Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Komunikasi Keluarga Pada Pasangan Yang Bercerai Di Kecamatan Cibinong Auryn, Resha Naswa; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan sebuah kelompok terkecil dari masyarakat, keluarga sendiri biasanya terdiri dari beberapaanggota keluarga seperti ayah, ibu dan juga anak. Umumnya hubungan antar anggota keluarga itu terjalin sangat dekatsatu sama lainnya, tetapi hal tersebut juga tergantung bagaimana komunikasi yang terjalin antar anggota keluargatersebut. Efektivitas dalam komunikasi keluarga dapat menentukan atau menggambarkan seberapa erat dan dekathubungan antar anggota keluarga. Lalu apabila komunikasi keluarga yang terjalin di dalam sebuah keluarga tidakberjalan dengan baik, maka hal tersebut dapat menimbulkan terjadinya miskomunikasi yang terjadi antar anggotakeluarga yang pada akhirnya dapat mengakibatkan munculnya konflik-konflik baik itu kecil maupun besar. Apabilakonflik yang terjadi cenderung besar maka hal tersebut dapat menimbulkan perpecahan rumah tangga atau bercerai.Cerai merupakan sebuah tindakan untuk melakukan perspisahan antara suami istri yang sudah sah menikah. Banyakfaktor yang dapat menyebabkan terjadinya perceraian selain terjadinya miskomunikasi, yaitu seperti adanya faktorekonomi, adanya kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga, adanya pengaruh kehadiran pihak ketiga atau selingkuhdan masih banyak lagi. Oleh karena itu dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk dapat mengetahui bagaimanapola komunikasi keluarga yang terjadi di sebuah keluarga di Kecamatan Cibinong sehingga dapat mengakibatkanbanyak perceraian akhir-akhir ini. Kata Kunci-komunikasi, keluarga, cerai
Pola Komunikasi Pasangan Suami Istri Bekerja Dalam Keharmonisan Rumah Tangga Putri, Yasmin Samayka; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola komunikasi pasangan suami istri yang keduanya bekerja (dual-careerfamily) dalam membangun makna keharmonisan rumah tangga. Fenomena dual-career family semakin umum diIndonesia dan menghadirkan tantangan tersendiri, termasuk dalam hal komunikasi. Dengan pendekatan kualitatif,penelitian ini menganalisis bagaimana pasangan suami istri di keluarga dual-career berinteraksi dan mengelolatanggung jawab karier dan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif, keterbukaan,dan kolaborasi antara suami istri sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.Pola komunikasi yang sehat mampu mengurangi konflik, meningkatkan pemahaman, dan memperkuat hubunganemosional dalam keluarga. Penelitian ini memberikan wawasan tentang dinamika komunikasi dalam keluarga dualcareerdan implikasinya terhadap kesejahteraan keluarga. Kata Kunci-dual-career family, pola komunikasi, suami istri, keharmonisan rumah tangga, keseimbangan kerja dankehihidupan
Pola Komunikasi Yang Terjadi Antara Orang Tua Dan Anak Broken Home Dikaitkan Dengan Gangguan Mental Dewi, Audrey Cantika; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena peningkatan kasus perceraian menjadi perhatian khusus dari berbagai kalangan, termasuk pejabat, selebriti,dan masyarakat umum. Pernikahan diharapkan dapat menciptakan keluarga yang harmonis dan sejahtera. Namun,jumlah kasus perceraian yang meningkat sejalan dengan bertambahnya pernikahan di usia muda. Peneliti menemukanadanya komunitas yang mendukung anak-anak brokenhome dengan tujuan menangani kasus-kasus yang merekaalami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui polakomunikasi orang tua dalam pembentukan kesehatanmentalseorang anak yang mengalami broken home. Pada penelitian ini rumusan masalah ialah Bagaimana polakomunikasi yang di lakukan orang tuapada anak dalam menuntun kesehatan mental pada anak yang mengalami brokenhome?. Berdasarkan hasil wawancara mendalam dengan enam narasumber, peneliti menemukan bahwa polakomunikasi dalam keluarga brokenhome sangat mempengaruhi kesehatan mental anak dan orang tua. Faktor-faktoryang mempengaruhi kesehatan mental dalam keluarga brokenhome meliputi aspek psikologis, sosial, dan biologis,yang mencakup kesejahteraan emosional, dukungan sosial, serta faktor fisiologis dan genetik. Komunikasi dalamkeluarga brokenhome sangat mempengaruhi kondisi kesehatan mental anak dan orang tua, dengan lingkungan yangmendukung mampu mengurangi dampak negatif. Komunikasi yang baik antara anak dan orang tua brokenhomemenjadi aspek penting dalam menjaga kesehatan mental. Kata Kunci-komunikasi, keluarga, broken home, kesehatan mental
Influence of Tiktok Account @dokterdetektif Credibility on Followers Trust in Information Hamzah, Adrian Fadhullah; Destiwati, Rita
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i2.6679

Abstract

