Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ISOLASI JAMUR PATOGEN SERANGGA FILOPLAN CABAI MERAH KERITING (Capsicum annuum Linnaeus) DAN UJI VIRULENSI TERHADAP Spodoptera litura Fabricius (LEPIDOPTERA: NOCTUIDAE) Devy Kumalasari; Aminudin Afandhi; Fery Abdul Choliq
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mempelajari jenis jamur patogen serangga yang diperoleh dari filoplan cabai merah keriting yang ditanam pada ketinggian tempat 1198 dan 635 mdpl di Malang Raya. Jamur patogen serangga diperoleh dengan meletakkan daun cabai merah keriting di dalam cawan Petri berisi media Sabauraud Dextrose Agar Yeast (SDAY). Jenis jamur patogen serangga yang diperoleh dari filoplan cabai merah keriting yang ditanam pada ketinggian 635 dan 1198 mdpl memiliki perbedaan. Jamur patogen serangga yang diperoleh dari ketinggian 635 mdpl sebanyak 4 jenis sedangkan pada ketinggian 1198 mdpl sebanyak 6 jenis. Jenis jamur yang diperoleh dari ketinggian 635 mdpl yaitu Aspergillus sp., Fusarium sp., Trichoderma sp., Curvularia sp. Jenis jamur yang diperoleh dari ketinggian 1198 mdpl yaitu Lecanicillium sp., Nigrospora sp., Aspergillus sp., Fusarium sp., Trichoderma sp., Penicillium sp. Isolat jamur yang diperoleh diuji viabilitas dan dihitung kerapatan konidia untuk proses seleksi dalam uji virulensi terhadap Spodoptera litura. Delapan isolat jamur terpilih memiliki perbedaan virulensi terhadap S. litura. Virulensi jamur tertinggi yaitu Lecanicillium sp. dengan mortalitas S. litura 55% dan terendah Fusarium sp. dengan mortalitas 7 %. Metode isolasi filoplan cabai merah keriting dari dua ketinggian tempat berpeluang untuk mendapatkan isolat jamur pengendali S. litura.
SINERGISME EKSTRAK DAUN PAITAN (Tithonia diversifolia) DENGAN Spodoptera litura NUCLEAR POLYHEDROSIS VIRUS (SlNPV) JTM 97C PADA Spodoptera litura DI TANAMAN KEDELAI Vini Nurroyani; Tutung Hadiastono; Aminudin Afandhi; Bedjo Bedjo
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui sinergisme kombinasi ekstrak daun paitan dengan SlNPV JTM 97C yang ditunjukkan oleh persentase mortalitas larva S. litura, pupa dan imago yang terbentuk. Penelitian dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (BALITKABI). Perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu: kontrol, ekstrak daun paitan 100g/l, SlNPV JTM 97C konsentrasi 1x1011 PIB/ml,  1,5x1011 PIB/ml, ekstrak daun paitan+SlNPV 1x1011 PIB/ml, ekstrak daun paitan+SlNPV 1,5x1011 PIB/ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun paitan yang dikombinasikan dengan SlNPV JTM 97C bersifat sinergis. Persentase mortalitas larva S. litura akibat ekstrak daun paitan yang dikombinasikan dengan SlNPV JTM 97C lebih tinggi dibandingkan ekstrak daun paitan. Mortalitas larva S. litura akibat ekstrak daun paitan yang dikombinasikan dengan SlNPV JTM 97C 1x1011 PIB/ml dan 1,5x1011 PIB/ml sebesar 37,78% dan 44,45%, sedangkan akibat ekstrak daun paitan sebesar 26,67%. Ekstrak daun paitan sebagai pestisida nabati yang dikombinasikan dengan virus patogen SlNPV JTM 97C sebagai bahan pengendalian yang ramah lingkungan dan berpotensi untuk dikembangkan dalam mengendalikan hama S. litura.
Rice Farming with Application of Integrated Pest Management (IPM): Analysis of Social and Economic Sustainability (Case Study in Besur Village, Lamongan District) Aminudin Afandhi
HABITAT Vol. 31 No. 2 (2020): August
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2020.031.2.13

Abstract

Environmental degradation and pest attack against rice plants obstruct efforts to increase rice production in Indonesia. one attempt to overcome the problem by applying rice farm with Integrated Pest Management (IPM). This study aimed to examine the sensitivity level of social and economic attributes that were sustainable in rice farming with IPM application. This research was conducted in September and October 2018 Village Besur, Lamongan District. The data used in this research were secondary and primary data. Secondary data obtained from literature studies while primary data obtained by observation and survey of farmers and stakeholders. Furthermore, the data were analyzed with RAP-IPM (Rapid Appraisal for Integrated Pest Management) approach by applying the techniques of MDS (Multidimensional Scaling) using software Rapfish (Rapid Assessment Techniques for Fisheries). The results showed that the sensitivity level of social and economic attributes was sustainable in rice farming with the application of IPM in Besur Village. This implies that the application of IPM is the right solution to improve the sustainability of rice farming in Indonesia.