Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGENALAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA BAGI MAHASISWA MELALUI PLATFORM ONLINE Wetri Efita; Hendra Kasman; Beno Jange; Christ Windreis; Firdaus Firdaus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41204

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan keterampilan berwirausaha bagi mahasiswa melalui platform daring. Kegiatan ini diikuti oleh 20 mahasiswa dari STMIK Dharmapala Riau dan Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, dengan pelaksanaan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting. Selama pelatihan, mahasiswa dibekali dengan pengetahuan kewirausahaan dasar, strategi pemasaran digital, dan praktik penyusunan rencana bisnis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta memahami konsep kewirausahaan dengan baik, dan 70% merasa percaya diri untuk memulai usaha berbasis platform digital. Meskipun terdapat kendala terkait keterbatasan interaksi tatap muka, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berwirausaha mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam membangun pola pikir kewirausahaan di kalangan mahasiswa, mempersiapkan mereka menjadi pelaku usaha yang inovatif di era digital.
PENGENALAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN: MENGGUNAKAN VIDEO DAN ANIMASI UNTUK EDUKASI Sandra Ivonnie Telussa; Ratna Susanti; Firdaus Firdaus; Olivia Tahalele; Achmad Ardiansyah; Mepa Kurniasih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44393

Abstract

Penggunaan multimedia dalam pembelajaran telah menjadi kebutuhan yang mendesak di era digital saat ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan penggunaan video dan animasi sebagai media edukasi kepada guru-guru Sekolah Dasar dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu Maluku, Surakarta, Kabupaten Barito Kuala (Kalimantan Selatan), dan Jakarta Selatan. Kegiatan dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting dan melibatkan 15 guru peserta. Metode pelatihan digunakan dalam bentuk penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan video dan animasi untuk pembelajaran. Evaluasi pre-test dan post-test mengindikasikan adanya peningkatan skor rata-rata pada seluruh aspek yang dilatihkan. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, menghasilkan karya multimedia sederhana, serta menyatakan komitmen untuk menerapkan hasil pelatihan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah masing-masing. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi dan dapat dikembangkan lebih lanjut melalui riset lanjutan yang menelaah implementasi nyata di kelas.
MENGOPTIMALKAN EMPLOYEE EXPERIENCE DAN RETENSI DALAM ERA #KABURAJADULU: PERAN MANAJEMEN SDM DALAM MEREDAM BRAIN DRAIN GENERASI MUDA INDONESIA Firdaus Firdaus; Niti Lestari; Herlina Lusiana; Periyadi Periyadi; Mursanto Mursanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50114

Abstract

Fenomena brain drain generasi muda Indonesia kian mengemuka seiring dengan munculnya tren sosial yang dikenal dengan istilah #KaburAjaDulu. Tren ini merefleksikan kecenderungan Generasi Z untuk mencari peluang belajar, bekerja, maupun berkarier di luar negeri karena dorongan memperoleh pengalaman, kesejahteraan, dan kualitas hidup yang lebih baik. Di sisi lain, dinamika ini menimbulkan tantangan serius bagi organisasi di Indonesia dalam mempertahankan talenta terbaiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam mengoptimalkan employee experience (EX) sebagai strategi retensi yang relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi generasi muda. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur dan analisis tren dengan menyoroti hubungan antara motivasi migrasi generasi muda, karakteristik Generasi Z, serta praktik manajemen SDM berbasis pengalaman karyawan. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi employee experience melalui desain perjalanan karyawan yang holistik, pemberdayaan karier, fleksibilitas kerja, serta dukungan keseimbangan hidup dapat meningkatkan keterikatan dan loyalitas karyawan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya inovasi kebijakan SDM yang humanis, adaptif, dan berorientasi pada nilai-nilai yang selaras dengan aspirasi generasi muda, sehingga mampu meredam potensi brain drain sekaligus mendorong keberlanjutan daya saing organisasi di Indonesia.
OPTIMALISASI PELATIHAN DAN PEMNGEMBANGAN MSDM BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM MENGHADAPI TRANSFORMASI DIGITAL 5.0 Firdaus Firdaus; Niti Lestari; Herlina Lusiana; Mursanto Mursanto; Citra Amelia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56663

Abstract

Transformasi digital 5.0 menuntut organisasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pelatihan dan pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pelatihan dan pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) berbasis Artificial Intelligence dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan analisis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan terkait implementasi AI dalam pengembangan kompetensi SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pelatihan mampu meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, personalisasi materi pelatihan, serta mempercepat pengembangan kompetensi karyawan sesuai dengan kebutuhan organisasi di era digital. Selain itu, teknologi AI juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dalam pengelolaan SDM melalui analisis data yang lebih komprehensif. Dengan demikian, optimalisasi pelatihan dan pengembangan MSDM berbasis Artificial Intelligence menjadi strategi penting bagi organisasi untuk meningkatkan daya saing, produktivitas, serta kesiapan menghadapi dinamika transformasi digital 5.0.
Dampak Pelatihan dan Pengembangan Karier terhadap Produktivitas Karyawan melalui Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada PT. Cakra Kencana Lestari Firdaus Firdaus; Niti Lestari; Khuzaini Khuzaini; Siti Mardah
Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35130/nd92av81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelatihan dan pengembangan karier terhadap produktivitas karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada PT. Cakra Kencana Lestari. Pelatihan dan pengembangan karier yang efektif diharapkan dapat meningkatkan keterampilan serta kompetensi karyawan, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas. Namun, dalam prosesnya, motivasi kerja memainkan peran penting sebagai variabel yang memediasi hubungan antara pelatihan dan pengembangan karier dengan produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT. Cakra Kencana Lestari dengan sampel sebanyak 95 responden menggunakan rumus penarikan sampel Slovin. Teknik analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pengembangan karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan, baik secara langsung maupun melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. Motivasi kerja terbukti memperkuat hubungan antara pelatihan dan pengembangan karier dengan produktivitas karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan perlu lebih memperhatikan program pelatihan dan pengembangan karier serta strategi peningkatan motivasi kerja guna mengoptimalkan produktivitas karyawan. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dalam merancang kebijakan sumber daya manusia yang lebih efektif
Peran Self-Efficacy sebagai Variabel Intervening pada Hubungan antara Workplace Training dan Pengembangan Profesional terhadap Kinerja Karyawan PT. Tanjung Selatan Makmur Jaya Firdaus Firdaus; Niti Lestari; Khuzaini Khuzaini; Siti Mardah
Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35130/nc0nr316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-efficacy sebagai variabel intervening pada hubungan antara workplace training dan pengembangan profesional terhadap kinerja karyawan PT. Tanjung Selatan Makmur Jaya. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan yang berjumlah 253 orang, dengan jumlah sampel 155 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workplace training berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy dan kinerja karyawan. Pengembangan profesional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy dan kinerja karyawan. Selain itu, self-efficacy terbukti berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat pengaruh workplace training dan pengembangan profesional terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelatihan di tempat kerja dan program pengembangan profesional yang terencana dapat mendorong peningkatan keyakinan diri karyawan, yang pada akhirnya berdampak pada kinerja yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen PT. Tanjung Selatan Makmur Jaya untuk lebih memfokuskan strategi pengembangan sumber daya manusia pada peningkatan pelatihan berbasis pekerjaan dan program pengembangan profesional yang mendukung efikasi diri karyawan.