The credibility of anonymous influencer accounts is a critical, yet unexplored factor in building audience trust in health information on social media, especially on platforms like TikTok. This study examines the influence of the credibility of the anonymous account @dokterdetektif (2.1 million followers) on the trust of its followers. Quantitative research was conducted through an online survey of 400 active followers (purposive sampling, Slovin formula, 5% margin of error). The 4-point Likert scale questionnaire measured three dimensions of credibility (attractiveness, expertise, trustworthiness) and two dimensions of trust (trusting belief, trusting intentions). Validity was tested using Pearson correlation, reliability using Cronbach's Alpha (α>0.7), and hypothesis testing using Spearman correlation and t-test. There was a significant correlation between account credibility and audience trust (r=0.576; p<0.05), with credibility explaining 43.4% of the variance in trust (R²=0.434). All three dimensions of credibility were rated "very high": attractiveness (mean 3.62), expertise (3.58), and trustworthiness (3.54). These findings are in line with the audience trust dimension, proving that perceived credibility is the main foundation of information trust. Influencers need to build multidimensional credibility to increase trust, while audiences must critically evaluate information. Future research is suggested to explore non-credibility factors (e.g. algorithm bias) and use qualitative approaches to understand audience motivations in depth.
How to make herbal medicine available in health facilities in Indonesia? Destiwati, Rita
BKM Public Health and Community Medicine PHS7 Accepted Abstracts
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health facilities are the government’s responsibility in Indonesia following the law number 36 of 2009. This aims to improve the highest health status for the public. Herbal alternative medicine is not a new treatment globally, but this plant-based medicine has existed for centuries, including in Indonesia. The habit of drinking herbal medicine to maintain health or cure disease is usually carried out by people in Indonesia, both rural and urban. The purpose of this study was to find out whether it is possible for health insurance in Indonesia to accept alternative herbal treatments in primary care facilities. This study uses qualitative research methods by conducting interviews, observations, and literature studies. Informants in this study were patients who had undergone medical surgery and patients who had consumed and performed alternative herbal treatments: health facility policymakers and doctors. The results showed differences in the acceptance of services for the healers (doctors and therapists). Health communication, in this case, can provide alternative solutions so that the comfort of patients is free to choose who they seek treatment with mild side effects. The patients prefer to go to alternative herbal medicine, not because of the medicine, but because the established communication is very intense and cooperative between the two. So the government health facility regulations should have started reviewing policies so that alternative herbal treatments can be included in government-owned health facilities or health insurance that has received permission from the government. Fasilitas kesehatan merupakan tanggung jawab pemerintah di Indonesia, ini sudah diatur secara undang-undang nomor 36 tahun 2009. Ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan yang setinggi-tinggi bagi masyarakat. Pengobatan alternative herbal bukan pengobatan baru di dunia, tapi pengobatan yang berbahan dasar tumbuh-tumbuhan ini sudah ada berabad-abad yang lalu termasuk di Indonesia. Kebiasaan minum jamu untuk menjaga kesehatan atau penyembuhan penyakit biasa dilakukan oleh masyarakat di Indonesia baik desa atau kota. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mungkinkah jaminan kesehatan di Indonesia bisa menerima pengobatan alternative herbal masuk dalam fasilitas layanan primer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara, observasi dan studi literature. Informan pada penelitian ini para pasien yang pernah melakukan tindakan operasi secara medis juga para pasien yang sudah mengkonsumsi dan melakukan pengobatan alternative herbal. Para pembuat kebijakan fasilitas kesehatan dan dokter. Hasil penelitian menunjukkan kalau adanya perbedaan dalam penerimaan layanan bagi para pengobat (dokter dan Therapist). Komunikasi kesehatan dalam hal ini bisa memberikan solusi alternative sehingga kenyamanan para pasien bebas untuk memilih pada siapa mereka berobat dengan efek samping yang ringan. Para pasien lebih senang berobat ke pengobatan alternative herbal bukan karena obatnya tapi komunikasi yang terjalin sangat intens dan kooperatif diantara keduanya. Jadi seharusnya dalam aturan fasilitas kesehatan pemerintah sudah mulai mengkaji kebijakan agar pengobatan alternative herbal bisa masuk dalam fasilitas kesehatan milik pemerintah ataupun Asuransi kesehatan yang sudah dapat izin dari pemerintah.
