Claim Missing Document
Check
Articles

Pemikiran Awal tentang Prinsip Tindakan Mitigasi Preventif Resiko Bencana Alam bagi Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas: Preliminary Reflexion on Preventif Mitigation Principle against Natural Disaster Risk for Infrastructure & Facility Asset Management. Hitapriya Suprayitno; Ria Asih Aryani Soemitro
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berada pada Kawasan Rawan Bencana, karena letaknya pada Kawasan Cincin Api Dunia. Gempa tektonik yang beberapa tahun terkahir ini terjadi di Indonesia seharusnya bisa memberi pelajaran yang sangat berharga. Terkait hal ini, Ilmu Pengetahuan Manajemen Aset Infrastruktur mempunyia pertanyaan yang sangat penting : Seperti apakah Pemikiran Awal tentang Prinsip Tindakan Mitigasi Preventif yang harus dilakukan untuk menghadapi Bencana Alam ? Hasil penelitian menunjukkan bahwa Resiko Bencana Alam yang harus diperhitungkan meliputi resiko-resiko berikut ini : banjir, gempa tektonik, gempa vulkanik, tsunami, likuefaksi, longsor, angin puyuh, kekeringan. Tindakan terhadap resiko harus terdiri dari tindakan preventif, tindakan pertolongan, tindakan evakuasi dan tindakan rehabilitasi. Bentuk tindakan mengatasi resiko harus lebih dirumuskan dalam bentuk tindakan menghindari resiko dan menghadapi resiko, dan bukan mengalihkan resiko. Beberapa resiko bencana alam belum berhasil diperhitungkan dengan baik, antara lain : tsunami, likuefaksi, gempa tektonik pada sesar. Resiko sebaiknya dikenali dalam aspek : lokasi terjadinya, magnitudo besarnya resiko dan kapan terjadinya resiko. Nilai kemungkinan terjadinya resiko bencana alam harus diperhitungkan berdasarkan data statistik berulangnya bencana dan angka perkiraan berdasarkan teori fenomena terjadinya bencana. Angka keamanan untuk infrastruktur dan fasilitas publik harus lebih tinggi dari pada infrastruktur dan fasilitas pribadi.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Usaha dan Strategi bagi Jalan Tol Bali Mandara Yoga Pradana; Endo Petakasari; Rita Sri Jayanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Suplemen 2: Jurnal Manajemen Aset Infrastructure & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan tol Bali Mandara adalah jalan tol pertama di pulau Bali yang dibangun dengan tujuan untuk mengurai kemacetan jalan bypass I Gusti Ngurah Rai yang mulai jenuh pada saat jam sibuk atau liburan panjang. Jalan tol Bali Mandara mulai dibangun pada awal tahun 2012 dan telah berhasil memenuhi tujuan awal pembangunannya, yaitu sebagai pengurai kemacetan dan alternatif jalan yang mengalirkan arus lalu lintas melalui 3 gerbang yaitu, gerbang Nusa Dua, gerbang Ngurah Rai dan gerbang Benoa. Namun demikian, berdasarkan data lalu lintas harian rata-rata per tahun, jalan tol ini mengalami penurunan dari sisi pertumbuhan mulai dari bulan Agustus tahun 2017 yang juga berpengaruh terhadap pendapatan dari PT Jasa Marga Bali Tol. Oleh karena itu, tujuan dari studi ini adalah mengidentifikasi kebutuhan pengembangan dengan kesesuaian strategi yang dijalankan pada saat ini. Dengan adanya strategi yang tepat, diharapkan pengembangan yang dilakukan oleh anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) ini dapat meningkatan pendapatan baik dari bisnis utama berupa pendapatan tol maupun dari unit usaha lain (non tol) serta meningkatkan nilai perusahaan melalui pendekatan manajemen aset infrastruktur. Metoda penelitian meliputi studi literatur, Focus Group Discussion (FGD) dan Analisa SWOT. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan peringkat dalam penentuan strategi diantaranya peringkat 1 yaitu meningkatkan pendapatan melalui bisnis non jalan tol, peringkat 2 yaitu melakukan alternatif pendanaan ulang dan peringkat 3 yaitu meningkatkan pendapatan bisnis jalan tol.
Analisis Pemanfaatan Zat Aditif pada Reclaimed Asphalt Pavementuntuk Lapisan Beton Aspal: Additive Utilization Analysis in Reclaimed Asphalt Pavement for Asphalt Concrete Layer Ari Widayanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Januarti Jaya Ekaputri
