Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Awal Optimasi Jumlah Kendaraan Angkut pada Kasus Umum Pengangkutan Obyek dari n Titik Asal ke 1 Titik Pengumpulan Hitapriya Suprayitno; Ria Asih Aryani Soemitro
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.363 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v1i1.3758

Abstract

Kasus umum pengangkutan obyek dari n titik asal ke 1 titik pengumpulan banyak dijumpai sehari-hari. Kasus pengangkutan sampah padat perkotaan dari TPS ke TPA termasuk kedalam golongan kasus ini. Jadi, metoda optimasi untuk kasus ini perlu untuk dibangun. Penelitian ini telah menghasilkan suatu Metoda Optimasi. Metoda ini mengandung 2 langkah utama. Langkah pertama berupa identifikasi titik tidak bisa dilayani. Langkah kedua berupa penyusunan rute truk pengangkutan. Langkah ini dilakukan berulang sampai seluruh Titik Asal disinggahi. Penyusunan rute pengangkutan dilakukan dengan memaksimalkan jumlah singgahan tanpa melanggar kendala waktu kerja truk, berarti Rute ditentukan dengan selalu memilih tujuan berikut terdekat. Metoda ini telah di-uji-coba dengan hasil yang memuaskan. Metoda ini diberi nama : Optimasi Jumlah Kendaraan Pesinggah dengan Kendala Waktu Kerja Kendaraan.
Analisis Penurunan Tanah dengan Perkuatan Water Cement Grouting Pada Proyek Preservasi Ruas Tuban – Babat – Lamongan – Gresik Intan Yuanita; Indarto Indarto; Ria Asih Aryani Soemitro; Nanang Permadi
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 6 (2022): Edisi Khusus : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v6i0.12077

Abstract

Struktur lapisan tanah dasar pada ruas jalan Bts.Kab.Gresik – Bts.Kota Lamongan (Km.Sby.39+650 – 41+000) berupa tanah kohesif lempung kelanauan sampai kedalaman 10 meter dengan potensi mengembang tinggi dan daya dukung tanah dasar rendah. Perkuatan tanah dasar dengan metode water cement grouting diharapkan dapat memperkuat formasi lapisan tanah dan menjadikan lapisan tanah lebih padat sehingga mampu mendukung beban dengan maksimal dan penurunan (settlement) dapat diminimalkan. Untuk mengetahui pengaruh effektifitas penggunaan water cement grouting pada badan jalan, ditinjau dari penyebaran dan besar penurunan akibat beban kendaraan dilakukan analisis permodelan pada aplikasi Plaxis. Analisis penurunan disimulasikan dengan variasi panjang sebaran grouting 0,5 m, 2,5 m, 5,5 m dan variasi komposisi campuran parameter tanah asli dengan material water cement grouting yaitu 10% dan 20% material grout. Hasil analisis menunjukkan nilai penurunan tanah pada jalan eksisting sebelum dilakukan perkuatan adalah sebesar 2,892 cm. Pada permodelan dengan variasi panjang sebaran grouting menunjukkan bahwa semakin panjang sebaran grouting maka penurunan yang terjadi semakin kecil. Pada panjang sebaran grouting 0,5 meter rata-rata penurunan semakin mengecil sebanyak 38% dari penurunan tanah asli, pada panjang sebaran grouting 2,5 meter rata-rata penurunan tanah mengecil 46% dan pada panjang sebaran 5,5 meter rata-rata penurunan mengecil 72% sedangkan pada permodelan dengan variasi komposisi campuran grouting dengan tanah asli menunjukkan bahwa penurunan tanah memiliki nilai yang hampir sama walaupun panjang sebaran bervariasi, namun cenderung meningkat jika komposisi campuran grouting semakin banyak. Secara keseluruhan variasi diatas, penurunan tanah dengan perkuatan water cement grouting cenderung mengecil jika dibandingkan dengan penurunan tanah pada kondisi eksisting sehingga perkuatan tanah dengan water cement grouting ditinjau efektif dalam mereduksi penurunan tanah.
Reflection on Basic View of Public Infrastructure for Infrastructure Asset Management in Indonesia Hitapriya Suprayitno; Ria Asih Aryani Soemitro
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Suplemen 1 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.406 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v3i0.5353