Strategi Komunikasi Melalui Youtube dalam Menyampaikan Informasi Gaya Hidup Sehat untuk Remaja Karima, Anisa Ahsania; Destiwati, Rita
Jurnal Ekonomi Efektif Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JEE.v6i2.37369

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi melalui Youtube dalam menyampaikan informasi gaya hidup sehat remaja Pendekatan penelitian ini menggunakan teknik kualitatif, dalam pengumpulan data, peneliti melakukan wawancara dan observasi, dalam penelitian ini peniliti melibatkan informan yaitu seorang Dokter Umum yang bernama Dr. Chrisan Bimo Prayuda. Sehingga hasil penelitian ini akan menunjukkan bagaimana pengenalan audiens, cara penyusunan pesan, penetapan metode yang dipakai oleh Dokter Prayuda. maka peneliti bisa menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang dipakai oleh Dokter Prayuda cukup rinci, seperti menggunakan system SEO (Search Engine Optimatization) yang merupakan sebuah cara mencari kata kunci agar konten yang dimiliki Dokter Prayuda di Youtube dapat dilihat dan dicari banyak orang. Kemudian Dokter Prayuda mempelajari bagaimana agar informasi yang diterima dapat mudah dimengerti oleh penontonnya.
Komunikasi Terapeutik Pada Telemedicine Mengurangi Kecemasan Pasien Penyakit Mental Melalui Aplikasi Halodoc Dakkil, Muhammad Pramudya Ad; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan kecemasan dapat mengubah cara seseorang dalam menangani masalah, bersosialisasi dengan seseorang,membuat pilihan, dan adanya ketidakwajaran dalam emosi dan bertingkah laku. Penanganan pada pasien yangmemiliki penyakit mental bisa dengan melakukan konseling dengan psikolog yang dapat dilakukan dengan berbagaicara, salah satunya konsultasi online. Melakukan konsultasi online merupakan bagian dari telemedicine. Salah satuaplikasi telemedicine yang berada di Indonesia yaitu Halodoc. Dalam konseling terjadi komunikasi terpeutik antarapsikolog dan pasien, yang bertujuan untuk kesembuhan pasien. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahuikomunikasi terapeutik pada telemedicine dalam mengurangi kecemasan pada pasien penyakit mental melalui aplikasiHalodoc.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa komunikasi terapeutik melalaui aplikasi kesehatan Halodoc yang dilakukan oleh psikolog danpasien sudah memenuhi teknik yang dibutuhkan meskipun dilakukan secara online. Kemudian, komunikasi terapeutikyang terjadi pada aplikasi Halodoc dapat mengurangi kecemasan pada pasien penyakit mental. Kata kunci-komunikasi terapeutik, Telemedicine, kecemasan, Halodoc.
