Claim Missing Document
Check
Articles

PENYISIHAN TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) AIR SUNGAI DENGAN HIDRAULIS KOAGULASI FLOKULASI Erdio Maulana Wijayanto; Aulia Ulfah Farahdiba; Firra Rosariawari
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 11 No. 2 (2019): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v11i2.12

Abstract

Metode pengolahan yang dapat diterapkan untuk menyisihkan Total Suspended Solids (TSS) dan turbidity pada air sungai salah satunya adalah hidraulis koagulasi flokulasi. Kelebihan dari pengaduk hidraulis, diantaranya waktu detensi yang singkat, tidak memerlukan energi listrik, dan tidak menghasilkan emisi. Parshall flume dan baffle channel merupakan pengaduk yang menggunakan loncatan hidraulis (hydraulic jump) dan tumbukan air dengan sekat. Reaktor parshall flume yang digunakan memiliki ukuran lebar leher 2,54 cm, sedangkan baffle channel berkapasitas 120 liter dengan 75 sekat. Variasi variabel yang digunakan diantaranya debit 8, 10, 12 L/menit, dosis koagulan Alum 70, 80, 90, 100, 110 mg/L, dan waktu pengendapan 60, 90, 120 menit untuk mengetahui pengaruh terhadap penyisihan TSS dan turbidity. Efisiensi penyisihan kandungan TSS 84% dan turbidity 93% didapatkan pada debit 8 L/menit, dosis koagulan 80 mg/L, dan waktu pengendapan di bak penampung 120 menit. Berdasarkan hasil yang diperoleh dan analisis statistik bahwa debit, dosis koagulan, dan waktu pengendapan mempunyai korelasi dan pengaruh terhadap efisiensi penyisihan.
PENGARUH DEBIT ALIRAN TERHADAP DISSOLVE OXYGEN PADA PROSES HIDROULIK KOAGULASI DENGAN PARSHALL FLUME DALAM PENYISIHAN SENYAWA ORGANIK Firra Rosariawari; Aulia Ulfah Farahdiba; Mohammad Pranoto S
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i1.14

Abstract

Proses koagulasi dan flokulasi secara mekanik merupakan proses yang sering digunakan dalam mencampurkan koagulan dengan air sampel. Hidroulik koagulasi merupakan proses koagulasi yang digunakan mencampurkan koagulan secara hidroulik, yaitu dengan manfaatkan aliran air untuk pengadukannya. Parshall Flume merupakan unit yang biasanya diganakan dalam proses aerasi. Unit Parshall flume memanfaatkan betuk penyempitan saluran untuk membentuk suatu terjunan. Pada titik dipenyempitan saluran Parshall Flume dimanfaatkan sebagai proses pencampuran antara koagulan dengan air yang akan diolah. Sehingga Debit aliran yang melalui penyempitan saluran tersebut berpengaruh terhadap tinggi terjunan nya. Level air pada terjunan akan menimbulkan kontak pula antara air dengan udara, sehingga perlu diketahui nilai Dissolve Oxygen yang turut mempengaruhi proses penyisihan senyawa organik yang berada pada air yang akan diolah. Variasi debit dan variasi koagulan digunakan untuk mengetahui nilai optimum aliran dan koagulan dalam menyisihkan senyawa organik
EFEKTIFITAS KOAGULAN PAC DAN HCA PADA APLIKASI UNIT HIDROULIC KOAGULASI DALAM PENYISIHAN TSS AIR PERMUKAAN Firra Rosariawari; Aulia Ulfah Farahdiba
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2021): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v13i1.135

Abstract

Air permukaan secara kuantitas dan kualitas hingga saat ini diperlukan sebagai air baku dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Penelitian ini mengaplikasikan unit koagulasi dengan proses hidroulik, flokulasi dan terakhir adalah pengendapan. Ketiga unit tersebut dirancang dalam rangkaian yang sederhana, hemat energy dan mudah dipindahkan. Dengan harapan unit ini dapat digunakan untuk mengolah air permukaan diberbagai tempat dengan cara dipindah pindahkan dari tempat yang satu ketempat yang lain. Debit 9 L/menit sebagai inlet diharapkan cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam skala rumah tangga. Koagulan PAC dan HCA digunakan untuk menyisihkan kekeruhan dan padatan tersuspensi dengan berbagai variasi konsentrasi. Parameter uji yang digunakan untuk mengukur effektifitas unit ini dalam menyisihkan padatan tersuspensi adalah TSS. Penyisihan TSS sangat significant dengan adanya tambahan unit filtrasi.
PENYISIHAN PARAMETER PENCEMAR AIR PERMUKAAN DENGAN MOBILE WATER TREATMENT Firra Rosariawari; Aulia Ulfah Farahdiba
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 14 No. 1 (2022): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v14i1.177