Abstract

Infrastructure Asset Management is essential. In Indonesia nowadays, they, who enter and take a role in Infrastructure Asset Management is either an engineer or an economist. Both the engineer and the economist tend to see the infrastructure in infrastructure engineering way and the economy of infrastructure. A Basic View of Public Infrastructure for Infrastructure Asset Management in Indonesia needs to be formulated. The Public Infrastructure is viewed through several different following basic concepts: Infrastructure System, Infrastructure Function, Infrastructure Supply-Demand, Infrastructure Capacity, Infrastructure Operation, Infrastructure Deterioration, Infrastructure Maintenance, Infrastructure Life Cycle, Infrastructure Economics, Infrastructure Performance, Infrastructure Taxonomy.
Identifikasi Kebutuhan Fasilitas Bagi Penumpang di Stasiun Kereta Api Berdasarkan Analisis Pergerakan Penumpang Anita Susanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.104 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i1.3765

Abstract

Infrastruktur adalah komponen penting yang harus direncanakan, dirancang, dibangun, dan dikelola dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip Manajemen Aset Infrastruktur. Salah satu infrastruktur transportasi yang penting adalah ketersediaan fasilitas di stasiun Kereta Api (KA). Oleh karena itu diperlukan penelitian mengenai identifikasi kebutuhan fasilitas bagi penumpang di stasiun KA berdasarkan analisis pergerakan penumpang. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah pengamatan langsung di stasiun KA terkait pergerakan penumpang KA Komuter di stasiun asal dan stasiun tujuan. Hasil penelitian diketahui bahwa proses tiba di stasiun asal membutuhkan adanya ketersediaan tipe fasilitas seperti halnya fasilitas penyeberangan, trotoar, bus stop, fasilitas bagi pejalan kaki, parkir kendaraan, drop zone. Proses untuk dapat menggunakan KA Komuter di stasiun asal membutuhkan ketersediaan tipe fasilitas seperti halnya loket, tempat duduk, toilet, pintu masuk, kantin, mushola, fasilitas charger, hall, peron, tangga naik ke KA. Proses turun dari KA membutuhkan adanya ketersediaan tipe fasilitas seperti halnya tangga turun dari KA, peron, toilet, hall, pintu keluar, embarking yang harus disediakan di stasiun tujuan. Proses keluar dari stasiun tujuan membutuhkan adanya ketersediaan tipe fasilitas seperti halnya fasilitas bagi pejalan kaki, parkir kendaraan, parkir khusus bagi penjemput, taksi stand, gojek stand, trotoar, bus stop, fasilitas penyeberangan, terminal yang harus disediakan di stasiun tujuan.
First Mapping Experiment of the Infrastructure & Facility Asset Management Knowledge Developement in JMAIF and Reflexion on Scientific Paper Stipulation for JMAIF Hitapriya Suprayitno; Ria Asih Aryani Soemitro
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen. 2 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.751 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4910

Abstract

Infrastructure & Facility Asset Management knowledge need to be developed. JMAIF has been established, among others, to develop this knowledge. Knowledge Development Framework has been proposed. A mapping experiment need to be executed. The experiment shows, that among the 6 knowledge blocks, it is only 4 blocks which are filled. Three actions need to be executed : writting 5 Basic Knowledge in sequence, improving the Framework and executing Cross Mapping. Paper stipulation concerns scientific requirement and paper type needed. Sientific requirements are based on fact, logic, new, never been published. Types of scientific paper needed for JMAIf are : idea paper, characteristic paper, profesional experience paper, research paper, review paper.
Perbandingan dan Sintesa Karakteristik Perilaku Perjalanan Penumpang KA Komuter SULAM dan KA Komuter SUPOR Anita Susanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4, No 3 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.58 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v4i3.7105

