Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

USULAN PERBAIKAN GUNA MENGURANGI CACAT PRODUK BADAN KOMPOR GAS MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT. XYZ Amperajaya, M. Derajat; Han, Dji Bui; Gumilang, Dicky; Nofierni, Nofierni
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi produk metal berbahan dasar plat stainless steel, yaitu badan kompor gas 2 tungku. Dalam menghadapi persaingan dengan perusahaan lain, konsumen adalah penentu dalam persaingan. Sehingga sangat wajar apabila PT. XYZ harus selalu menjaga kualitas dari produk yang dihasilkan untuk menjaga kepercayaan dan harapan pelanggan. Hasil pengamatan menggunakan diagram Pareto didapat bahwa persentase jenis cacat yang ada yaitu cacat tekuk tidak sempurna dengan persentase 44.2%, penyok dengan persentase sebesar 29.4%, dan lubang miring dengan persentase 26.4%.  Hasil Fishbone diagram menunjukkan faktor penyebab cacat tekuk tidak sempurna disebabkan oleh 4 faktor yaitu, faktor manusia, metode, mesin, dan lingkungan. Berdasarkan analisis critical to quality yang didapat setelah analisis diagram sebab akibat dan brainstorming dengan melibatkan beberapa bagian antara lain, ketua regu produksi, supervisor produksi, Quality Assurance, ketua regu maintenance, dan kepala gudang, didapat skor tertinggi CTQ dengan nilai 20 adalah kekuatan tangan tidak stabil memegang plat saat proses perpindahan tekuk sisi kiri ke sisi bagian kanan dan pemakaian material tambahan agar gap antara dies atas dan dies bawah mencapai 50mm.FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) didapat faktor kegagalan pada proses produksi badan kompor gas 2 tungku dengan nilai resiko kegagalan terbesar dalam Risk Priority Number (RPN) adalah 392 untuk cacat tekuk tidak sempurna. Dimana penyebab kegagalan disebabkan oleh pemakaian material tambahan untuk mendapatkan settingan gap 50mm
PENINGKATAN EFISIENSI PRODUKSI KEMASAN PLASTIK DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING DAN VALUE STREAM MAPPING DI PT ABC Arief, Arief Suwandi; Amperajaya, Derajat; Abduh, Mukhamad; R, Ghefra; Aminullah, Kiki
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.283-294

Abstract

Perkembangan industri yang pesat mendorong peningkatan persaingan antar perusahaan. Untuk bertahan dan berkembang, perusahaan perlu menerapkan strategi yang dapat meningkatkan kualitas produk serta mempertahankan konsumen yang semakin selektif. PT ABC merupakan perusahaan yang bergerak di industri kemasan plastik, menghadapi tantangan serius berupa tingginya tingkat pemborosan dalam proses produksi, rendahnya efisiensi kerja, serta kualitas produk yang tidak konsisten. Permasalahan yang ada di perusahaan saat ini teridentifikasi pada aktivitas menunggu (45,14%), transportasi (36,69%), dan gerakan (7,90%) yang mendominasi aliran proses produksi dan menyebabkan lead time yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan meminimalkan pemborosan melalui penerapan pendekatan Lean Manufacturing dengan metode Value Stream Mapping (VSM). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama delapan bulan pada lini produksi, disertai analisis aktivitas berdasarkan kategori Value Added (VA), Non-Value Added (NVA), dan Necessary but Non-Value Added (NNVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya perbaikan seperti penggantian troli menjadi forklift, perawatan mesin berkala, serta penyediaan alat cadangan berhasil menurunkan total waktu produksi dari 12.617 detik menjadi 7.983 detik dan mengurangi lead time dari 185.417 detik menjadi 180.786 detik. Selain itu, proporsi aktivitas bernilai tambah meningkat dari 49,30% menjadi 54,62%. Penerapan Lean Manufacturing dan VSM terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi, mengurangi pemborosan, dan memperbaiki ketepatan waktu pengiriman produk.
INVESTIGASI SIFAT DIELEKTRIK LAPISAN KOMPOSIT PVDF/ BATIO3/HAP DISINTESIS DENGAN METODE SPIN COATING Adnan, Septian Rahmat; Kurniawan, Budhy; Soegijono, Bambang; Erni, Nofi; Rachman, Taufiqur; Amperajaya, M. Derajat
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1635