Abstract

Kebutuhan air bersih secara kuantitatif dan kualitatif sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Penelitian ini mendesain unit pengolahan air permukaaan menjadi air bersih secara sederhana. Dengan beberapa unit yang dibuat dalam Mobile Water Treatment (MWT) diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih sesuai dengan standar baku mutu air bersih. Proses yang ada pada Unit Mobile Water Treatment adalah proses koagulasi dengan menggunakan parshall flume, proses flokulasi dengan menggunakan baffle chanel, bak penampung untuk mengendapkan hasil dari proses flokulasi dan dilanjutkan dengan proses adsorbsi menggunakan karbon aktif dan silica serta desinfektan. Efektifitas unit desinfeksi akan diuji dengan menggunakan beberapa variasi waktu pemaparan untuk mendapatkan waktu detensi yang tepat. Kapasitas unit ini adalah 120 L dengan debit 9 L/menit dan koagulan yang digunakan adalah PAC dengan konsentrasi 75 mg/L. Hasil pengolahan dari unit Mobile Water Treatment ini adalah air bersih yang disesuaikan dengan baku mutu air bersih Permenkes No. 32 Tahun 2017. Dimana parameter pencemar yang akan dianalisis adalah TSS, TDS, Kekeruhan, Fe, Mn, pH, kesadahan dan angka permanganat.
Pengaruh Ph dan Substrat terhadap Nilai Kinetika Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas sp. dan Bacillus sp. pada Pengolahan Limbah Cair Batik Tuhu Agung Rachmanto; Aulia Ulfah Farahdiba; Azzahra Hanggararas Sasdika; Nicken Elok Arohmah
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2022): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v14i2.256

Abstract

Industri batik adalah industri yang menggunakan bahan kimia berbahaya dalam proses pembuatannya, khususnya dalam proses pewarnaan. Zat warna tekstil pada umumnya terbuat dari senyawa azo dan turunannya. Zat warna tersebut larut didalam air limbah dan akan sulit didegradasi jika tidak diolah dengan benar. Salah satu pengolahan yang dapat digunakan untuk mendegradasi senyawa organik yang tinggi yaitu dengan memanfaatkan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai parameter kinetika pertumbuhan pada beberapa jenis mikroorganisme yang digunakan yaitu bakteri Pseudomonas sp., bakteri Bacillus sp., kombinasi Pseudomonas sp. dan Bacillus sp., serta bakteri indigeneous pada variasi konsentrasi substrat dan pH air limbah batik yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode lumpur aktif dengan adanya injeksi oksigen dalam reaktor. Dari penelitian ini didapatkan hasil nilai laju pertumbuhan maksimum terbesar berada pada sampel kontrol, konstanta kematian terkecil berada pada bakteri Bacillus sp dengan konsentrasi 60%, konstanta saturasi terkecil berada pada sampel kontrol, sedangkan untuk nilai hasil pertumbuhan terbesar berada pada sampel bakteri indigeneous. Bakteri yang optimal yang dapat digunakan untuk mendegredasi senyawa organik tinggi adalah bakteri indigenous.
Efektivitas Metode Elektrokoagulasi sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Laundry Rengkugegana, Monica Enggar; Farahdiba, Aulia Ulfah
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.4

