Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analysis of PM1 Concentration on Primary Arterial Roads in Padang City and Correlation with Meteorological Conditions and Traffic Characteristics Ramadhanil; Vera Surtia Bachtiar; Rizki Aziz
CIVED Vol. 12 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v12i1.738

Abstract

This study aims to analyze PM1 concentration and the correlation of PM1 concentration with meteorological conditions and traffic characteristics on Padang City Primary Arterial Roads. The research location is perpendicular to Padang City Bypass II Road which is 5m from the roadside. PM1 measurements were carried out using an EPAM 5000 real-time particulate air monitor. Measurements were made during morning rush hour (06.30-08.30 WIB), midday off-peak hours (11.00-13.00 WIB), and evening rush hour (16.00-18.00 WIB). The results showed that the average PM1 concentration and standard deviation in the morning, midday, and evening were 17.48(3.05) μg/m3, 22.87(2.76) μg/m3, and 34.60(7.68) μg/m3 respectively with the highest concentration obtained in the evening reaching 42.63 μg/m3 and the lowest concentration in the morning 12.83 μg/m3. The results of the correlation between PM1 concentrations and meteorological conditions have a reasonably strong to very strong correlation. PM1 concentrations are directly proportional to temperature and wind speed and inversely proportional to humidity. The correlation results of PM1 concentrations to traffic characteristics are directly proportional, such as traffic volume, vehicle speed, and traffic density have a reasonably strong to very strong correlation. These results indicate meteorological factors and traffic characteristics as the main contributors to road air pollution. The recommendation from this study is to optimize air quality monitoring and traffic management.
Mapping SO₂ concentration distribution in South Sumatra Province: A sentinel-5p remote sensing approach Ayu Arnita Putri; Vera Surtia Bachtiar; Yenni Yenni; Rahmat Wahyudi Putra
Journal of Environment and Sustainability Education Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/joease.v3i4.119

Abstract

Sulfur dioxide (SO2) is one of the main air pollutants that has a significant impact on human health and the environment, especially in areas with intensive industrial, mining, and transportation activities. South Sumatra Province as one of the provinces with quite massive industrial and mining activities, is a strategic area to study the spatial dynamics of SO2 concentration. This study pioneers the use of Sentinel-5P satellite remote sensing for high resolution spatio analysis of sulfur dioxide (SO₂) at the provincial level in Indonesia. Focusing in South Sumatra from 2021–2024, we quantified SO₂ dynamics across 17 regencies/cities. Results identified significant concentration SO2 in urban and industrial areas such as Palembang, Prabumulih, and Muara Enim, while agrarian areas such as North Musi Rawas and South OKU showed lower and more stable concentrations. Analysis revealed clear seasonal patterns, with dry seasons exhibiting elevated concentrations due to reduced atmospheric dispersion, and further linked fluctuations to post-pandemic economic recovery and land-use changes. Our findings demonstrate the critical value of Sentinel-5P as a tool for actionable air quality governance in Indonesia and underscore the importance of complementing satellite data with ground measurements for robust environmental policy.
Analisis Kesesuaian Rencana dan Realisasi Bukaan Lahan Tambang Batubara di Kota Sawahlunto Berbasis Sistem Informasi Geografis Mega Rianes; Vera Surtia Bachtiar; Taufiq Ihsan
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/02g7k296

Abstract

Pembukaan lahan tambang batubara merupakan tahapan penting yang memerlukan perencanaan yang efektif untuk meminimalkan dampak lingkungan serta memastikan kepatuhan terhadap praktik pertambangan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian antara rencana dan realisasi pembukaan lahan pada sepuluh Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) batubara di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, menggunakan pendekatan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan sepuluh Kepala Teknik Tambang (KTT), serta digitasi bukaan lahan menggunakan citra Google Earth beresolusi tinggi. Data sekunder meliputi dokumen rencana reklamasi, dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), serta dokumen pengelolaan lingkungan yang telah disetujui. Analisis spasial dilakukan menggunakan ArcGIS untuk membandingkan luasan rencana dan realisasi pembukaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian yang cukup besar antara dokumen perencanaan dan kondisi aktual di lapangan. Perbedaan terbesar ditemukan pada WIUP X2, dengan luas realisasi pembukaan lahan mencapai 246,3 ha dibandingkan luas rencana sebesar 49,4 ha, sedangkan WIUP X10 menunjukkan tingkat kesesuaian yang paling baik. Hasil wawancara mengindikasikan bahwa ketidaksesuaian tersebut terutama disebabkan oleh lemahnya pengawasan internal, keterbatasan tenaga teknis yang kompeten dan peralatan pemetaan, pelaporan yang belum memadai, serta rendahnya kepatuhan terhadap rencana reklamasi yang telah disetujui. Pembukaan lahan yang melebihi rencana berpotensi meningkatkan risiko erosi, sedimentasi, degradasi ekosistem, serta ketidakcukupan dana jaminan reklamasi.