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur dan fasilitas transportasi merupakan hal-hal yang sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas masyarakat, pembangunan dan pengembangan wilayah. Manajemen aset infrastruktur dan fasilitas transportasi perlu dikelola dengan baik. Dalam rangka penghematan sumberdaya alam, maka pemanfaatan RAP sebagai hasil pengerukan sebagian perkerasan jalan sangat diperlukan. RAP merupakan material sisa, sehingga terdapat kelemahan yang dapat mempengaruhi kinerja teknisnya. Oleh karena itu memerlukan penambahan material lain untuk dapat memperbaiki sifat material RAP. Penambahan zat aditif mampu memperbaiki sifat RAP terutama dari sisi kelemahan aspal RAP pada lapisan aspal beton. Tujuan studi ini adalah memperoleh hasil analisis terhadap sifat fisik dan kimia zat aditif untuk memperbaharui sifat aspal RAP pada lapisan aspal beton. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari peneliti terdahulu dan analisis zat aditif terhadap parameter pengujian aspal. Hasil yang diperoleh adalah pemanfaatan zat aditif berpengaruh terhadap nilai penetrasi, daktilitas, viskositas aspal. Penambahan zat aditif pada RAP dapat meningkatkan nilai penetrasi aspal RAP dan mengurangi viskositas, sehingga mengurangi getas pada aspal RAP dan meningkatkan kinerja campuran aspal beton. Zat aditif NR aman dan layak digunakan untuk aditif pada perkerasan jalan dengan RAP.
Pemanfaatan Bagian-Bagian Jalan Nasional,Studi Kasus di Ruas Jalan MERR Surabaya: Utilization of National Road Segment,Case Study in MERR Street Section Surabaya Dyah Kusuma Dewi; Ria Asih Aryani Soemitro; Hitapriya Suprayitno; Herry Budianto
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan nasional merupakan salah satu infrastruktur trasportasi darat yang kewenangan pengelolaannya adalah pemerintah. Jalan mempunyai bagian-bagian jalan yang pemanfaatannya tidak hanya untuk menghubungkan daerah satu dengan daerah lain, namun juga dapat dimanfaatakan untuk keperluan pihak-pihak lain. Pemanfaatan bagian-bagian jalan dapat dilakukan oleh pihak perorangan, perusahaan maupun pemerintah dengan mendapat izin dari pengelola jalan nasional yaitu Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil observasi menunjukkan di Jln. Ir Soekarno (MERR Surabaya) ada pemanfaatan bagian-bagian jalan berupa utilitas, iklan dan media informasi serta bangunan-bangunan yang berupa jalan keluar masuk. Pemanfaatan jalan ada yang belum berizin ke penyelenggara jalan nasional yaitu Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.
Perbandingan dan Sintesa Karakteristik Perilaku Perjalanan Penumpang KA Komuter SULAM dan KA Komuter SUPOR: Comparison and Syntheseof Passenger Travel Behavior Characteristics of SULAM and SUPOR Commuter Trains Anita Susanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur dan fasilitas adalah komponen penting bagi kehidupan manusia. Kedua komponen tersebut harus direncanakan, dirancang, dibangun, dan dikelola dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip Manajemen Aset Infrastruktur dan Fasilitas. Salah satu bentuk fasilitas transportasi perkotaan adalah Kereta Api Komuter. Keberadaan layanan kereta api komuter di Kota Surabaya masih belum tersebar merata di seluruh wilayah. Maka dari itu diperlukan penelitian tentang perbandingan karakteristik perilaku perjalanan penumpang KA Komuter Surabaya. Metode penelitian dilakukan berdasarkan hasil survey wawancara kepada penumpang KA Komuter SULAM dan SUPOR. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah dihasilkannya data karakteristik tipikal perilaku perjalanan penumpang KA Komuter Surabaya, ditinjau dari data maksud perjalanan, moda hubung Ke dan Dari. Manfaat penelitian dapat dijadikan data acuan dalam merencanakan perhitungan prediksi kebutuhan perjalanan penumpang KA Komuter Surabaya di wilayah yang belum terlayani. Hasil penelitian dapat disampaikan bahwa secara umum hasil perbandingan karakteristik maksud perjalanan, moda perjalanan hubung ke dan dari antara penumpang KA Komuter Surabaya SULAM dan SUPOR memiliki kemiripan hasil. Maksud perjalanan penumpang sama-sama didominasi oleh Bekerja dan Kuliah. Nilai sintesa Bekerja sebesar 45,8%. Nilai sintesa moda hubung Ke-, didominasi oleh pemakaian Sepeda Motor dengan cara Diantar sebesar 52%. Nilai sintesa moda hubung Dari didominasi oleh Ojek Online sebesar 37,2%.
Analisis Stabilitas dan Penanganan Alternatif Kelongsoran Lereng Galian pada Jalan Tol Padang–Sicincin Marthen Riyandi Wibowo; Trihanyndio Rendy Satrya; Ria Asih Aryani Soemitro
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7901