Abstract

Limbah Laundry mengandung surfaktan (MBAS) dan fosfat (PO4) yang tinggi, fosfat berasal dari Sodium Tripoly Phosphate (STPP) yang merupakan salah satu bahan dalam deterjen. Untuk mengatasi permasalahan ini perlu adanya alternatif pengolahan dan pengaplikasian yang efektif untuk mengolah limbah ini, Salah satu alternatif pengolahan tersebut yaitu dengan metode elektro-koagulasi. Hasil penerapan aliran debit 0,5 liter/menit dalam proses Elektrokoagulasi kontinyu menghasilkan penyisihan Fosfat sebanyak 47,37 %, Surfaktan sebanyak 96,85 %, TSS sebanyak 78,38 %, COD sebanyak 86,98 % sedangkan jika dibandingkan dengan aliran debit 1 liter/menit didapatkan hasil penyisihan Fosfat sebanyak 45,32 %, Surfaktan sebanyak 96,44 %, TSS sebanyak 67,57 %, COD sebanyak 80,47 %.
Penggunaan Sistem Dinamis Vensim Ple sebagai Analisis Kualitas dan Kuantitas Air PDAM Tirta Kencana Kabupaten Jombang Kurnia, Selvy Dwi; Farahdiba, Aulia Ulfah
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.5

Abstract

Kualitas air akan menurun seiring semakin jauhnya jarak distribusi dari instalasi pengolahan sehingga diberlakukan Permenkes No. 736 tahun 2010 yang mensyaratkan adanya kadar sisa klor sebesar 0,2 mg/l pada titik terjauh dari jaringan distribusi untuk menghindari adanya kontaminasi mikroorganisme. Penelitian ini menggunakan model dinamis VENSIM PLE untuk memberikan gambaran sederhana dan sistematis mengenai variabel-variabel yang mempengaruhi jaringan distribusi PDAM. Pada kondisi optimum untuk 12 hari menunjukkan kondisi yang cukup baik pada jarak 2 km dan 4 km jika ditinjau dari kualitas air berdasarkan parameter Escherichia coli dan sisa klor. Kebocoran pipa sangat berpengaruh karena menyebabkan masuknya senyawa organik maupun non-organik ke dalam jaringan distribusi. Selain itu, kebocoran pipa juga secara langsung dapat menyebabkan masuknya Escherichia coli yang berasal dari limbah domestik, utamanya tinja, di jaringan distribusi.
LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) SEBAGAI METODE KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN PROSES PENGOLAHAN AIR BERSIH DI INSTALASI PENGOLAHAN AIR (IPA) SIWALANPANJI Nurbaiti, Geafiata Amalia; Rachmanto, Tuhu Agung; Farahdiba, Aulia Ulfah
Envirous Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.102

Abstract

Instalasi pengolahan air bersih Siwalanpanji dengan pengolahan secara konvensional maupun non konvensional memberikan dampak ke lingkungan akibat adanya proses pengolahan air bersih. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan, menganalisis faktor penyebab dampak lingkungan yang timbul, serta memberikanrekomendasi pengelolaan dampak lingkungan sebagai rencana alternatif perbaikan yang tepat dan ramah lingkungan menggunakan Life Cycle Assessment (LCA) yang akan dianalisis melalui software Simapro. LCA merupakan suatu metode pendekatan yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak lingkungan yang dihasilkan dari seluruh tahapan siklus hidup produk, sehingga akan diketahui bagian mana saja yang menimbulkan dampak terhadap lingkungan paling besar. Tiga dampak tertinggi yang muncul dari metode Impact 2002+ adalah Respiratory inorganics, Global Warming, dan Non-Renewable Energy. Faktor penyebab timbulnya dampak tersebut berasal dari adanya penggunaan listrik dan pemberian bahan kimia berupa koagulan dan disinfektan. Alternatif perbaikan yang dapat diberikan untuk mengurangi dampak yang terjadi antara lain dengan meningkatkan efisiensi peralatan dan substitusi koagulan Poly Aluminium Chloride dengan Aluminium Sulfate.
ANALISIS LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) “GATE TO GRAVE” PROSES PRODUKSI SEMEN Yurinda, Nosa Syifa; Farahdiba, Aulia Ulfah
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.121

