Agus; Charits, Moh.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5859

Abstract

Terdapat empat desa di Kecamatan Dongko yang sudah terlayani distribusi air bersih dengan baik dari PDAM Kabupaten Trenggalek, akan tetapi enam desa yang terdiri dari Desa Watuagung, Desa Pandean, Desa Cakul, Desa Siki, Desa Sumberbening, dan Desa Pringapus belum terjangkau layanan distribusi air bersih. Kecamatan Dongko memiliki sumber air yang cukup selama musim penghujan, kekurangan distribusi air bersih selama musim kemarau mempengaruhi kehidupan sehari-hari penduduk dikarenakan sumber air tidak mampu mencukupi kebutuhan air bersih. Penelitian ini bertujuan merencanakan sistem jaringan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kecamatan Dongko dalam 15 tahun mendatang. Pada penelitian ini, data yang digunakan meliputi jumlah penduduk untuk 10 tahun terakhir, fasilitas umum dan fasilitas sosial, sumber dan debit air, peta topografi, dan Harga Satuan Pokok Pekerjaan Kabupaten Trenggalek Tahun 2024. Perhitungan perencanaan proyeksi pertumbuhan penduduk menggunakan analisis standar deviasi yang terkecil, diperkirakan jumlah penduduk enam desa di Kecamatan Dongko akan mencapai 36.087 jiwa pada tahun 2038, yang terpenuhi pada metode aritmatika dan metode eksponensial. Berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan air domestik dan non-domestik dari masing-masing desa, kebutuhan air bersih di Kecamatan Dongko sebesar 71.5774 liter/detik. Rencana jaringan distribusi air bersih mencakup penggunaan pipa HDPE dengan dimensi Ø3/4", Ø1¼", Ø1½", Ø2", Ø2½", Ø3", Ø4”, Ø5”, disertai dengan bangunan pelengkap seperti reservoir dengan tiga tipe ukuran dan rumah pompa. Rencana anggaran biaya untuk perencanaan sistem jaringan distribusi air bersih ini mencapai Rp.20,709,953,821.00.
ANALISIS DEBIT BANJIR RANCANGAN MENGGUNAKAN METODE HSS NAKAYASU PADA BENDUNGAN BENER KABUPARTEN PURWOREJO Da Costa Alves, Michael Octaviano; Harifa, Ayisya Cindy; Suhardono, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5962

Abstract

Bendungan merupakan sebuah struktur atau bangunan yang memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai pengendali banjir. Oleh karena itu, dalam perencanaan bendungan diperlukan beberapa analisis, seperti analisis curah hujan maksimum, hidrograf satuan sintetis, dan analisis debit banjir rancangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan debit banjir rancangan di Bendungan Bener menggunakan metode HSS Nakayasu. Data curah hujan yang digunakan berasal dari empat stasiun hujan di sekitar Bendungan Bener yaitu Sapuran, Pungangan, Penungkulan, dan Sawangan pada tahun 2000 sampai dengan 2019. Perhitungan curah hujan rancangan dilakukan dengan metode distribusi Gumbel dan Log Pearson Tipe III, sedangkan analisis debit banjir rancangan menggunakan metode HSS Nakayasu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir rancangan pada Bendungan Bener adalah Q25 sebesar 935,6 m3/det, Q50 sebesar 1041,5 m3/det, Q100 sebesar 1147,1 m3/det, Q1000 sebesar 1499,0 m3/det, dan QPMF sebesar 3313,5 m3/det.
PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN MUNJUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR Putri, Merdhika Etika; Suhardono, Agus; Pudjowati, Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6101

Abstract

Kecamatan Munjungan merupakan salah satu kecamatan yang masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan distribusi air bersih. Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek memiliki luas wilayah 23.238,57 hektar (ha) dengan jumlah penduduk 53.930 pada tahun 2023. Data yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini berupa data jumlah penduduk, peta topografi, data debit sumber mata air, data jumlah fasilitas umum, serta harga satuan bahan dan upah Kabupaten Trenggalek tahun 2024. Data penduduk dihitung proyeksinya selama 15 tahun ke depan dengan menggunakan 3 metode, yaitu metode aritmatika, metode geometrik, dan metode eksponensial serta dilakukan perhitungan analisa hidrolika untuk mengetahui debit kebutuhan air, dimensi jaringan pipa distribusi dan pipa transmisi yang digunakan, dimensi reservoir, serta anggaran biayanya. Hasil penyusunan skripsi didapat proyeksi kebutuhan jumlah penduduk pada tahun 2038 sebesar 32.981 jiwa. Debit kebutuhan penduduk pada tahun 2038 adalah 59,088 liter/detik. Dimensi pipa yang digunakan untuk pipa transmisi dan distribusi dalam perencanaan jaringan pipa air bersih di Kecamatan Munjungan adalah pipa HDPE dengan diameter 1 inch sampai 8 inch. Rencana anggaran biaya untuk perencanaan jaringan air bersih (meliputi : jaringan pipa, reservoir, bak penangkap air, bak pelepas tekan, pompa) adalah sebesar Rp 19.652.910.000,00
EVALUASI KINERJA SISTEM DRAINASE PADA SIMPANG TIGA DIBAWAH JEMBATAN BARU PLOSO KABUPATEN JOMBANG Anggraini, Retno Dwi; suhardono, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8165

Abstract

Drainase berfungsi penting untuk mengalirkan air berlebih guna mencegah genangan atau banjir. Namun,pembangunan infrastruktur di simpang tiga bawah Jembatan Ploso menyebabkan perubahan tata guna lahan dan berkurangnyadaerah resapan, sehingga kawasan ini menjadi rawan banjir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi dan merencanakanulang sistem drainase yang ada, menghitung debit banjir rancangan, menentukan dimensi saluran yang sesuai, alternatif sistemperesepan air hujan dan menghitung biaya konstruksi yang dibutuhkan. Data primer yang digunakan adalah data dimensisaluran, sedangkan data sekunder meliputi peta topografi, data curah hujan dari Stasiun Curah Hujan Ploso, Tapen dan Kabuhdari tahun 2015 hingga 2024, dan harga satuan pekerjaan di Kabupaten Jombang pada tahun 2024. Data tersebut diolahmenggunakan metode Gumbel I, uji kesesuaian dengan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang 2tahun, intensitas hujan dengan metode Mononobe disimulasikan dengan aplikasi SWMM dan debit banjir rancangan denganmetode rasional. Hasil yang diperoleh adalah curah hujan rancangan sebesar 85,397 mm/hari; kesalahan hasil perhitunganlimpasan permukaan -0,12% dan untuk rute aliran -0,28%; debit banjir rancangan terbesar sebesar 0,080 m3/detik; drainaseberwawasan lingkungan menggunakan sumur resapan dengan dimensi 1 meter dengan kedalaman 1 meter; dimensi saluranterkecil adalah 0,4 m × 0,6 m, dan dimensi saluran terbesar 1,0 m × 1,0 m, biaya konstruksi yang dibutuhkan sebesar Rp.4,895,815,000.00.