Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Optimasi Sistem Penilaian Essay Secara Obyektif dengan Menggunakan MOORA Soetam Rizky Wicaksono; Rudy Setiawan; Purnomo Purnomo
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8554

Abstract

Penilaian essay akademis merupakan sebuah kegiatan penting dalam dunia pendidikan tinggi dan penelitian, sering kali melibatkan beberapa kriteria yang harus dievaluasi. Keberadaan metode penilaian yang objektif dan efisien menjadi sangat penting, terutama dalam konteks seleksi karya untuk publikasi di jurnal ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA) untuk merangkingkan essay berdasarkan lima kriteria, yaitu originalitas, novelty, tata tulis, referensi, dan kesesuaian tema. Sebuah simulasi melibatkan enam alternatif essay telah dilakukan, dengan masing-masing diberi bobot sesuai dengan relevansinya. Metode MOORA menawarkan solusi yang mampu memanfaatkan kriteria yang beragam dan kompleks, menjadikannya pilihan yang tepat untuk aplikasi dalam sistem penilaian essay akademis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan efektivitas metode MOORA dalam merangkingkan essay berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Essay 3 mendapatkan skor tertinggi dan menjadi pilihan terbaik untuk publikasi di jurnal ilmiah, diikuti oleh Essay 2 dan Essay 1. Oleh karena itu, MOORA dapat dianggap sebagai metode yang layak dan berpotensi untuk digunakan dalam konteks penilaian akademis yang lebih luas. Dengan mempertimbangkan kebutuhan akan sistem penilaian yang objektif dan efisien, implementasi metode MOORA dalam konteks ini menawarkan kontribusi yang signifikan. Penelitian ini juga membuka peluang untuk aplikasi metode ini dalam berbagai jenis penilaian akademis lainnya.
Upaya Mengatasi Kecemasan Berbicara Di Depan Kelas Melalui Pengimplementasian Kombinasi Strategi Systematic Desensitization dan Strategi Cognitive Restructuring Siswa Kelas VIII-D SMP Negeri 3 Nganjuk Purnomo Purnomo
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.157

Abstract

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Siswa merupakan sentral dalam keseluruhan pendidikan. Pada proses penyelenggaraan pendidikan ditengarai tidak sedikit siswa yang menghadapi permasalahan dan perlu untuk diselesaikan terutama yang berkaitan dengan psikologis siswa. Salah satu masalah yang pada akhir-akhir ini muncul terkait dengan pelaksanaan kurikulum baru yang meminta siswa lebih aktif untuk mengekspresikan dan mengaktualisasikan diri dengan banyak tampil di depan kelas tampak bahwa banyak siswa yang mengalami kecemasan untuk tampil di depan kelas Sebagai tindak lanjut, maka peneliti memilih judul : Upaya Mengatasi Kecemasan Berbicara Di Depan Kelas Melalui Pengimplementasian Kombinasi Strategi Systematic Desensitization Dan Strategi Cognitive Restructuring Siswa Kelas VIII-D SMP Negeri 3 Nganjuk. Dalam usaha membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa tersebut, dicoba dengan menggunakan kombinasi antara Strategi Systematic desensitization (SD) dengan Strategi Cognitive Restructuring (CR). Asumsi yang mendasari digunakannya Strategi Systematic desensitization (SD) untuk mengatasi berbicara di depan kelas adalah bahwa kemampuan stimuli, khususnya yang menimbulkan kecemasan dapat dikurangi atau diperlemah jika terjadi suatu respon antagonistik terhadap kecemasan. Sedangkan asumsi digunakannya Strategi Cognitive Restructuring (CR) adalah perasaan dan perilaku individu sebagian besar ditentukan oleh cara dia memandang dunia. Kecemasan berbicara di muka (depan kelas) disebabkan oleh adanya keyakinan-keyakinan individu yang tidak rasional tentang suatu peristiwa yang ada hubungannya dengan berbicara di muka. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian dilakukan dalam tiga siklus, diawali dengan menyusun rencana dan jadwal kegiatan, merancang instrumen penelitian dan merancang langkah-langkah pembimbingan yang akan diterapkan selama penelitian berlangsung, kemudian dilakukan pelaksanaan tindakan, diteruskan dengan analisis dan refleksi untuk menentukan tindakan pada siklus berikutnya. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah terjadinya penurunan tingkat kecemasan berbicara di depan kelas dengan mengimplemantasikan Kombinasi Strategi Systematic Desensitization Dan Strategi Cognitive Restructuring.
Model Pelatihan Tari: Penguatan Kompetensi Pedagogik & Profesionalisme Guru Agus Budiman; Ria Sabaria; Purnomo Purnomo
PANGGUNG Vol 30 No 4 (2020): Kearifan Lokal dalam Metode, Model dan Inovasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v30i4.1370