Pengaruh Lokasi Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Brand Image Di Kopi Nako Daur Baur Senayan Park Andriani, Akillah Dwi; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya perkembangan dan perubahan teknologi dan informasi yang terus berubah, maka terjadinya perubahanlife style atau kebiasaan baru bagi kegiatan masyarakat. Kebiasaan atau life style yang sedang marak terjadi saat inisalah satunya ialah menghabiskan waktu dan melakukan kegiatan coffee shop. Coffee shop yang saat ini sedangterkenal ialah Kopi Nako Daur Baur Senayan Park. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakahterdapat pengaruh dan seberapa besar pengaruh lokasi dan kualitas pelayanan terhadap brand image di kopi nako daurbaur senayan park. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik accidental sampling. Jumlahsampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 200 responden. Teknik analisis data menggunakan analisisdeskriptif. Hasil pengolahan data secara deskriptif variabel Lokasi sebesar 81,9% termasuk ke dalam kategori sangattinggi, variabel Kualitas Pelayanan sebesar 81,8% termasuk ke dalam kategori sangat tinggi, dan variabel Brand Imagesebesar 82,3% termasuk ke dalam kategori sangat tinggi. Kemudian hasil dari uji koefisien determinasi besar pengaruhlokasi dan kualitas pelayanan terhadap brand image di kopi nako daur baur senayan park sebesar 41,9% sedangkansisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci-lokasi, kualitas pelayanan, brand image
Strategi Komunikasi Melalui Akun Chrisan Bimo Di Youtube Dalam Menyampaikan Informasi Gaya Hidup Sehat Untuk Remaja Karima, Anisa Ahsania; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan gaya hidup sehat masih menjadi isu serius di Indonesia, menyebarluaskan informasi kesehatan danmemengaruhi keputusan individu atau kelompok tentang hal-hal yang berdampak pada kesehatan mereka adalah duatujuan utama komunikasi kesehatan. Platform modern untuk komunikasi memungkinkan percakapan yang efektifberlangsung tanpa keharusan untuk interaksi tatap muka antara komunikator dan penerima, seperti Youtubemerupakan salah satu platform media sosial yang memiliki berbagai informasi berupa konten digital yang dapatmemberikan edukasi penting bagi masyarakat. Di media sosial Youtube, salah satu praktisi kesehatan yang aktifmembagikan berbagai informasi kesehatan dengan menarik di kalangan para remaja adalah seorang Dokter dengannama akun Chrisan Bimo Prayuda (@chrisanbimo). Pendekatan penelitian ini menggunakan teknik kualitatif, dalampengumpulan data, peneliti melakukan wawancara dan observasi, dalam penelitian ini peniliti melibatkan informanyaitu seorang Dokter Umum yang bernama Dr. Chrisan Bimo Prayuda. Sehingga hasil penelitian ini akanmenunjukkan bagaimana pengenalan audiens, cara penyusunan pesan, penetapan metode yang dipakai oleh DokterPrayuda. maka peneliti bisa menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang dipakai oleh Dokter Prayuda cukup rinci,seperti menggunakan system SEO (Search Engine Optimatization) yang merupakan sebuah cara mencari kata kunciagar konten yang dimiliki Dokter Prayuda di Youtube dapat dilihat dan dicari banyak orang. Kemudian DokterPrayuda mempelajari bagaimana agar informasi yang diterima dapat mudah dimengerti oleh penontonnya. Kata Kunci-gaya hidup sehat, strategi komunikasi, Youtube
Community of Urban Arisan Mothers: Promoting Joy and Mental Health in Urban Residents Harahap, Junardi; Destiwati, Rita
Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya Vol 26 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jantro.v26.n1.p83-92.2024

Abstract

This study focuses on looking at the cultural dimension, promoting and spreading joy, and creating mental health in urban communities. The specific aim is that if mental health problems and stress are not handled properly, it can have a bad impact, especially when seen in urban communities, which are very busy and have very complex problems, and one of the things that is done to strengthen this is by holding social gathering activities. In the cultural dimension, of course, this is very interesting, as seen from the activities in urban areas carried out by mothers who provide and promote mental health in urban communities. This research is qualitative, carried out through observations and interviews with 18 informants. The results of this research found that the practice of social gathering is one of the solutions and interventions for maternal mental health in urban areas, and urban mothers can improve their quality of life. The meetings held provided solutions for their lives and improved their quality of life. This research contributes to the development of knowledge in the realm of health anthropology regarding the strategies and solutions used by mothers in urban areas to achieve good mental health.