Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

The Relationship of Body Length and Ratio Pappilla with Sex in Gobi Fish (Sicyopterus macrostetholepis) Rona Taula Sari; Indra Junaidi Zakaria
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 9, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v9i2.8747

Abstract

Research about the relationship of body length and ratio papilla with sex in goby fish (S. macrostetholepis Blkr.) has been done at Animal Structure and Developmental Laboratory, Biologi Department, Faculty of Matematics and Natural Sciences, Andalas University, Padang, which purposed to analyse the relationship of body length and ratio papilla with sex of goby fish (S. macrostetholepis Blkr.). The samples were taken in wild stream area at Batangkuranji river, Padang City. This research used descriptive method and data were analyzed by qualitatively and quantitatively. The results of investigation showed that in several goby fishes (S. macrostetholepis Blkr.) with different sex had the same of body length and the same of ratio papilla. So, there was not relationship between of body length and ratio papilla with sex.  Goby fishes (S. macrostetholepis Blkr.) it belongs to the hermaphrodite protogini, which the androgynous young females, while in adulthood, it would change sex to male. The results of this study are expected to add to the treasures of knowledge and information about reproductive gobies (S. macrostetholepis Blkr.) in the preservation and development of fish farming.   
KAJIAN SOSIAL STRATEGI PENGUATAN PENGELOLAAN LUBUK LARANGAN KAWASAN SEKITAR TAMAN NASIONAL BATANG GADIS SUMATERA UTARA Nur Halimah Rangkuti; Aadrean Aadrean; Wilson Novarino; Indra Junaidi Zakaria
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5486

Abstract

Abstrak Lubuk larangan merupakan suatu bentuk kearifan lokal sungai yang ekosistem perairannya dijaga oleh masyarakat lokal di bawah perjanjian dan regulasi bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek sosial dan strategi penguatan pengelolaan lubuk larangan kawasan sekitar Taman Nasional Batang Gadis Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2022 -April 2023 di Desa Pidoli Dolok, Pidoli Lombang, dan Tamiang Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah metode survey kemudian analisis SWOT untuk menghasilkan strategi pengembangan Lubuk Larangan dengan menilai masing-masing faktor internal dan eksternalnya. Berdasarkan pengamatan upaya yang dilakukan masyarakat di sekitar dasar pelarangan mencakup perlu peningkatan pengetahuan konservasi masyarakat terutama di bidang perairan khususnya ikan, peningkatan peraturan adat yang melindungi kawasan lubuk larangan, peningkatan aturan pengelolaan sampah di kawasan lubuk larangan, mengoptimalkan manajemen pengalokasian dana, meningkatkan publikasi, dan pendekatan terhadap masyarakat di sekitar lubuk larangan. Artikel ini juga membahas lubuk larangan dari berbagai aspek unsur, nilai dan fungsinya sebagai salah satu bagian dari pranata sosial masyarakat.
PENYULUHAN BUDIDAYA CABAI MERAH (Capsicum annuum L) DI NAGARI PARIANGAN, KECAMATAN PARIANGAN, KABUPATEN TANAH DATAR, SUMATERA BARAT Efrizal Efrizal; Indra Junaidi Zakaria; Ferry Lismanto Syaiful
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 1 No. 4 (2018)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/buletin ilmiah nagari membangun.v1i4.54

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan adalah untuk mentransfer pengetahuan dan teknologi serta berbagi pengalaman, penerapan ilmu, pengalian potensi diri dan pemecahan masalah yang terjadi di dalam masyarakat, terutama dibidang pertanian. Metode kegiatan yang dilakukan dalam bentuk penyuluhan, percontohan (demplot) dan pelatihan. Monitoring dan evaluasi kegiatan dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada saat survey pendahuluan dan pada akhir kegiatan pendampingan KKN mahasiswa Unand. Berdasarkan hasil survey dan data sekunder menunjukkan bahwa lapangan usaha pertanian setiap tahun mempunyai peranan yang paling besar dalam struktur perekonomian Kabupaten Tanah Datar. Berdasarkan distribusi persentase PDRB atas dasar harga berlaku, peranan lapangan usaha pertanian terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Tanah Datar pada Tahun 2016 adalah sebesar 32,53 persen, sedangkan tahun 2017 adalah 31,55 persen atau mengalami penurunan sebesar 0,98 persen (Anonimus, 2017b). Iklim dan cuaca Tanah Datar yang mendukung serta keadaan tanah yang subur menjadikan lapangan usaha ini sebaga tumpuan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani. Lapangan usaha ini perlu mendapat prioritas mengingat potensi sumber daya alam yang ada lebih banyak berada di lapangan usaha pertanian. Disamping itu, peningkatan bidang agroindustri dan agrobisnis juga dapat mendukung peningkatan nilai tambah lapangan usaha industri karena lapangan usaha ini termasuk lapangan usaha yang diandalkan dalam pembangunan prekonomian Kabupaten Tanah Datar di masa mendatang. Berdasarkan potensi daerah dan kondisi masyarakat di Nagari Pariangan tersebut, maka kami terdorong untuk melakukan kegiatan penyuluhan budidaya cabai merah di Nagari Pariangan, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Dari hasil kegiatan penyuluhan ini terlihat bahwa adanya sambutan dan antusias masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan baik pada tingkat keluarga atau kelompok anggota masyarakat untuk mengembangkan budidaya cabai merah serta terjadi penurunan biaya produksi tanaman cabai, dengan demikian diharapkan terjadi peningkatan pendapatan petani cabai merah di Nagari Pariangan.
EFFECT OF FERMENTED FIG FLOUR (Ficus racemosa L.) SUBSTITUTION ON PROTEIN AND LIPID RETENTION IN GIANT GOURAMI (Osphronemus goramy Lacepede, 1801) Fitra, Ramadani; Zakaria, Indra Junaidi; Febria, Fuji Astuti; Winanda, Witri; Fathia, Mona
Jurnal Riset Akuakultur Vol 20, No 4 (2025): Desember (2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.20.4.2025.329-338

