Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : REKA RACANA

Penanganan Sedimentasi di Pelabuhan Tanjung Api-Api pada Sungai Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Hal. 117-126) Taredja, Ken Wiralino; Nugroho, Eka Oktariyanto
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 4, No 3: September 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1159.223 KB) | DOI: 10.26760/rekaracana.v4i3.117

Abstract

ABSTRAKPenumpukan sedimentasi adalah salah satu permasalahan yang dihadapi oleh terminal pelabuhan. Terminal pelabuhan dituntut memberikan fasilitas sarana dan prasarana serta pelayanan sebaik-baiknya agar sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Penyebrangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penanganan sedimentasi yang terjadi pada Pelabuhan Tanjung Api-Api. Sedimentasi yang terjadi pada Pelabuhan Tanjung Api-Api dihitung dengan perhitungan numerik menggunakan aplikasi MIKE 21. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa batimetri, pasang surut, gelombang, dan debit. Dari hasil pemodelan didapatkan penumpukan sedimentasi pada pelabuhan penyebrangan sebesar 0,24 mdalam 3 bulan dan dipilih penanganan dengan cara melakukan pengerukan alur hingga -5 m.Kata kunci: pelabuhan, sedimentasi, alur ABSTRACTSedimentation is one of the problems in the port terminals. Port terminals are required to provide facilities, infrastructure and services as written in the regulation PM 51 2015 on the Port Distribution Port. This research aims to explore how to deal with the sedimentation at Tanjung Api-Api Port. Sedimentation that at Tanjung Api-Api Port was calculated by numerical calculation using MIKE 21 application. The data input for numerical model is used form previous study. The input data are bathimetry, tidal, wave, and discharge. The computation shows than the dredging channel by –5 m is proven to be the best design among afters scenario. The calculation of sedimentation depth is similar as primary data and has acknowledge 0,24 in 3 month.Keywords:  port, sedimentation, channel
Penanganan Sedimentasi di Pelabuhan Tanjung Api-Api pada Sungai Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Ken Wiralino Taredja; Eka Oktariyanto Nugroho
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 4, No 3: September 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v4i3.117

Abstract

ABSTRAKPenumpukan sedimentasi adalah salah satu permasalahan yang dihadapi oleh terminal pelabuhan. Terminal pelabuhan dituntut memberikan fasilitas sarana dan prasarana serta pelayanan sebaik-baiknya agar sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Penyebrangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penanganan sedimentasi yang terjadi pada Pelabuhan Tanjung Api-Api. Sedimentasi yang terjadi pada Pelabuhan Tanjung Api-Api dihitung dengan perhitungan numerik menggunakan aplikasi MIKE 21. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa batimetri, pasang surut, gelombang, dan debit. Dari hasil pemodelan didapatkan penumpukan sedimentasi pada pelabuhan penyebrangan sebesar 0,24 mdalam 3 bulan dan dipilih penanganan dengan cara melakukan pengerukan alur hingga -5 m.Kata kunci: pelabuhan, sedimentasi, alur ABSTRACTSedimentation is one of the problems in the port terminals. Port terminals are required to provide facilities, infrastructure and services as written in the regulation PM 51 2015 on the Port Distribution Port. This research aims to explore how to deal with the sedimentation at Tanjung Api-Api Port. Sedimentation that at Tanjung Api-Api Port was calculated by numerical calculation using MIKE 21 application. The data input for numerical model is used form previous study. The input data are bathimetry, tidal, wave, and discharge. The computation shows than the dredging channel by –5 m is proven to be the best design among afters scenario. The calculation of sedimentation depth is similar as primary data and has acknowledge 0,24 in 3 month.Keywords:  port, sedimentation, channel
Co-Authors Adityawan, Mohammad Bagus Agung Permana Agung Wiyono Hadi Soeharno Agung Wiyono Hadi Soeharno, Agung Wiyono Hadi Amalia Rizka Sugiarto Angga Yoga Pranatan Arie Setiadi Moerwanto Arno Adi Kuntoro Arno Adi Kuntoro, Arno Adi Asep Ferdiansyah Ayya Sophia Ahmad Badri Kusuma, Muhammad Syahril Burnama, Nabila Siti Cayekti Widigdo Chaidar, Ana Nugranah Dantje Kardana Natakusumah Dede Monarulhuda Sulaiman Dyah Widyaningrum Eka Oktarianto Nugroho Elisabeth Sitorus, Jessica Faizal Immaddudin Wira Rohmat Fatma Nurkhaerani Fatma Nurkhaerani Fransisca Debora Fransisca Debora Gina Lova Sari Hadi Kardana Hadi Kardhana Herdy Setiawan Huseiny, Mohammad Iqbal Indradjati Rachmatullah Indratmo Soekarno Indratmo Soekarno Ingerawi Sekaring Bumi Ken Wiralino Taredja Layaliya, Hannah Ledowikj, Felix Joel M Syahril B. Kusuma M. Cahyono M. Cahyono M. Syahril Badri Kusuma M. Syahril Badri Kusuma Mohammad Farid Muhammad Cahyono Muhammad Shodiq Supriyanto Nadia Fasa Nurkhaerani, Fatma Nurmaulia, Sella Lestari Pradoto, Rani Pradoto, Rani G. K. Putri, Shasha Rahim Mustaqim Rana Karinta Hapsari Rani Gayatri Kusumawardhani Roesbianto, Azman Syah Barran Rohman, Mutiara Indah Nur Rosa Rosdiana Salsabila, Aulia Aisyah Sandhi Akhmad Juliadi Sella Lestari Nurmalia siti rodiah Sri Legowo Wignyo Darsono Syakira, Hana Syunsuke Ikeda Syunsuke Ikeda Taredja, Ken Wiralino Teguh Purnama Sidiq Widyaningtias Widyaningtias Widyaningtias Widyaningtias Widyaningtias Widyaningtias, Widyaningtias Wisanggeni, Dimas Harya Yadi Suryadi Yuherdha, Angga Zalfa Dziaul Hassalum