Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Panggung

Syair Gulung: Hegemoni Ajaran Islam dalam Budaya Masyarakat Melayu Ketapang Dana Waskita; Tri Sulistyaningtyas; RR Sri Wahyuni; Husen Hendriyana
PANGGUNG Vol 32, No 3 (2022): Komodifikasi dan Komoditas Seni Budaya di Era industri Kreatif
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v32i3.2202

Abstract

Syair Gulung merupakan warisan budaya Melayu yang sarat dengan pesan moral dan sangat berpengaruh dalam kehidupan keseharian masyarakat Melayu di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Seni budaya ini masih dilestarikan dan dilantunkan dalam acara-acara resmi dan tidak resmi, seperti keagamaan, kemasyarakatan, dan pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah isi yang dikaitkan dengan praktik sosial Syair Gulung tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan mengaplikasikan metode penelitian analisis wacana kritis berbasis korpus atau Corpus-Assisted Critical Discourse Analysis (CACDA). Analisis teks secara kuantitatif dengan menggunakan sebuah software Korpus Linguistik menunjukkan tema yang dominan berdasarkan frekuensi kosa kata yang muncul dalam Syair Gulung adalah berkaitan dengan Islam. Analisis kolokasi dan konkordansi secara kualitatif menunjukkan pesan-pesan moral berbasis ajaran Islam. Hasil kajian historis dan praktik sosial Syair Gulung menandakan penegasan identitas penduduk muslim dan tradisi panjang yang menunjukkan hegemoni ajaran Islam di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.Kata kunci: Syair Gulung, Melayu, Ketapang, hegemoni ajaran, Islam
Konten Kekerasan Simbolik pada Wacana Virtual Youtuber Indonesia Azhar, Ghina Zoraya; Saidi, Acep Iwan; Sulistyaningtyas, Tri; Waskita, Dana
PANGGUNG Vol 35 No 2 (2025): Representasi, Transformasi, dan Negosiasi Budaya dalam Media, Seni, dan Ruang So
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v35i2.2886

Abstract

This study examines the usage of symbolic violence in the discourse of the live-stream of an Indonesian virtual youtuber (vtuber), Kanna Tamachi, using qualitative approach and post-structural discourse analysis (DA) method. The focus of this study is on textual elements of language violence used by the Vtuber and their relation to viewer in their social context. This study aims to examine the relations between the usage of symbolic violence and the viewer’s reception. Through the DA method, the linguistic elements of the Vtuber are specifically studied in relation to the language violence content. However, the violent language is studied in the context of local culture, the meanings of which are relevant to values, norms, and characteristics of the local culture. The result of this study confirms that the language violence used by the Vtuber in the context of local culture in East Java is not always negative or destructive. Instead, it provides positive and constructive value by attracting and entertaining viewers, and giving them senses of familiarity and closeness. It also provides economic value to the Vtuber through their status as commodities.