Abstract

Ficus racemosa has considerable potential as a plant-based ingredient for partially replacing soybean meal in diets for giant gourami. Fermenting fig flour with Effective Microorganisms-4 (EM-4) is expected to enhance protein quality and improve nutrient utilization. This study evaluated the effects of substituting artificial feed with fermented fig flour on protein and lipid retention in giant gourami cultured under aquaculture conditions. The experiment employed a completely randomized design with five dietary treatments containing 0%, 10%, 20%, 30%, and 40% fermented fig flour, each with five replicates. All diets were formulated to be isonitrogenous, with a crude protein content of 32%. Fig flour was aerobically fermented for 72 hours using EM-4 prior to diet formulation. A total of 250 juvenile giant gourami (initial body weight 15–20 g) were reared for 70 days and fed twice daily at a feeding rate of 3% of total biomass. Fish length and weight were recorded at 14-day intervals. Protein and lipid retention were determined based on proximate analyses conducted at the beginning and end of the experiment. The results showed that dietary inclusion of fermented fig flour significantly affected protein and lipid retention (p < 0.05). The highest protein retention (18.41 ± 0.86%) and lipid retention (36.03 ± 1.60%) were observed in fish fed the diet containing 30% fermented fig flour. These findings indicate that partial substitution of artificial feed with 30% fermented fig flour improves nutrient retention efficiency and represents a promising strategy for developing cost-effective and sustainable diets for giant gourami culture.Ficus racemosa memiliki potensi yang besar sebagai bahan pakan nabati untuk menggantikan sebagian tepung kedelai dalam pakan ikan gurami. Fermentasi tepung buah ara menggunakan Effective Microorganisms-4 (EM-4) diharapkan dapat meningkatkan kualitas protein dan memperbaiki pemanfaatan nutrien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi pakan buatan dengan tepung buah ara terfermentasi terhadap retensi protein dan lipid pada ikan gurami yang dibudidayakan dalam lingkungan terkontrol. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan pakan yang mengandung tepung buah ara terfermentasi sebesar 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%, masing-masing dengan lima ulangan. Seluruh pakan diformulasikan secara isonitrogenus dengan kadar protein kasar sebesar 32%. Tepung buah ara difermentasi secara aerob selama 72 jam menggunakan EM-4 sebelum diformulasikan ke dalam pakan. Sebanyak 250 ekor benih ikan gurami (bobot awal 15–20 g) dipelihara selama 70 hari dan diberi pakan dua kali sehari dengan dosis 3% dari total biomassa. Panjang dan bobot ikan diukur setiap 14 hari. Retensi protein dan lipid ditentukan berdasarkan analisis proksimat yang dilakukan pada awal dan akhir percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung buah ara terfermentasi dalam pakan berpengaruh nyata terhadap retensi protein dan lipid ikan gurami (p < 0,05). Retensi protein tertinggi (18,41 ± 0,86%) dan retensi lipid tertinggi (36,03 ± 1,60%) diperoleh pada ikan yang diberi pakan dengan kandungan 30% tepung buah ara terfermentasi. Temuan ini menunjukkan bahwa substitusi sebagian pakan buatan dengan 30% tepung buah ara terfermentasi dapat meningkatkan efisiensi retensi nutrien dan merupakan strategi yang menjanjikan untuk pengembangan pakan ikan gurami yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.