Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penguatan keluarga sakinah pada aplikasi PENAK [pendampinan ibu dan anak] di Kecamatan Munthuk Dlingo Gunungkidul Enny Fitriahadi; Islamiyatur Rokhmah; Danur Wijayanto
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 4 No 2 (2024): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v4i2.584

Abstract

Pernikahan dini sudah menjadi fenomena yang sudah dianggap wajar di masyarakat Munthuk Dlingo Bantul Yogyakarta. Kurangnya pemahaman tentang bahayanya pernikahan anak mengakibatkan orang tua menikahkan putra putrinya di usia dini. Selain itu pemahaman kesehatan reproduksi yang belum komprehensif mengakibatkan terjadinya kehamilan tidak diinginkan (KTD) bagi para perempuan remaja. Ketidakmatangan usia pernikahan mengakibatkan perceraian meningkat, maka sering ditemukan diusia yang masih belia sudah menikah 2 sampai 3 kali. Pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai upaya pencegahan pernikahan anak dan upaya penguatan keluarga sakinah bagi keluarga muda yang sudah menikah di usia anak. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pembuatan aplikasi LMS PENAK dan edukasi penguatan keluarga sakinah. Hasil pengabdian masyarakat ini setiap keluarga yang menikah muda mendapatkan ilmu baru yakni mengoperasikan LMS PENAK di handphone dan mendapatkan pengetahuan dan konsultasi dalam rangka penguatan keluarga sakinah
Pemberdayaan Masyarakat Dusun Kalangan Dalam Pembuatan Pupuk Organik Melalui Kegiatan KKN Reguler Islamiyatur Rokhmah; Muhammad Sugiharto Bagus Wijaya; Citra Ony Sagita; Fahrunisa Ayu Amalia; Mila Dewi Susanti; Nova Nur Irawati; Atiqah Ulfah Badriyah; Lidia Susilawati; Afrianti Afrianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JPMI - Desember 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1838

Abstract

Padukuhan Kalangan Kalurahan Bangunjiwo Kapanewon Kasihan Kabupaten Bantul merupakan dusun yang daerahnya masih banyak terdapat perkebunan, pepohonan, dan halaman yang luas. Mata pencaharian penduduknya pun berbeda-beda, beberapa diantaranya ada kelompok tani dan kelompok ternak. Namun pada pelaksanaan di lapangan, limbah dari pertanian dan peternakan ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Biasanya, limbah-limbah tersebut hanya dibakar di halaman ataupun di timbun tanah. Sehingga, KKN Reguler Kelompok 78 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dan Dosen Pembimbing Lapangan membuat program kerja sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik bersama narasumber yang tepat. Hal ini dilakukan agar masyarakat Padukuhan Kalangan mendapatkan informasi dan pelatihan yang tepat mengenai pembuatan pupuk kompos atau pupuk organik dengan memanfaatkan limbah pertanian dan kotoran ternak. Metode pelaksanaan kegiatan masyarakat ini dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan evaluasi akhir. Hasil kegiatan ini memberikan informasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik yang bersumber dari limbah pertanian dan kotoran ternak, serta meningkatnya kesadaran kelompok tani maupun warga Padukuhan Kalangan dalam pentingnya memanfaatkan sampah, khususnya sampah organik agar dapat bermanfaat kembali bagi tanaman yang nantinya dapat memberikan dampak peningkatan produksi usaha tani maupun untuk tanaman pribadi.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA PEREMPUAN DIFABEL (TUNA GRAHITA) DI SLB NEGERI 2 YOGYAKARTA Rokhmah, Islamiyatur; Warsiti, Warsiti
Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2015): February 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.055 KB) | DOI: 10.26714/jk.4.1.2015.39-49