Abstract

Kelongsoran lereng pada pekerjaan galian jalan tol menjadi permasalahan geoteknik yang dapat memengaruhi keamanan konstruksi dan keberlanjutan operasional infrastruktur. Jalan Tol Padang–Sicincin memiliki kondisi topografi berbukit dengan karakteristik tanah yang berpotensi mengalami ketidakstabilan akibat perubahan geometri lereng, kondisi material tanah, dan pengaruh muka air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kelongsoran, menentukan parameter tanah yang berpengaruh terhadap stabilitas lereng, serta mengevaluasi alternatif penanganan yang paling sesuai pada lokasi galian Jalan Tol Padang–Sicincin. Metode penelitian menggunakan pendekatan analitis-komparatif berbasis pemodelan numerik dengan bantuan perangkat lunak PLAXIS 2D dan verifikasi perhitungan manual. Lima alternatif penanganan dianalisis, yaitu soil nailing, secant pile, secant pile dengan ground anchor, secant pile dengan penyesuaian alinyemen, dan struktur portal (box traffic). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama kelongsoran adalah kombinasi kemiringan lereng yang curam, tekanan air pori akibat muka air tanah, serta karakteristik tanah loose sand dengan nilai sudut geser dalam yang rendah. Seluruh alternatif mampu memenuhi kriteria faktor keamanan desain. Berdasarkan analisis Simple Additive Weighting (SAW), metode soil nailing memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,97 sehingga dipilih sebagai alternatif penanganan paling sesuai karena memiliki kinerja teknis, efisiensi waktu, kemudahan pelaksanaan, dan biaya konstruksi yang lebih optimal.
Upaya Awal Optimasi Jumlah Kendaraan Angkut pada Kasus Umum Pengangkutan Obyek dari n Titik Asal ke 1 Titik Pengumpulan Hitapriya Suprayitno; Ria Asih Aryani Soemitro
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v1i1.3758