Abstract

Pada penelitian ini larutan komposit PVDF/BaTiO3/HAp disintesis menggunakan material Polyvinylidene Fluoride (PVDF), Barium Titanat (BaTiO3) komersial dan Hydroxyapatite (HAp) yang disintesis dari tulang sapi. Selanjutnya larutan komposit disintesis menggunakan metode solution mixing dan dideposisi menggunakan metode spin coating pada subtrat tembaga (Cu), Silikon (Si) dan Platinum (Pt) pada kecepatan 2000 rpm, 3000 rpm dan 4000 rpm sebanyak 2 lapis untuk tiap sampel. Didapatkan bahwa kecepatan spin coating optimum pada 4000 rpm. Ketebalan dan kekasaran lapisan komposit PVDF/BTO/HAp yang dideposisi pada subtrat silicon (Si) dan Pt 2 lapis yaitu pada rentang 1,04 – 2,52 μm dan kekasaran < 0,1 μm. Dengan bertambahnya komposisi hydroxyapatite pada lapisan komposit PVDF/BTO/HAp dengan kecepatan spin coating 4000 rpm menyebabkan nilai impedasi, konstanta dielektrik dan dielectric loss (tg δ) dengan nilai konstanta dielektrik 15(100 Hz) pada komposisi komposit 35,83 Wt%:35,83 Wt%:28,34 Wt% dan 9 (100 Hz) pada komposisi 40 Wt%:40 Wt%: 20 Wt%, serta nilai dielectric loss (tg δ) 0,15 (100 Hz) dan 0,5 (100 Hz)  pada komposisi 35,83 Wt%:35,83 Wt%:28,34 Wt%. Nilai konstanta dielektrik dari lapisan komposit PVDF/BTO/HAp mengalami kenaikan dengan bertambahnya komposisi hydroxyapatite dari 20Wt% ke 28,34Wt% pada frekuensi rendah di rentang 10 – 1k Hz tetapi menurun pada frekuensi rendah direntang 10 – 100 Hz.
Penentuan Interval Waktu Penggantian dan Perbaikan Komponen Kritis Mesin Bubut Type SS-850 di PT. Hamdan Jaya Makmur Dengan Metode Age Replacement Rachman, Taufiqur; Watunglawar, Darmiolla Natasia; Amperajaya, M. Derajat; Adnan, Septian Rahmat; Sriwana, Iphov Kumala
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 23 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/metris.v23i01.3547

Abstract

PT. Hamdan Jaya Makmur is a company that runs in the field of Machining, Engineering, Fabrication, Stamping, and Trading Company, which produces products for small, medium and modern industries. Less than optimal maintenance system with corrective maintenance causes PT. Hamdan Jaya Makmur often experiences machine failure. Based on historical data, it can be seen that the lathe machine type SS-850 experienced very high downtime. Therefore, it is necessary to plan optimal and preventive maintenance of the machine in order to produce according to the target and increase the reliability of the machine. The purpose of this research is to determine the time interval and cost of preventive replacement on components of the lathe machine type SS-850 at PT. Hamdan Jaya Makmur. The method used in this research is the Age Replacement method, namely by determining critical components, determining the distribution pattern of damage, determining distribution parameters, and calculating MTTF and MTTR, where the results obtained are preventive replacement time intervals, and calculating preventive replacement costs. The results obtained from this research are that there are four critical components on the lathe machine type SS-850, namely electric components with a preventive replacement time interval of 11 days and a preventive replacement cost of Rp.3,080,679,253, bearing components have a preventive replacement time interval of 14 days and a preventive replacement cost of Rp.4,931,989,307, the gearbox component has a preventive replacement time interval of 33 days and a preventive replacement cost of Rp.11,621,532,829, and bolt and nut components have a preventive replacement time interval of 11 days and a preventive replacement cost of Rp.1,615,296,412.