Abstract

Latar belakang: Lingkup kesehatan reproduksi yang ada  masih dominan berpaham pada “normalisme” artinya semuanya didesain untuk individu yang normal. Masih belum ada desain yang diperuntukan untuk difabel. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kebutuhan kesehatan reproduksi remaja perempuan difabel di SLB Negeri 2 Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data indept interview. Triangulasi subyek dan metode dilakukan untuk meningkatan kredibilitas penelitian yaitu dengan metode focus group discussion kepada guru dan orang tua. Analisa data dengan mengggunakan pendekatan langkah dari Colaizzi. Kesimpulan Sebagian besar remaja difabel grahita perempuan belum memiliki pemahaman secara kompresensif mengenai Kesehatan Reproduksi. Peran orang tua dan guru masih belum maksimal dalam memberikan pemahaman mengenai Kesehatn reproduksi kepada difabel grahita perempuan. Kebijakan pendidikan belum memprioritaskan Kesehatan Reproduksi masuk dalam kurikulum pendidikan bagi difabel grahita.
Improving parenting skills to prevent negative discipline in children: A scoping review Nafisah, Khilda Durrotun; Rokhmah, Islamiyatur; Astuti, Andari Wuri; Kit, Ayano
JHeS (Journal of Health Studies) Vol. 9 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jhes.3608

Abstract

Introduction: Negative discipline is a violation of children's rights to respect for their physical integrity and human dignity, health, development, education and protection from violence. For children, negative discipline can increase the risk of bad outcomes, namely problematic social and parental relationships, weak moral internalization, stress responses, and mental health problems. Purpose: This study aims to improve parenting skills to prevent negative discipline in children. Method: This scoping review aims to identify the latest scientific evidence related to negative discipline in children. The article search used relevant databases such as PubMed, ScienceDirect, and Wiley Online Library. The article search obtained 11 articles for further analysis. The analysis was based on the Joanna Briggs Institute (JBI). The search used some keywords, namely Parenting* OR Parenting style* OR Child Rearing* AND discipline* OR harsh discipline* OR punitive violence* OR Corporal punishment* OR physical punishment*. The author used filters, namely articles published in English, articles published from 2019-2023; and articles about parenting skills to prevent negative discipline in children. Conclusion: Negative discipline can cause psychological problems in children. Children who frequently get negative discipline will experience anxiety. In addition, negative discipline can disrupt children's emotional development causing aggressive behavior and disrupting mental health.
Enhancing Parenting to Prevent Negative Discipline in Yogyakarta: Mixed Methods Study Nafisah, Khilda Durrotun; Astuti, Andari Wuri; Rokhmah, Islamiyatur; Warsiti, Warsiti; Kit, Ayano
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v18i2.8808

