Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan formal dan faktorpsikologis (harga diri, kecemasan berkomunikasi, kepuasan kerja, dan motivasi berprestasi) dengan kinerjapenyuluh pertanian lapangan (PPL). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei yang dilengkapidengan kuesioner. Responden dipilih dengan menggunakan metode Simple Random Sampling. Data yang telahterkumpul dianalisis dengan teknik analisis jejak rekursif (Recursive Path Analysis). Berdasarkan analisis data,kesimpulan yang dapat ditarik adalah sebagai berikut: (1) tingkat kecemasan berkomunikasi memiliki hubungannegatif yang sangat nyata dengan kinerja PPL; (2) tingkat motivasi berprestasi memiliki hubungan positif yangsangat nyata dengan kinerja PPL; dan (3) tingkat pendidikan formal, tingkat harga diri, dan tingkat kepuasankerja tidak memiliki hubungan yang nyata dengan kinerja PPL.Kata-kata kunci: tingkat pendidikan formal, faktor psikologis, kinerja ABSTRACTThe objective of the research was to analysis relationship between level of formal educationand psychological factor (self respect, communication stress, job satisfaction, and achievementmotivation) with agricultural extension worker (AEW) performance. Survey method was used incollecting data and complemented by questioners. Respondents were selected by Simple RandomSampling. Data were analyzed by using Recursive Path Analysis Technique. The conclusion could bedrawn as follows: (1) communication stress has a very significant negative effect on AEWperformance, (2) achievement motivation has a very significant positive negative effect on AEWperformance, and (3) formal education, self respect, and job satisfaction have no significant effect onAEW performance.Key words: formal education level, psychological factor, performance