Abstract

Infrastruktur dan fasilitas adalah komponen penting bagi kehidupan manusia. Kedua komponen tersebut harus direncanakan, dirancang, dibangun, dan dikelola dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip Manajemen Aset Infrastruktur dan Fasilitas. Salah satu bentuk fasilitas transportasi perkotaan adalah Kereta Api Komuter. Keberadaan layanan kereta api komuter di Kota Surabaya masih belum tersebar merata di seluruh wilayah. Maka dari itu diperlukan penelitian tentang perbandingan karakteristik perilaku perjalanan penumpang KA Komuter Surabaya. Metode penelitian dilakukan berdasarkan hasil survey wawancara kepada penumpang KA Komuter SULAM dan SUPOR. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah dihasilkannya data karakteristik tipikal perilaku perjalanan penumpang KA Komuter Surabaya, ditinjau dari data maksud perjalanan, moda hubung Ke dan Dari. Manfaat penelitian dapat dijadikan data acuan dalam merencanakan perhitungan prediksi kebutuhan perjalanan penumpang KA Komuter Surabaya di wilayah yang belum terlayani. Hasil penelitian dapat disampaikan bahwa secara umum hasil perbandingan karakteristik maksud perjalanan, moda perjalanan hubung ke dan dari antara penumpang KA Komuter Surabaya SULAM dan SUPOR memiliki kemiripan hasil. Maksud perjalanan penumpang sama-sama didominasi oleh Bekerja dan Kuliah. Nilai sintesa Bekerja sebesar 45,8%. Nilai sintesa moda hubung Ke-, didominasi oleh pemakaian Sepeda Motor dengan cara Diantar sebesar 52%. Nilai sintesa moda hubung Dari didominasi oleh Ojek Online sebesar 37,2%.
Pemikiran Awal tentang Konsep Dasar Manajemen Aset Fasilitas Ria Asih Aryani Soemitro; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen 1 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.958 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v2i0.4225

Abstract

Fasilitas merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia. Fasilitas bisa diartikan sebagai fasilitas bagi kehidupan dan fasilitas yang merupakan bagian dari infrastruktur. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan utama sebagai berikut. Karena fasilitas merupakan komponen penting bagi kehidupan, maka fasilitas harus bisa dikelola dengan baik selama masa hidupnya agar bisa selalu berfungsi dengan baik, secara ekonomis, efisien, dan efektif serta sesuai dengan prinsip green. Manajemen Aset Fasilitas siklus terdiri dari tahapan-tahapan sebagai berikut : perencanaan fasilitas, pengadaan fasilitas, sertifikasi dan inventarisasi fasilitas, pemakaian fasilitas, pengembangan fasilitas dan penghapusan fasilitas. Manajemen Aset Fasilitas mengenal dua tatarn manajemen : manajemen fasilitas dan manajemen organisasi pengelola fasilitas.
Penentuan Faktor bagi Analisis Faktor Keberhasilan Proyek Preservasi Jalan Skema Long Segment Ravinda Wahyu Kiranasari; Ria Asih Aryani Soemitro; Hitapriya Suprayitno; Herry Budianto
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.879 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v4i2.6883