Abstract

penting. Keberadaannya memiliki peran sentral dalam mewujudkan suatu kualitas mutupendidikan, termasuk dalam penyelenggaran pendidikan seni tari di sekolah dasar. Tujuanpenulisan ini adalah ingin memberikan data dan informasi mengenai kegiatan pelatihantari pada guru-guru seni budaya yang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya dalammengembangkan kemampuan pedagogik dan profesionalisme guru Seni Budaya. Penelitianini menerapkan metode pengumpulan data kuantitatif deskriptif dengan menyebarkanangket kepada 170 responden. Metode pelatihan tari yang dikembangkan dalam kegiatan inimenggunakan konsep model pelatihan empat langkah dari Crone Hunter dengan melaluitahapan pembentukan kelompok/peserta pelatihan, identifikasi kebutuhan belajar, penentuankurikulum atau program pelatihan, dan mengevaluasi pelaksanaan dari hasil pelatihan. Hasilkegiatan pelatihan ini menunjukan adanya peningkatan kompetensi pedagogik dan kompetensiprofesional, melalui hasil pengukuran evaluasi kegiatan yang disebarkan melalui instrumenangket evaluasi pelaksanaan pelatihan.Kata Kunci: Model Pelatihan, Tari, Kompetensi Pedagogik, Profesionalisme Guru
Comparative Analysis of Business Judgment Rules in Civil Law and Common Law Systems Sugiarto Sugiarto; Sapta Eka Yanto; Sudiyanto Sudiyanto; Panji Riyadi; Purnomo Purnomo; Royan Siagian; Zainal Arifin Hosein
Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mandub.v2i4.1753

Abstract

This study examines the comparative regulation of the Business Judgment Rule (BJR) between countries adopting Civil and Common Law systems. BJR is a principle that grants corporate decision-makers the discretion to make business decisions without fear of legal liability, provided that the decisions are made in good faith, are reasonable, and free from conflicts of interest. This research aims to identify the similarities and differences in the regulation of BJR between civil law and common law countries and analyze the factors contributing to these differences. This research employs a normative juridical method with a legislative and comparative law approach. These approaches are utilized to analyze relevant national and international legislation and compare the application of BJR in Indonesia with that of other countries, such as the United States and European nations. The findings are expected to provide insights into the philosophical and practical differences in the regulation and implementation of BJR across these two legal systems.
Effectiveness of Administrative Sanctions in Overcoming Fraud by Health Facilities on JKN Participants Purnomo Purnomo; Zainal Arifin Hosein
Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan Vol. 2 No. 1 (2025): Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/desentralisasi.v2i1.426

Abstract

This study discusses the effectiveness of implementing administrative sanctions to overcome fraud practices by health facilities against National Health Insurance (JKN) participants in Indonesia. Fraud practices involving claim manipulation, bill inflation, and falsification of diagnoses result in losses for JKN participants and reduce the quality of health services. This study identifies challenges in supervision, regulatory weaknesses, and obstacles in law enforcement that affect the effectiveness of the administrative sanctions imposed. Based on the analysis, this study recommends regulatory reforms that include the implementation of stricter sanctions, strengthening supervision with information technology, and increasing outreach programs to raise awareness of the impacts of fraud. It is expected that with this reform, the JKN system can run more effectively and reduce fraud practices that are detrimental to all parties.