Abstract

Data show that 60% of children aged 2 to 14 have experienced physical punishment from their parents. Based on data from the Simfoni PPA KemenPPPA (Online Information System for the Protection of Women and Children), in 2023, there were 29,884 cases of violence recorded throughout Indonesia. Objective: This study aimed to enhance the parenting skills of prospective parents in the Bantul region to prevent the use of negative disciplinary methods on children. This study employed a mixed-methods design with a Sequential Explanatory approach. The quantitative phase used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design, involving 37 prospective parents as the sample. The qualitative phase utilised Participatory Action Research, recruiting a sample of 5 couples of prospective parents, 2 counsellors, and 1 policy maker. The average attitude score of prospective parents before the intervention was 62.11, which increased to 80.38 after the intervention. A significant p-value of 0.000 < 0.05 indicates the rejection of the null hypothesis. This implies that the intervention concerning negative disciplinary measures on children has a significant impact on the attitudes of prospective parents. Conclusion: Several challenges faced by prospective parents in enhancing parenting skills include a lack of experience in child-rearing, mental unpreparedness for parenthood, and limited time due to work and other activities. The government needs to formulate policies that encourage positive parenting approaches and non-violent discipline, and launch awareness campaigns to educate the public about the dangers of negative disciplinary measures and the importance of positive parenting methods.
Intervensi Kesiapan Ibu Berbasis Spiritual Terhadap Maternal Confident pada Ibu Muda di Kecamatan Dukun Magelang Jawa Tengah Warsiti, Warsiti; Rokhmah, islamiyatur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini disebabkan karena kurangnya informasi tentang dampak dan akibat yang akan terjadi bagi pasangan muda, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, psikologis maupun sosial. Pesenyebab pernikahan dini diantaranya kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), kemiskinan dan budaya. Sedangkan dampak pernikahan dini secara kesehatan adalah akan menyebabkan kemamilan dini, kanker servik, dan IMS. Ketiadaan akses informasi menyebabkan minimnya pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan usia muda tersebut. Remaja sebagai agen of change menjadi sangat penting untuk diperhitungkan, dikarenakan secara demografi jumlah remaja menduduki posisi yang besar; dan agenda SDGs 2015-2030 menempatkan remaja menjadi salah satu pusat pembangunan. Selain itu remaja-lah yang akan menentukan peradaban islam dimasa depan menjadi lebih baik atau buruk. Jika pernikahan dini semakin banyak maka apa yang akan terjadi pada generasi islam kedepan. Pasangan muda secara psikis dan fisik belum siap untuk menjadi orang tua dan mendidik anak mereka secara baik, bagi yang sudah terlanjur menikah diusia muda belum maksimalnya pembinaan tentang parenting bagi pasangan yang menikah diusia. Wal hasil pasangan yang menikah muda akan mendidik anak mereka dengan pola asuh yang tidak semestinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola asuh terhadap anak yang dilakukan oleh pasangan yang menikah diusia muda/dini. Kemudian selain itu juga bertujuan untuk mengetahui sistem dan model pembinaan parenting dari keluarga, pemerintah(departeman agama/KUA) dan masyarakat kepada pasangan yang menikan diusia muda/dini. Adapun metode penelitian yang dilakukan dengan pendekatan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi dan dokumentasi.
Peguatan Kelompok Usaha Micro Difabel berbasis Digital Marketing di Komunitas dampingan JANGER WedomartaniSleman Yogyakarta Rokhmah, Islamiyatur; Utsani, Royan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi karena banyaknyapenyandang disabilitas di kecamtan Ngemplak SlemanYogyakarta. Pada setiap Pertemuan yang diselnggarakaniselnggarakan olehPPDI [Persatuantuan Penyandang Disabilitas Indonesia] kecamatanNgemplak Sleman kurang lebih ada sekitar 40 orang yang aktifmenhadiri pertemuan tersebut. Munculnya pengusaha-pengusahapengusahamicro difabel belum diiringi dengan keterampilan pemasaranpemasarproduct baik online maupun offline. Hal ini menyebabkanpemasaran hasil product mereka hanya sebatas memenuhipesanan pelanggan dan product mereka belum memiliki brand.Melihat kenyataan tersebut pengabdian masyarakat inidimaksudkan untuk memberikan solusilusi dari persoalan tersebutdenganengan mengembangakan hasil produksi sehingga akanmeningkatkan kualitas, dengan melakukan workshop bagikelompok usaha difabel di komunitas dampingan JANGER dikecamatan Wedomartani Sleman Yogyakarta. Beberapa materiyang diberikanrikan pada workshop tersebut adalaha1.) Aksespermodal dan pelatihan, 2.) Pemetaan sumber referensi dan idedesain pengembangan usaha dan produk, 3.) Optimalisasi mediasosial dalam pemasaran produk, 4.) Teknik penyajian gambardan teks promosi yang menarikarik di media sosial.
Peguatan Kelompok Usaha Micro Difabel berbasis Digital Marketing di Komunitas Dampingan JANGER Wedomartani Sleman Yogyakarta Rokhmah, Islamiyatur; Utsani, Royan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi karena banyaknya penyandang disabilitas di kecamtan Ngemplak Sleman Yogyakarta. Pada setiap Pertemuan yang diselnggarakan oleh PPDI [Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia] kecamatan Ngemplak Sleman kurang lebih ada sekitar 40 orang yang aktif menhadiri pertemuan tersebut. Munculnya pengusaha-pengusaha micro difabel belum diiringi dengan keterampilan pemasaran product baik online maupun offline. Hal ini menyebabkan pemasaran hasil product mereka hanya sebatas memenuhi pesanan pelanggan dan product mereka belum memiliki brand. Melihat kenyataan tersebut pengabdian masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan solusi dari persoalan tersebut dengan mengembangakan hasil produksi sehingga akan meningkatkan kualitas, dengan melakukan workshop bagi kelompok usaha difabel di komunitas dampingan JANGER di kecamatan Wedomartani Sleman Yogyakarta. Beberapa materi yang diberikan pada workshop tersebut adalah : 1.) Akses permodal dan pelatihan, 2.) Pemetaan sumber referensi dan ide desain pengembangan usaha dan produk, 3.) Optimalisasi media sosial dalam pemasaran produk, 4.) Teknik penyajian gambar dan teks promosi yang menarik di media sosial.
Pemahaman Isu Gender, Disabilitas Dan Sosial Inklusi (GEDSI): Studi Kasus Di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Dan Universitas Muhammadiyah Makassar Dahniar, Dahniar; Rokhmah, Islamiyatur; Warsiti, Warsiti; Hasnah, Andi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14206