Abstract

Pelaksanaan proyek Preservasi Jalan Skema Long Segment masih mengalami kendala dalam pelaksanaannya, terlihat dari adanya pelaksanaan proyek yang mengalami sanksi denda keterlambatan, mutu konstruksi yang kurang baik, serta keterlambatan penyelesaian pekerjaan. Untuk menunjang kesuksesan pelaksanaan proyek di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penting bagi keberhasilan pelaksanaan Preservasi Jalan Skema Long Segment. Pengumpulan tingkat kepentingan faktor dilakukan dengan kuesioner dengan responden adalah manajerial pada BBPJN VIII, dan Kepala Satuan Kerja Wilayah Provinsi Jawa Timur yang pernah dan sedang terlibat menangani proyek Preservasi Jalan Skema Long Segment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 40 faktor yang dinilai penting dan dapat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan proyek. Faktor tersebut dikategorikan berdasarkan tingkat kepentingan, yaitu : 15 faktor dinilai sangat penting, 24 faktor dinilai penting, dan 1 faktor dinilai cukup penting.
Karakteristik Material Pembentuk Reclaimed Asphalt dari Jalan Nasional di Provinsi Jawa Timur Ari Widayanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Januarti Jaya Eka Putri; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.518 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v1i1.3759

Abstract

Jalan merupakan salah satu aset infrastruktur yang sangat penting dalam memperlancar arus distribusi barang dan pergerakan masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang meningkat dewasa ini membutuhkan material yang meningkat pula, perlu diimbangi dengan alternatif material lain yang tersedia di alam. Reclaimed Asphalt merupakan material yang dihasilkan dari pengupasan konstruksi perkerasan jalan. Penambahan lapis perkerasan akan menyebabkan elevasi jalan semakin meningkat, sehingga kondisi permukaan jalan semakin tidak ideal. Volume Reclaimed Asphalt yang semakin menumpuk, dan pemanfaatan yang belum optimal merupakan hal yang perlu mendapat perhatian saat ini. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur dari peneliti terdahulu pada pada jalan nasional di Provinsi Jawa Timur. Hasil yang diperoleh adalah karakteristik agregat Reclaimed Asphalt memenuhi syarat Spesifikasi Bina Marga Tahun 2010 Revisi 3, sedangkan parameter penetrasi dan daktilitas aspal Reclaimed Asphalt tidak memenuhi persyaratan. Untuk itu perlu adanya penambahan material baru untuk mengantisipasi kelemahan yang terjadi sehingga dapat memenuhi spesifikasi teknis material perkerasan jalan.
Analisis Pemanfaatan Zat Aditif pada Reclaimed Asphalt Pavement untuk Lapisan Beton Aspal Ari Widayanti; Ria Asih Aryani Soemitro; Januarti Jaya Ekaputri; Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.935 KB) | DOI: 10.12962/j26151847.v4i1.6830

Abstract

Infrastruktur dan fasilitas transportasi merupakan hal-hal yang sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas masyarakat, pembangunan dan pengembangan wilayah. Manajemen aset infrastruktur dan fasilitas transportasi perlu dikelola dengan baik. Dalam rangka penghematan sumberdaya alam, maka pemanfaatan RAP sebagai hasil pengerukan sebagian perkerasan jalan sangat diperlukan. RAP merupakan material sisa, sehingga terdapat kelemahan yang dapat mempengaruhi kinerja teknisnya. Oleh karena itu memerlukan penambahan material lain untuk dapat memperbaiki sifat material RAP. Penambahan zat aditif mampu memperbaiki sifat RAP terutama dari sisi kelemahan aspal RAP pada lapisan aspal beton. Tujuan studi ini adalah memperoleh hasil analisis terhadap sifat fisik dan kimia zat aditif untuk memperbaharui sifat aspal RAP pada lapisan aspal beton. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari peneliti terdahulu dan analisis zat aditif terhadap parameter pengujian aspal. Hasil yang diperoleh adalah pemanfaatan zat aditif berpengaruh terhadap nilai penetrasi, daktilitas, viskositas aspal. Penambahan zat aditif pada RAP dapat meningkatkan nilai penetrasi aspal RAP dan mengurangi viskositas, sehingga mengurangi getas pada aspal RAP dan meningkatkan kinerja campuran aspal beton. Zat aditif NR aman dan layak digunakan untuk aditif pada perkerasan jalan dengan RAP.