Abstract

Kasus umum pengangkutan obyek dari n titik asal ke 1 titik pengumpulan banyak dijumpai sehari-hari. Kasus pengangkutan sampah padat perkotaan dari TPS ke TPA termasuk kedalam golongan kasus ini. Jadi, metoda optimasi untuk kasus ini perlu untuk dibangun. Penelitian ini telah menghasilkan suatu Metoda Optimasi. Metoda ini mengandung 2 langkah utama. Langkah pertama berupa identifikasi titik tidak bisa dilayani. Langkah kedua berupa penyusunan rute truk pengangkutan. Langkah ini dilakukan berulang sampai seluruh Titik Asal disinggahi. Penyusunan rute pengangkutan dilakukan dengan memaksimalkan jumlah singgahan tanpa melanggar kendala waktu kerja truk, berarti Rute ditentukan dengan selalu memilih tujuan berikut terdekat. Metoda ini telah di-uji-coba dengan hasil yang memuaskan. Metoda ini diberi nama : Optimasi Jumlah Kendaraan Pesinggah dengan Kendala Waktu Kerja Kendaraan.
Karakteristik Material Pembentuk Reclaimed Asphalt dari Jalan Nasional di Provinsi Jawa Timur Ari Widayanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Januarti Jaya Ekaputri; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v1i1.3759

Abstract

Jalan merupakan salah satu aset infrastruktur yang sangat penting dalammemperlancar arus distribusi barang dan pergerakan masyarakat. Pembangunaninfrastruktur yang meningkat dewasa ini membutuhkan material yang meningkat pula,perlu diimbangi dengan alternatif material lain yang tersedia di alam. Reclaimed Asphaltmerupakan material yang dihasilkan dari pengupasan konstruksi perkerasan jalan.Penambahan lapis perkerasan akan menyebabkan elevasi jalan semakin meningkat,sehingga kondisi permukaan jalan semakin tidak ideal. Volume Reclaimed Asphalt yangsemakin menumpuk, dan pemanfaatan yang belum optimal merupakan hal yang perlumendapat perhatian saat ini. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur daripeneliti terdahulu pada pada jalan nasional di Provinsi Jawa Timur. Hasil yangdiperoleh adalah karakteristik agregat Reclaimed Asphalt memenuhi syarat SpesifikasiBina Marga Tahun 2010 Revisi 3, sedangkan parameter penetrasi dan daktilitas aspalReclaimed Asphalt tidak memenuhi persyaratan. Untuk itu perlu adanya penambahanmaterial baru untuk mengantisipasi kelemahan yang terjadi sehingga dapat memenuhispesifikasi teknis material perkerasan jalan.
Metoda Simulasi Bagi Perhitungan Kebutuhan Jumlah Tempat Duduk Pada Fasilitas Reservasi Tiket Anita Susanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v1i1.3760

Abstract

Infrastruktur adalah komponen penting yang harus direncanakan, dirancang, dibangun, dan dikelola dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip Manajemen Aset Infrastruktur. Salah satu komponen penting pada stasiun kereta api adalah fasilitas untuk reservasi tiket yang perlu dirancang dengan baik dan memerlukan adanya metoda simulasi. Metoda simulasi ini sangat penting untuk dilakukan guna mnegetahui kebutuhan jumlah tempat duduk bagi pemesan tiket kereta api. Oleh karena itu diperlukan penelitian mengenai metoda simulasi perhitungan kebutuhan jumlah tempat duduk pada fasilitas reservasi tiket kereta api. Metode yang dilakukan pada metoda simulasi ini adalah pengumpulan data sekunder dan data primer. Penelitian menghasilkan metoda simulasi bagi perhitungan kebutuhan jumlah tempat duduk berdasarkan data asumsi. Metoda simulasi yang dihasilkan sudah baik. Distribusi headway ditentukan mengikuti Distribusi Poisson dengan λ sebesar 3 menit. Distribusi waktu pengambilan tiket ditentukan mengikuti Distribusi Titik dengan t sebesar 1 menit. Distribusi waktu pengisian formulir ditentukan mengikuti Distribusi Normal dengan μ sebesar 4 menit.Distribusi waktu dilayani di loket ditentukan mengikuti Distribusi Normal dengan μsebesar 7 menit.Jumlah tempat duduk yang harus disediakan bagi 20 orang reservasi tiket kereta api sejumlah 2 tempat duduk.
Evaluation of the Effectiveness of Soil Nailing Configurations on Slope Stability as an Alternative for Slope Reinforcement in Deep Excavations Case Study of the Rengat–Pekanbaru Toll Road, Pekanbaru Ring Road Section, STA 205+600 Rully Finaliyah Santoso; Trihanyndio Rendy Satrya; Ria Asih Aryani Soemitro
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 6 No. 7 (2026): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v6i7.53397