Abstract

Isu Gender, Disabilitas dan Sosial Inklusi (GEDSI) masih belum menjadi wacana utama yang dibahas dalam perkuliahan di Perguruan Tinggi. Masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan disabilitas, kasus pernikahan dini, kasus stunting belum dianalisis dari sudut pandang GEDSI. Penelitian Ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta tentang GEDSI yang berguna untuk menggalis pada tugas akhir mahasiswa terkait tema yang berkaitan dengan isu GEDSI. Metode yang digunakan kualitatif dengan pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, focus group diskustion, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, sebagian besar mahasiswa masih perlu ditingkatkan pemahaman tentang konsep GEDSI, sekalipun mahasiswa sudah dapat memetakan beberapa kasus-kasus yang berkaitan dengan isu gender, disabilitas seperti pernikahan anak, stunting dan kekerasan terhadap perempuan, namun belum bisa secara detail menganalisis kasus-kasus tersebut jika dikaitkan dengan konsep GEDSI. Hal ini menunjukkan pentingnya penguatan kurikulum di perguruan tinggi tentang materi GEDSI. Kata Kunci: Disabilitas, gender, inklusi, pemahaman
Analisis Kritis Bencana Dalam Konsep Dalam Perspektif Perempuan Berkemajuan: Study Reflektif Pimpinan Aisyiyah dari Akar Rumput Rokhmah, Islamiyatur; Wantonoro, Wantonoro; L, Tri Hapsari; Salmiyati, Suri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15656

Abstract

Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah memasuki abad ke 2 semakin memantapkan gerak langkahnya sebagai oraganisasi perempuan berkemajuan. Sebagai penciri gerakan perempuan berkemajuan adalah senantiasa melakukan da’wah yakni fungsi pembebasan, pemberdayaan, dan pemajuan kehidupan dalam mengaktualisasikan risalah Islam sebagai rahmat bagi alam semesta. Pemahaman akan konsep perempuan berkemajuan di setiap level jenjang kepemimpinan Aisyiyah tentu saja akan berbeda sesuai dengan kontek dan lahan garapnya masing-masing. Maka dalam penelitan ini akan lebih menitik beratkan tentang refleksi implementasi konsep perempuan berkemajuan dari level struktural paling bawah akar rumput yakni pimpinan ranting hingga pimpinan pusat. Metode penelitian yang diguankan adalah kualitatif, dengan mewawancarai sampling inforaman dari pimpinan ranting hingga pusat masing-masing 2 (dua) informan, untuk lebih menguatkan di level pimpinan tertentu akan dilakukan focus group discustion (FGD), dan tentu saja penelitian ini akan dikuatkand engan dokumentasi baik buku, majalah, artikel dan yang lainnya.