Abstract

Proses produksi semen Pabrik Semen Tuban hingga digunakannya produk semenmelewati beberapa proses, yaitu quarry (pertambangan), raw mill, pre heater, kiln& cooler, finish mill, packaging, dan distribution (land transportation danshipping). Berdasarkan kegiatan yang dilakukan pada produksi semen tersebut,dapat menghasilkan dampak terhadap lingkungan. Maka dari itu perlu dilakukanpenelitian terkait proses dan akhir dari produk tersebut menggunakan analisa LifeCycle Assessment (LCA). Cakupan pada analisis ini menggunakan pendekatan gateto grave dengan software SimaPro. Impact category terbesar dari hasil analisis ini,yaitu respiratory inorganics, climate change dan fossil fuels. Alternatifpengelolaan dampak lingkungan sebagai program perbaikan yang dapat dilakukanadalah optimalisasi maintanance penggunaan bag filter, mengurangi penggunaan batubara sebagai bahan bakar dan mengganti dengan refuse derived fuel (RDF) dan menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar truk distribusi.
EVALUASI PROGRAM SANIMAS (SANITASI MASYARAKAT) MCK KOMUNAL DI KOTA KEDIRI DENGAN PENDEKATAN MULTIDIMENSIONAL SCALLING DAN TCR Aprliani, Nita Galuh; Farahdiba, Aulia Ulfah
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.122

Abstract

Kota Kediri merupakan salah satu kota yang mendapat bantuan dari adanya program SANIMAS. Semua sarana yang dibangun adalah MCK komunal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi 5 Sanimas MCK Komunal di Kota Kediri melalui dua aspek. Pertama, aspek kebermanfaatan yang datanya diolah menggunakan TCR dengan responden yang berasal dari masyarakat pengguna, dan yang kedua aspek keberlanjutannya yang datanya diolah menggunakan MDS Rapsanimas dengan responden yang berasal dari pakar terkait Sanimas MCK Komunal. Hasil dari penelitian ini adalah dari aspek kebermanfaatan menyebutkanbahwa Dandangan 1 mendapatkan nilai sangat baik, dan yang terakhir Balowertimendapat nilai kurang baik. Sedangkan pada hasil MDS Rapsanimas mendapatkanhasil akhir Dandangan 1 dan Dandangan 2 tingkat keberlanjutannya baik, dan Ngadirejo tingkat keberlanjutannya kurang.
Co-Authors Agung Rachmanto, Tuhu Ali, Munawar Ali, Munawar Anis Yusrin Qonita Anis Yuzrin Qonita Annisa Ramdhaniati Annisa Ramdhaniati, Annisa Any Juliani, Any Aprliani, Nita Galuh Aussie Amalia Awang Pambagya Manggar Ingtyas Ayu Putri Sahitamara Azzahra Hanggararas Sasdika Azzahra Hanggararas Sasdika Claudya, Agnes Lidya Delima, Nonna Shifa Cahaya Dhia Khairullah Risky Eddy Kurniawan Eddy S. Soedjono Eddy S. Soedjono, Eddy S. Erdio Maulana Wijayanto Erdio Maulana Wijayanto Euis Nurul Hidayah Fibriliana Kartika Firra Rosariawari Firra Rosariawari Geafiata Amalia Nurbaiti Geafiata Amalia Nurbaiti Geafiata Amalia Nurbaiti Iqbal Ramadhan Iqbal Ramadhan, Iqbal Khusnul Khotimah Ayuningtiyas Kinanty, Retno Krisna Adji Pamungkas, Dikky Kurnia, Selvy Dwi Kurniasari, Lolita Kyky Fadhila Cindya Putri Lolita Kurniasari Maya, Ni Made Mohamad Mirwan Mohamad Mirwan Mohammad Pranoto S Muhammad Firdaus Kamal Nakita Andara Maharani Naniek Ratni Juliardi A.R. Nanik Ratni JAR Ni Made Maya Nicken Elok Arohmah Nita Galuh Apriliani Nonna Shifa Cahaya Delima Handricahyono Nosa Syifa Yurinda Nurbaiti, Geafiata Amalia Purnomo, Yayok Suryo Putri Redita Rositasari Rachmanto, Tuhu Agung Rengkugegana, Monica Enggar Retno Kinanty Mistari Ridwan Hafidh Rizqa, Fauzul Rubi, Renung Ryzki Marcella Amalia Triadi Ryzki Marcella Amalia Triadi Sabrinatus Amalia Gustannanda Sabrinatus Amalia Gustannanda Safrilia, Savira Salsabila Prawardani Satria Nugraha Sakti Savira Safrilia Tuhu Agung Rachmanto Tuhu Agung Rachmanto Tuhu Agung Rachmanto Tuhu Agung Rachmanto Umi Hafilda Al-Hanniya Umi Hafilda Al-Hanniya Yayok Suryo Purnomo Yayok Suryo Purnomo Yayok Suryo Purnomo Yayok Suryo Purnomo Yurinda, Nosa Syifa