Abstract

This study evaluated the effectiveness of soil nailing configurations for slope stability as an alternative slope reinforcement method in deep excavations along the Rengat–Pekanbaru Toll Road, Pekanbaru Ring Road Section, Sta 205+600. Limited right-of-way (ROW) conditions required the construction of steeper slopes, necessitating a reinforcement system to maintain slope stability. The analysis was conducted using geotechnical investigation data, including laboratory test results, borehole data, and project-specific geotechnical parameters. The evaluated variations included soil nail length and installation angle, with assessments performed for global stability and internal stability under long-term service conditions (static conditions) and earthquake loading conditions (pseudostatic conditions). The results showed that increasing soil nail length improved the factor of safety (FS) values for both global and internal stability. The highest global stability FS value was achieved with a 19 m soil nail length, while internal stability against pullout resistance increased as soil nail length increased and the installation angle became steeper. Under pseudostatic conditions, soil nailing reinforcement did not provide a significant improvement in global stability for clay soils; however, it continued to enhance internal stability. Based on technical evaluation and cost-efficiency considerations, the 15 m soil nail length with a 30° installation angle was identified as the most effective configuration, as it provided an optimal improvement in safety factors while maintaining more economical construction costs.
Co-Authors Adi, Trijoko Wahyu Agustina Dwi Atmaji Ahmad Qomaruddin Arsyadi Andy Yarzis Qurniawan Anita Susanti Anita Susanti Anita Susanti Anita Susanti Anita Susanti Anita Susanti Anita Susanti Anita Susanti Anita Susanti Ari Widayanti Ari Widayanti Ari Widayanti Ari Widayanti Ari Widayanti Ari Widayanti Ari Widayanti Ari Widayanti Arsyadi, Ahmad Qomaruddin Arsyadi, Ahmad Qomaruddin Budianto, Herry Connie Susilawati Cupasindy, Dyah Ayu Rahmawati D. D. Warnana Deris Faisa Ralindra Dewi, Dyah Kusuma Diana, Nur Ayu Dwa Desa Warnana Dyah Kusuma Dewi Eko Indrawati Endo Petakasari Farida Rachmawati Herry Budianto Herry Budianto Herry Budianto Hitapriya Suprayitno, Hitapriya Ifnul Manaf Ignasius Rahmat Santoso Indarto . Indarto Indarto Indarto Indarto Indarto, Indarto Indra Rahma Hardiana Intan Yuanita Jaka Propika Januarti Jaya Eka Putri Januarti Jaya Eka Putri Januarti Jaya Ekaputri Januarti Jaya Ekaputri Jayanti, Rita Sri Juan Pandu Gya Nur Rochman Khairul Yadi M. A. Maulana Marthen Riyandi Wibowo Maulana, Mahendra Andiek Muhammad F. Dika Nadjadji Anwar Nanang Permadi Nanang Permadi Nila Sutra Oktaliyani, Tiara Parwita*, Dewa Ngakan Putu Ananda R. Soetanto Ratna Handayani Ravinda Wahyu Kiranasari Ridha Annisa Imaniar Ridho Bayuaji Rita Sri Jayanti Rully Finaliyah Santoso Runi Asmaranto Satria, Trihanyndio Rendy Soedarmawan Soewardi Sutra, Nila Sutra, Nila T. R. Satrya Trihanyndio Rendy S, Trihanyndio Rendy Trihanyndio Rendy Satrya Utomo, Puji Nur Vita Ratnasari Wahyu Ady Sulistyo Wiwik Handayani yadi, Khairul Yervi Hesna Yoga Pradana Yoga Pradana